Pengertian & Fungsi Koperasi Konsumsi serta Jenisnya

Apa yang dimaksud koperasi konsumsi? Sederhananya, koperasi konsumsi mengacu pada badan usaha yang menyediakan barang-barang untuk dijual.

Berbeda dengan toko atau badan usaha lainnya, barang yang dijual di koperasi jenis ini memiliki harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Adanya koperasi konsumsi, berhasil memberi kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok. Koperasi konsumsi menjadi salah satu dari jenis koperasi yang berkembang di Indonesia.

Lalu, apa yang dimaksud koperasi konsumsi dan apa sebenarnya koperasi itu? Apa manfaat sebuah sistem manajemen koperasi?

pa yang dimaksud koperasi konsumsi

Pengertian Koperasi

Untuk menjawab pertanyaan apa yang dimaksud koperasi konsumsi? Pahami terlebih dahulu pengertian koperasi. Secara umum, koperasi diserap dari kata berbahasa Inggris yakni cooperation. Dalam bahasa Indonesia, kata tersebut berarti kerjasama.

Bapak proklamator, Drs. Mohammad Hatta menjadi tokoh yang diberi julukan Bapak Koperasi Indonesia. Julukan tersebut diberikan atas perhatian besar serta dukungan beliau terhadap perkembangan koperasi di Indonesia.

Menurut beliau, koperasi adalah satu dari berbagai jenis usaha yang didirikan bersama dengan menjunjung tinggi asas gotong royong dan kekeluargaan. Dengan asas gotong royong tersebut, koperasi diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat.

Berdasarkan KBBI, koperasi memiliki arti sebagai persatuan yang memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan anggotanya, caranya dengan menjual barang-barang yang dibutuhkan sehari-hari dengan harga yang lebih murah.

Koperasi menurut KBBI didirikan tidak untuk mengambil keuntungan melainkan untuk membantu anggotanya. Oleh sebab itu, koperasi juga disebut sebagai penopang ekonomi bagi anggota dan masyarakat sekitarnya.

Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992, koperasi adalah badan usaha yang dijalankan oleh sekumpulan orang dengan menjunjung tinggi prinsip koperasi dan menjadi gerakan ekonomi dengan asas kekeluargaan.

Dari pengertian-pengertian koperasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa koperasi merupakan badan usaha yang memiliki kegiatan tolong menolong antar sesama anggota dengan tujuan memperbaiki ekonomi dan mencapai kesejahteraan bersama.

Jika sudah mengetahui pengertian koperasi, kemudian apa yang dimaksud koperasi konsumsi, produksi dan simpan pinjam? Apakah pengertian dan fungsi dari koperasi-koperasi tersebut sama?

Fungsi Koperasi

Setelah mengetahui pengertian koperasi, pahami dahulu tentang fungsi koperasi.

Terdapat beberapa fungsi koperasi baik bagi anggotanya maupun masyarakat sekitar. Adapun fungsi-fungsi tersebut yakni sebagai berikut:

1. Wadah Mengembangkan Potensi

Selain menjadi badan usaha yang memperjualbelikan barang dan jasa, koperasi juga menjanjikan pelatihan bagi anggotanya. Oleh karena itu, koperasi dapat menjadi salah satu wadah pengembangan potensi masyarakat yang menjadi anggotanya.

Pelatihan yang dilakukan sesuai dengan usaha atau kebutuhan para anggota. Untuk itu, adanya koperasi dipercaya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, koperasi juga mampu bergerak untuk memulihkan ekonomi rakyat.

2. Tempat Peningkatan SDM

Potensi anggota koperasi yang semakin berkembang, membuat sumber daya manusia (SDM) juga ikut meningkat. Adanya peningkatan SDM inilah yang berdampak pada perekonomian.

3. Sebagai Sokoguru Perekonomian Masyarakat

Berdasarkan KBBI, sokoguru dapat diartikan sebagai tiang tengah atau pondasi. Koperasi berfungsi sebagai pondasi perekonomian masyarakat karena prinsip koperasi yang bertujuan untuk memperbaiki ekonomi masyarakat.

4. Menjadi Tempat Berkembangnya Perekonomian Nasional

Koperasi memiliki dasar hukum yang kuat yakni UUD 1945. Dengan adanya dasar hukum inilah yang membuat koperasi memiliki asas demokrasi ekonomi.

Maksud dari demokrasi ekonomi adalah ekonomi yang disusun didasarkan pada usaha bersama secara kekeluargaan. Maka dari itu, adanya asas ini membuat koperasi berfungsi sebagai tempat untuk berkembangnya perekonomian nasional.

Jenis-Jenis Koperasi

Jika sudah memahami tentang pengertian dan fungsi koperasi secara umum, maka saatnya menjawab pertanyaan, apa yang dimaksud koperasi konsumsi?

Koperasi konsumsi adalah satu dari beberapa jenis koperasi yang telah berkembang. Sesuai namanya, koperasi ini bertujuan untuk menyediakan barang untuk dijual.

Simak lagi penjelasan tentang jenis-jenis koperasi berikut ini.

1. Jenis Koperasi Berdasarkan Persamaan Kepentingan Ekonomi Anggota

Jenis-jenis koperasi yang pertama ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992. Pada pasal 16 dijelaskan bahwa koperasi memiliki jenis yang didasarkan pada dua prinsip yakni kesamaan dan kepentingan ekonomi anggotanya.

Berdasarkan pembagian koperasi ini, terdapat enam jenis koperasi yakni koperasi produksi atau produsen, koperasi konsumsi atau konsumen, simpan pinjam, jasa, pemasaran serta koperasi serba usaha.

  • Koperasi Produksi

Sesuai namanya, koperasi produksi dijalankan oleh para produsen, untuk itu koperasi ini juga disebut sebagai koperasi produsen. Anggota koperasi ini adalah produsen-produsen yang mengolah bahan untuk menghasilkan barang yang dapat diperjualbelikan.

Barang-barang yang dihasilkan selanjutnya akan dijual melalui koperasi. Konsumen yang membeli barang bisa berasal dari anggota koperasi maupun bukan anggota. Dengan adanya koperasi jenis ini, para produsen menjadi lebih terbantu dalam memasarkan barang produksinya.

  • Koperasi Konsumsi

Apa yang dimaksud koperasi konsumsi? Bagaimana cara kerjanya, apakah sama dengan koperasi produksi? Simak penjelasan berikut ini untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Jika koperasi produksi dijalankan untuk para produsen memperjualbelikan barangnya, maka koperasi konsumsi adalah badan usaha yang menyediakan barang-barang kebutuhan para anggota. Biasanya barang yang dijual berupa barang kebutuhan pokok.

Beras, tepung, telur, minyak dan berbagai kebutuhan pokok lainnya menjadi contoh barang yang sering dijual oleh koperasi jenis ini. Anggota dari koperasi jenis ini bisa menjadi pemilik usaha ataupun sebagai pembeli.

Modal yang digunakan untuk membeli barang yang dijual biasanya berasal dari anggota koperasi. Dan biasanya keuntungan dari penjualan, dibagi berdasarkan banyaknya modal yang diberikan.

  • Koperasi Simpan Pinjam

Jenis koperasi ini adalah jenis koperasi yang banyak dikenal oleh masyarakat. Sesuai namanya, koperasi ini bertujuan untuk tempat peminjaman uang. Cara kerjanya sama seperti bank pada umumnya.

Para anggota akan mengumpulkan atau menyimpan uang pada koperasi jenis ini. Kemudian, anggota yang sedang memerlukan uang dapat meminjam sejumlah uang dari koperasi. Oleh sebab itu, anggota dapat berperan sebagai pemilik dan peminjam.

  • Koperasi Jasa

Koperasi jenis ini menawarkan jasa kepada para anggotanya. Jasa yang ditawarkan tidak termasuk jasa simpan pinjam.

Sebagai contohnya, terdapat koperasi pengadaan jasa untuk anggota yang menyediakan konsumen jasa. Selain itu, terdapat juga koperasi produsen jasa untuk para anggota yang menyediakan produsen jasa.

  • Koperasi Pemasaran

Koperasi ini dijalankan dengan tujuan untuk memasarkan barang yang akan dijual. Biasanya anggota menghasilkan berbagai jenis barang atau makanan yang kemudian dipasarkan oleh koperasi.

Dalam hal ini, para anggota berperan sebagai penyedia barang untuk koperasinya. Selain barang, koperasi ini juga menyediakan pemasaran jasa.

  • Koperasi Serba Usaha

Sesuai namanya, koperasi ini tidak hanya memiliki satu usaha tertentu, tetapi mengelola lebih dari satu usaha. Secara sederhananya, koperasi serba usaha menjadi gabungan dari berbagai koperasi yang ada.

Jenis koperasi ini memiliki usaha yang lebih fleksibel. Jadi, untuk memberikan kesejahteraan kepada anggotanya, koperasi jenis ini dianggap lebih optimal.

Koperasi unit desa adalah contoh dari koperasi ini. Masyarakat desa yang menjadi anggota koperasi ini bisa memasarkan hasil pertanian atau ternaknya kepada koperasi, atau koperasi juga bisa meminjamkan modal kepada masyarakat.

2. Jenis Koperasi Berdasarkan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 juga menjelaskan tentang koperasi bisa berbentuk koperasi primer dan sekunder. Maksud jenis koperasi ini bisa juga didasarkan pada luas wilayah dan jumlah anggota.

Koperasi primer memiliki arti sebagai koperasi yang dijalankan oleh sejumlah orang di wilayah tertentu. Biasanya koperasi jenis ini memiliki anggota minimal 20 orang.

Jika koperasi primer beranggotakan masyarakat di wilayah tertentu, maka koperasi sekunder adalah koperasi yang anggotanya adalah koperasi-koperasi primer tersebut. Lebih tepatnya, koperasi sekunder merupakan kumpulan koperasi primer.

Koperasi sekunder juga biasa disebut sebagai koperasi pusat. Biasanya letak koperasi jenis ini di Kabupaten/Kota yang mengatur koperasi primer di berbagai wilayah di kawasan Kabupaten/Kota tersebut.

3. Jenis Koperasi Berdasarkan Pekerjaan Anggota

Berbagai kantor atau sekolah juga memiliki koperasi yang dijalankan dan diatur oleh anggota kantor atau sekolah tersebut. Adapun beberapa contoh dari jenis koperasi ini diantaranya KPN (Koperasi Pegawai Negeri) dan Kopma (Koperasi Mahasiswa).

Biasanya koperasi-koperasi tersebut menyediakan barang atau jasa yang dibutuhkan anggotanya. Salah satu contohnya, di kopma biasanya terdapat berbagai jenis makanan, minuman dan alat tulis yang dibutuhkan mahasiswa.

4. Jenis Koperasi Berdasarkan Usaha Anggota

Jenis koperasi yang terakhir dikelompokkan berdasarkan usaha anggotanya. Adapun contoh jenis koperasi ini antara lain koperasi pertanian, koperasi industri dan kerajinan, koperasi peternakan dan lain sebagainya.

Pengembangan koperasi jenis ini didasarkan pada kebutuhan para pemilik usaha. Misalnya, para petani yang memiliki kesulitan untuk memasarkan hasil pertaniannya, dapat menjadi anggota koperasi. Dengan menjadi anggota, para petani mendapat fasilitas pemasaran hasil pertanian dengan lebih mudah.

Hal yang sama juga berlaku untuk jenis usaha yang lain. Seperti pembahasan sebelumnya, koperasi akan membantu anggotanya dalam peminjaman modal usaha, maka para pemilik usaha akan lebih terbantu dengan menjadi anggota koperasi.

pa yang dimaksud koperasi konsumsi

Apa yang Dimaksud Koperasi Konsumsi dan Apa Contohnya?

Pertanyaan akan apa yang dimaksud koperasi konsumsi, sepertinya sudah terjawab dari pembahasan jenis-jenis koperasi sebelumnya. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan berikut dan contoh-contoh koperasinya, berikut ini.

Jadi, telah dijelaskan sebelumnya bahwa koperasi konsumsi adalah koperasi yang menyediakan barang untuk keperluan sehari-hari. Berbeda dengan koperasi produksi yang juga menghasilkan barang, koperasi konsumsi hanya bertugas untuk menjual barang.

Barang yang dijual biasanya bisa berasal dari modal yang dikumpulkan oleh para anggota. Barang-barang yang dijual umumnya berupa barang kebutuhan pokok, seperti beras, minyak, gula, telur dan lain-lain.

Masyarakat yang bukan anggota koperasi juga dapat membeli barang dari koperasi, namun harga yang diberikan berbeda dengan anggota koperasi. Para anggota koperasi dapat membeli barang dengan harga yang lebih murah. Contoh dari koperasi konsumsi antara lain:

1. Koperasi Sekolah

Secara nyata, koperasi sekolah menjadi contoh untuk koperasi konsumsi. Ada beberapa sekolah yang memiliki koperasi dan biasa dijalankan oleh guru-guru di sekolah tersebut. Koperasi itu akan menyediakan makanan, minuman dan berbagai jenis alat tulis.

Adanya koperasi konsumsi di sekolah akan memudahkan siswa untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Selain itu, koperasi sekolah juga dapat membantu guru dalam menjual makanan atau barang yang dibuat untuk memperoleh uang tambahan.

2. Koperasi Mahasiswa

Sama seperti koperasi sekolah, kopma atau koperasi mahasiswa adalah contoh nyata dari koperasi konsumsi. Kopma juga menjual berbagai keperluan mahasiswa, mulai dari makanan, alat tulis hingga keperluan photocopy.

Adanya kopma di sekitar kampus, memudahkan mahasiswa untuk memenuhi kebutuhannya. Apalagi untuk kebutuhan memperbanyak dokumen yang sering dibutuhkan oleh mahasiswa.

Dengan begitu, pertanyaan tentang apa yang dimaksud koperasi konsumsi sudah dapat dijawab dengan mudah. Intinya, koperasi konsumsi memberikan kemudahan untuk para konsumen dalam membeli kebutuhan sehari-hari.

Keuntungan Bagi Masyarakat yang Menjadi Anggota Koperasi

Dari penjelasan tentang koperasi tersebut, mungkin sudah ada yang mengetahui keuntungan jika menjadi anggota koperasi. Namun, untuk memperoleh banyak manfaat sebagai anggota koperasi, carilah koperasi yang terpercaya dan resmi.

Pastikan untuk memeriksakan koperasi yang ingin diikuti terlebih dahulu. Pilih koperasi yang telah terdaftar secara resmi pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan kementerian koperasi dan UKM dengan mengecek di web resminya.

Secara tertulis, keuntungan-keuntungan yang didapat oleh masyarakat yang menjadi anggota koperasi adalah sebagai berikut:

  • Koperasi dijalankan tanpa menargetkan keuntungan, tetapi anggota koperasi mengenal istilah sisa hasil usaha. Para anggota akan mendapatkan sisa hasil usaha tersebut berdasarkan besarnya modal yang diberikan pada koperasi.
  • Jika anggota membeli barang atau menggunakan jasa dari koperasi, maka anggota akan mendapat harga yang lebih murah dibandingkan dengan membeli barang yang sama di luar koperasi.
  • Anggota bisa meminjam uang dari koperasi dengan sistem bunga ataupun secara syari’ah.
  • Bagi anggota yang menjalankan usaha, bisa memperoleh pelatihan dari koperasi yang bekerjasama dengan pihak terkait.
  • Memperoleh kesempatan untuk memasarkan produk yang dijual lebih luas. Hal tersebut dikarenakan koperasi juga bisa membantu pemasaran produk yang dihasilkan anggotanya.

Koperasi yang menjual kebutuhan pokok adalah jawaban sederhana untuk menjawab pertanyaan apa yang dimaksud koperasi konsumsi. Fungsi utama koperasi adalah untuk membantu perekonomian masyarakat, jenis koperasi apapun akan menjunjung tinggi fungsi tersebut.

Bagi para produsen atau pemilik koperasi jenis apapun, Mekari Jurnal memberi penawaran untuk membantu proses akuntansi secara online hingga laporan keuangan UKM. Melalui software akuntansi ini, pemilik usaha lebih terbantu untuk mengelola laporan keuangan dan proses akuntansi lainnya.

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo