Pernah mendengar nama Almeyda Nayara? Gadis berusia 10 tahun ini telah sukses membuat bisnis mainan yang bernama slime. Bentuk mainannya yang unik dengan tekstur kenyal seperti jelly ini sangat digemari anak-anak dari berbagai usia. Tak hanya untuk bermain, ternyata slime juga dapat digunakan untuk membersihkan sela-sela keyboard pada notebook ataupun gadget lainnya.

 

Awal Mula Ketertarikan Naya Pada Slime

Ketertarikan Naya pada slime berawal dari sekolahnya, ia bertemu dengan kakak kelas yang membawa mainan yang belum pernah ia temui sebelumnya. Karena ia menyukai benda-benda unik, mainan itu membuat Naya penasaran dan mulai saat itulah ia jatuh cinta dengan slime.

 

Rasa Penasaran Naya Pada Slime

Saat itu, mendapatkan slime untuk menghilangkan rasa penasaran Naya bukanlah hal mudah. Namun, Naya tak kehabisan ide, ia mencari tutorial membuat slime lewat YouTube dan mencoba membuat slime dengan berbekal uang Rp50.000 pemberian Ibunya. Untuk membuat slime pertamanya, Naya membeli lem, deterjen, pewarna, dan bahan pelengkap lainnya.

 

Kegagalan Naya Berbuah Manis

Siapa sangka proses pembuatan slime pertama Naya gagal. Hal itu tidak membuat Naya berhenti, ia terus mencoba meski kegagalan sering dirasakannya berkali-kali. Berkat kerja kerasnya, Naya pun berhasil membuat slime yang ia rasa telah sempurna.

 

Jiwa Enterpreneurship Naya

Jiwa bisnis Naya terlihat ketika sekolahnya mengadakan event enterpreneurship yang mengharuskan siswa-siswinya membuat dan menjual barang. Tiba-tiba Naya berpikir untuk menjual slime buatannya yang saat itu ia banderol dengan harga Rp8.000. Dan saat itulah mainan slime yang ia buat habis terjual di sekolahnya.

 

Inovasi Naya dalam Bisnis

Larisnya slime buatan Naya membuat sang Ibu memaksimalkan bakat yang dimilikinya dengan mengikutsertakan Naya ke kursus kesenian. Dengan bekal seni yang ia miliki, Naya membuat inovasi slime dalam bentuk lainnya seperti angka, huruf, buah-buahan, dan bentuk lain yang dirasa cocok untuk mainan anak-anak.

 

Memanfaatkan Teknologi untuk Penjualan

Tak berhenti hanya sampai disitu, Naya akhirnya memutuskan untuk memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan penjualan slime buatannya. Dengan bantuan kakak, Naya membuat akun Instagram @Nayaslime18 yang pada awalnya hanya memposting tutorial membuat slime.

 

Bisnis Naya Mulai Dikenal Publik

Awalnya, Naya hanya memiliki 12 followers yang semuanya merupakan saudara sendiri. Ia pun akhirnya meminta teman-temannya untuk mempromosikan akun Instagramnya agar lebih dikenal banyak orang. Tak hanya itu, Naya juga melakukan promosi dengan gencar dan mengkreasikan postingan di Instagramnya. Dari sinilah, bisnis Naya dikenal banyak orang.

 

Omzet Naya hingga 60 Juta

Hanya berselang beberapa bulan, bisnis Naya semakin berkembang dan saat ini ia telah dibantu oleh beberapa karyawan untuk memproduksi slime aneka warna. Pesanan slime buatan Naya telah dipesan hingga ratusan buah tiap bulannya hingga ia dapat mengantongi omzet mencapai 60 juta per bulan.