Dalam lima tahun terakhir, bisnis mainan edukatif sedang berkembang pesat di Indonesia, salah satunya mainan edukatif yang terbuat dari kayu. Selain untuk menemani anak bermain, mainan edukatif juga membantu perkembangan sensor motorik anak dan otak anak. Tak hanya diminiati oleh para orang tua, mainan edukatif juga diminati oleh tempat pendidikan anak seperti playgroup, taman kanak-kanak, hingga tempat terapi anak. Hal ini tentu membuat pesanan mainan edukatif terus bertambah sehingga bisnis ini terus berkembang dan memiliki prospek yang cukup baik. Lalu apa saja keuntungan berbisnis mainan edukatif anak? Temukan di bawah ini.

 

Modal yang Kecil

Untuk memulai bisnis mainan edukatif, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak modal. Dengan modal di bawah 10 juta, Anda dapat memulai bisnis mainan edukatif berbahan kayu. Namun, jika hanya memiliki modal di bawah 1 juta, Anda tetap dapat memulai bisnis mainan edukatif ini dengan menjadi reseller dari distributor mainan edukatif. Carilah distributor dengan kualitas mainan yang baik dan dapat memberikan harga yang lebih murah.

 

Bahan Dasar Mudah Didapat

Jika Anda memiliki modal yang cukup, memulai bisnis mainan kayu bukanlah hal yang sulit. Bahan dasar mainan edukatif ini sangat mudah untuk didapatkan. Anda hanya perlu membeli kayu sesuai mainan yang akan Anda buat dan beberapa bahan lainnya seperti paku, lem, cat, dan lain-lain. Tak hanya itu, membuat mainan edukatif berbahan dasar kayu juga tidak membutuhkan modal yang cukup banyak.

 

Lebih Mudah Dijual

Menjual mainan edukatif tidaklah sulit. Hal ini dikarenakan oleh beberapa alasan, salah satunya adalah mainan edukatif bersifat emosional, di mana orang tua dapat melakukan interaksi langsung dengan anaknya melalui mainan. Tak hanya itu, karena memiliki banyak manfaat yang bisa didapatkan, mainan edukatif akan selalu diminati oleh para orang tua tanpa harus diminta oleh anaknya.

 

Membantu Pemerintah

Membuat sebuah bisnis lokal secara tidak langsung dapat membantu pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Selain itu dengan membuat bisnis lokal, Anda juga dapat meningkatkan pendapatan negara dengan cara membayarkan pajak sebagai dana APBD ataupun APBN. Tak hanya itu, dengan adanya bisnis lokal, Anda juga dapat menambah penghasilan devisa dari produk yang diekspor, serta mengurangi angka devisa dari setiap produk yang diimpor.