Memasarkan bisnis Anda ke luar negeri dapat menjadi suatu usaha yang menarik dan menantang. Hal ini biasa disebut strategi pemasaran internasional. Ketika Anda memasuki pasar baru di dunia internasional, Anda akan memiliki pelanggan baru, karyawan baru, dan mitra baru. Penting untuk tidak mengikuti strategi pemasaran yang sama dengan strategi pemasaran lokal. Karena Tentu saja Anda harus mempertahankan nilai dan tujuan perusahaan Anda terhadap publik internasional. Maka dari itu, Anda perlu menyesuaikan strategi Anda dengan pasar internasional. Berikut beberapa ide mengenai strategi pemasaran internasional yang bisa Anda jadikan referensi untuk bisnis atau perusahaan Anda:

Uji Pasar Baru

Pada awalnya, Anda harus melancarkan strategi pemasaran internasional secara fleksibel. Sehingga bisnis atau perusahaan Anda dapat beradaptasi dengan pasar internasional. Untuk itu, Anda harus selalu menguji pasar Anda. Ibaratnya, “Celupkan kaki Anda ke dalam air sebelum Anda menyelam”. Implementasinya adalah bisnis harus memasuki pasar internasional secara perlahan dengan kontrol yang ketat untuk mendapatkan daya tarik pelanggan sebelum ekspansi besar-besaran. Dengan cara ini, Anda dapat mengurangi risiko kegagalan dan lebih menghemat uang dan waktu.

Ketika Anda menguji pasar, Anda bisa menggunakan cara-cara yang bersifat fleksibel. Seperti menggunakan teknik trials and errors terhadap model bisnis, produk atau jasa yang ditawarkan, dan berbagai usaha pemasaran sampai bisnis Anda menemukan kecocokan untuk target pasar baru Anda. Ini adalah kesempatan bagi bisnis Anda untuk melakukan riset dan survei langsung pada pelanggan untuk mengembangkan strategi pemasaran yang sempurna.

Jika Anda merasa pasar baru tidak berpotensi lebih bagi prospek bisnis, Anda dapat dengan mudah keluar dari pasar tersebut tanpa terlalu banyak kehilangan. Sebagai perbandingan, bisnis yang langsung masuk ke pasar baru dengan strategi penuh akan menghabiskan lebih banyak pengeluaran dan risiko kegagalan pun lebih besar.

Pahami Pelanggan

Salah satu kiat terpenting untuk membangun strategi pemasaran internasional Anda adalah dengan memahami pelanggan. Di pasar baru, Anda tentu akan memiliki pelanggan baru. Suatu kesalahan besar jika Anda berasumsi bahwa perilaku mereka akan sama dengan pelanggan lokal yang selama ini bisnis Anda layani.

Pelanggan di pasar internasional memiliki budaya dan selera yang berbeda dengan pelanggan lokal Anda. Ini berarti bahwa perilaku konsumsi mereka akan sangat berbeda. Contoh kasarannya, pelanggan di luar Indonesia, terutama di wilayah barat, belum tentu cocok dengan produk makanan yang menggunakan nasi.

Penting untuk meluangkan waktu untuk benar-benar mengenal pelanggan baru di pasar baru Anda. Banyak pebisnis melakukan riset ke pasar baru mereka sebelum membuka cabang di pasar tersebut untuk mengamati perilaku dan budaya pelanggan baru mereka secara langsung. Anda juga dapat menyewa perusahaan riset pemasaran untuk melakukan studi tentang target pasar baru Anda. Jika Anda memiliki anggaran lebih, Anda juga dapat mempertimbangkan untuk membeli laporan konsumen dari perusahaan riset pemasaran internasional.

Mengadopsi Bahasa Ibu di Pasar Baru

Selain mengenali pelanggan, Anda perlu berkomunikasi dengan mereka lewat bahasa ibu mereka. Komunikasi pemasaran di pasar baru mungkin cukup menyulitkan bisnis. Karena bisnis Anda perlu beradaptasi dengan budaya dan bahasa di luar budaya dan bahasa sehari-hari bisnis Anda.

Anda perlu menjaga agar semua pesan atau usaha kampanye pemasaran Anda dimengerti dan diterima oleh pelanggan baru Anda. Hal ini termasuk iklan, pengemasan, komunikasi secara online maupun lisan dari tim pemasaran dan Customer Service bisnis Anda. Strategi pemasaran internasional Anda harus mempertimbangkan tidak hanya bahasa ibu dari target pasar baru Anda. Namun lebih kepada hal spesifik seperti ekspresi idiomatis mereka, metode komunikasi yang dapat diterima dengan budaya sehari-hari mereka, dan lainnya.

Kesimpulannya, membangun strategi pemasaran internasional bisa menjadi upaya yang rumit. Namun dengan ketiga tips di atas, Anda diharapkan selalu menempatkan fokus pada satu hal: pelanggan. Dengan berfokus pada kebutuhan dan kepuasan pelanggan baru, Anda dapat memiliki kepercayaan diri untuk membuat keputusan bisnis yang lebih baik. Berbicara mengenai keputusan bisnis, tentunya itu harus ditopang dari Laporan Keuangan Anda. Kebutuhan untuk menghasilkan Laporan Keuangan bisa dilakukan oleh Jurnal. Jurnal adalah Software Akuntansi Online yang mempermudah proses transaksi bisnis Anda sampai ke tahap pelaporan keuangan. Jurnal juga terintegrasi dengan beberapa software pihak ketiga seperti POS (Point on Sale), ERP (Enterprises Resource Planning), software perpajakan, dan masih banyak lagi. Untuk informasi integrasi Jurnal bisa Anda lihat di sini, sedangkan untuk informasi mengenai produk Jurnal bisa Anda lihat di sini.