Keuntungan Investasi Saham, dan Tips Investasi Agar Untung!

Apakah sekarang ini Anda masih ragu melakukan investasi saham? Padahal, keuntungan investasi saham begitu banyak. Saham merupakan instrumen investasi yang bisa dijadikan sebagai pilihan termasuk generasi milenial.

Tidak sedikit orang yang baru menyadari jika menabung saja tidak cukup untuk dapat menjaga aset kekayaan di masa mendatang. Oleh sebab itu, orang-orang mulai beralih mencoba investasi saham.

keuntungan investasi saham

 

Pengertian Investasi Saham

Sebelum mengenal keuntungan investasi saham, tidak ada salahnya mengenal dengan baik jenis investasi ini terlebih dahulu.

Investasi saham merupakan penanaman modal dengan bentuk penyertaan dana oleh seseorang maupun badan usaha. Dengan menggunakan instrumen tersebut, mereka mempunyai klaim atas aset serta penghasilan perusahaan.

Bahkan, ia dapat menghadiri RUPS. Keuntungan yang didapatkan dari pemegang investasi saham seperti laba dari modal yang dikeluarkan dan peningkatan ekonomi bisnis tersebut. Sehingga kinerja perusahaan akan mempengaruhi rugi untungnya investor.

Sayangnya, tidak sedikit orang yang menyamakan investasi saham dengan trading. Sebenarnya keduanya berbeda. Perbedaan yang sangat terlihat adalah dari jangka waktunya. Trading memiliki jangka waktu yang jauh lebih pendek.

Selain itu investasi saham memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan jangka panjang dari adanya pengelolaan perusahaan. Sedangkan, trading memiliki tujuan menghasilkan keuntungan dari jual beli saham. Anda harus bisa memantau keuangan investasi atau bisnis Anda dengan aplikasi keuangan online.

Cara Kerja Investasi Saham

Meskipun keuntungan investasi saham bisa menggiurkan, namun kelemahan dari investasi ini ialah risiko yang tergolong tinggi. Hal ini sebanding dengan potensi keuntungan jika nantinya bisnis dapat berjalan dengan sukses.

Oleh sebab itu, penting untuk mempelajari seperti apa cara kerja dari instrumen ini agar dapat meminimalisir kerugian. Jangan sampai hanya berfokus pada keuntungan investasi saham, namun lupa dengan cara kerjanya.

Saat melakukan investasi, Anda adalah pemilik dari sebagian perusahaan tersebut. Contohnya ada 10 ribu lembar saham yang terbuka untuk publik, bila Anda memiliki 1000 lembar, Anda adalah 10% pemilik saham.

Sesudah dana yang Anda investasikan digunakan perusahaan untuk melakukan pengelolaan bisnis, dari sini sumber profit untuk investor. Keuntungan yang bisa Anda peroleh dari investasi saham adalah deviden dan capital gain.

Capital gain merupakan keuntungan yang berasal dari selisih harga jual serta harga beli yang disebabkan karena fluktuasi pasar. Sedangkan untuk dividen adalah pembagian laba yang sesuai dengan kuantitas kepemilikan saham.

Keuntungan Investasi Saham

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, investasi saham merupakan instrumen yang menguntungkan. Berikut berbagai keuntungannya, antara lain:

  1. Dapat Melakukan Diversifikasi Investasi

Menurut Good Financial Cents, keuntungan investasi saham salah satunya ialah, investasi ini bisa digunakan untuk diversifikasi portofolio investasi. Diversifikasi portofolio investasi menjadi hal yang penting agar dapat menghadapi risiko yang besar dari investasi saham.

Saat membeli sebuah saham di perusahaan yang berbeda, hal itu bisa mengoptimalkan aset. Selain itu, pembelian saham dari perusahaan yang berbeda juga dapat membuat risiko investasi tidak begitu besar.

  1. Nilai Saham Masa Depan

Saham bisa dikatakan dapat memenangkan pertempuran dengan inflasi. Hal tersebut membuat nilai saham semakin mengalami peningkatan. Memang, nilai saham dapat mengalami penurunan, namun umumnya penurunan tidak secara signifikan.

  1. Deviden Serta Capital Gain

Seperti yang sudah disinggung di atas, keuntungan investasi saham yang akan Anda peroleh bisa dari deviden serta capital gain. Perlu diketahui, deviden serta capital gain ini tidak akan Anda peroleh ketika melakukan investasi emas.

Dua hal ini hanya bisa Anda peroleh saat melakukan investasi saham. Keuntungan yang satu ini mempunyai sifat pasif. Dividen merupakan keuntungan perusahaan selama jangka waktu tertentu serta dibagikan setiap pemegang saham masing-masing sesuai lembar kepemilikan.

Deviden ini biasanya dibagi dalam bentuk nilai tunai. Sedangkan, capital gain merupakan keuntungan modal. Keuntungan ini diperoleh saat Anda melakukan penjualan aset dengan harga jual yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan harga beli.

Dibandingkan dengan dividen, capital gain memang jauh lebih disenangi oleh investor. Bahkan capital gain ini menjadi salah satu alasan investor memilih investasi saham. Oleh sebab itu keuntungan investasi saham yang satu ini begitu menggiurkan.

  1. Memiliki Akses Mudah

Perkembangan zaman lebih-lebih di bidang teknologi memang membuat semuanya menjadi lebih mudah, termasuk saat ingin melakukan investasi saham. Ketika ingin melakukan investasi saham, sekarang Anda dapat menganalisis pasar dengan cepat.

Bahkan, Anda tidak perlu menjadi trader atau investor untuk menganalisisnya. BEI atau Bursa Efek Indonesia menjadi salah satu sumber yang akurat ketika ingin melakukan investasi ini.

Bukan hanya masalah analisis, keuntungan investasi saham yang lainnya adalah investasi ini mudah untuk dibeli. Anda dapat membeli saham dari mana saja mulai dari perencana keuangan, broker hingga pembelian secara online. Akses yang sangat mudah ini menjadikan investasi sangat cocok bagi Anda yang mau memulainya.

  1. Likuiditas Tinggi

Keuntungan investasi saham yang berikutnya ialah tingkat likuiditas tinggi. Dengan adanya likuiditas tinggi, Anda dapat dengan mudah membeli serta menjual produk apapun di bursa saham.

Sekarang ini perusahaan memiliki peran penting saat memperdagangkan saham di salah satu bursa saham. Saat hal ini terjadi, tingkat likuiditas akan tinggi sehingga bisa mempermudah investor melakukan jual beli saham.

  1. Pengembalian Jauh Lebih Tinggi

Bila dibandingkan dengan jenis investasi lain, contohnya seperti deposito dan obligasi, investasi saham memberi kenyamanan untuk investor. Kenyamanan ini adalah pengembalian nilai investasi yang jauh lebih besar. Tentu saja keuntungan investasi saham ini terjadi ketika Anda dapat mengurangi risiko dari investasi dan memaksimalkannya.

Tujuan Investasi Saham

Ketika seseorang memutuskan untuk menanamkan modal pada sebuah perusahaan, tentu tujuannya dapat berbeda-beda sesuai dengan target yang ingin dicapai. Tujuan dari investasi saham bisa seperti sebagai modal pengembangan usaha.

Tujuan yang lainnya adalah agar dapat memperoleh penghasilan jangka panjang, menyiapkan dana untuk tujuan di masa depan. Dengan keuntungan investasi saham yang begitu banyak, tentu ini bukan menjadi hal yang tidak mungkin. Terakhir, tujuannya bisa untuk mengembangkan aset, karena modal yang disetorkan nantinya akan dikelola oleh perusahaan sehingga bisa terus menerus berkembang.

Risiko Investasi Saham

Selain keuntungan yang menggiurkan, saham juga memiliki sejumlah risiko, contohnya saja seperti potensi kerugian yang disebabkan karena pergerakan yang cukup fluktuatif, dan akhirnya harga jual yang dimiliki saham tersebut merosot.

Risiko lain yang harus siap ditanggung oleh investor ketika melakukan investasi ini ialah bangkrutnya perusahaan sehingga harus dilikuidasi. Terakhirnya adalah terhapusnya saham dari BEI atau dari listing, sehingga Anda harus menjual saham tersebut tidak peduli berapa nilainya.

Namun, berbagai risiko ini tentu dapat diperkecil dengan melakukan berbagai macam strategi. Dengan begitu, investasi saham tetap dapat memberikan keuntungan.

Tips Memulai Investasi Saham

Agar mendapatkan keuntungan investasi saham di atas, tentu saja Anda harus melakukan investasi ini dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan ketika sedang investasi saham, antara lain:

  1. Pilih Menggunakan Manajer Investasi atau Menyusun Investasi Saham Sendiri?

Sebelum masuk di bidang investasi ini, Anda harus mengetahui seperti apa kemampuan yang Anda miliki. Bila Anda sanggup menyusun portofolio investasi saham sendirian, Anda dapat melakukannya secara mandiri.

Tetapi, bila Anda belum yakin dengan kemampuan diri sendiri. Anda dapat menyewa manajer investasi. Manajer investasi inilah yang nantinya akan membimbing Anda untuk melakukan investasi.

Anda tidak perlu khawatir, karena manajer investasi tetap berada dibawah kendali. Sehingga manajer investasi tersebut memiliki kinerja yang buruk serta merugikan, Anda dapat mengganti manajer lain yang jauh lebih kompeten.

  1. Pilih Broker Terpercaya

Bila dilakukan secara konvensional. Investasi saham dilakukan melalui pialang atau broker. Broker adalah perusahaan yang memiliki wewenang melakukan kegiatan jual beli saham.

Ketika Anda melakukan investasi ini secara konvensional, tentu Anda harus jeli dalam memilih broker. Jika salah memilih broker, keuntungan investasi saham tentu tidak bisa terwujud.

Ada berbagai macam hal yang harus diperhatikan untuk memperoleh broker yang bisa dipercaya. Salah satunya adalah status dari broker. Bila broker terdaftar di BEI, Anda dapat memilih broker tersebut untuk melakukan investasi.

Selain itu, hal lain yang harus diperhatikan adalah layanan informasi serta rekomendasi saham yang ditawarkan oleh broker. Broker yang terpercaya umumnya akan memberi informasi harian mengenai perkembangan investasi saham.

Bukan hanya itu, broker terpercaya juga dapat memberi rekomendasi saham yang bisa dijadikan sebagai pilihan. Broker tersebut bahkan tidak ragu memberitahu risiko dari melakukan investasi saham atau dari pembelian saham yang Anda lakukan.

  1. Mulai dengan Nilai yang Kecil

Mungkin Anda beranggapan jika melakukan investasi saham membutuhkan modal yang begitu besar, padahal Anda dapat memulai investasi saham dengan modal kecil.

Memang, memulai dengan modal yang kecil membuat keuntungan investasi saham juga tidak begitu besar. Tetapi, dengan langkah ini, Anda bisa memperoleh gambaran seperti apa investasi ini berjalan.

Sehingga, jika nantinya Anda memiliki modal dengan jumlah yang lebih besar. Anda bisa lebih paham dan tinggal memasukkannya ke saham yang lebih menguntungkan.

  1. Pelajari Cara Investasi Ini Bekerja

Meskipun sudah menggunakan manajer investasi, namun bukan berarti sebagai investor Anda berhenti belajar. Anda harus tetap belajar seperti apa saham bekerja, karena harga saham akan terus mengalami kenaikan dan penurunan setiap waktu.

Mempelajari seperti apa investasi saham juga dapat menghindarkan Anda dari adanya tindak penipuan yang dilakukan oleh mereka yang tidak bertanggungjawab. Bahkan, mempelajari jenis investasi ini juga bisa membuat Anda menemukan strategi yang baru.

Strategi baru ini tentu diperlukan, agar nantinya keuntungan investasi saham bisa semakin besar. Anda dapat mempelajari dari internet, buku hingga seminar yang membahas mengenai investasi saham dengan mendalam.

  1. Tetapkan Target

Pada dasarnya, setiap hal yang kita lakukan harus terdapat target atau tujuan. Hal ini juga berlaku ketika melakukan investasi. Pastikan Anda menentukan target jumlah keuntungan investasi saham yang ingin diraih.

Sebenarnya, untuk masalah target, tidak perlu menetapkan target yang terlalu tinggi. Anda dapat memasang target yang realistis. Tidak masalah jika target tersebut tidak bisa menghasilkan keuntungan besar dalam jangka waktu pendek. Hal yang lebih penting adalah, Anda mengetahui bagaimana kiat untuk mencapai target tersebut ketika melakukan investasi saham.

keuntungan investasi saham

Alasan Mengapa Harus Investasi Saham

Selain keuntungan investasi saham yang menggiurkan, ada berbagai macam alasan mengapa Anda harus melakukan investasi ini, antara lain:

  1. Pajak Investasi Saham Lebih Sederhana

Pajak dari investasi saham jauh lebih sederhana bahkan tidak berbelit-belit. Baik secara administrasi atau yang lainnya. Pajak dari investasi saham terdapat 2 jenis yakni pajak dengan angka 10% dari nilainya.

Ada pula pajak penghasilan atas penjualan dengan besar 0,1% dari nilai penjualan. Hal yang lebih menariknya, sistem administrasi pajak ini bersifat final, sehingga pajak sudah dipotong oleh pihak sekuritas. Sehingga, ketika Anda melakukan penjualan saham, Anda langsung menerima perhitungan bersih.

  1. Investasi Saham Terjamin Aman

Salah satu keuntungan investasi saham adalah hasil yang menggiurkan. Namun, saham juga menjadi investasi yang aman. Investasi di sektor pasar modal diawasi oleh otoritas keuangan yakni OJK.

Ini berarti, saham memiliki sifat legal serta sah secara hukum. Tapi, walaupun demikian, Anda harus waspada dengan penawaran investasi sejenis dengan iming-iming menggoda dan memberi keuntungan tinggi. Tidak sedikit pihak yang tidak bertanggungjawab menawarkan keuntungan investasi saham jangka pendek, padahal investasi tersebut adalah investasi bodong.

  1. Menjadi Investasi Jangka Panjang yang Sangat Menguntungkan

Nilai saham pada dasarnya juga terpengaruh oleh pergerakan inflasi, sehingga Anda dapat memperkirakan dana dari awal, dan diinvestasikan pada sebuah saham.

Dengan melakukan pemilihan saham yang terpengaruh inflasi cukup banyak, Anda dapat memprediksikan kemungkinan perkembangan nilai saham yang nantinya Anda miliki. Bayangkan sendiri keuntungan yang diperoleh saat menempatkan dana di sana.

  1. Investasi Saham Bersifat Transparan

Alasan lain mengapa Anda harus melakukan investasi saham adalah investasi ini memiliki sifat transparan serta likuid. Anda sebagai investor bukan hanya bisa melihat keuntungan investasi saham, setiap waktu.

Anda juga dapat melihat dengan jelas berapa harga permintaan serta harga penawaran. Bahkan jumlah slot yang diminta serta ditawarkan oleh setiap perusahaan juga terlihat dengan jelas.

Hal ini disebabkan karena adanya ketentuan yang diberikan oleh OJK, dan mewajibkan perusahaan yang sudah menawarkan sahamnya ke masyarakat, harus bersifat transparan atau terbuka. Oleh sebab itu setiap laporan keuangan perusahaan yang telah masuk di bursa saham dapat diakses oleh publik.

Dengan keterbukaan ini, Anda dapat menganalisis kondisi dan prospek dari perusahaan tersebut. Bukan hanya itu, investasi saham memiliki sifat likuid. Instrument saham mudah dicairkan serta dijual, sehingga saat membutuhkan dana, Anda dapat mengandalkan investasi ini.

  1. Dapat Dilakukan di mana Saja Serta Kapan Saja

Investasi saham bisa dikatakan begitu fleksibel. Anda dapat melakukan investasi saham dimana saja serta kapan saja. Contohnya untuk mendapatkan keuntungan investasi saham yang besar, Anda harus melakukan investasi ketika harganya sedang mengalami penurunan.

Ketika melihat harga mengalami penurunan, Anda bisa langsung melakukan investasi kapan saja. Bisa dikatakan, investasi saham bahkan tidak akan mengganggu kegiatan utama yang Anda lakukan.

Hal itu dikarenakan membeli saham tidak mengharuskan Anda secara langsung datang atau pergi ke bursa saham. Anda dapat membeli saham dari rumah, baik melakukan transaksi secara online maupun secara offline.

Strategi dalam Melakukan Investasi Saham

Melakukan investasi saham harus dibarengi dengan merancang strategi yang tepat. Berikut beberapa strategi yang dapat Anda lakukan, seperti:

  1. Melakukan Diversifikasi

Diversifikasi bisa dilakukan saat Anda melakukan investasi ini. Dengan melakukan diversifikasi, hal ini secara otomatis akan meringankan kerugian yang mungkin diterima ketika salah satu harga saham mengalami penurunan.

Lantas, berapa persen saham yang harus didiversifikasi? Untuk masalah persentase, Anda dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan. Bukan hanya kebutuhan, Anda juga harus memperhatikan faktor eksternal yang bisa mempengaruhi nilai saham.

Contohnya saja seperti masalah perekonomian, wabah penyakit hingga bencana alam. Jika Anda merupakan investor yang agresif, Anda dapat melakukan diversifikasi 60 persen, 25 persen dan 15 persen.

  1. Sesuaikan dengan Tujuan Finansial Anda

Strategi yang lainnya adalah menyesuaikan investasi saham dengan tujuan finansial. Melakukan investasi harus disesuaikan dengan tujuan, baik jangka pendek, menengah maupun panjang.

Jika Anda ingin memaksimalkan profit, Anda dapat lebih fokus pada tujuan finansial jangka panjang, sehingga waktu untuk mengelola portofolio lebih banyak. Menolak godaan artikel-artikel dengan judul investasi terbaik memang sangat sulit.

Tetapi, Anda juga harus melihat, apakah hal ini sudah sesuai dengan tujuan finansial yang Anda miliki atau tidak. Bila tujuan yang Anda miliki adalah untuk dana pensiun, Anda harus fokus pada instrumen yang bisa memberikan keuntungan rutin.

  1. Melakukan Rebalancing

Rebalancing adalah proses penyeimbang portofolio yang dimiliki. Tujuan dari aktivitas ini adalah menjaga nilai aset serta menyesuaikan alokasi dana di setiap saham yang ingin Anda jadikan sebagai instrumen investasi.

Bila seandainya Anda berinvestasi pada 2 perusahaan, dan salah satu kinerjanya sedang baik, Anda dapat mengalihkan modal dan memutar modal hingga berhasil untung.

  1. Lakukan Analisa

Aktivitas investasi saham tidak terlepas dari analisa agar dapat memastikan tepat atau tidak alokasi dana yang akan diinvestasikan. Anda dapat melihat atau memproyeksikan seperti apa kinerjanya di masa mendatang. Sehingga asset yang dialokasikan dapat tumbuh dengan maksimal.

Tentu saja analisa harus dilakukan dengan detail, jelas serta memiliki perhitungan yang lengkap. Bila kemampuan analisa Anda masih kurang, Anda dapat meluangkan waktu untuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan saham mulai dari buku, artikel dan lainnya. Memang, ada yang harus dikorbankan, namun hal ini sebanding dengan yang diperoleh.

Meskipun keuntungan investasi saham sangat menggiurkan, Anda harus melakukannya dengan hati-hati. Selain investasi saham, Anda bisa berinvestasi dengan cara berbisnis dengan bantuan akuntansi online.

Untuk memudahkan pencatatan keuangan, dapat dibantu dengan aplikasi keuangan. Jangan lupa untuk terus memperoleh berbagai informasi yang menarik dan aktual hanya di Mekari Jurnal.

Kategori : Investasi

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo