Mekari Conference 2019: Manfaatkan Pembukuan & Perpajakan untuk Meningkatkan Pertumbuhan Bisnis

Dalam beberapa kurun terakhir, usaha mikro, kecil, serta menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi negara. Hal ini dapat terlihat jelas dari peningkatan sektor UMKM yang sangat signifikan. Dari tahun ke tahun, kontribusi sektor UMKM dalam penerimaan pajak pun juga mengalami peningkatan. 

Saat ini banyak sekali entrepreneur atau owner yang datang dengan berbagai macam masalah, lalu menghabiskan banyak waktu untuk melakukan pembukuan. Beragam masalah yang sering kali dialami, seperti pelanggan membayar terlalu lama, informasi keuangan yang tidak mutakhir, tidak tahu bagaimana cara menjalankan bisnis, tidak adanya dashboard yang merangkum data keuangan dalam satu halaman, serta tidak adanya akses 24 jam ke informasi keuangan dari perangkat apa pun. 

Teknologi adalah Masa Depan di Finance 

Mungkin banyak dari Anda yang bertanya mengenai keuntungan bisnis, bisakah menaikkan gaji karyawan, atau cara membayar pajak. Pertanyaan-pertanyaan tersebut sering kali tidak bisa dijawab karena accounting is historical report yang tidak bisa memberikan data secara real time.

Accounting memerlukan data terlebih dulu untuk dimasukkan. Hal inilah yang pada masa lampau tidak bisa dilakukan karena infrastruktur yang bagus hanya dimiliki oleh perusahaan-perusahaan besar, tidak termasuk UMKM.

Menurut Adrian Utama Gani selaku Direktur dari Moska Constulting dalam Mekari Conference menyebutkan bahwa 90% organisasi keuangan percaya bahwa teknologi adalah masa depan dari seorang finance. Di zaman yang sekarang, accountant membutuhkan advance analytical skill serta fundamental business skill. Dengan proses transaksi yang sudah otomatis, tapi dengan data analitik yang real dan akurat, UMKM dapat berkembang. 

Selain itu, orang keuangan juga berperan sebagai agen perubahan dan agen digitalisasi keuangan. Mereka tidak bisa hanya membuat laporan saja, tapi juga perlu mengerti bisnisnya dan melakukan analisis. 

Pentingnya Pembukuan dalam Bisnis

Anthony Kosasih, COO dari Mekari mengungkapkan bahwa para pelaku UKM dan bisnis lainnya sangat disarankan untuk melakukan pembukuan. Sebenarnya, pembukuan adalah kegiatan yang mudah dan simpel. Namun, permasalahan yang sering terjadi adalah kita sering tidak melakukan pembukuan karena prioritasnya berada di paling bawah. Biasanya, para owner lebih memfokuskan pada sales, customer service, keuntungan, inovasi, dan terakhir adalah pembukuan.

Faktanya, pembukuan memiliki peranan yang sangat penting untuk melakukan suatu hal yang sangat critical bagi usaha kelas menengah, yakni case control. Akan tetapi, untuk melakukan pembukuan pentingnya mengetahui bisnis Anda sudah berada di tahap mana. Fase bisnis yang berbeda tentunya membutuhkan syarat yang berbeda untuk pembukuan agar pengelolaan uangnya sesuai.

Memang, solusi pembukuan saat ini sudah banyak, mulai dari menggunakan buku, Microsoft Excel, Desktop Software, hingga software yang paling up-to-date saat ini, yaitu Cloud Accounting. Lantas, apa saja yang ingin dicari tahu dengan melakukan pembukuan? Tentu saja, kita ingin mengetahui cash control. Hal terpenting bagi pelaku UKM adalah cash.

Cash memilliki peranan yang sangat penting untuk menjalankan bisnis. Laporan yang diperlukan tentunya cukup simpel, di mana Anda perlu mencatat semua dana untuk pemasukan dan pengeluaran. Kemudian, monitorlah realisasi plan cash casual yang Anda jalani. Di awal, Anda hanya perlu menjalaninya saja, tapi di tengah jalan Anda bisa mulai mengidentifikasi apakah rencana tersebut sudah sesuai atau belum.

5 Tahapan Perkembangan Bisnis

Bisnis di setiap tahap perkembangan membutuhkan pembukuan yang berbeda-beda, yaitu: Kita bisa membagi lima tahapan bisnis menjadi:

  1. Existence
    Pada tahap ini, awalnya Anda baru memiliki ide untuk menjalankan bisnis.
  2. Survival
    Pada tahap ini, kita bisa melihat apakah pasar kita ada atau tidak dengan melihat orang membeli produk yang kita jual. Dari sini, usaha bisa dikembangkan untuk lebih maju.
  3. Success
    Semakin banyak pelanggan, tentunya keuntungan juga akan semakin terlihat secara signifikan. Pada tahap ini, Anda memiliki dua pilihan, yaitu stabilisasi dan ekspansi. Jika stabilisasi, artinya Anda akan membuka bisnis lain, sementara untuk ekspansi Anda harus membuat operasionalnya lebih efisien dan mencari pasar yang lebih besar.
  4. Take-off
    Saat Anda memilih ekspansi, maka Anda akan memasuki fase take-off
  5. Maturity
    Di setiap lima tahapan perkembangan, kegunaan cash flow management tentunya memiliki fokus yang berbeda. Sebagai contoh, pada tahap existence dan survival di mana cash sangat berperan penting karena kita masih belum punya banyak uang. Apa yang kita jalani masih berpotensi rugi dan keuntungan yang didapatkan cenderung masih sedikit. 

Pada tahap existence, satu hal yang harus diketahui bahwa tidak setiap bulan kita akan mendapatkan cash in, tapi sudah pasti akan ada cash out (burn money). Namun, yang perlu diwaspadai adalah saat modalnya habis, kita harus menutup usaha yang dijalani. Oleh karena itu, fokusnya adalah bagaimana membuat produk sesuai dengan market dan apakah cara menjalankan bisnisnya benar atau tidak.

Pentingnya Cloud Accounting dan Manfaatnya untuk UMKM

Dengan zaman yang semakin modern, sudah banyak software-software yang hadir untuk membantu pembukuan, salah satunya adalah Cloud Accounting. Pada dasarnya, software ini sama seperti dengan software akuntansi tradisional. Perbedannya terletak pada penggunaan remote server hosting. Kehadiran Cloud Accounting dirasa sangat penting sekali untuk UMKM karena memiliki banyak kelebihan, antara lain:

  1. Waktu

    Hal pertama yang dirasakan dan penting adalah waktu. Dengan adanya Cloud Accounting, waktu memproses transaksi jadi lebih cepat karena semuanya dilakukan secara online, salah satunya adalah melaporkan pajak. Contohnya, saat Anda masih menggunakan software biasa, Anda pasti akan menunggu divisi lain untuk memberi laporan yang cukup menyita waktu.

    Sementara itu, di era digitalisasi sekarang data adalah hal penting karean dapat memberi tahu bisnis sekaligus memberitahu ke para pelaku usaha kecil hingga mengenai apa yang sedang terjadi.

  2. Membantu Anda memutuskan dengan tepat

    Umumnya, kebanyakan kasus yang terjadi adalah pemilik usaha dan founder menilai bahwa mereka bisa membuka cabang di tempat lain. Faktanya, mereka melakukan tersebut tidak menggunakan data, melainkan hanya berdasar pada feeling. Hal ini kerap terjadi karena accountant telat memberikan laporan sehingga pengambilan keputusan pun menjadi tidak sesuai dan relevan dengan kondisi yang terjadi.

  3. Menghemat cost

    Dengan teknologi Cloud Akuntansi, Anda bisa meminimalkan pengeluaran tanpa membutuhkan banyak orang keuangan. Saat ini, Cloud Accounting sudah banyak terintegrasi satu sama lain yang tentunya akan membantu menghemat biaya, terutama di sektor UMKM. Di sektor UMKM, hal yang paling utama adalah managing the casual atau menyelesaikan masalah umum yang kerap dialami, misalnya mengetahui uang Anda digunakan untuk keperluan apa. 


Setiap pelaku UKM sangat disarankan memiliki Cloud Accounting untuk bisa berkembang. Dengan adanya data, tentunya akan memudahkan kita untuk menganalisis sehingga bisnis yang dijalankan pun jadi lebih relevan, tidak lagi menggunakan feeling.

Business Analytics is the ultimate competitive advantage, the right perspectives gives you the right answers.”

Oleh karena itu, kalau Anda ingin kompetitif dengan pelaku UKM lainnya, maka Anda perlu menguasai business analytical-nya dan tidak hanya membuat laporan saja.

Pentingnya Pembukuan bagi UKM untuk Masa Depan Bisnis

Pembukuan itu adalah modal utama. Tujuan memulai bisnis adalah ingin menciptakan sebuah value, mendapatkan keuntungan, dan memasarkan produk yang bisa dipakai banyak orang. Tanpa pembukuan, tentunya kita tidak tidak memiliki arah sama seperti mobil tanpa lampu yang dapat memicu tabrakan.

Keberadan software seperti Cloud Accounting saat ini tentunya sangat membantu memfasilitasi para UKM untuk bisa menjalankan bisnisnya dengan lebih baik lagi. Ingat, data adalah hal yang penting dan dapat berbicara untuk memajukan bisnis Anda.

Itulah pentingnya pembukuan yang bisa Anda terapkan di dalam bisnis. Jika Anda ingin melakukan pembukuan yang rapi, tentunya Anda perlu menyiapkan laporan keuangan bisnis. Selain dapat mengelola cash dalam bisnis Anda, aktivitas ini dapat dijadikan sebagai dokumen pendukung yang membantu Anda mendapatkan modal usaha lebih mudah.

Jurnal merupakan software akuntansi online yang dapat membantu Anda membuat laporan keuangan lebih rapi dengan cara yang mudah. Anda hanya perlu memasukkan seluruh transaksi bisnis dan Jurnal akan membantu Anda menyiapkan laporan keuangan hanya dengan satu klik saja.  Selain itu, Jurnal juga dilengkapi dengan fitur lain yang membantu Anda mengelola keuangan bisnis lebih mudah. Yuk, ketahui fitur-fitur menarik yang dimiliki Jurnal!

[adrotate banner=”3″]


PUBLISHED22 Sep 2019
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: