Inovasi merupakan hal penting yang harus dimiliki sebuah bisnis, terutama bisnis di dunia fashion. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan bisnis dari banyaknya persaingan sekaligus untuk mengikuti perkembangan di dunia fashion. Karena, tanpa adanya inovasi dalam bisnis, bukan hanya membuat pelanggan meninggalkan produk Anda, tapi jika dibiarkan terlalu lama juga bisa membuat bisnis gagal dan menyebabkan perusahaan bangkrut. Sandi merupakan salah satu pengusaha yang mampu mempertahankan bisnisnya di dunia fashion. Penasaran dengan kisah Sandi sebagai CEO Dane and Dine mempertahankan bisnisnya hingga sekarang?

 

Nama Merek Dane and Dine

Percaya atau tidak, nama Dane and Dine ini terinspirasi dari nama kedua anaknya, yaitu Zidane untuk Dane dan Zinedine untuk Dine. Nama merek ini diresmikan oleh Sandi sebagai CEO Dane and Dine pada tahun 2012.

 

Awal Berdirinya Dane and Dine

Sebelum memulai bisnis Dane and Dine di tahun 2012, Sandi pernah bekerja dan menjual produk elektronik. Bukan hanya itu, Sandi juga pernah membuka bisnis Warnet (Warung Internet) di tahun 2010. Awal mulanya, bisnis ini hanya menjual produk sepatu laki-laki, dan seiring berjalannya waktu, Dane and Dine membuat inovasi baru dengan memproduksi sepatu wanita dan produk lainnya seperti tas ransel dan jaket.

 

Mengembangkan Bisnis secara Langsung

Sebagai CEO, Sandi tidak hanya mengelola bisnisnya, tapi juga ikut serta dalam membuat dan menentukan ide desain sepatu Dane and Dine, mulai dari sketsa hingga menenetukan bahan yang akan digunakan. Untuk memberikan inovasi dalam hal desain dan model, Sandi biasanya menghabiskan waktu di luar kantor untuk mencari inspirasi. Sandi percaya, dengan terus berinovasi, pelanggan tidak akan meninggalkan produk yang Dane and Dine jual.

 

Turun Naiknya Bisnis Sandi

Sebelum pertengahan tahun 2016, Dane and Dine berhasil menjual produknya hingga 1000 pasang sepatu per bulan. Namun, kini penjualan Dane and Dine turun ke angka 600 hingga 700 pasang per bulan. Menurut Sandi, hal ini terjadi karena kesalahannya yang tidak memanfaatkan website dengan baik dan hanya mengandalkan market place yang ada saat itu. Dengan turunnya pengunjung pada market place, penghasilan Sandi pun akan ikut menurun. Oleh karena itu, kini Sandi telah memanfaatkan website Dane and Dine untuk melakukan branding produknya secara pribadi.

 

Kesempatan Mengembangkan Bisnis

 

Bukan hanya melihat perkembangan zaman ataupun tren, untuk mengembangkan bisnisnya, Sandi juga melihat kondisi keuangan perusahaan melalui laporan keuangan. Menurut Sandi, Jurnal telah memberikan kesempatan untuk dirinya mengeksplorasi perkembangan zaman tanpa perlu khawatir meninggalkan bisnis. Dengan sistem cloud yang dimiliki Jurnal, Sandi tidak perlu terus menerus di kantor dan meminta laporan penjualan dari adminnya secara langsung. Karena Jurnal dapat memberikan laporan yang Sandi butuhkan secara realtime sehingga ia dapat fokus mencari ide baru untuk Dane and Dine di mana pun dan kapan pun.

Jurnal adalah software akuntansi online yang didesain khusus untuk membantu Sandi dan pengusaha lainnya dalam mengelola keuangan bisnis. Dengan Jurnal, Sandi dapat dengan mudah mengambil keputusan dalam mengembangkan bisnis. Info lebih lanjut tentang Jurnal dapat ditemukan di sini.