Mekari Jurnal
Daftar Isi
4 min read

Tips Mendapatkan Keuntungan Besar dengan Menjual Baju Lebaran

Tayang 15 May 2023
Diperbarui 10 Oktober 2023

Bagaimana tips, cara menghitung dan mendapatkan keuntungan besar dengan menjual baju lebaran?

Menjelang lebaran, biasanya banyak orang yang pergi untuk membeli baju lebaran.

Di mana, membeli baju lebaran sudah menjadi tradisi, khususnya bagi masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, menjual baju lebaran bisa menjadi salah satu peluang bisnis yang bisa Anda manfaatkan untuk meraih keuntungan besar.

Namun, menjual baju lebaran bukanlah hal mudah, di mana Anda akan menemukan banyak pesaing yang juga menjual baju lebaran.

Di bawah ini adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk meraih keuntungan dengan menjual baju lebaran.

Tentukan Target Pasar

Bagaimana tips, cara menghitung dan mendapatkan keuntungan besar dengan menjual baju lebaran? Selengkapnya baca disini!

Sebelum memulai bisnis, Anda harus terlebih dulu menentukan target pasar yang ingin dituju.

Setelah mengetahui siapa target pasar, Anda dapat lebih mudah dalam menentukan jenis baju lebaran apa yang ingin Anda jual.

Misalnya, jika Anda menargetkan target pasar Ibu-Ibu usia di atas 40 Tahun, maka Anda harus menjual baju gamis.

Atau jika Anda menargetkan anak-anak usia 4 Tahun, Anda harus menjual baju lebaran dengan gambar kartun.

Ikuti Tren Fashion

Bagaimana tips, cara menghitung dan mendapatkan keuntungan besar dengan menjual baju lebaran? Selengkapnya baca disini!

Ketika ingin menjual baju lebaran, Anda harus melihat beberapa model baju yang sedang tren saat itu.

Dengan menjual baju yang sedang tren, Anda akan lebih mudah menawarkan dan menjual baju tersebut.

Di mana, konsumen akan lebih tertarik untuk membeli baju yang sedang tren dibanding baju yang sudah ketinggalan zaman.

Ketika mengikuti tren yang ada, tentu saja akan mudah untuk mendapatkan keuntungan menjual baju lebaran.

Jual Baju dalam Satu Paket

jual dalam satu paket atau bundling

Untuk menarik pembeli sekaligus meningkatkan penjualan, Anda dapat menjual baju dalam satu paket.

Anda dapat menjual satu set baju lebaran yang terdiri dari baju dan kerudung, atau baju kokoh, sarung, sekaligus peci, dan lain sebagainya.

Anda juga bisa menjual baju paket lengkap keluarga, dan mungkin dengan ditambahkan promo khusus lebaran.

Untuk menarik pembeli paket baju lebaran, Anda bisa memberikan diskon atau harga yang lebih murah dibanding membeli satuan.

Buat Parcel Baju & Alat Shalat

Membuat parcel baju lebaran yang dilengkapi alat shalat adalah strategi lain yang bisa Anda lakukan untuk memperoleh keuntungan dalam menjual baju lebaran.

Untuk menjual parcel ini, Anda bisa menawarkannya ke perusahaan besar, karena biasanya perusahaan akan memberikan parcel sebagai hadiah lebaran bagi karyawannya.

Menjual paket parcel ini akan sangat membantu perusahaan dalam menyediakan bonus hari raya bagi karyawannya.

Jadi, cobalah yakinkan perusahaan bahwa membeli parcel Anda akan jauh lebih murah dibanding mereka membeli eceran, sehingga mereka atau perusahaan dapat menghemat biaya atau anggaran bisnis.

Jual Baju Lebaran Online

jual melalui toko online

Beberapa orang akan malas menghabiskan waktu untuk mengantri lama di pasar atau swalayan.

Untuk menyiasati masalah ini, Anda dapat menjual baju lebaran melalui online.

Mulailah untuk foto baju lebaran yang ingin Anda jual, kemudian posting melalui social media Anda beserta deskripsi mengenai baju tersebut.

Mulai dari harga, bahan yang digunakan, dan sebagainya.

Anda juga bisa memanfaatkan e-commerce atau market place untuk menawarkan bisnis Anda.

Jika di online, target pasar tidak bisa melihat secara langsung produk yang Anda jual, maka Anda harus menomorsatukan pelayanan, sehingga mereka akan lebih mudah percaya bisnis Anda.

Perhitungkan Profit Dalam Menjual Baju Lebaran

Saat memasuki dunia jualan baju, langkah pertama yang penting adalah menentukan keuntungan yang ingin diperoleh dari setiap menjual produk baju lebaran.

Keuntungan, dalam konteks ini, merujuk pada jumlah uang yang menjadi pendapatan dari penjualan produk.

Rumus sederhana untuk menghitung persentase keuntungan adalah sebagai berikut:

(Total Penjualan – Biaya) / Total Penjualan = Keuntungan

Misalkan, total penjualan baju mencapai 40 juta rupiah, dan biaya produksi serta pengelolaan seluruhnya adalah 34 juta rupiah.

Dengan data ini, kita dapat menghitung margin keuntungan sebagai berikut:

(40 Juta – 34 Juta) / 40 Juta = 0,15 atau 15%

Melalui perhitungan ini, kita menemukan bahwa persentase margin keuntungan yang akan dihasilkan dari setiap produk baju yang terjual adalah 15%.

Ini artinya, dari setiap produk yang laku terjual, 15% dari pendapatan tersebut akan menjadi keuntungan bersih dalam menjual baju lebaran.

Langkah ini memberikan landasan yang kokoh untuk merancang strategi harga yang menguntungkan, sekaligus memastikan bahwa usaha jualan baju kamu tetap berjalan dengan efisien dan menghasilkan keuntungan yang diinginkan.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk meraih keuntungan besar dalam menjual baju lebaran menjelang Hari Raya.

Setelah Anda meraih pendapatan dan keuntungan, hal lain yang harus Anda lakukan adalah mencatat seluruh penjualan Anda.

Jangan lupa juga untuk kontrol inventory Anda, coba aplikasi inventory barang berbasis web yang dapat membantu kontrol inventory Anda.

Mekari Jurnal adalah software akuntansi online maupun aplikasi catatan keuangan yang dapat membantu Anda mencatat seluruh transaksi bisnis hingga menjadikan seluruh transaksi tersebut menjadi laporan keuangan lengkap dan akurat melalui aplikasi keuangan.

Kategori : Business Management
Kelola Pembukuan Online, Dapatkan Penawaran Terbatas Ini

 

Klaim Promo

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal
Kelola Pembukuan Online, Dapatkan Penawaran Terbatas Ini

 

Klaim Promo

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal