Standar keamanan ISO/IEC 27001 & 27701
Tersertifikasi Oleh
Standar keamanan ISO/IEC 27001 & 27701
Tersertifikasi Oleh

Cara Menyusun SOP Gudang beserta Contohnya

Tayang
Ditulis oleh: Mekari Jurnal okky nugroho
Mekari Jurnal Highlights
  • SOP gudang adalah dokumen tertulis yang mengatur prosedur kerja, pembagian tanggung jawab, dan dokumen pendukung dalam setiap aktivitas pergudangan.
  • PP 3/2026 mewajibkan pemilik, pengelola, atau penyewa gudang menyelenggarakan pencatatan administrasi gudang dengan 13 informasi minimum.
  • Mekari Jurnal membantu bisnis memantau stok dan pergerakan barang masuk maupun keluar. Dengan informasi stok yang lebih terintegrasi, bisnis dapat mempermudah rekonsiliasi persediaan dan mengurangi risiko perbedaan antara catatan sistem dan kondisi fisik.

SOP gudang adalah dokumen tertulis yang mengatur pelaksanaan aktivitas pergudangan, mulai dari penerimaan dan penyimpanan barang hingga pengeluaran dan pengiriman. Dokumen ini menetapkan urutan kerja, penanggung jawab, serta dokumen pendukung agar setiap proses berjalan konsisten dan mudah ditelusuri.

SOP gudang tidak hanya mendukung kelancaran operasional, tetapi juga membantu menjaga akurasi catatan persediaan dalam laporan keuangan dan memenuhi ketentuan administrasi gudang, termasuk PP 3/2026.

Lalu, bagaimana menyusun SOP gudang yang efektif dan sesuai kebutuhan bisnis? Artikel ini membahas dasar hukum, jenis, format dokumen, contoh prosedur, hingga cara mengevaluasi penerapannya.

Apa Itu SOP Gudang?

SOP (standard operating procedure) gudang adalah dokumen tertulis yang menjadi pedoman pelaksanaan aktivitas pergudangan secara konsisten dan aman, mulai dari penerimaan hingga pengeluaran barang.

SOP yang lengkap menjelaskan urutan pekerjaan, pihak yang bertanggung jawab, dokumen pendukung, serta standar hasil yang harus dipenuhi. Misalnya, dalam proses penerimaan barang, petugas perlu mengetahui langkah pemeriksaan, dokumen yang harus diverifikasi, dan kriteria untuk memastikan barang diterima sesuai pesanan.

Panduan tertulis membantu menyamakan cara kerja antarpetugas dan mengurangi risiko kesalahan pencatatan yang dapat menyebabkan selisih stok.

SOP juga perlu dibedakan dari sistem. SOP mengatur prosedur kerja, sedangkan warehouse management system (WMS) membantu menjalankan dan mencatat aktivitas gudang secara digital. Keduanya saling melengkapi untuk mendukung proses pergudangan yang lebih terkelola dengan baik.

Dasar Hukum SOP Gudang dan Kewajiban Pencatatan Administrasi

Suatu bisnis yang menyimpan barang untuk diperdagangkan wajib melakukan pencatatan gudang. Hal ini dilakukan bukan hanya sekadar untuk praktik operasional, tetapi juga kewajiban yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2026, yang sebelumnya adalah PP Nomor 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan, berlaku sejak 15 Januari 2026. Pasal 64 mewajibkan setiap pemilik, pengelola, atau penyewa gudang yang menyimpan barang untuk diperdagangkan menyelenggarakan pencatatan administrasi, sekurang-kurangnya mengenai jumlah barang yang disimpan serta barang yang masuk dan keluar gudang.

Dalam ketentuan peraturan tersebut menegaska, bahwa kewajiban ini mencakup pemilik, pengelola, maupun penyewa gudang. Artinya, penggunaan gudang milik pihak ketiga tidak serta-merta menghapus kewajiban pencatatan dari pihak yang termasuk dalam cakupan peraturan tersebut.

Data yang Wajib Dicatat dalam Administrasi Gudang 

Pasal 65 ayat (1) merinci informasi yang harus ada dalam pencatatan administrasi gudang. Tabel berikut memetakan tiap informasi ke tahap SOP yang mengisinya.

Informasi wajib (Pasal 65 ayat 1)Diisi pada tahap SOP
Pemilik barangPenerimaan
NIB pemilik barangPenerimaan
Jenis atau kelompok barangPenerimaan
Satuan barangPenerimaan
Stok awal barangStock opname / saldo awal periode
Jumlah barang masukPenerimaan
Tanggal masuk barangPenerimaan
Asal barangPenerimaan
Jumlah barang keluarPengeluaran
Tanggal keluar barangPengeluaran
Tujuan barangPengeluaran
Sisa barang yang tersimpan di gudang (stok)Penyimpanan dan stock opname
Harga jual, khusus barang kebutuhan pokok dan barang pentingPenerimaan atau pembaruan data produk

Pencatatan administrasi gudang harus tersedia setiap saat dan dapat diperlihatkan kepada Petugas Pengawas Perdagangan jika diperlukan (Pasal 65 ayat (2)). Khusus pelaku usaha yang menyimpan barang kebutuhan pokok dan/atau barang penting, laporan administrasi gudang juga wajib disampaikan setiap bulan kepada Menteri Perdagangan secara elektronik (Pasal 68 ayat (3) dan (4)).

Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenai sanksi administratif berdasarkan Pasal 166, mulai dari teguran tertulis hingga denda, penghentian kegiatan usaha, atau pencabutan perizinan, sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan memasukkan seluruh informasi wajib ke dalam SOP penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran barang, bisnis dapat membangun catatan administrasi sejak awal. Cara ini memudahkan penyusunan laporan dan penelusuran data saat pemeriksaan.

Jenis SOP Gudang dan Ruang Lingkupnya

SOP gudang dapat dibagi berdasarkan tahapan pekerjaan agar setiap prosedur memiliki tujuan, penanggung jawab, dan dokumen pendukung yang jelas. Pembagian ini juga memudahkan perusahaan memperbarui prosedur tertentu tanpa harus mengubah seluruh SOP gudang.

AspekSOP penerimaanSOP penyimpananSOP pengambilan dan pengemasanSOP pengeluaranSOP stock opnameSOP retur
TujuanMemastikan barang masuk sesuai pesanan dan kondisiMenempatkan barang di lokasi yang tepat dan mudah ditemukanMemastikan barang yang diambil sesuai pesananMemastikan barang keluar sesuai dokumen dan jadwalMencocokkan stok fisik dengan catatan sistemMenentukan status barang retur sebelum diproses lebih lanjut
PIC utamaChecker penerimaanPetugas gudang dan admin stokPicker dan petugas packingChecker pengeluaranTim opname dan admin stokPetugas QC dan admin stok
Dokumen utamaPO, surat jalan, berita acara penerimaanDokumen putaway, peta lokasi rakPicking list, label SKUSurat jalan keluar, delivery orderBerita acara opname, kartu stokBerita acara retur, formulir pemeriksaan
Risiko jika tidak adaBarang kurang, rusak, atau salah dicatatBarang sulit ditemukan dan stok tercampurSalah ambil dan pesanan terlambatSalah kirim atau pencatatan barang keluar tidak akuratSelisih stok baru diketahui saat tutup bukuBarang rusak tercatat sebagai stok siap jual

Selain keenam jenis tersebut, perusahaan juga perlu menerapkan SOP keselamatan dan kesehatan kerja (K3), terutama untuk aktivitas yang melibatkan alat angkut, rak penyimpanan, dan pemindahan barang. SOP ini membantu petugas bekerja dengan aman serta mengurangi risiko kecelakaan di area gudang.

Format dan Struktur Dokumen SOP Gudang

SOP gudang yang efektif tidak hanya memuat urutan pekerjaan, tetapi juga menjelaskan tindakan yang harus diambil ketika terjadi kondisi di luar prosedur normal. Karena itu, dokumen perlu mencakup identitas, tanggung jawab, langkah kerja, hingga penanganan pengecualian.

Berikut struktur dokumen SOP gudang yang dapat dijadikan template perusahaan.

ElemenIsiContoh
Nomor dokumenKode unik untuk identifikasi dokumenSOP-GDG-01
JudulNama prosedur sesuai tahap pekerjaanSOP Penerimaan Barang di Gudang
Versi dan tanggal berlakuNomor revisi dan tanggal mulai digunakanRev. 02, berlaku 1 November 2026
TujuanHasil yang ingin dicapaiMemastikan barang masuk sesuai PO dan tercatat dengan benar
Ruang lingkupAktivitas, area, dan tim yang tercakupSeluruh penerimaan barang dari pemasok di gudang pusat
Definisi istilahIstilah yang berpotensi menimbulkan perbedaan pemahamanSKU, PO, FIFO, FEFO, area karantina
PICPihak yang menjalankan, memeriksa, dan menyetujuiPelaksana: checker; pemeriksa: kepala gudang
Dokumen dan alatFormulir serta perangkat pendukungPO, surat jalan, timbangan, pemindai barcode
Langkah kerjaUrutan tindakan yang harus dilakukanPemeriksaan dokumen, penghitungan, dan pencatatan barang
Penanganan pengecualianTindakan saat terjadi kondisi tidak normalJumlah tidak sesuai PO, kemasan rusak, atau barcode tidak terbaca
Indikator keberhasilanUkuran untuk mengevaluasi pelaksanaan SOPAkurasi penerimaan sesuai target internal
Riwayat revisiCatatan perubahan dan alasannyaPenambahan pemeriksaan nomor batch pada 1 November 2026

Dua elemen yang tidak boleh diabaikan adalah penanganan pengecualian dan riwayat revisi. Penanganan pengecualian membantu petugas mengambil tindakan yang konsisten ketika jumlah barang tidak sesuai pesanan atau lokasi penyimpanan penuh. Sementara itu, riwayat revisi memastikan setiap perubahan prosedur terdokumentasi dan versi lama tidak lagi digunakan.

Contoh SOP untuk Berbagai Aktivitas Gudang

SOP gudang perlu menjelaskan langkah kerja, penanggung jawab (PIC), dan dokumen pendukung pada setiap aktivitas. Berikut contoh prosedur untuk penerimaan, penyimpanan, serta pengambilan dan pengeluaran barang yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.

Contoh SOP Penerimaan Barang di Gudang

No.LangkahPICDokumen
1Siapkan area bongkar, alat ukur, dan salinan PO sebelum barang tibaCheckerPO
2Cocokkan nama pemasok, jenis barang, dan jumlah pada surat jalan dengan POCheckerPO, surat jalan
3Hitung fisik per SKU dan periksa kemasan, varian, serta tanggal kedaluwarsa atau nomor batch jika relevanCheckerForm pemeriksaan barang
4Pisahkan barang rusak atau tidak sesuai ke area karantinaCheckerForm barang karantina
5Catat jumlah yang benar-benar diterima ke sistem berdasarkan hasil pemeriksaanAdmin stokSistem pencatatan stok
6Lengkapi data administrasi gudang, seperti pemilik barang, NIB, asal, satuan, dan tanggal masukAdmin stokCatatan administrasi gudang
7Dokumentasikan hasil penerimaan bersama pihak pengirimChecker dan kurirBerita acara penerimaan
8Beri label dan serahkan barang ke proses penyimpananCheckerInstruksi putaway

Penanganan pengecualian: Jika jumlah atau kondisi barang tidak sesuai PO, dokumentasikan selisih dalam berita acara dan informasikan kepada bagian pembelian. Barang yang belum lolos pemeriksaan harus dipisahkan dari stok siap jual.

Contoh SOP Penyimpanan Barang di Gudang

No.LangkahPICDokumen
1Tentukan lokasi dengan kode seragam, misalnya A-01-02 untuk zona A, rak 01, dan slot 02Admin stokPeta lokasi rak
2Tempatkan barang sesuai tingkat perputaran, berat, risiko kerusakan, dan karakteristik penyimpanannyaPetugas gudangInstruksi putaway
3Pastikan label rak dan barang sesuai dengan SKU dalam sistemPetugas gudangLabel SKU
4Pisahkan varian yang mudah tertukar, seperti barang dengan ukuran atau warna berbedaPetugas gudangLabel SKU
5Terapkan rotasi FIFO untuk barang umum dan FEFO untuk barang yang memiliki batas kedaluwarsaPetugas gudangKartu stok
6Catat setiap perpindahan lokasi, termasuk ke area karantina atau gudang lainAdmin stokForm transfer gudang

Penanganan pengecualian: Jika lokasi yang ditentukan penuh, petugas harus menggunakan lokasi pengganti yang disetujui dan memperbarui catatan sistem. Dengan begitu, lokasi barang tetap dapat ditelusuri saat pengambilan berikutnya.

Contoh SOP Pengambilan dan Pengeluaran Barang

No.LangkahPICDokumen
1Terima picking list yang memuat SKU, jumlah, lokasi, dan batas pengirimanPickerPicking list
2Prioritaskan pesanan berdasarkan batas pengiriman dan susun rute pengambilan sesuai lokasi rakPickerPicking list
3Cocokkan kode SKU, nama, dan varian barang dengan daftar pesananPickerLabel SKU
4Jika barang tidak ditemukan, periksa lokasi alternatif dan laporkan kepada admin stok tanpa mengganti produk sepihakPickerForm selisih picking
5Periksa kembali jumlah dan varian barang sebelum dikemasPetugas packingPacking list
6Cocokkan paket dengan dokumen pengiriman sebelum diserahkan kepada kurirCheckerSurat jalan keluar
7Catat jumlah barang keluar, tanggal, dan tujuan pengiriman dalam sistemAdmin stokCatatan administrasi gudang

Penanganan pengecualian: Jika pesanan dibatalkan setelah barang diambil, petugas harus mengembalikan barang ke lokasi yang sesuai dan memperbarui status stok serta reservasi pesanan dalam sistem.

Titik Kontrol Akuntansi di Setiap Tahap SOP

Setiap aktivitas gudang menghasilkan dokumen yang dapat menjadi dasar pencatatan persediaan dan transaksi terkait. Karena itu, dokumen operasional perlu terhubung dengan proses pembukuan.

Tahap SOPDokumen pendukungDampak terhadap pembukuan
PenerimaanBerita acara penerimaanMenjadi bukti penerimaan dan dasar pencatatan persediaan sesuai ketentuan pengakuan serta biaya perolehannya
PenyimpananForm transfer antargudangMemindahkan lokasi stok tanpa mengubah total nilai persediaan perusahaan
Pengambilan dan pengeluaranSurat jalan keluarMendukung pencatatan pengiriman serta pengurangan persediaan dan pengakuan HPP sesuai transaksi penjualan
Stock opnameBerita acara opnameMenjadi dasar pemeriksaan dan penyesuaian atas selisih persediaan
ReturBerita acara returMenjadi dasar penilaian kondisi barang dan pencatatan pengembalian ke persediaan jika memenuhi kriteria

SOP gudang yang terhubung dengan pembukuan membantu perusahaan menjaga konsistensi antara aktivitas fisik dan catatan keuangan. Misalnya, jika jumlah barang yang diterima berbeda dari surat jalan tetapi tidak diperiksa, kesalahan tersebut dapat memengaruhi saldo persediaan sejak awal.

7 SOP Stock Opname dan Cara Memperlakukan Selisih Stok

Stock opname menghubungkan aktivitas gudang dengan pencatatan akuntansi karena hasilnya menjadi dasar untuk memeriksa saldo persediaan dan menentukan apakah penyesuaian diperlukan. Oleh karena itu, setiap selisih perlu dihitung ulang, ditelusuri penyebabnya, dan didokumentasikan sebelum dicatat dalam sistem.

Langkah SOP Stock Opname

Berikut langkah-langkah menyusun SOP stock opname.

1. Tetapkan jadwal dan ruang lingkup

Tentukan waktu pemeriksaan dan barang yang akan dihitung. Perusahaan dapat menghitung seluruh SKU pada akhir bulan atau menerapkan cycle counting mingguan untuk barang bernilai tinggi dan berisiko.

2. Tetapkan batas waktu transaksi (cut-off)

Hentikan sementara pergerakan barang selama penghitungan atau catat setiap mutasi yang masih berlangsung secara terpisah. Langkah ini mencegah barang terlewat atau terhitung dua kali.

3. Bentuk tim penghitung

Pisahkan petugas penghitung dari pihak yang sehari-hari mengelola stok agar hasil pemeriksaan lebih objektif. Tetapkan pula pihak yang bertugas memverifikasi hasilnya.

4. Hitung dan verifikasi stok fisik

Hitung barang berdasarkan SKU dan lokasi penyimpanan. Lakukan penghitungan ulang jika ditemukan selisih, terutama pada barang bernilai tinggi atau berisiko.

5. Telusuri penyebab selisih

Bandingkan hasil penghitungan dengan catatan sistem, lalu periksa kemungkinan transaksi yang belum dicatat, transfer antarlokasi, retur, atau pemakaian internal tanpa dokumen pendukung.

6. Dokumentasikan hasil pemeriksaan

Catat jumlah fisik, saldo sistem, nilai selisih, hasil penelusuran, dan tindak lanjut dalam berita acara stock opname. Dokumen tersebut perlu diperiksa dan disetujui sesuai kewenangan perusahaan.

7. Lakukan penyesuaian stok dan jurnal

Setelah penyebab selisih diperiksa dan penyesuaian disetujui, perbarui catatan persediaan serta buat jurnal yang sesuai dengan penyebab dan perlakuan akuntansinya.

Urutan ini penting karena penyesuaian sebelum investigasi selesai dapat menyulitkan penelusuran penyebab selisih. Dengan mengikuti prosedur yang konsisten, perusahaan dapat memperbaiki catatan stok sekaligus mengurangi risiko kesalahan serupa terulang pada periode berikutnya.

Contoh perhitungan selisih stok dan jurnal penyesuaiannya

PT Sentosa Niaga, distributor bahan bangunan, melakukan stock opname pada 31 Mei. Perusahaan menggunakan sistem pencatatan persediaan perpetual untuk mencatat setiap perubahan stok.

Hasil pemeriksaan menunjukkan perbedaan antara jumlah stok dalam sistem dan hasil penghitungan fisik sebagai berikut.

SKUCatatan sistem (unit)Hitung fisik (unit)Selisih (unit)Biaya perolehan per unitNilai selisih
A-001 Keramik 40 × 401.2001.185(15)Rp85.000(Rp1.275.000)
B-014 Cat tembok 5 kg6406488Rp120.000Rp960.000
C-220 Semen 40 kg950932(18)Rp62.000(Rp1.116.000)
Total2.7902.765(25)—(Rp1.431.000)

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa kelebihan delapan unit cat tembok berasal dari retur pelanggan yang belum dicatat. Perusahaan perlu memproses dokumen retur dan memperbarui catatan persediaan, bukan memasukkannya sebagai selisih stock opname.

Sementara itu, kekurangan 15 unit keramik dan 18 unit semen tidak memiliki dokumen pendukung setelah penelusuran selesai. Nilai kekurangan yang perlu disesuaikan adalah Rp1.275.000 untuk keramik dan Rp1.116.000 untuk semen, atau total Rp2.391.000.

Jurnal penyesuaian per 31 Mei adalah sebagai berikut.

TanggalAkunDebitKredit
31 MeiBeban selisih persediaanRp2.391.000—
31 MeiPersediaan barang dagang—Rp2.391.000

Jurnal tersebut merupakan ilustrasi jika kekurangan stok tidak dapat dijelaskan dan kebijakan akuntansi perusahaan menetapkan pengakuannya sebagai beban. Untuk kelebihan stok, perusahaan perlu menelusuri penyebabnya terlebih dahulu sebelum menentukan jurnal yang sesuai.

PSAK 202 tentang Persediaan mengatur bahwa persediaan diukur pada nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Karena itu, barang yang ditemukan rusak atau usang saat stock opname perlu dievaluasi nilainya.

Jika nilai realisasi neto barang tersebut lebih rendah daripada biaya perolehannya, perusahaan perlu memperhitungkan penurunan nilai meskipun jumlah fisiknya sesuai dengan catatan sistem.

Selisih yang berulang pada SKU yang sama juga dapat menjadi petunjuk bahwa prosedur tertentu perlu dievaluasi. Misalnya, selisih pada barang berukuran kecil dan bernilai tinggi dapat mengindikasikan perlunya penguatan kontrol pengambilan barang.

Sementara itu, selisih pada barang curah dapat menjadi alasan untuk meninjau prosedur penerimaan, metode pengukuran, dan pencatatan satuan barang.

Cara Membuat SOP Gudang

SOP gudang sebaiknya disusun bersama petugas yang menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan begitu, prosedur yang dibuat lebih sesuai dengan kondisi operasional dan mudah diterapkan.

  1. Petakan alur kerja yang berjalan saat ini: Catat aktivitas yang benar-benar dilakukan petugas, termasuk kebiasaan yang belum terdokumentasi. Identifikasi tahap yang paling sering menimbulkan selisih atau kesalahan untuk menentukan prioritas penyusunan SOP.
  2. Tentukan tujuan, ruang lingkup, dan PIC setiap SOP: Fokuskan satu SOP pada tahap pekerjaan tertentu agar prosedur lebih mudah dipahami dan diperbarui. Hindari menggabungkan seluruh aktivitas gudang dalam satu dokumen yang terlalu panjang.
  3. Tulis langkah kerja dengan jelas: Gunakan kata kerja di awal setiap langkah dan cantumkan satu tindakan untuk setiap poin. Misalnya, gunakan instruksi “Cocokkan surat jalan dengan PO” daripada “Pastikan dokumen sudah sesuai”. Tambahkan foto atau diagram jika diperlukan.
  4. Lengkapi dokumen pendukung dan penanganan pengecualian: Cantumkan formulir yang digunakan serta tindakan yang harus dilakukan ketika terjadi kondisi tidak normal, seperti jumlah barang tidak sesuai pesanan atau lokasi penyimpanan penuh.
  5. Uji coba SOP dalam lingkup terbatas: Terapkan prosedur pada satu shift atau jenis pesanan selama beberapa hari. Kumpulkan masukan petugas dan lakukan perbaikan sebelum SOP diberlakukan di seluruh gudang.
  6. Latih tim dan tetapkan jadwal tinjauan: Pastikan petugas memahami prosedur dan tanggung jawabnya. Tinjau SOP setidaknya setahun sekali atau ketika terjadi perubahan tata letak gudang, sistem, jenis barang, maupun penambahan lokasi.

Cara Mengukur SOP Gudang Berjalan atau Tidak

SOP gudang perlu dievaluasi menggunakan indikator yang terukur agar perusahaan dapat mengetahui apakah prosedur sudah berjalan efektif. Empat indikator berikut dapat digunakan untuk memantau ketepatan proses pergudangan.

IndikatorRumusYang diperiksa jika hasilnya menurun
Akurasi penerimaan(Penerimaan sesuai PO ÷ total penerimaan yang diperiksa) × 100%Pencocokan surat jalan dengan PO
Akurasi lokasi(Lokasi yang sesuai dengan catatan sistem ÷ total lokasi yang diperiksa) × 100%Pencatatan perpindahan barang antarrak
Akurasi picking(Baris picking yang benar ÷ total baris picking) × 100%Verifikasi SKU, penataan rak, dan urutan pengambilan
Rasio nilai selisih stok(Nilai absolut selisih stock opname ÷ nilai persediaan akhir) × 100%Proses penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran barang

Rasio nilai selisih stok membantu manajemen melihat dampak perbedaan persediaan dalam nilai rupiah. Akurasi picking sebesar 98%, misalnya, belum tentu menunjukkan kinerja yang baik jika kesalahan terjadi pada SKU bernilai tinggi.

Hasil pengukuran sebaiknya digunakan untuk memperbaiki SOP, bukan sekadar menilai kinerja petugas. Jika akurasi picking menurun, perusahaan perlu memeriksa apakah instruksi terlalu rumit, label SKU sulit dibaca, atau tata letak rak membuat proses pengambilan kurang efisien.

Tetapkan target untuk setiap indikator sesuai karakteristik bisnis dan gunakan hasil evaluasi secara berkala. Dengan begitu, perusahaan dapat mengetahui bagian SOP yang perlu diperbaiki dan memantau apakah perubahan tersebut memberikan hasil.

Jalankan SOP Gudang Lebih Akurat dan Cepat dengan Mekari Jurnal

SOP gudang membantu menyamakan prosedur kerja, tetapi pelaksanaannya juga membutuhkan pencatatan stok yang akurat dan mudah ditelusuri. Jika penerimaan, perpindahan, dan pengeluaran barang dicatat di sistem yang berbeda, perusahaan berisiko mengalami selisih stok dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk rekonsiliasi.

Mekari Jurnal menyediakan fitur manajemen gudang untuk membantu bisnis memantau persediaan dan mengelola pergerakan barang dalam satu sistem. Fitur ini dapat mendukung penerapan SOP gudang melalui beberapa kemampuan berikut:

  • Manajemen multigudang: Pantau persediaan di berbagai lokasi agar tim dapat mengetahui ketersediaan stok tanpa harus menggabungkan catatan secara manual.
  • Pengaturan lokasi penyimpanan: Kelola lokasi barang berdasarkan row, rack, dan bin untuk membantu petugas menempatkan serta menemukan barang sesuai prosedur.
  • Transfer antargudang: Catat perpindahan barang antar lokasi agar perubahan stok di gudang asal dan tujuan dapat dipantau.
  • Penyesuaian stok (stock adjustment): Perbarui catatan persediaan berdasarkan hasil stock opname agar jumlah dalam sistem lebih sesuai dengan kondisi fisik.
  • Pengelolaan stok untuk pemenuhan pesanan: Pantau stok yang tersedia dan yang telah dialokasikan untuk pesanan agar risiko penggunaan barang yang sama untuk beberapa pesanan dapat dikurangi.
  • Integrasi dengan pembukuan: Hubungkan aktivitas persediaan dengan pencatatan akuntansi untuk membantu tim gudang dan keuangan menggunakan data yang konsisten.

Mekari Jurnal adalah sotware akuntansi yang dapat mengelola stok dari lokasi gudang yang berbeda dalam satu aplikasi. Mekari Jurnal juga dapat membantu pemilik bisnis, akuntan, dan tim finance mengelola laporan keuangan, pembukuan, hingga operasional bisnis; untuk mempercepat pertumbuhan bisnis. 

Mekari Jurnal juga bagian dari ekosistem terpadu Mekari yang terintegrasi dengan Mekari POS, Mekari Desty, Mekari Klikpajak, Mekari Expense dan berbagai software lainnya. Integrasi dengan Mekari POS dapat mengotomasi laporan keuangan dari transaksi kasir. Ditambah dengan integrasi Mekari Desty yang dapat menyinkronkan stok dan penjualan marketplace langsung ke laporan keuangan 

Referensi

  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan, Pasal 60, 64, 65, 68, 70, dan 166.
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan, Pasal 61 ayat (1).
  • Ikatan Akuntan Indonesia. PSAK 202 Persediaan.
  • Ikatan Akuntan Indonesia. Perubahan Penomoran PSAK dan ISAK dalam SAK Indonesia.
  • Kieso, D.E., Weygandt, J.J., & Warfield, T.D. Intermediate Accounting: IFRS Edition.

FAQ

1. Apa itu SOP gudang?

1. Apa itu SOP gudang?

SOP gudang adalah dokumen tertulis yang mengatur langkah kerja, penanggung jawab, dan dokumen di setiap aktivitas gudang agar dijalankan secara konsisten, dari barang diterima hingga barang keluar.

2. Apa saja isi SOP gudang yang baik?

2. Apa saja isi SOP gudang yang baik?

Nomor dokumen, judul, versi dan tanggal berlaku, tujuan, ruang lingkup, definisi istilah, PIC, dokumen dan alat yang dipakai, langkah kerja, penanganan pengecualian, indikator keberhasilan, serta riwayat revisi.

3. Apa saja jenis SOP gudang?

3. Apa saja jenis SOP gudang?

Jenis yang umum meliputi SOP penerimaan, penyimpanan, pengambilan dan pengemasan, pengeluaran, stock opname, dan retur, dilengkapi SOP keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

4. Apakah SOP gudang wajib secara hukum?

4. Apakah SOP gudang wajib secara hukum?

Dokumen SOP-nya sendiri tidak diwajibkan, tetapi hasilnya iya. PP 3/2026 Pasal 64 mewajibkan setiap pemilik, pengelola, atau penyewa gudang yang menyimpan barang untuk diperdagangkan menyelenggarakan pencatatan administrasi gudang, dan catatan tersebut wajib tersedia setiap saat bila diminta Petugas Pengawas Perdagangan.

5. Bagaimana contoh langkah SOP penerimaan barang di gudang?

5. Bagaimana contoh langkah SOP penerimaan barang di gudang?

Siapkan area dan dokumen, cocokkan surat jalan dengan PO, hitung fisik dan periksa kondisi barang, pisahkan barang rusak ke area karantina, catat jumlah yang benar-benar diterima ke sistem, tanda tangani berita acara penerimaan, lalu serahkan barang ke proses penyimpanan.

6. Bagaimana perlakuan akuntansi untuk selisih stok hasil stock opname?

6. Bagaimana perlakuan akuntansi untuk selisih stok hasil stock opname?

Telusuri dulu penyebabnya sebelum angka sistem diubah. Setelah penyebab yang bisa dikoreksi lewat dokumen dipisahkan, sisa kekurangan stok dijurnal dengan mendebit akun beban selisih persediaan dan mengkredit persediaan barang dagang sebesar nilai selisihnya; untuk kelebihan stok, posisinya dibalik.

7. Bagaimana cara mengetahui SOP gudang benar-benar dijalankan?

7. Bagaimana cara mengetahui SOP gudang benar-benar dijalankan?

Ukur dengan indikator seperti akurasi penerimaan, akurasi lokasi, akurasi picking, dan rasio nilai selisih stok terhadap nilai persediaan akhir, lalu gunakan hasilnya untuk memperbaiki langkah SOP yang bermasalah.

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis