Tips Bisnis: Strategi Efisiensi UKM Tanpa PHK Karyawan

Kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan tentu menjadi momok yang mengkhawatirkan bagi para pekerja, terutama di situasi krisis seperti saat ini. Tak elok rasanya jika loyalitas yang dicurahkan para pekerja harus dibalas dengan tuba berupa surat pemberhentian kerja. Lantas bagaimana tips bisnis yang tepat untuk menghindar dari pailit tanpa harus PHK karyawan?

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, total pekerja di Indonesia yang terkena PHK dan dirumahkan per April 2020 mencapai 1,95 juta pekerja. Dari jumlah itu, sebagian besar pekerja berasal dari sektor formal yakni mencapai 1,5 juta orang, sedangkan sisanya dari sektor informal sebesar 443.000 pekerja. 

Untuk menghindari tingginya tingkat pengangguran, perusahaan bisa menjalankan sejumlah strategi efisiensi tanpa perlu melakukan PHK terhadap karyawan.

Konsultan Bisnis sekaligus Founder Yuta Consulting, Yudhistira Taniwidjaya, menyampaikan beberapa solusi yang perlu dijalankan para pengusaha. Tips bisnis paling awal yang perlu dilakukan ialah mempelajari laporan keuangan perusahaan dengan seksama. 

Note : Baca artikel Ini 5 Sektor Bisnis Tahan Krisis saat Pandemi COVID-19

Hal itu akan membantu para pengusaha mengevaluasi komponen-komponen apa saja yang bukan prioritas dan cukup membebani perusahaan di masa kritis. Dengan demikian, perusahaan dapat mengambil keputusan tepat untuk melakukan efisiensi dengan mengurangi biaya-biaya di beberapa lini usaha. 

“Pelajari laporan keuangan, nanti akan terlihat pos-pos mana saja yang menghabiskan banyak biaya dan bisa dikurangi,” ujar Yudhistira kepada Jurnal by Mekari, Selasa (19/5). 

Menyusun dan memantau laporan keuangan secara akurat dan cepat dapat dilakukan dengan bantuan teknologi. Software akuntansi online seperti Jurnal bisa menjadi salah satu pilihan. Dengan menggunakan aplikasi berbasis cloud, Anda akan memperoleh kemudahan dan fleksibilitas dalam pengoperasiannya. 

Usai mengevaluasi laporan keuangan, UKM bisa menjalankan sejumlah tips bisnis yang efisiensi saat krisis tanpa perlu melakukan PHK terhadap karyawan. Berikut penjelasannya :

Tips Promosi Bisnis Lewat Instagram Biar Makin Cuan!

Pangkas Biaya Promosi

Salah satu langkah efisiensi yang bisa Anda lakukan sebagai pelaku bisnis ialah memangkas biaya promosi atau biaya iklan. Misalnya, untuk sementara mengurangi beban biaya sponsorship dan menghentikan kontrak-kontrak iklan yang tak memiliki nilai pengembalian secara langsung terhadap perusahaan.

Sebagai gantinya, Anda bisa berfokus pada pemasaran digital atau digital marketing di saluran-saluran berbiaya murah, bahkan gratis, namun tetap menjangkau calon konsumen. Hal terpenting yang patut dipahami, Anda hanya disarankan memangkas biaya promosi tanpa mengurangi upaya promosi itu sendiri.

Note : Baca artikel Lima Sektor Bisnis Booming saat New Normal Datang

Anda tak dianjurkan untuk berhenti melakukan promosi secara agresif. Pasalnya pemasaran dan penjualan sangat dibutuhkan di saat kondisi pemasukan tersungkur. 

Jurnal software akuntansi UKM

Coret Belanja Modal Tak Prioritas

Tips bisnis lain yang mungkin Anda pilih sebagai strategi efisiensi tanpa harus PHK karyawan ialah menghapus rencana pengembangan usaha atau ekspansi untuk sementara waktu. Artinya, hal itu otomatis mencoret belanja modal yang tak prioritas.

Belanja modal termasuk dalam komponen biaya investasi, yakni dana yang dikeluarkan untuk memulai usaha, misalnya biaya lahan atau pembelian mesin produksi.

Dalam kondisi genting, dana yang dimiliki perusahaan seharusnya difokuskan untuk modal kerja yang menghasilkan pendapatan jangka pendek guna menyambung hidup di tengah masa pandemi saat ini.

Efisiensi Biaya Operasional

Tips bisnis selanjutnya, mematikan sementara peralatan atau perlengkapan usaha yang menghabiskan beban biaya operasional ketika produktivitas terpaksa menurun secara alami. Misalnya, menghemat pemakaian air conditioner, lampu, dan listrik.

Hal ini bisa juga berarti menghemat biaya air, telepon, atau biaya apapun yang dibebankan selama proses operasional berlangsung.

6 Tips Ruang Kerja yang Nyaman untuk Produktivitas Anda

Kurangi Jam Kerja dan Bayar Gaji Pokok

Pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan seharusnya menjadi jalan terakhir jika Anda ingin mempertahankan usaha sekaligus menyelamatkan hidup banyak orang di tengah situasi krisis. Jikapun terpaksa mencederai hak karyawan.

Anda bisa memangkas beban gaji karyawan tentu diikuti kebijakan pengurangan waktu bekerja selama produktivitas perusahaan memang menurun secara natural saat krisis.

Kebijakan pengurangan jam kerja secara otomatis akan mengurangi biaya tunjangan operasional atau tunjangan kerja lain bagi karyawan. Dengan begitu, perusahaan hanya dibebankan membayar gaji pokok karyawan.

Komponen gaji karyawan termasuk dalam jenis biaya tetap, sama seperti biaya asuransi, atau Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Anda juga perlu berterus terang dengan karyawan atas kondisi keuangan perusahaan, misalnya tentang seberapa lama Anda bisa bertahan pada situasi saat ini. Komunikasi yang transparan sangat dibutuhkan agar karyawan bisa mempersiapkan diri dengan hal terburuk yang akan terjadi di masa mendatang. 

Pemangkasan gaji dilakukan perusahaan startup berskala unicorn seperti Gojek dan Grab. Gaji co-CEO dan manajemen senior Gojek dipangkas sebesar 25% selama setahun penuh. Sementara itu, gaji jajaran petinggi perusahaan Grab juga dipotong sebesar 20%.

Bedanya, pemangkasan gaji para petinggi kedua perusahaan dilakukan secara sukarela oleh mereka sendiri untuk membantu para mitra perusahaan di tengah kondisi krisis. 

Note : Baca artikel Pahami Strategi Penjualan yang Efektif saat Fase New Normal

Penjelasan dan Contoh Laporan Stok Barang Gudang Yang Perlu Diketahui

Atur Kembali Biaya Stok Barang di Gudang

Anda perlu mengatur kembali jumlah barang yang tersedia di gudang. Cara paling sederhana adalah melakukan analisa dengan menghitung penjualan harian selama rentang waktu tertentu kemudian mengambil keputusan bisnis berdasarkan hasil analisa tersebut.

Misalnya dalam sepekan, Anda melihat produk-produk mana saja yang laku terjual, termasuk mengamati jumlah rata-rata penjualan. 

Dari data tersebut, Anda memiliki gambaran stok barang apa saja dan berapa yang harus tersedia dalam kurun waktu tertentu. Dengan begitu, Anda bisa menghemat biaya untuk stok barang secara lebih bijaksana tanpa harus kehilangan peluang memperoleh omzet. Mungkin cara ini mirip sekali dengan strategi ketika pertama kali Anda memulai bisnis. 

Strategi efisiensi biaya-biaya di atas hampir mustahil dapat dilakukan dengan mudah dan cepat tanpa bantuan teknologi. Dalam hal ini, Anda bisa memanfaatkan software akuntansi online Jurnal sebagai pilihan untuk mendukung langkah bisnis Anda hingga masa mendatang.

Note :  Jangan dulu keluar dari sini, baca artikel terbaik kami Ini 5 Sektor Bisnis Tahan Krisis saat Pandemi COVID-19

Sebagai software akuntansi online, Jurnal ikut mendukung dan berkomitmen membantu menjawab tantangan untuk menjaga produktivitas dan pertumbuhan ekonomi di tengah tuntutan untuk mengurangi mobilitas ke tempat kerja dan keramaian umum lewat program #UKMtahankrisis.

Cari tahu selengkapnya mengenai produk Jurnal di website Jurnal atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Jurnal secara langsung. Cukup ketuk banner di bawah ini untuk mendapatkan promo kesempatan bonus berlangganan Jurnal selama 60 hari dan diskon 35% (Minimal subscribe 12 bulan).

CTA Jurnal


PUBLISHED20 May 2020
Lavinda
Lavinda


Kategori : Panduan Akuntansi