Mekari Jurnal
Daftar Isi
6 min read

Total Quality Management (TQM): Pengertian, Elemen, Manfaat, dan Implementasi

Tayang 01 Dec 2023

TQM atau total quality management merupakan sebuah metode dalam manajemen organisasi untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan yang mereka kelola.

Dalam konteks manajemen, pendekatan ini dapat mencakup ke seluruh proses organisasi secara strategis dan menyeluruh.

Oleh karena itu, TQM memiliki peran yang sangat vital dalam batang tubuh organisasi, merangkul budaya dan filosofi organisasi dan akan sulit tergantikan.

Karakteristik yang menjadi dasar dari pendekatan TQM adalah menekankan pada partisipasi dari seluruh anggota untuk mencapai kualitas yang lebih unggul.

Melalui adanya total quality management menciptakan lingkungan di mana inovasi, pencegahan masalah, dan perbaikan berkelanjutan menjadi fokus utama, dengan tujuan utama, tingginya kepuasan pelanggan.

Apa yang Dimaksud dengan Total Quality Management (TQM)?

Sederhananya, keberadaan total quality management dalam organisasi adalah untuk mempertahankan tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk/layanan perusahaan.

Selain mempertahankan, pihak manajemen juga tentu saja memiliki keinginan untuk terus meningkatkan mutu penjualan demi mencapai hasil yang lebih positif.

Kemudian secara garis besar yang lebih terlihat, implementasi TQM yang berhasil mampu mengurangi biaya operasional tanpa ikut menurunkan kualitas yang ada.

Lebih lanjut, kontribusi dan komunikasi yang efektif seluruh pihak internal membantu total quality management lebih efektif dalam mengefisiensikan supply chain management, melakukan perbaikan internal, dan mempertahankan produktivitas dalam jangka panjang.

Total Quality Management (TQM): Pengertian, Elemen, Manfaat, dan Implementasi

8 Elemen Pokok Total Quality Manajemen (TQM)

Fokus Pada Pelanggan

Tentunya, hasil akhir dari pendekatan ini bukanlah untuk keuntungan organisasi, namun menitikberatkan kepada kepuasan pelanggan dan meningkatkan loyalitasnya.

Keputusan berdasarkan Fakta

Berbasis data, agar penerapannya tepat, maka pendekatan ini memerlukan data yang perlu dikumpulkan dan dianalisis dengan akurat berdasarkan data di lapangan.

Komunikasi

Mass Communications, di mana TQM dapat berjalan dengan sukses jika seluruh karyawan dan bidang berkerja dengan komunikasi yang efektif untuk melakukan kordinasi.

Sistem yang Terintegrasi

Memiliki sistem yang kompleks dan terintegrasi antara seluruh bidang kerja dalam organisasi yang saling bekerja sama/

pondasi penerapan Total Quality Management (TQM) berbasis partisipasi dan process oriented

Keterlibatan Karyawan Secara Keseluruhan

Agar dapat berjalan dengan optimal, total quality management memiliki asas partisipasif dari seluruh karyawan sebagai satu kesatuan.

Biasanya, keterlibatan ini mencakup partisipasi dalam perbaikan proses, pembuatan keputusan, dan kontribusi aktif pada pencapaian tujuan kualitas.

Pemusatan Perhatian Pada Proses

Salah satu prinsip yang paling fundamental dalam TQM adalah process oriented di mana tindakan yang terjadi di dalam internal akan berdampak kepada pada pihak eksternal seperti pelanggan.

Pendekatan Strategi dan Sistematik

Menjalanksan TQM tidak bisa dilakukan dalam jangka pendek karena melibatkan pendekatan strategis yang menyeluruh terhadap manajemen.

Oleh karena itu, perlu adanya perencanaan strategi jangka panjang dan sistematik demi mencapat integrasi dan hasil kualitas sesuai visi organisasi.

Peningkatan secara Berkelanjutan

Setelah seluruhnya sudah dapat berpasitipasi dengan baik, mendapatkan wawasan baru, dan membangun budaya kualitas, perusahaan perlu berkomitmen terhadap perubahan tersebut.

Melalui pemantauan peforma dan evaluasi secara berkala, manajemen dapat menemukan peluang perbaikan untuk meningkatkan kualitas secara berkelanjutan.

Untuk Mempermudah Pengelolaan Keuangan Bisnis, Segera Gunakan Aplikasi Akuntansi Mekari Jurnal sekarang juga!

Manfaat Penerapan Total Quality Management (TQM)

Karena berbasis proses oriented dan kompleksitas yang tinggi, tentunya manfaat dari penerapan total quality management akan lebih terasa dalam jangka panjang.

Tujuan akhir ari penerapan TQM yaitu efisiensi biaya, perbaikan internal, peningkatan kepuasan pelanggan, dan loyalitas pelanggan.

Berikut merupakan manfaat-manfaat yang dapat perusahaan rasakan:

1. Meningkatkan Kualitas Layanan dan Kepuasan Pelanggan

TQM bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan perusahaan. Hal ini mencakup pengendalian kualitas pada setiap tahap produktivitas mulai dari produksi, pengukuran kinerja, dan perbaikan berkelanjutan.

Di sisi lain, perubahan ini dapat mempengaruhi tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan, yang dapat berimplikasi pada meningkatkan daya jual di pasar.

manfaat total quality management salah satunya adalah Meningkatkan Kualitas Layanan dan Kepuasan Pelanggan

2. Implementasi Proses Perbaikan Berkelanjutan

Sejatiya selain mesin dan aset yang perlu dilakukan maintenance untuk mempertahankan produktivitas dan kualitas, memiliki konsep yang sama dalam konteks proses operasional.

Dalam menjalankan operasional setiap harinya, tentu manajemen memerlukan metrik untuk mengukur tingkat performa timnya.

Oleh karena itu dikenal lah siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act), di mana perusahaan dapat merancang perbaikan, mengimplementasikan, dan terus memantau hasilnya.

3. Mendapatkan Sertifikasi Mutu Bertaraf Internasional

TQM dapat membantu perusahaan dalam memenuhi standar kualitas bertaraf internasional yang dapat meningkatkan citra perusahaan di mata pelanggan.

Salah satu standar internasional terhadap sistem manajemen mutu (SMM) adalah ISO 9000, yang keduanya dirancang untuk mengukur data dari segi kualitas.

Bagaimana Penerapan Total Quality Management dalam Perusahaan?

Penerapan total quality management (TQM) yang tepat dan efektif memerlukan langkah-langkah terencana dan keterlibatan seluruh anggota organisasi.

Proses umum penerapan TQM mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Memastikan pemahaman manajemen terhadap prinsip-prinsip dan tujuan TQM
  2. Organisasi menilai budaya saat ini dan sistem manajemen serta mengidentifikasi nilai-nilai inti.
  3. Mengumpulkan dan menganalisis data dari permintaan dan pengalaman pelanggan yang berinteraksi dengan perusahaan.
  4. Setelah berhasil menilai, mengidentifikasi, dan memutuskan, manajemen dapat mengembangan rencana untuk implementasi TQM.
  5. Mensosialisasikan program TQM yang sudah tentunya memerlukan kontribusi dari berbagai pihak internal, yang tentunya adalah karyawan.
  6. Mulai mengimplementasikan agenda yang sudah direncanakan untuk perbaikan berkelanjutan, mulai dari penyusunan rencana tindakan, pelatihan, alokasi sumber daya, dan penetapan tanggung jawab.
  7. Sambil berjalannya rangkaian kegiatan, manajemen dapat membentuk tim yang berfungsi untuk memantau kelancarannya, menemukan solusi alternatif jika menemukan hambatan atau masalah dengan cepat.
  8. Manajemen dapat terus mendorong kontribusi karyawan dengan ikut andil dalam memberikan feedback untuk pengambilan keputusan.
  9. Melakukan monitoring dan evaluasi capaian internal terhadap peningkatan mutu melalui KPI (key performance indicator).
  10. Terus melakukan perbaikan melalui siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) di mana terus merancang perbaikan, mengimplementasikan, dan terus memantau hasilnya
  11. Menerapkan komitmen jangka panjang untuk membangun budaya kualitas di seluruh individu dan bidang kerja dalam organisasi demi mendorong inovasi dan keunggulan yang berkelanjutan.

Untuk selengkapnya, silahkan baca artikel secara lebih lanjut mengenai Penerapan Sistem Manajemen Mutu dalam Menjalankan Bisnis berikut.

Kesimpulan

Sekian penjelasan mengenai total quality management (TQM) mulai dari definisi, elemen, fungsi, dan cara menerapkannya dalam sebuah organisasi.

Total quality management (TQM) adalah pendekatan manajemen yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk, layanan, dan proses bisnis secara keseluruhan.

Dengan adanya TQM, pelayanan internal dapat terjaga kualitasnya, mempertahankan tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi, serta meningkatkan reputasi brand di mata masyarakat.

Semoga dengan penjelasan tersebut, Anda dapat lebih memahami bagaimana menerapkannya dan meningkatkan mutu kualitas produk dan layanan yang menjadi nilai jual bisnis.

Agar lebih mudah dalam menunjang pekerjaan Anda mulai dari akuntansi dan keuangan bisnis Anda untuk tetap menjaga kualitas pelayanan Anda, gunakan Mekari Jurnal.

Mekari Jurnal merupakan software akuntansi yang dapat menjawab berbagai permasalahan akuntansi Anda secara cepat dan akurat hanya melalui satu platform saja.

Jika tertarik, Anda dapat mendaftarkan bisnis atau perusahaan Anda dan dapatkan free trial selama 14 hari untuk mengeksplorasi berbagai fitur unggulan yang Mekari Jurnal miliki.

Konsultasi dengan Tim Mekari Jurnal Sekarang!

Sudah lebih dari 20.000 pemilik bisnis dan perusahaan sudah berkembang bersama dengan Mekari Jurnal. Jangan sampai ketinggalan, Ayo, bergabung bersama sekarang juga!

Kategori : Business Management
Kelola Keuangan Bisnis Lebih Optimal dengan Integrasi Manajemen Supply Chain!

 

Akses e-Book dengan gratis!

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal
Kelola Keuangan Bisnis Lebih Optimal dengan Integrasi Manajemen Supply Chain!

 

Akses e-Book dengan gratis!

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal