6 Strategi yang Harus Ditempuh Sebelum Menerapkan Diskon

Diskon dapat diartikan sebagai pengurangan harga langsung terhadap produk tertentu sehingga meningkatkan minat beli masyarakat, yang pada akhirnya mempengaruhi keputusan pembelian. Seperti pengertiannya, memberikan diskon merupakan strategi yang cukup banyak digunakan untuk meningkatkan penjualan. Selain untuk tujuan tersebut, diskon juga biasanya diberikan untuk menghabiskan stok atau memperkenalkan produk baru.

Hal ini memang efektif karena mampu memberikan sugesti kepada konsumen bahwa produk tersebut memang lebih murah sehingga meningkatkan keinginan mereka untuk membeli. Agar strategi diskon berjalan lancar, maka dibutuhkan perencanaan dan perhitungan yang baik. Karena apabila salah penanganan maka bisa jadi strategi diskon ini malah menghilangkan keuntungan bisnis Anda.

Berikut beberapa strategi diskon yang perlu dipahami dan ditempuh sebelum menerapkannya pada produk Anda.

Baca juga: 10 Strategi Pemasaran Produk dengan Pemberian Diskon Paling Menarik

Memahami Psikologi Penetapan Harga

Ketika sedang berbelanja, khususnya di swalayan, mungkin Anda akan bertanya-tanya mengapa penjual memberikan nominal harga yang tidak dibulatkan. Penjual kerap memampangkan harga 99.999 dibandingkan dengan nominal 100.000. Ini merupakan strategi penetapan harga yang memperhatikan faktor psikologis konsumen. Anda pasti mengetahui bahwa ketika membeli sesuatu konsumen tentunya lebih memilih harga yang lebih murah.  Dan angka 99.999 biasanya dianggap lebih murah karena tidak menyentuh angka 100.000. Hal ini tetap berpengaruh meskipun selisihnya hanya 1 rupiah saja. Walaupun Anda sadar bahwa penggunaan angka tersebut hanyalah permainan harga saja, Anda mungkin akan tetap merasa terganggu, dan mempengaruhi keputusan pembelian. Oleh karena itu, pastikan Anda menerapkan psikologi harga yang tepat sehingga konsumen lebih tertarik untuk membeli produk Anda.

Menerapkan Strategi Impulse Buying

Impulse buying merupakan mengubah daya tarik konsumen yang awalnya tidak berniat untuk membeli menjadi membeli. Atau bisa dikatakan juga pembelian yang tidak direncanakan sebelumnya, bersifat spontan dan cenderung dipengaruhi oleh emosi konsumen. Bagi penjual, khususnya toko ritel,  tipe pembelian seperti ini bisa dimanfaatkan sebagai strategi untuk meningkatkan penjualan. Karena memang porsi impulse buying cukup besar di dalam pembelian konsumen. Dan menurut statistik, 88% motivasi melakukan impulse buying  adalah karena barang tersebut sedang diskon.

Anda bisa menerapkan strategi ini dengan meningkatkan visibilitas produk yang didiskon. Cara ini bisa ditempuh dengan memajang  produk tersebut di bagian depan, seperti di dekat pintu masuk atau di sekitar kasir. Anda juga bisa mengaplikasikan warna-warna yang kiranya mencolok atau mudah untuk dilihat, seperti kuning dan merah. Strategi ini biasanya digunakan oleh toko ritel yang ingin menghabiskan stok produk lama. Namun tetap bisa digunakan untuk meningktakan penjualan barang diskon Anda.

Penentuan Persentase Diskon

Penjual yang menerapkan diskon dengan sistem persentase tidak melakukannya dengan sembarangan. Ada hal-hal yang harus dipertimbangkan agar produk yang dijual tetap mendapatkan keuntungan. Biasanya penjual akan memberikan diskon dengan persentase kecil seperti 5% atau 10% untuk menarik pelanggan baru. Sementara itu angka persentase besar seperti 25% hingga 70% biasanya dipakai untuk produk-produk lama yang berusaha untuk dihabiskan agar tidak menumpuk di gudang.

Berikan Syarat dan Ketentuan yang Simpel

Tujuan diberikannya diskon adalah agar konsumen tertarik membeli produk dan untuk meningkatkan penjualan produk. Sehingga syarat dan ketentuan yang diberlakukan tidak hanya untuk menjaga keuntungan penjual, tetapi juga mempermudah konsumen. Oleh karena itu sebaiknya tidak  membuat syarat dan ketentuan yang terlalu rumit. Jangan menerapkan minimum pembelian yang terlalu banyak seperti lebih dari 10 kali. Dengan syarat yang terlalu rumit tentu saja konsumen akan sulit untuk memenuhinya. Hal ini berakibat pada sedikitnya konsumen yang mengikuti program diskon yang Anda tawarkan.

Berikan Durasi Penggunaan Diskon

Agar konsumen segera membeli produk Anda, maka perlu adanya durasi penukaran diskon. Dengan adanya batas waktu, maka konsumen akan merasa khawatir jika sampai kehilangan kesempatan mendapatkan diskon yang Anda tawarkan. Durasi penukaran diskon ini juga dibuat dengan pertimbangan. Jangan sampai terlalu lama, namun jangan pula terlalu pendek. Untuk diskon yang cukup besar, Anda bisa memilih durasi yang cukup pendek. Sementara untuk diskon yang kecil bisa deberikan dengan durasi yang lebih lama.

Lakukan Promosi

Memberikan diskon tidak serta merta menarik banyak pelanggan jika tidak ada upaya pemberitahuan dan promosi. Oleh karena itu langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah melakukan promosi agar dapat menjangkau lebih banyak konsumen. Anda bisa memanfaatkan media sosial dan media-media lainnya yang kiranya sering dijangkau oleh konsumen. Anda juga bisa membuat konsumen itu sendiri yang melakukan promosi. Caranya adalah dengan mensyaratkan untuk melakukan repost atau mengajak teman-temannya di media sosial agar mendapatkan diskon yang diinginkan. Dengan begitu, akan lebih banyak orang yang mengetahui media sosial usaha Anda serta meramaikannya. Bagi Anda yang mempunyai waktu, kemampuan serta modal yang lebih, bisa membuat desain grafis lalu mencetaknya atau membuat video menarik untuk disebar luaskan.  

Itu tadi strategi yang perlu Anda lakukan sebelum memberikan diskon kepada konsumen. Perlu diingat pula bahwa harus ada perhitungan yang matang agar diskon yang diberikan tidak menimbulkan kerugian pada bisnis Anda. Anda dapat melakukan penghitungan dengan mudah melalui software akuntansi. Jurnal adalah software akuntansi online yang membantu administrasi keuangan bisnis Anda menjadi lebih mudah, simpel, aman. Jurnal juga menyediakan seluruh laporan keuangan lengkap dengan data yang dapat diakses secara realtime kapan dan di mana saja. Daftarkan bisnis Anda dan nikmati free trial selama 14 hari untuk pengguna baru. Untuk info lebih lanjut silahkan klik di sini.

[adrotate banner=”20″]

 


PUBLISHED25 Aug 2019
Desra
Desra

SHARE THIS ARTICLE: