Tips dan Rahasia Sukses Berbisnis Franchise

Tren bisnis waralaba atau franchise menjangkiti dunia usaha di Indonesia. Mulai dari franchise makanan dan minuman hingga bisnis jasa pendidikan.

Usaha-usaha seperti produk kopi, makanan ringan, mi, dan kebab yang menjamur di berbagai daerah saat ini menjadi bukti kuat kesuksesan penerapan sistem franchise

Menurut definisi hukum bisnis, waralaba atau franchise ialah keterikatan bisnis yang salah satu pihaknya diberikan hak memanfaatkan hal-hal dari kekayaan intelektual atau ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain. Hal itu diikuti suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan atau penjualan barang dan jasa. 

Note: Baca artikel 8 Keuntungan Bisnis Franchise yang Harus Anda Ketahui

Sistem usaha franchise tak akan serta merta berhasil dijalankan tanpa strategi yang tepat. Dalam buku bertajuk ‘10 Rahasia Bisnis Franchise’, sang penulis Suryono Ekotama mengungkapkan terdapat sejumlah tips dan rahasia sukses dalam berbisnis franchise. Berikut beberapa penjelasan yang dirangkum oleh Jurnal by Mekari.

Tips Memilih Bisnis Franchise di Indonesia

Fokus pada Bidang Usaha Franchise Tertentu

Langkah awal yang perlu dilakukan agar sukses berbisnis franchise adalah menentukan fokus bidang usaha yang akan digeluti secara tepat serta memiliki fokus yang terarah. Pemilihan bidang usaha yang tak terarah hanya akan menyulitkan Anda mengelola usaha.

Penentuan bidang usaha perlu dilakukan secara spesifik untuk memudahkan pengurusan izin atau legalitas, menjamin masa depan usaha dari sisi pemasaran, dan menjamin perkembangan usaha berbagai wilayah menjadi lebih mudah. 

Penentuan bidang usaha juga dapat mempengaruhi perkembangan usaha di masa mendatang. Maka itu, Anda harus memiliki gambaran tentang bidang usaha yang Anda geluti dengan mempertimbangkan prospek serta tujuan Anda membuat bisnis franchise. 

Dalam menentukan bidang usaha, Anda tidak disarankan memilih usaha yang hanya sedang bagus saat ini atau saat-saat tertentu dan tidak mempertimbangkan prospek di masa mendatang. 

Note: Baca artikel Keuntungan & Kekurangan Bisnis Waralaba atau Franchise

Jika ingin usaha berkembang dan bertahan dalam kurun waktu panjang, Anda bisa memilih bidang usaha yang tidak hanya mengandalkan tren dan bagus saat ini saja, tetapi juga mampu bertahan sampai masa-masa mendatang.

Dalam prosesnya, Anda dimungkinkan membentuk holding company dengan menentukan bidang usaha yang memiliki cakupan luas. Kemudian, buat spesialisasi usaha untuk mempermudah operasionalnya.

Di Indonesia, terdapat sejumlah bidang usaha yang prospektif untuk dikembangkan, antara lain bidang usaha ritel balita dan anak-anak, broker properti, bisnis jasa, entertainment, fashion dan aksesori, fotografi, furnitur dan perlengkapan rumah tangga, jasa pendidikan dan pelatihan. 

Selain itu, ada pula bisnis jasa pergudangan, jasa ekspedisi, jasa konsultasi, kesehatan dan kecantikan, laundry dan jasa kebersihan, makanan dan minuman, otomotif, ritel, dan tour and travel

Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Franchise

Tentukan Standar Perlengkapan Kerja

Selain menetapkan standar kerja dan sistem operasional, tips selanjutnya yang harus dilakukan dalam bisnis franchise adalah menentukan standar perlengkapan dan peralatan kerja. Hal ini merupakan segala bentuk alat dan barang-barang pendukung yang digunakan untuk menjalankan standar kerja dan operasional usaha. 

Misalnya, jika bidang usaha franchise yang Anda geluti bergerak di sektor makanan dan minuman, maka standar peralatan yang dimaksud berupa perlengkapan masak, piring, gelas, sendok, perlengkapan pencuci piring, meja, kursi. Jika bergerak di sektor jasa, bisa berupa seragam karyawan, perlengkapan pendukung jasa, atau bahkan perlengkapan interior ruangan.

Note: Baca artikel Ini 5 Sektor Bisnis Tahan Krisis saat Pandemi COVID-19

Penentuan standar perlengkapan dan peralatan kerja dalam bisnis franchise berguna untuk memudahkan pelaksanaan standar kerja, menghemat biaya investasi, memudahkan pengembangan usaha, serta memperlihatkan profesionalitas yang dapat menarik konsumen dan investor.

7 Kesalahan yang Harus Dihindari Ketika Melakukan Branding Produk

Tentukan Strategi Branding

Tak dapat dipungkiri bahwa penampilan turut menjadi salah satu faktor penarik minat seseorang terhadap suatu hal, termasuk juga soal usaha. Untuk dapat menarik minat konsumen atau investor, Anda harus memiliki usaha dengan penampilan yang baik dengan strategi branding yang tepat. 

Penampilan yang baik tidak harus mahal, tetapi bisa dipenuhi dengan kreativitas tinggi. Dalam hal ini, inovasi dalam strategi branding menjadi kunci utama kesuksesan usaha.

Branding mulai dari logo usaha, desain tempat usaha, interior ruangan dan asesorisnya, serta seluruh perlengkapan dan peralatan yang digunakan untuk menunjang branding usaha. 

5 Konsep Penting dalam Manajemen Pemasaran

Pengaturan Manajemen

Rahasia berikutnya agar sukses berbisnis franchise adalah memiliki strategi pengaturan manajemen. Hal ini berupa proses rekrutmen, pelatihan, penempatan, promosi, serta pengembangan keterampilan karyawan. 

Dalam sistem franchise, karyawan terbanyak yang perlu Anda rekrut adalah level operasional. Karyawan diharapkan berkembang menjadi tenaga terampil dalam waktu singkat.

Dalam sistem franchise, usaha Anda memiliki kemungkinan berkembang dalam waktu cepat sehingga harus diimbangi kesiapan sumber daya manusia yang berkualitas.

Note :  Baca artikel Pahami Strategi Penjualan yang Efektif saat Fase New Normal

Intinya, jangan asal merekrut, melainkan menjalankan proses rekrutmen secara berkelanjutan hingga tenaga kerja berkembang menjadi tenaga mahir dan tenaga ahli. 

Pengaturan manajemen dibutuhkan untuk merekrut tenaga kerja berkualitas, memahami kemampuan dasar kandidat dan mengembangkan keterampilan sesuai kebutuhan bisnis, menempatkan kandidat yang tepat pada posisi yang tepat, dan memudahkan pengembangan usaha.

Fungsi & Tugas Personalia dalam Kegiatan Operasional Bisnis

Bangun Standar Kerja dan Sistem Operasional 

Sistem franchise dikenal sebagai pola bisnis yang mengacu pada standar. Semua elemen distandarisasi agar memiliki keunggulan kompetitif dibanding bisnis tradisional lain. 

Pada dasarnya, standarisasi memudahkan pengembangan bisnis hingga melampaui batas wilayah dan mendatangkan keuntungan yang besar. Standar kerja juga mampu menjaga kualitas. Misalnya, jika bahan baku dan proses pengerjaan sama, maka semua produk yang dihasilkan akan memiliki kualitas yang konsisten.

Maka itu, Anda wajib membangun standar kerja berikut dengan sistem operasionalnya.

Standar kerja adalah cara melakukan pekerjaan yang sama, di manapun oleh siapapun. Cakupannya meliputi cara kerja, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan, dan pihak yang wajib melakukannya.

Standar kerja menjadi gaya hidup para pekerja di bisnis franchisePenerapan standar kerja berfungsi membuat pekerjaan menjadi lebih mudah dengan hasil memuaskan.

Note : Baca artikel Lima Sektor Bisnis Booming saat New Normal Datang

Hal itu juga dianggap mewujudkan keteraturan dan kerapian kerja demi efisiensi dan efektivitas, memudahkan pengembangan usaha, mewujudkan atraksi profesional yang mampu menarik konsumen dan investor. 

Cara membangun standar kerja salah satunya, pekerjaan harus dilakukan dengan cepat, hasil pekerjaan tepat dan akurat, membuat rumusan standar operating procedure (SOP), kemudian melakukan uji coba dan menetapkan standar kerja tersebut.

Dalam prosesnya, bisnis franchise juga harus dibuatkan jalur bebas hambatan agar lancar menuju kesuksesan. Jalur tersebut dinamakan sistem operasional atau biasa dikenal dengan standar operating procedure (SOP).

Sistem operasional adalah sistem yang dibuat untuk memudahkan karyawan bekerja sekaligus menciptakan batasan-batasan agar fokus kerja terjaga. Sistem operasional yang mendukung kinerja minimal terdiri dari lima sistem terpadu, antara lain sistem produksi dan distribusi, sistem promosi dan pemasaran, sistem sumber daya manusia dan pengembangannya, sistem pelayanan dan pengelolaan pelanggan, serta sistem akuntansi dan keuangan.

Terkait pengelolaan sistem akuntansi dan keuangan, Anda memiliki opsi untuk menggunakan software akuntansi online seperti Jurnal by Mekari. Jurnal menyediakan berbagai fitur yang berfungsi untuk mencatat dan memonitor laporan kinerja bisnis secara berkala dengan mudah.

Note : Baca artikel Pahami Strategi Penjualan yang Efektif saat Fase New Normal

Jurnal menyediakan beragam fitur unggulan antara lain, tampilan dashboard bisnis dengan data real time, laporan keuangan, pengelolaan inventori, modul penjualan dan pembelian, rekonsiliasi bank, integrasi bisnis, pengelolaan aset, dan pengelolaan pajak. 

Cari tahu selengkapnya mengenai produk Jurnal di website Jurnal atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Jurnal secara langsung. Cukup ketuk banner di bawah ini untuk mendapatkan promo kesempatan bonus berlangganan Jurnal selama 60 hari dan diskon 35% (Minimal subscribe 12 bulan).
CTA Jurnal


PUBLISHED04 Jun 2020
Lavinda
Lavinda

SHARE THIS ARTICLE: