Fotografi adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Kita dapat mengabadikan berbagai peristiwa spesial yang terjadi di sekitar kita lewat foto. Apalagi jika hobi tersebut dijadikan sebagai sebuah bisnis. Berawal dari kecintaannya pada dunia fotografi, Wisnu Utomo akhirnya memberanikan diri untuk membuka sebuah usaha tentang fotografi yang diberi nama Air photography. Usaha yang sudah di rintis dari tahun 2012 ini melayani jasa dokumentasi pernikahan, acara perusahaan dan juga photo booth.

Awal mulanya, Wisnu menjalankan bisnis fotografi ini sambil bekerja. Ia mengungkapkan kalau pada awalnya bisnis ini hanya sebatas pekerjaan sampingan saja. Hingga pada akhirnya Wisnu mengambil keputusan untuk berhenti bekerja agar bisa mengurus bisnis fotografinya ini secara penuh. Keputusan tersebut yang akhirnya membawa Air photography menjadi semakin sukses sampai sekarang ini.

Wisnu juga bercerita seputar suka duka yang dirasakannya ketika membangun usaha ini. Ia pernah mendapatkan permintaan dari sebuah perusahaan. Namun sempat terjadi kesalahpahaman yang dikarenakan tidak sesuainya dengan kemauan dari perusahaan. Menurutnya pihak event organizer yang mengurus permintaan dari perusahaan itu tidak memberikan informasi secara detail sesuai kemauan perusahaan tersebut. Tetapi Wisnu tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi para pelanggannya.

Kepercayaan akan jasanya, membuat permintaan terus mengalir.Baik secara personal, mau pun klien dari perusahaan-perusahaan besar. Bahkan, ia juga pernah menghandel beberapa proyek event organizer besar di Jakarta dan luar Jakarta.

Saya pikir, kalau pelayanan adalah suatu hal yang terpenting pada suatu bisnis, saat pelanggan merasa puas akan jasa kita, pasti ia akan merekomendasikan kepada orang lain.

Menurutnya itu adalah kunci rahasia pada usaha fotografi yang dirintisnya selama ini. Oleh karena itu ia mengklaim bahwa bisnis fotografinya memiliki keunggulan dari segi pelayanan. Bagi orang yang ingin memakai jasanya, Wisnu mengatakan akan berusaha untuk fast response dan dapat dihubungi dalam jangka waktu 24 jam.

Untuk masalah pembukuan laporan keuangan bisnis, Wisnu memercayakan pada software akuntansi Jurnal. Penghitungan yang cepat dan akurat membuat Ia tertarik untuk menggunakan Jurnal sebagai solusi pembukuannya. Dengan kemudahan yang ditawarkan tersebut membuat pekerjaan keuangannya lebih terorganisir sehingga bisa lebih fokus pada perkembangan bisnisnya.

Selain membantu dalam membuat laporan keuangan, Jurnal juga dilengkapi dengan berbagai fitur lain yang memudahkan bisnis fotografi, misalnya membuat invoice dan mengirimnya secara otomatis, hingga melakukan rekonsiliasi bank dengan lebih cepat. Jadi, bagi Anda yang memiliki bisnis, kecil maupun besar, mulai kelola bisnis Anda dengan mudah menggunakan Jurnal sekarang!