Jurnal Enterpreneur

Sudah Dapat Ide Bisnis Makanan? Ini 4 Tips bagi Bisnis Makanan Anda saat Pandemi

Ketika sudah memiliki ide bisnis makanan, banyak orang yang bingung apa tujuan dari bisnis yang dilakukan. Apakah ingin membangun bisnis yang memanfaatkan tren kekinian atau ingin membangun bisnis yang mampu bertahan dalam segala zaman? Sebaiknya, Anda tetap memastikan bahwa bisnis makanan Anda benar-benar bisa bertahan.

Bisnis makanan sendiri adalah salah satu bisnis yang selama ini terbukti mampu bertahan dari segala gempuran industri dalam maupun luar negeri. Tak terkecuali pandemi.

Selama pandemi, bisnis makanan nyatanya tetap laku di pasaran. Faktor yang membuat banyak orang tertarik dengan ide bisnis ini yaitu modal kecil, mudah beradaptasi dengan adanya modifikasi, lebih sederhana dari bisnis lain serta makanan adalah kebutuhan semua orang.

Lalu jika Anda sudah memikirkan ide bisnis makanan dan akan menjalankannya, apa yang harus dilakukan? Berikut cara menjalankan bisnis makanan selama pandemi berjalan.

1. Perhatikan Kebersihan Makanan

Perhatikan Kebersihan Bisnis Makanan

Virus Corona memang memang belum terbukti dapat menular melalui makanan, tetapi Anda harus tetap memastikan bahwa siapapun yang memasak dan membungkus makanan harus mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik.

Standar kebersihan harus benar-benar tinggi dengan beberapa peralatan yang mendukung pencegahan penularan Virus Corona.

Selain itu, tempat pembuatan makanan juga harus dibersihkan dan didesinfeksi secara teratur minimal pada malam hari. Kemasan makanan juga harus diperhatikan.

Meskipun menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), kemungkinan orang tertular Virus Corona sangat rendah, upaya tertentu tetap harus dilakukan untuk menghindari risiko penularan.

2. Jaga Kesehatan Pembuat Makanan

Jaga Kesehatan Pembuat Makanan

Entah Anda atau karyawan yang membuat makanan. Perhatikan kesehatan secara berkala.

Jika mengalami ciri-ciri gejala Virus Corona seperti batuk, bersin atau tidak enak badan sebaiknya istirahat dulu atau isolasi mandiri selama 14 hari.

Saat membuat makanan, bisa menggunakan masker dan celemek selama membuat makanan.

Jika ada seorang karyawan yang membantu orang lain yang memiliki gejala, mereka tidak perlu isolasi mandiri kecuali jika sudah mulai menunjukkan gejala.

Pinta mereka untuk cuci tangan dengan seksama selama 20 detik.

Anda juga tidak perlu menutup bisnis atau tempat kerja kecuali jika Anda diminta melakukannya oleh kebijakan pemerintah setempat.

Baca juga : Tips agar Bisnis UKM Mampu Bertahan di Masa Pandemi Corona

3. Lakukan Social Distancing dengan Pelanggan Anda

Lakukan Social Distancing dengan Pelanggan BIsnis Makanan Anda

Social distancing adalah menjaga jarak sekitar 2 meter antara satu orang dengan yang lainnya.

Dengan melakukan social distancing, kemungkinan penyebaran virus semakin kecil.

Anda dapat menutup toko dan memberi tahu kepada pelanggan baik di depan toko atau di media sosial bahwa Anda tetap buka hanya saja dengan menggunakan delivery. 

Selama pengiriman makanan, pastikan orang yang mengantar sehat dan makanan tertutup dengan sempurna.

Pengirim makanan juga harus menggunakan masker dan menjaga jarak dengan pelanggan sebisa mungkin, tetapi tetap dengan pemberitahuan sebelumnya dulu kepada pelanggan agar tetap sopan.

Jika memungkinkan, hindari penggunaan uang tunai untuk pembayaran.

Baca juga : Risiko UKM Tak Gunakan Cloud dalam Berbisnis di Tengah Wabah Corona

4. Memaksimalkan Peran Teknologi untuk Bisnis Makanan

Memaksimalkan Peran Teknologi untuk Bisnis Makanan

Anda harus benar-benar memaksimalkan teknologi yang ada.

Pertama, lakukan pemasaran dan penjualan secara online baik itu di media sosial, di e-commerce maupun di website Anda sendiri.

Kedua, lakukan pembayaran secara cashless dan tolak pembayaran tunai.

Ketiga, bisnis makanan Anda harus mulai menggunakan cara absensi online memanfaatkan aplikasi absensi online demi menjaga kesejahteraan karyawan agar penggajian akurat.

Terakhir, gunakan software akuntansi keuangan untuk memaksimalkan jalannya bisnis makanan.

Anda dapat menggunakan software akuntansi dan keuangan seperti Jurnal. Jurnal adalah software yang memungkinkan Anda untuk memantau laporan keuangan, pembelian dan penjualan, hingga ketersediaan stok makanan secara real-time. 

Ingin tahu apa saja keunggulan produk Jurnal untuk bisnis makanan Anda? Buka saja website Jurnal atau coba Jurnal secara gratis saat ini juga!

apa itu social distancing dan strategi bisnis

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo