Sebagai pebisnis, Anda tidak hanya dituntut untuk mengetahui cara menjalankan bisnis saja. Namun juga harus mengetahui cara dan strategi dalam memasarkan produk secara tepat dan terarah. Dengan begitu, produk yang akan dipasarkan dapat terjual secara maksimal. Karena jika tidak menggunakan strategi pemasaran yang benar, meskipun produk yang ditawarkan cukup berkualitas, keuntungan yang didapatkan hanya sedikit. Sedikitkan keuntungan yang diperoleh tentu saja akan menghambat proses pertumbuhan dan laju usaha yang sedang dikelola. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengembangkan bisnis yaitu melakukan pemasaran produk ke luar negeri.

Melakukan pemasaran produk ke luar negeri kini dapat dilakukan dengan mudah melalui media digital. Saat ini, akses untuk berkomunikasi serta penyebaran informasi dari seluruh dunia dapat dilakukan lewat internet. Termasuk untuk memperkenalkan bisnis ke luar negeri. Untuk mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk melakukan pemasaran produk ke luar negeri, simak penjelasan di bawah ini.

Tips Pemasaran Produk ke Luar Negeri

Memasarkan produk secara online melalui internet sama halnya dengan menjadi pedagang keliling. Perbedaannya hanya terletak pada media yang tersedia, lingkup pemasaran, serta kreativitas dalam memasarkan produk tersebut. Semakin unik dan kreatif proses pemasaran produk, maka produk akan semakin mudah dikenal oleh banyak pelanggan baik di dalam maupun di luar negeri. Berikut ini adalah beberapa tips pemasaran produk ke luar negeri yang perlu Anda ketahui:

  1. Sebelum berencana untuk memasarkan produk ke luar negeri, pastikan produk yang akan dikirim adalah produk yang benar-benar berkualitas.
  2. Membuat website dengan menggunakan Search Engine Optimization (SEO).
  3. Memanfaatkan iklan menggunakan fitur Iklan Google Adword untuk mempercepat proses promosi.
  4. Menggunakan Facebook Ads yang memudahkan pebisnis dalam membidik target secara detail. Bukan hanya detail sampai suatu negara atau kota tujuan saja, namun juga dapat mendeskripsikan secara demografi,  profesi dan perilaku yang bisa kita atur dalam iklan kita.
  5. Menjual produk melalui market place seperti Alibaba dan OLX.

Strategi Segmentasi Untuk Pemasaran Ke Luar Negeri

Untuk memasarkan produk ke negara lain, diperlukan langkah-langkah yang pada prinsipnya sama dengan langkah menyiapkan marketing plan di dalam negeri. Salah satunya adalah menyiapkan strategi segmentasi. Memasarkan produk ke luar negeri berarti memperluas segmentasi geografis pemasaran produk. Dengan begitu, tentu saja akan ada konsekuensi terhadap pasar yang akan dibidik, sehingga perlu dilakukan review kesesuaian antara produk yang akan dijual dengan pasar setempat, dari sisi segmentasi demografi, psikografi, dan perilaku konsumen. Langkah ini penting untuk memastikan strategi apa yang akan diambil untuk mendapatkan pasar di luar negeri. Karena dengan demikian, para pebisnis dapat mengetahui nilai-nilai apa saja yang dapat diterapkan secara tepat kepada pasar yang akan dituju.

Yang tidak kalah penting adalah mempelajari hukum perdagangan, hak cipta dan perlindungan konsumen di luar negeri. Hal ini berkaitan dengan lancar tidaknya aktivitas bisnis yang sedang dijalankan di kemudian hari. Selain itu, jangan lupa untuk melakukan analisis rantai nilai (value chain) dari bisnis seperti suplier, distribusi, kompetitor, dan lainnya. Dengan begitu, bisnis yang dijalankan di luar negeri bisa menjadi bisnis yang berkelanjutan.

Mencari Pembeli di Luar Negeri

Bagi sebagian pebisnis, menembus pasar luar negeri terkesan sangat sulit. Namun bukan berarti hal tersebut tidak dapat dilakukan. Berikut ini ada beberapa cara mencari pembeli atau buyer dari luar negeri yang harus dipahami:

  1. Menggali pengetahuan tentang pasar yang akan dituju atau market intelligence. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan survei pasar untuk mendapatkan data mengenai kondisi pasar, produk sejenis di pasaran, harga kompetitor, mutu barang, dan lainnya.
  2. Memperhatikan kualitas produk dan memastikan bahwa produk telah memenuhi standarisasi internasional sebelum melakukan ekspor. Standarisasi internasional dapat menjadi cara untuk menyesuaikan produk yang akan dijual dengan kondisi negara yang hendak dituju.
  3. Mencari tahu database dari Badan Pengembangan Export Nasional (BPEN), yang merupakan lembaga pengelola ekspor yang bertugas untuk melakukan koordinasi dan pembinaan tentang pengembangan ekspor.
  4. Mencari tahu database dari Kedutaan Besar Negara Asing di Indonesia, yang biasanya memiliki perwakilan asing yang dapat membantu para pebisnis dalam menemukan dengan tepat siapa saja orang yang harus dihubungi untuk melakukan kegiatan ekspor.

Hal lain yang perlu Anda pertimbangkan untuk melakukan pemasaran produk ke luar negeri di tengah perkembangan teknologi yang pesat yaitu dengan memanfaatkan kekuatan internet. Selain mengikuti pameran, para pebisnis dapat menunjang proses pemasaran dengan membangun relasi di dunia maya menggunakan website. Dengan memiliki website yang disesuaikan dengan pasar, maka calon pembeli akan mendapatkan informasi secara lengkap mengenai bisnis dan produk yang ditawarkan. Agar bisnis dapat berkembang dan mendapatkan keuntungan besar, pastikan Anda mengelola laporan keuangan bisnis secara tepat dan akurat. Pengelolaan keuangan bisnis yang sembarangan akan mengakibatkan kerugian dan bisnis dapat terpuruk. Gunakan bantuan software akuntansi online seperti Jurnal. Jurnal merupakan software akuntansi online dengan laporan keuangan yang lengkap. Mulai dari neraca, laporan laba-rugi, arus kas, dan berbagai fitur lainnya yang akan mempermudah urusan keuangan usaha Anda. Dapatkan informasi lebih lengkap tentang fitur-fitur Jurnal hanya di sini!