Mekari Jurnal
Daftar Isi

Apakah Pembukuan Simple Mampu Atasi Lambatnya Siklus Inovasi Bisnis Makanan & Minuman?

Tayang 18 Sep 2019
Diperbarui 15 Januari 2024

Sebagai proses inovasi, adakalanya pebisnis mengalami kesulitan untuk memperkanlkan praoduk baru kepada pasar. Produk baru yang sesuai dengan tren konsumen terkadang diperkenalkan tidak tepat waktunya, sehingga seringnya mengalami kegagalan. Menciptakan produk baru, relevan, serta teruji akan membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.

Mungkin akan dipahami bahwa di Indonesia, tren makanan dengan berbagai terobosan akan sangat cepat terjadi. Tetap saja inovasi itu tidak bertahan lama, hal ini harus diiringi dengan kualitas pelayanan yang ada.

Sebenarnya, apa yang membuat inovasi dalam bisnis makanan dan minuman begitu lambat, tidak bertahan lama, dan merepotkan? Berikut adalah tiga skenario yang mungkin terjadi:

  • Makanan adalah sesuatu yang sangat nyaman dan akrab di mata konsumen. Mereka tidak menginginkan perubahan. Mungkin di pasar yang lebih besar, konsumen benar-benar hanya ingin perubahan kecil dan inovasi yang tidak besar. Misalnya, konsumen Amerika tampaknya bersedia untuk mencoba beberapa makanan baru seperti Thailand atau India, tetapi mereka tidak banyak yang ingin menetap di sana.
  • Industri makanan tidak bersedia untuk mengambil langkah-langkah besar guna membuat “inovasi/terobosan.” Jika skenario ini benar, mungkin karena mereka percaya skenario pertama. Hal ini mungkin juga berarti industri makanan secara perlahan mencari “terobosan.” Artinya,

Mengapa mencoba untuk mendorong konsumen menjadi sesuatu yang sangat baru ketika mereka mungkin tidak mau mencobanya?

  • Skenario ketiga bahwa beberapa perusahaan makanan yang datang dengan terobosannya, tetapi mereka begitu diam-diam hingga masyarakat tidak menyadari mereka. Namun, cepat atau lambat terobosan itu akan terungkap.

Sudah seharusnya bisnis makanan dan minuman memiliki sistem pengelolaan inventaris, arus kas, serta pembukuan yang baik. Semua keputusan dalam menjalankan bisnis membutuhkan, sekali lagi, deretan angka sebagai alat pertimbangan untuk keputusan yang bijak dan akurat.

Dengan perangkat yang tepat, pengelolaan bisnis, salah satunya akuntansi secara mandiri dapat dibuat dengan mudah dan membantu pemilik memotong biaya serta mendapatkan informasi keuangan lebih luas.

Setelah bisnisnya tumbuh melewati suatu titik tertentu, pebisnis mungkin akan lebih mudah untuk menyewa akuntan. Bookkeeper atau akuntan akan membantu pemilik membangun sistem pembukuan, meminimalkan kewajiban pajak serta menghemat waktu dan uang.

Apakah pembukuan Anda dilakukan secara real-time? Akuntansi berbasis cloud mungkin mempermudah untuk memasukkan transaksi dan faktur setiap hari. Dengan lebih fokus pada keuangan pebisnis setiap hari, mereka akan memiliki lebih banyak informasi ke dalam bisnis, memiliki kemampuan untuk membuat keputusan keuangan yang lebih akurat, dan memiliki semua transaksi yang terorganisir.

Jurnal yang memiliki fitur aplikasi pembukuan yang merupakan fitur salah satu software akuntansi berbasis cloud yang dapat membantu usaha Anda berkembang menjadi lebih baik. Manfaatkan juga aplikasi penjualan barang untuk membantu Anda mencatat penjualan Anda. Kini membuat laporan keuangan jadi lebih mudah berkat Mekari Jurnal software, sehingga kebijakan perusahaan yang strategis dapat diambil secara tepat sasaran dan bertanggung jawab.

Kelola Pembukuan Online, Dapatkan Penawaran Terbatas Ini

 

Klaim Promo

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal
Kelola Pembukuan Online, Dapatkan Penawaran Terbatas Ini

 

Klaim Promo

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal