Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh

Pendapatan dalam Akuntansi: Pengertian, Jenis, Contoh & Pendapatan Masuk ke Akun Apa?

Tayang
Di tulis oleh: Author Avatar Andhika Pramudya

Highlights
  • Pendapatan dalam akuntansi adalah arus masuk manfaat ekonomi dari aktivitas utama perusahaan yang meningkatkan ekuitas dan menjadi indikator performa bisnis
  • Perbedaan revenue, income, dan gain terletak pada sumber dan perhitungannya: revenue berasal dari aktivitas utama, income adalah laba bersih, sedangkan gain berasal dari transaksi insidental
  • Pendapatan terbagi menjadi dua jenis, yaitu pendapatan operasional dari kegiatan inti bisnis dan pendapatan non-operasional dari aktivitas di luar operasional seperti bunga, dividen, atau sewa
  • Pengelolaan pendapatan yang akurat membutuhkan sistem akuntansi terintegrasi, agar pencatatan transaksi, laporan laba rugi, dan analisis keuangan dapat dilakukan secara otomatis dan real-time

Siklus kehidupan sebuah entitas bisnis bergantung dengan kemampuannya dalam menghasilkan arus kas masuk yang terukur.

Oleh sebab itu, memahami struktur pendapatan menjadi sebuah kemampuan penting oleh praktisi keuangan, akuntan, maupun pemilik perusahaan.

Pendapatan dalam akuntansi biasanya dapat terlihat pada laporan laba rugi. Di sini, pendapatan menjadi cerminan dari seberapa efektif perusahaan menghasilkan nilai.

Menariknya, studi dari klien kami menunjukkan bahwa mengadopsi software akuntansi mendorong pertumbuhan konsumen hingga 83% 

Untuk memahami lebih dalam mengenai pendapatan dalam akuntansi, simak definisi, jenis, dan contohnya dalam artikel Mekari Jurnal berikut ini.

Pengertian Pendapatan dalam Akuntansi

Pendapatan merupakan arus masuk manfaat ekonomi yang berasal dari aktivitas normal perusahaan yang berdampak pada kenaikan ekuitas selama satu periode  tertentu.

Kenaikan ekuitas tidak boleh berasal dari kontribusi pemilik karena penting untuk memastikan pertumbuhan perusahaan disebabkan dari performa bisnis.

Pendapatan sendiri diakui ketika entitas telah menjalankan kewajibannya dalam memberikan jasa atau barang yang dijanjikan kepada pelanggan.

Perbedaan Revenue, Income, dan Gain

Masih banyak orang-orang yang tertukar antara istilah pendapatan (revenue), penghasilan (income), dan keuntungan (gain) .

Istilah Karakteristik Sumber Transaksi
Revenue (Pendapatan) Nilai bruto dari aktivitas utama perusahaan sebelum dikurangi beban operasional Penjualan produk, pemberian jasa, atau penyewaan aset inti
Income (Penghasilan/ Laba) Nilai bersih yang tersisa setelah seluruh biaya, pajak, dan beban operasional dikurangkan dari total pendapatan Hasil akhir perhitungan laporan laba rugi (Net Income)
Gain (Keuntungan) Peningkatan ekuitas yang berasal dari transaksi sampingan atau insidental di luar kegiatan utama Penjualan aset tetap seperti gedung atau kendaraan di atas nilai bukunya

Baca Juga: Komponen Laporan Keuangan, Simak Penjelasan Lengkapnya!

Pendapatan Masuk ke Akun Apa?

Dalam sistem pembukuan double-entry, pendapatan akan masuk ke dalam akun nominal atau akun sementara yang akan direset ke nol pada akhir periode akuntansi melalui proses penutupan buku,

Saldo akhir pendapatan kemudian akan ditransfer ke akun Ikhtisar Laba Rugi kemudian dipindah ke akun Laba Ditahan pada neraca.

Akun pendapatan yang digunakan dalam sistem pencatatan biasanya akan diatur dalam Chart of Accounts (COA) perusahaan, beberapa contohnya adalah sebagai berikut:

Kelompok Akun Rentang Kode Akun Deskripsi Penggunaan
Pendapatan Operasional 400-000 s/d 400-999 Mencatat penjualan barang atau jasa utama perusahaan
Retur dan Potongan Penjualan 410-000 s/d 410-999 Akun kontra yang mengurangi total pendapatan bruto
Pendapatan Luar Usaha 420-000 s/d 420-999 Mencatat bunga bank, hasil sewa, dan dividen
Keuntungan Lain-lain 430 430-000 s/d 430-999 Mencatat gain dari penjualan aset atau selisih kurs

Baca Juga: Chart Of Account: Klasifikasi Sistem Kode Akun Akuntansi

Apa Saja yang Termasuk Pendapatan dalam Akuntansi?

Klasifikasi pendapatan dalam akuntansi biasanya akan dipetakan berdasarkan sumber aliran kas itu berasal.

Berdasarkan temuan di perusahaan-perusahaan di Indonesia, pendapatan umumnya terbagi menjadi dua, yaitu pendapatan operasional dan non-operasional.

1. Pendapatan Operasional

Pendapatan operasional berasal dari aktivitas inti bisnis sehari-hari dan menjadi tolok ukur keberhasilan strategi pemasaran dan operasional bisnis.

Jika ditelaah pada industri yang lebih spesifik, contoh pendapatan operasional, seperti:

  • Perusahaan dagang dan ritel berasal dari barang dagangan atau produk fisik
  • Perusahaan manufaktur berasal dari produk yang diproduksi sendiri
  • Perusahaan jasa, seperti konsultan, desain, dan pendidikan yang berasal dari pemberian layanan kepada klien
  • Pendapatan berlangganan atau subcription yang diperoleh oleh penyedia SaaS dan media digital

Baca Juga: Cara Menghitung Pendapatan Operasional Perusahaan

2.  Pendapatan Non-Operasional

Pendapatan non-operasional diperoleh dari aktivitas diluar operasional perusahaan. Memiliki nilai yang signifikan, namun tidak bersifat rutin atau berulang secara pasti.

Beberapa contoh pendapatan non-operasional, yaitu:

  • Pendapatan bunga dari simpanan atau piutang
  • Pendapatan dividen dari investasi saham
  • Pendapatan sewa atas aset yang tidak digunakan secara aktif
  • Royalti atas lisensi merek atau teknologi
  • Keuntungan penjualan aset tetap

Ada catatan penting jika kita menganalisis pendapatan non-operasional, di mana jika nilainya terlalu dominan pada sebuah perusahaan, maka menjadi sinyal bahwa operasional inti perusahaan tidak tumbuh optimal.

Contoh Pendapatan dalam Perusahaan

Pendapatan dari setiap industri bisa sangat bervariasi berdasarkan perusahaan tersebut beroperasi.

Untuk lebih jelasnya, simak beberapa contoh pendapatan dalam perusahaan spesifik berikut ini.

1. Sektor Perusahaan Jasa

Sektor perusahaan jasa menitikberatkan pada waktu, keahlian, dan penggunaan fasilitas yang djual, serta pendapatan akan diakui setelah layanan telah diselesaikan.

  • Konsultan Hukum: Pendapatan berasal dari jam kerja atau penyelesaian kasus
  • Lembaga Pendidikan: Didapatkan dari uang sekolah yang diakui seiring berjalannya periode akademik
  • Platform Streaming: Berasal dari langganan bulanan yang diakui setiap hari selama aktif berlangganan

2. Sektor Perusahaan Dagang

Fokus dari sektor dagang mengacu pada volume penjualan barang fisik dan berkaitan erat dengan pendapatan dan harga jual pokok (HPP) untuk memantau margin laba kotor.

  • Supermarket: Pendapatan dari ribuan transaksi harian produk konsumsi
  • Dealer Kendaraan: Pendapatan dari unit mobil atau motor yang kontrolnya telah berpindah ke tangan pembeli

Baca Juga: Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Lengkap!

3. Sektor Perusahaan Manufaktur

Proses bisnis manufaktur tentunya melibatkan pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi yang kompleks.

Pendapatan kemudian didapat  dan diakui ketika produk jadi dikirimkan ke distributor atau pelanggan akhir.

  • Pabrik Tekstil: Penjualan kain hasil produksi massal
  • Industri Farmasi: Penjualan obat-obatan ke jaringan rumah sakit dan apotek

Contoh Jurnal Pendapatan

Pencatatan yang rapi dan teliti penting agar tidak terjadi kesalahan ketika penyusunan laporan laba rugi maupun neraca.

Berikut adalah contoh pencatatan jurnal pendapatan dari beberapa kasus praktik bisnis sehari-hari.

1. Penerimaan Pembayaran Jasa Tunai

Kasus: Perusahaan konsultan menerima pembayaran jasa senilai Rp5.000.000 secara tunai dari klien.

Akun Debit (Rp) Kredit (Rp)
Kas 5.000.000
Pendapatan Jasa 5.000.000

2. Penjualan Barang Secara Kredit

Kasus: Perusahaan dagang menjual barang senilai Rp12.000.000 secara kredit kepada pelanggan.

Akun Debit (Rp) Kredit (Rp)
Piutang Usaha 12.000.000
Pendapatan Penjualan 12.000.000

Baca Juga: Contoh Pencatatan Jurnal Penerimaan dan Pengeluaran Kas

3. Pendapatan Sewa Diterima di Muka

Kasus: Perusahaan properti menerima pembayaran sewa gedung selama 12 bulan ke depan senilai Rp60.000.000 secara tunai.

Akun Debit (Rp) Kredit (Rp)
Kas 60.000.000
Pendapatan Sewa Diterima di Muka 60.000.000

Pada kasus pendapatan sewa yang diterima di muka, pendapatan belum bisa diakui sepenuhnya saat uang diterima.

Pengakuan dilakukan secara bertahap setiap bulan seiring berjalannya periode sewa sesuai prinsip matching principle dalam akuntansi akrual.

Pentingnya Mengelola Pendapatan dengan Sistem Akuntansi

Di tengah kompleksitas regulasi dan tingginya volume transaksi, mengelola pendapatan secara manual menggunakan kertas atau spreadsheet sederhana adalah langkah yang sangat berisiko.

Human error dalam penginputan data, keterlambatan pelaporan, dan sulitnya melakukan audit trail menjadi kendala utama bagi perusahaan yang ingin bersaing di level menengah maupun korporasi.

Adopsi sistem informasi akuntansi berbasis cloud kini telah menjadi standar baru di Indonesia untuk memastikan akurasi dan efisiensi pelaporan keuangan.

Baca Juga: Mengenal Sistem Pencatatan Akuntansi dan Perannya dalam Mengurangi Risiko Fraud Lebih dari 90%

Kesimpulan

Pendapatan menjadi fondasi dari laporan keuangan bisnis yang perlu dipahami secara terstruktur dan mendalam, sehingga menentukan kualitas data keuangan yang penting untuk dasar keputusan bisnis.

Dengan pengelolaan pendapatan yang tertib, perusahaan tidak hanya memiliki laporan keuangan yang kredibel di mata investor, tetapi juga memiliki instrumen navigasi yang akurat untuk menentukan arah pengembangan bisnis di masa depan.

Untuk mengelola aliran pendapatan yang lebih efektif, Anda bisa mengadopsi software akuntansi terintegrasi untuk memberikan keuntungan strategis secar signifikan.

Dengan Mekari Jurnal, software akuntansi berbasis cloud bagian dari ekosistem software terintegrasi Mekari, membantu mencatat pembukuan otomatis dan memantau laporan laba rugi dan arus kas berbasis AI.

Coba GRATIS sekarang juga!

Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang!

 

 

 

Referensi:

CFI, “What Is Revenue in Accounting?”.

AccountingVerse, “Welcome to Accountingverse”.

AccountingCoach, “What is the difference between revenue, income, and gain?”.

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal

WhatsApp Hubungi Kami