Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh

GAA (Global Accounting Alliance): Pengertian, Tujuan, Peran & Manfaatnya bagi Profesi Akuntan

Tayang
Di tulis oleh: Author Avatar Andhika Pramudya

Highlights
  • GAA merupakan koalisi strategis yang menaungi lebih dari 1,4 juta akuntan profesional dari 10 institut akuntansi terkemuka di lebih dari 180 negara
  • Skala ini menjadikan GAA sebagai salah satu kekuatan kolektif paling berpengaruh dalam pembentukan standar, kebijakan, dan arah masa depan profesi akuntansi global tetap relevan, praktis, dan selaras dengan dinamika bisnis lintas negara
  • GAA berada di garis depan dalam menghadapi disrupsi teknologi dan tuntutan ESG melalui kelompok kerja khusus yang membahas AI, otomatisasi, analitik data, serta tata kelola etis

Global Accounting Alliance (GAA) hadir di tengah dunia bisnis dengan tuntutan dalam aspek transparansi, integritas, dan kompetensi yang tinggi dan penuh dengan tekanan.

Entitas ini muncul sebagai koalisi strategis yang merepresentasikan lebih dari 1,4 juta akuntan profesional yang tersebar secara global dan memberikan dukungan kolektif dalam aspek membentuk kebijakan, memengaruhi standar, dan menyediakan ekosistem dukungan tanpa batas bagi para anggotanya.

Sebagai salah satu entitas yang memajukan kualitas layanan profesional akuntan dengan kredibel, pahami lebih dalam mengenai GAA, mulai dari sejarah berdiri, peran, dan manfaatnya.

Simak penjelasan lengkap mengenai GAA dalam artikel Mekari Jurnal berikut ini!

Apa Itu GAA (Global Accounting Alliance)?

Global Accounting Alliance merupakan sebuah koalisi internasional dibidang akuntansi yang bekerja secara proaktif dalam menangani isu-isu internasional yang memengaruhi profesi.

Tujuan utama dari pembentukan GAA adalah sebagai wadah tempat terciptanya forum diskusi yang kolaboratif menghubungkan lembaga-lembaga institut akuntansi terkemuka di dunia.

Sruktur keanggotaan GAA mencakup lembaga-lembaga raksasa yang memiliki sejarah panjang dalam pengembangan standar audit dan akuntansi.

Menurut data yang tercatat sampai saat ini, GAA memiliki jumlah anggota dari 10 institut akuntansi terkemuka di dunia, dengan lebih dari 1,4 juta profesional yang diwakili dan mencakup lebih dari 180 negara di seluruh dunia.

Sejarah dan Latar Belakang GAA

GAA sendiri terbentuk pada akhir tahun 2005 dan resmi beroperasi penuh secara publik pada tahun 2006.

Dasar dari pembentukan aliansi ini tercipta akibat desakan kebutuhan sebuah wadah yang memungkinkan organisasi akuntansi besar dunia saling berbagi informasi dan merespon tantangan global secara transparan dan kolektif.

Sejak awal pembentukannya, GAA telah berkomitmen penuh dalam mendukung mobilitas profesional akuntan untuk berkarier lintas benua dengan kompetensi yang setara.

Selama hampir dua dekade berdiri, aliansi ini telah menunjukkan ketahanan organisasi dalam menghadapi berbagai krisis ekonomi global dan ketidakpastian pasar.

Baca Juga: Memahami FASB: Standar Akuntansi yang Penting dalam Dunia Keuangan

Visi dan Misi Global Accounting Alliance

Fondasi dasar yang kuat dari keberadaan GAA adalah untuk tetap memastikan profesi akuntansi menjadi pilar utama pembangunan ekonomi dunia.

Selain itu. organisasi yang memiliki tujuan untuk memberikan dampak nyata bagi praktisi individual maupun lembaga keuangan secara menyeluruh.

Beberapa di antaranya, seperti:

  1. Meningkatkan kualitas jasa profesional akuntan profesional, baik dari segi teknis maupun perilaku etis, dengan standar kualitas global untuk menjaga kepercayaan investor dan masyarakat luas terhadap laporan keuangan
  2. Memfasilitasi aliran informasi yang lancar mengenai isu-isu penting yang memengaruhi profesi akuntan, baik perubahan standar audit hingga perkembangan regulasi perpajakan internasional. Pertukaran informasi ini biasanya mencakup materi teknis, hasil riset pasar, dan strategi pengembangan talenta.
  3. GAA juga berperan aktif dalam membari masukan seputar kebijakan publik dan standar regulasi tingkat global melalui kemitraan strategis dengan para badan pengatur internasional agar regulasi yang tercipta berkembang secara praktis, adil, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan

Siapa Saja Anggota GAA?

Global Accounting Alliance terdiri dari 10 institut akuntansi berkualitas dan terkemuka di dunia yang merupakan pemimpin dari pasarnya masing-masing.

Masing-masing detail informasi anggota GAA sebagai berikut:

Nama Organisasi Anggota Cakupan Wilayah Fokus Peran Strategis
AICPA & CIMA Amerika Serikat & Global Menetapkan standar audit dan manajemen keuangan di pasar ekonomi terbesar dunia
CPA Canada Kanada Pionir dalam pengembangan standar pelaporan keuangan dan keberlanjutan di Amerika Utara
CA ANZ Australia dan Selandia Baru Pemimpin dalam inovasi pendidikan profesi dan mobilitas akuntan di kawasan Pasifik
Chartered Accountants Ireland Irlandia Pendukung utama etika profesi dan integritas pelaporan di wilayah Eropa
HKICPA Hong Kong Hub strategis bagi praktik akuntansi internasional di wilayah Asia Timur
ICAEW Inggris dan Wales Lembaga dengan pengaruh sejarah yang kuat dalam pembentukan standar akuntansi keuangan global
ICAS Skotlandia Lembaga akuntansi profesional tertua di dunia dengan standar etika yang sangat tinggi
JICPA Jepang Representasi kekuatan ekonomi Asia Timur dengan fokus pada kualitas audit tinggi
SAICA Afrika Selatan Pemimpin dalam tata kelola perusahaan dan pelaporan terintegrasi di benua Afrika
IDW Jerman Pakar dalam standar audit dan regulasi keuangan untuk pasar ekonomi terbesar di Eropa

Peran dan Fungsi GAA dalam Profesi Akuntansi

GAA menjalankan fungsi strategis dengan memberikan dampak langsung pada bagaimana akuntansi dipraktikkan di seluruh dunia.

Perannya memiliki cakupan yang luas, mulai dari aspek teknis, regulasi, hingga pengembangan kapasitas manusia.

Beberapa di antaranya adalah:

1. Berkolaborasi dengan Regulator dan Pemangku Kepentingan Global

Organisasi ini menjadi mitra dialog bagi pemerintah, regulator, dan organisasi internasional melalui masukan teknis dalam perumusan standar internasional.

Salah contoh kolaborasi yang terasa adalah pengembangan standar pelaporan keberlanjutan di mana GAA memastikan adanya interkoneksi yang kuat antara informasi keuangan dan non-keuangan.

Baca Juga: IAMI (Institut Akuntan Manajemen Indonesia): Pengertian, Tujuan, Peran & Sertifikasi CPMA

2. Forum Pertukaran Informasi dan Praktik Terbaik

GAA menjadi wadah para pemimpin profesi dalam bertukar pikiran mengenai tren seputar akuntansi dan keuangan di masa depan dan tantangan operasionalnya.

Forum ini diadakan melalui pertemuan rutin dan media digital, di mana para anggota bisa mengakses wawasan mengenai bagaimana teknologi AI diimplementasikan di berbagai cakupan wilayah dan menjadi masukan yang lebih akurat dan relevan di masing-masing negaranya.

3. Kelompok Kerja Spesialis

GAA membagi fokus isu spesifik ke beberapa kelompok kerja yang mendesak bagi profesi:

  • Tax Directors Workgroup: menangani tantangan perpajakan internasional, seperti transparansi pajak atau digitalisasi sistem administrasi perpajakan
  • Digital Technology Workgroup: berfokus pada dampak inovasi teknologi yang sedang berkembang dan ngetren, seperti AI, blockchain, dan analitik data
  • Professional Development Workgroup: merancang strategi untuk memastikan kurikulum pendidikan akuntansi tetap relevan dengan kebutuhan pasar

Baca Juga: Inovasi Mutakhir dengan Software Akuntansi Berbasis AI: Meningkatkan Efisiensi Bisnis

GAA Passport dan Manfaat untuk Akuntan Profesional

GAA passport menjadi salah satu inovasi yang paling berharga dalam aliansi ini, terutama bagi akuntan individual.

Inisiatif ini dirancang khusus untuk mobilitas profesional para akuntan yang bekerja secara internasional ketika melakukan perjalanan bisnis ke negara-negara anggota GAA.

Akses gratis yang diberikan mencakup berbagai layanan dan sumber daya dari institut akuntansi di negara tuan rumah tanpa mengharuskan akuntan menjadi anggota di lembaga tersebut, seperti sumber daya teknis, networking atau event, dan fasilitas fisik.

Hal ini sangat bermanfaat bagi para akuntan yang sedang menjalankan penugasan jangka pendek di luar negeri atau bagi mereka yang ingin membangun jaringan profesional di pasar internasional.

Program ini sangat bermanfaat bagi Anda yang ingin memiliki mobilitas karier global. Melalui GAA passport, seorang akuntan Indonesia yang memiliki sertifikasi dari anggota GAA (seperti ACCA/AICPA) dapat lebih percaya diri ketika bekerja di pasar kompetitif seperti London atau Tokyo karena memiliki akses ke dukungan profesional yang sama baiknya.

Dampak Global GAA terhadap Praktik Akuntansi

GAA memberikan pengaruh yang kuat terutama ketika menghadapi gelombang transformasi digital dan tuntunan keberlanjutan yang tinggi.

Sebagai aliansi global, orgnisasi ini memainkan peran kunci dalam:

1. Kesiapan Menghadapi Isu Keberlanjutan (ESG)

Data menunjukkan bahwa 79% investor percaya perusahaan harus memprioritaskan faktor ESG dalam strategi bisnisnya.

Oleh karena itu, tuntutan akan akuntabilitas yang lebih dari sekadar angka laba rugi melonjak tinggi dengan pelaporan yang kian berfokus pada dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Dalam hal ini, GAA mengembangkan keahlian para akuntan melalui program “Natural Capital Accounting” dan laporan berkelanjutan dengan tujuan untuk meningkatkan kredibilitas.

2.  Navigasi Teknologi Digital dan Kecerdasan Buatan (AI)

Melalui kelompok kerja Digital Technology Workgroup terus aktif bekerja dalam melihat perkembangan adopsi kecerdasan buatan dan otomatisasi mengubah peran akuntan.

Beberapa dampak teknologi yang dipantau secara ketat oleh GAA meliputi:

  • Otomatisasi Proses Keuangan: Mengurangi risiko kesalahan manusia dan mempercepat siklus pelaporan keuangan secara signifikan
  • Analitik Prediktif: Memungkinkan akuntan untuk memberikan wawasan berbasis data tentang masa depan bisnis, bukan sekadar melaporkan apa yang telah terjadi di masa lalu
  • Etika dan Tata Kelola AI: Memastikan bahwa penggunaan algoritma dalam pengambilan keputusan keuangan tetap transparan, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan

Baca Juga: Perkembangan Teknologi AI Dalam Dunia Akuntansi

Kesimpulan

Global Accounting Alliance berdiri sebagai pilar yang menghubungkan jutaan praktisi akuntan di seluruh dunia ke dalam satu visi, yaitu memajukan profesi akuntansi melalui kualitas, integritas, dan inovasi.

Walaupun organisasi akuntan nasional tidak secara langsung menjadi anggota GAA, pengaruh standar global yang dirumuskan aliansi ini dapat terasa di pasar domestik.

Indonesia tetap melakukan konvergensi standar akuntansi terhadap International Financial Reporting Standards (IFRS), yang banyak dipengaruhi oleh pandangan kolektif para anggota GAA.

Selain itu, tren digitalisasi yang didorong oleh aliansi ini sejalan dengan perkembangan pesat pasar software akuntansi di Indonesia yang diperkirakan akan mencapai nilai USD 445,5 juta pada tahun 2032.

Melalui adopsi software akuntansi, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memastikan kepatuhan terhadap standar akuntansi modern untuk mengotomatiskan proses keuangan Anda.

Salah satu pilihan terbaik solusi sistem akuntansi modern buatan lokal adalah Mekari Jurnal yang telah mengadopsi standar akuntansi dan regulasi pajak lokal terkini dan terupdate.

Bahkan, menurut studi dari klien Mekari Jurnal, Claryn the Label, dapat menyediakan laporan keuangan yang kredibel secara sempurna dan 60% mengolah data finansial lebih cepat.

Tunggu apalagi, coba gratis sekarang dan rasakan pertumbuhan yang signifikan untuk jangka panjang!

Konsultasi Gratis dengan Tim Mekari Jurnal Sekarang!

 

 

 

Referensi:

GAA, “About GAA”.

Charteredaccountantsanz, “GAA Passport”.

CPA Canada, “Benefits for members of GAA accounting bodies through the GAA Passport Program”.

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal

WhatsApp Hubungi Kami