Tips Memulai Bisnis Travel Buat Kamu yang Suka Jalan-jalan!

Travelling merupakan hobi bagi hampir semua orang. Tiap minggu orang-orang setidaknya melakukan travelling untuk menghilangkan penat mereka dari rutinitas. Namun, pernahkah terpikirkan oleh Anda untuk travelling namun juga mendapatkan penghasilan? Bekerja karena hobi pun merupakan impian semua orang.  Salah satunya adalah menjalankan bisnis travel.

Kebutuhan jalan-jalan atau travelling bahkan menjadi kebutuhan sekunder saat ini. Kegiatan Travelling juga bukan hanya untuk menghilangkan penat, namun korporasi juga membutuhkan travelling untuk kegiatan business, penghargaan, atau kegiatan pengembangan sumber daya manusia-nya.

Bagaimana tidak, jalan-jalan juga sangat dianjurkan salah satunya adalah untuk mendapatkan pengalaman dan memiliki cara pandang baru terhadap dunia. Bahkan tren “Buy less, experience more” dan juga hidup minimalis menjadi pedoman yang digunakan sebagian orang saat ini untuk lebih melakukan travelling.

Bisnis Travel yang Geli-geli-enak

Bisnis travel sebenarnya adalah bisnis yang mudah namun penuh risiko besar. Mudah karena sejatinya bisnis travel tidak memerlukan aset yang besar. Anda dapat melakukannya dimana saja. bisnis travel juga merupakan bisnis yang tidak akan pernah mati karena manusia tentunya memiliki kebutuhan untuk menghibur diri terutama melalui jalan-jalan.

Keuntungan lainnya adalah bisnis travel merupakan bisnis yang memiliki cakupan yang luas, bahkan saat ini Anda dapat melakukan pendekatan dengan korporasi untuk kebutuhan outbound, dan juga bleisure yaitu perjalanan bisnis yang diikuti dengan perjalanan wisata. Keuntungan lainnya adalah bisnis travel bisa dijalankan tanpa modal. Biasanya pengguna jasa Anda akan membayar uang muka sebagai jaminan kesepakatan perjalanan.

Namun dari banyaknya keuntungan, bisnis travel memiliki risiko yang cukup besar. Anda perlu memerhatikan keselamatan dan keamanan pengguna jasaSekalinya risiko ini terjadi, bukan hanya reputasi Anda yang menjadi masalah, namun Anda bisa saja berakhir di penjara. Pengalaman jalan-jalan emang penting, namun keselamatan dan keamanan adalah nomor satu.

Guna menghindari masalah yang dilakukan saat menjalankan bisnis travel seperti terjerat hutang, pembatalan kerjasama, inkonsistensi, dan juga program yang berantakan, Anda pun perlu memerhatikan beberapa hal sebelum mempersiapkan bisnis travel.

Perhatikan Destinasi yang Dituju

Tips Bisnis Travel

Bukan bisnis travel namanya jika Anda tidak menentukan destinasi wisata. Anda dapat menyusun destinasi wisata tergantung target audiens Anda. Jika Anda menargetkan untuk wisata leisure, Anda dapat menentukan wilayah sesuai tren destinasi atau point of interest dari para pelancong.

Anda juga perlu memerhatikan faktor 5A sebagai berikut:

  • Accomodation: Apakah destinasi itu memiliki akomodasi yang layak untuk digunakan.
  • Accessibilities: Akses kemudahan transportasi pada destinasi tersebut, apakah jarak antar lokasi wisata berdekatan, akses ke destinasi lain apakah memakan waktu lama atau tidak.
  • Activities: Menetapkan aktivitas pada saat travelling merupakan hal yang harus dilakukan. aktivitas dapat menyesuaikan dengan budaya dan geografis destinasi tersebut.
  • Amenities: Fasilitas penunjang di destinasi tersebut apakah layak bagi wisatawan misalnya, restauran, rumah sakit, atau toilet.
  • Attraction: Hal ini juga merupakan bagian penting dari wisata, destinasi tersebut harus memiliki landmark atau aktivitas budaya yang dapat dinikmati oleh wisatawan. Misalnya, Wisata di Bali yang memiliki atraksi berupa surfing dan juga melihat matahari terbenam.

Baca juga: Outing Kantor : Definisi, Manfaat dan Rekomendasi

Bangun Kepercayaan dan Profesionalitas

Membangun Kepercayaan

Kepercayaan dapat dibangun dengan menjadikan usaha Anda profesional. word of mouth pada saat merintis memang sah-sah saja. Namun Anda perlu juga membuat portofolio, profil perusahaan, mendaftarkan diri pada badan yang berwenang, dan juga mendaftarkan diri pada asosiasi, Bergabung dengan asosiasi juga dapat membantu bisnis Anda terhubung dengan klien-klien potensial. Legalitas usaha juga berguna ketika Anda ingin menawarkan jasa kepada korporasi.

Membangun kepercayaan dapat juga dilakukan terus terhubung dengan konsumen Anda. Anda dapat terhubung dengan konsumen Anda melalui sosial media atau pelayanan after-sales. Membangun kepercayaan juga dengan memberikan knowledge kepada calon konsumen mengenai beberapa destinasi.

Pelayanan Tetap Nomor Satu

Pelayanan

Bisnis travel juga merupakan bentuk usaha jasa yang mengedepankan pelayanan. Pelayanan juga memengaruhi keamanan dan keselamatan pengguna jasa Anda. Pelayanan juga bukan hanya tentang bagaimana Anda melayani saat menawarkan jasa. pelayanan dapat Anda berikan berupa features and benefit pada paket Anda. misalnya saja fasilitas tambahan bagi pasangan yang sedang bulan madu.

Maksimalkan Promosi dengan Endorsement

Tips Bisnis Travel

Promosi dengan potongan harga, atau harga spesial untuk repeat-order merupakan hal biasa. Anda dapat melakukan endorsement sebagai media promosi. Memanfaatkan Key Opinion Leader atau Influencer untuk mempromosikan bisnis Anda, misalnya, Anda dapat bekerjasama dengan artis ibukota dengan membawa mereka jalan-jalan dan kemudian meminta mereka untuk mempromosikan bisnis Anda melalui Instagram atau YouTube mereka.

Baca juga: Memanfaatkan Iklan Gratis untuk Meningkatkan Penjualan

Digitalisasi Bisnis Travel untuk Cakupan Lebih Baik

Tips Bisnis Travel

Anda dapat membuat website, mempromosikan menggunakan Google Ads, atau Search Engine Optimization, memantau perkembangan bisnis menggunakan Google Analytics dan juga membuat aplikasi order untuk memudahkan pemesanan. Digitalisasi penting di era industri 4.0 untuk memudahkan akses bisnis Anda ke cakupan pasar yang lebih baik. Anda juga dapat melakukan pemasaran melalui konten vlog kanal YouTube.

Bangun Kerjasama untuk Keuntungan Lebih Baik

bangun kerjasama

 

Siapa bilang bisnis travel tidak mengenal Business-to-business model? Anda dapat bekerjasama dengan travel agent. bekerjasama dengan produk alat rekam dan juga peralatan travel karena sejatinya bisnis travel dapat menjadi agen iklan pada produk lain. contohnya, Anda dapat meminta pengguna jasa Anda untuk menggunakan produk endorsement, kemudian soft-selling dengan membuat konten video yang direkam dengan kamera endorsement pula, dan gila-nya lagi Anda dapat menjalin kerjasama dengan pemerintah destinasi setempat untuk mempromosikan destinasi wisata mereka. geli-geli-enak, kan bisnis jalan-jalan?

Buat Paket dan Penawaran yang Menarik

paket wisata

Paket membuat audiens Anda memiliki pilihan. semakin banyak pilihan paket, kemugkinan mereka akan menggunakan jasa Anda semakin besar terlebih bila paket itu menarik. Paket juga berguna untuk mengklasifikasikan fitur perjalanan Anda, apakah akan ditujukan kepada leisurer atau businessman.

Paket juga menjadi alat untuk menyiasati diferensiasi pemasukan. Dengan diferensiasi pemasukan, perputaran uang tidak akan berhenti jika bisnis sedang kritis. Anda dapat mengambil keuntungan lebih melalui paket-paket perjalanan dengan menyesuaikan kebutuhan dan juga budget.

Jangan Lupa Pentingnya Kelola Keuangan

Jika Anda sudah siap menjalankan bisnis, atau bisnis Anda sudah mulai berjalan, maka jangan lupa untuk mengelola keuangan dengan baik. Keuangan adalah faktor utama yang membuat bisnis akan tetap berjalan sempurna, pengelolaan yang tertib sejak awal akan menghindarkan usaha dari kebocoran keuangan dan pengelolaan yang salah.

Jurnal software akuntansi online, merupakan salah satu solusi mudah untuk pengelolan keuangan usaha Anda. Jurnal memiliki banyak fitur yang bermanfaat untuk pengelolaan bisnis tour and travel diantaranya fitur biaya, akan memudahkan Anda mengelola pengeluaran, fitur cash link  akan membuat Anda memiliki kemudahan untuk melihat proses pencocokan transaksi atau rekonsiliasi dengan bank, serta fitur laporan keuangan yang lengkap. Jurnal juga memberi free trial selama 14 hari buat Anda yang daftar sekarang juga! Untuk informasi lebih lanjut, bisa Anda dapatkan di sini.


PUBLISHED06 Feb 2020
Hafidh
Hafidh

SHARE THIS ARTICLE: