Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh

Pemakai Informasi Akuntansi: Pengertian, Siapa Saja, dan Peran dalam Pengambilan Keputusan Bisnis

Tayang
Di tulis oleh: Author Avatar Andhika Pramudya

Highlights
  • informasi akuntansi merupakan data keuangan yang diolah secara sistematis, bertujuan agar pengguna yang mengaksesnya dapat memahami berbagai kondisi dengan berbasis fakta dan bukan asumsi
  • Pengguna yang mengaksesnya lebih dikenal dengan sebutan pemakai informasi akuntansi, yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu pemakai internal dan pemakai eksternal. Masing-masing kelompok pemakai juga memiliki tujuan penggunaan yang berbeda-beda secara spesifik
  • Kualitas  informasi akuntansi yang disampaikan akan menentukan kepercayaan stakeholder dan tata kelola perusahaan, yang dapat memperkuat kredibilitas serta akses pendanaan yang semakin mudah

Informasi akuntansi merupakan data keuangan yang dikumpul, diolah, dan disajikan agar menjadi laporan keuangan yang mudah dipahami oleh pihak-pihak pemangku kepentingan yang menggunakannya.

Informasi yang tersaji ini umumnya mencakup penjualan, pembelian, dan utang piutang yang diringkas secara informatif ke dalam laporan yang lebih spesifik, seperti neraca, laba-rugi, dan arus kas.

Nantinya, laporan keuangan akan menjadi landasan faktual untuk pengambilan keputusan strategis oleh pemakai informasi akuntansi.

Lalu, siapa saja yang termasuk ke dalam pemakai informasi akuntansi?

Definisi Pemakai Atau Pengguna Informasi Akuntansi

Pemakai atau pengguna informasi akuntansi mengacu pada suatu individu atau kelompok yang memerlukan akses untuk menjangkau informasi keuangan untuk tujuan pengambilan keputusan.

Pengguna ini biasanya berasal dalam organisasi, yang seringkali disebut pihak internal, dan dari luar organisasi, yang dikenal dengan pemakai  eksternal.

Informasi akuntansi menjadi bagian penting dalam alat komunikasi ekonomi antara bisnis dengan semua pihak yang berkepentingan terhadap kondisi dan prospek usaha.

Sehingga, ketepatan, relevansi, dan keandalan informasi menjadi penentu kualitas keputusan yang dihasilkan oleh setiap pemakai.

Kategori Pemakai Informasi Akuntansi dan Tujuannya

Seperti yang dibahas sebelumnya, pemakai informasi akuntansi terbagi menjadi dua kategori, yaitu pemakai internal dan pemakai eksternal.

1. Pemakai Internal

Pemakai internal umumnya merupakan pihak-pihak yang berada di dalam organisasi, di mana membutuhkan informasi akuntansi untuk kemudian mengelola operasional, perencanaan, dan pengambilan keputusan sehari-hari.

Bagi pemakai internal, informasi akuntansi cenderung akan tersusun secara rinci, frekuen, dan fokus pada aspek manajerial. Hal ini karena pemakai internal yang meliputi:

  • Manajemen perusahaan: CEO, CFO, dan manajer divisi memanfaatkan laporan untuk merencanakan strategi, mengalokasikan sumber daya, dan memonitor kinerja
  • Pemilik bisnis atau pemegang saham: mereka membutuhkan laporan komprehensif untuk menilai pengembalian investasi, profitabilitas, dan arah strategis
  • Karyawan dan divisi terkait: karyawan umumnya menggunakan informasi akuntansi untuk mengetahui stabilitas perusahaan, paket kompensasi, dan peluang pengembangan

Baca Juga: Memahami Akuntansi Internal: Definisi, Manfaat, dan Penerapan dalam Perusahaan

2. Pemakai Eksternal

Pemakai eksternal mengacu pada pihak di luar organisasi yang mengandalkan laporan keuangan untuk menilai ekonomi mereka dengan entitas.

Umumnya kebutuhan mereka berkaitan dengan aspek kewajaran pelaporan, solvabilitas, profitabilitas, dan kepatuhan.

Beberapa contoh pemakai eksternal, mencakup:

  • Investor maupun calon investor: menilai potensi pertumbuhan, risiko, dan valuasi untuk keputusan beli/jual
  • Kreditur atau pembeli pinjaman: bertujuan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam membayar pinjaman melalui analisis arus kas dan neraca
  • Instansi pemerintah dan otoritas pajak: membutuhkan bukti kepatuhan dan dasar pengenaan pajak untuk menghitung kewajiban pajak, memverifikasi kepatuhan, dan dalam kasus tertentu melakukan audit
  • Pemasok dan pelanggan: bagi pemasok, mereka ingin menilai solvabilitas dan kecenderungan pembayaran perusahaan untuk menilai batas kredit. Sedangkan pelanggan lebih ke menilai kelangsungan rantai pasok pihak yang menjadi mitra
  • Lembaga keuangan dan analis pasar: mereka memanfaatkan laporan sebagai akses untuk memberikan rekomendasi dan peringkat kredit
  • Masyarakat umum dan media: secara lebih umum, memantau kinerja dan dampak sosial/ekonomi perusahaan

Contoh Kasus Sederhana: Pemakai dan Keputusan yang Mereka Buat

Untuk melihat bagaimana kelompok pemakai memanfaatkan informasi akuntansi secara praktis, berikut studi kasus untuk memahami lebih dalam siklusnya.

Skenario 1: Antara CEO  dengan Laporan Laba Rugi

Seorang CEO melihat laporan laba rugi kuartal terakhir dan menemukan bahwa margin kotor mengalami penurunan.

Dengan informasi tersebut, CEO mengambil keputusan strategis,  dengan meminta analisis biaya produksi, mengevaluasi pricing, dan memerintahkan tim operasi untuk mengidentifikasi pemborosan.

Keputusan-keputusan ini tentunya didasarkan pada data pendapatan dan beban yang diurai dalam laporan laba rugi.

Skenario 2:  Bank dan Neraca Perusahaan

Sebuah bank telah menerima permohonan kredit ekspansi kemudian melakukan analisis keuangan yang lebih dalam terhadap neraca perusahaan.

Ini bertujuan untuk melihat rasio hutang terhadap ekuitas, tingkat likuiditas, dan ketersediaan aset sebagai jaminan.

Keputusan bank bergantung pada angka neraca dan arus kas historis. Jika rasio leverage terlalu tinggi, maka bank dapat menolak atau memberi syarat suku bunga lebih tinggi.

Skenario 3: Investor Ritel dan Laporan Arus Kas

Sebuah investor ritel memeriksa laporan arus kas untuk menilai apakah laba perusahaan telah tercermin secara aktual ke dalam arus kas operasional.

Jika perusahaan mencatat laba tapi arus kas operasi negatif berulang, investor mungkin khawatir tentang kualitas laba dan memilih untuk menunda pembelian saham.

Skenario 4: Otoritas Pajak dan Catatan Akuntansi

Otoritas pajak mengaudit suatu perusahaan dan mencocokkan laporan pajak dengan catatan akuntansi.

Apabila terdapat ketidaksesuaian dari keduanya, otoritas pajak dapat memberikan tambahan pajak dan denda, sehingga perusahaan perlu menyiapkan dokumen pendukung yang lengkap.

Proses pemakaian informasi akuntansi oleh pihak eksternal ini menegaskan pentingnya tata kelola akuntansi yang baik.

Baca Juga: Peran Kunci Pemakaian Informasi Akuntansi dalam Keberhasilan Bisnis

Kesimpulan

Jika melihat perbedaan antara pemakai internal dan pemakai eksternal, maka perbedaan yang paling signifikan terletak pada tujuan, kedalaman informasi, dan frekuensi akses.

Pemakai internal memerlukan data rinci untuk perencanaan dan pengendalian operasional, sedangkan pemakai eksternal memerlukan informasi ringkasan yang andal untuk menilai kinerja, risiko, dan kepatuhan.

Namun, yang pasti, memanfaatkan informasi akuntansi membantu pemakainya untuk menyediakan dasar fakta untuk pengambilan keputusan, memfasilitasi akses modal dengan meningkatkan kepercayaan, hingga mendukung kepatuhan regulasi dan transparansi publik.

Oleh karena itu, memastikan informasi akuntansi yang tersusun dengan akurat dan tepat waktu penting bagi seluruh stakeholder laporan keuangan serta memperkuat tata kelola perusahaan.

Untuk memastikan semua pemakai informasi akuntansi mendapatkan informasi yang relevan, andal, dan dapat ditindaklanjuti, Anda dapat meningkatkan kualitas penyusunan informasi akuntansi dengan solusi software akuntansi terintegrasi.

Mekari Jurnal hadir sebagai sistem akuntansi berbasis cloud yang mengautomasikan pencatatan transaksi, sekaligus terintegrasi dengan laporan keuangan dan dasbor insight secara real-time.

Melalui sistem yang terintegrasi, Anda dapat mempercepat proses pelaporan, mengurangi human error, dan menyediakan data yang lebih baik bagi semua pemakai informasi akuntansi.

Jika tertarik, Anda dapat konsultasi lebih lanjut dengan tim kami secara gratis melalui WA. Dapatkan penawaran menarik dan uji coba gratis selama 7 hari!

Konsultasi Gratis dengan Tim Mekari Jurnal Sekarang!

 

 

 

Referensi:

Geeksforgeeks, “Types and Users of Accounting Information”.

Yourarticlelibrary, “Top 8 Users of the Accounting Information”.

Finance Strategist, “Users of Accounting Information”.

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal

WhatsApp Hubungi Kami