Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
5 min read

Rumus Aset Bersih: Cara Hitung dan Contoh

Tayang
Ditulis oleh: Author Avatar Angela Amanda
Mekari Jurnal Insight

  • Aset bersih adalah selisih antara total aset dan total liabilitas, yang menunjukkan kekayaan riil sebuah entitas.
  • Rumusnya sederhana: Aset Bersih = Total Aset − Total Liabilitas, dan hasilnya identik dengan total ekuitas di neraca.
  • Susun neraca bisnis Anda otomatis dan pantau aset bersih real-time dengan laporan keuangan Mekari Jurnal.

Aset bersih adalah selisih antara total aset dan total liabilitas perusahaan, angka yang menunjukkan kekayaan riil yang benar-benar dimiliki setelah seluruh utang dikurangi.

Banyak pemilik bisnis hanya melihat besarnya total aset di neraca tanpa memperhitungkan liabilitas, sehingga salah menilai kondisi keuangan usahanya sendiri. Padahal, aset besar dengan liabilitas yang lebih besar lagi justru menandakan kekayaan riil yang kecil, bahkan bisa negatif.

Artikel ini membahas rumus aset bersih, cara menghitungnya lewat studi kasus, faktor yang memengaruhinya, hingga cara meningkatkannya di bisnis Anda.

Apa Itu Aset Bersih?

Aset bersih (net assets) adalah selisih antara total aset dan total liabilitas suatu entitas, yang mencerminkan kekayaan riil yang dimiliki setelah seluruh kewajiban dilunasi. Konsep ini berlaku baik untuk individu maupun bisnis, dan sering juga disebut kekayaan bersih atau net worth.

Dalam kerangka konseptual akuntansi yang diterbitkan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), aset bersih pada dasarnya identik dengan ekuitas dalam persamaan dasar akuntansi:

Aset = Liabilitas + Ekuitas

Jika disusun ulang, persamaan ini menjadi:

Ekuitas = Aset − Liabilitas

Karena itu, secara nilai, aset bersih dan ekuitas akan menunjukkan angka yang sama pada neraca yang sama. Perbedaannya lebih pada konteks penggunaan istilah: “aset bersih” lebih umum dipakai saat membahas kekayaan riil secara keseluruhan, sementara “ekuitas” lebih umum dipakai dalam konteks laporan posisi keuangan formal.

Baca juga: Ekuitas Pemilik: Rumus, Komponen, dan Contohnya

Rumus Aset Bersih dan Komponennya

Rumus aset bersih cukup sederhana:

Aset Bersih = Total Aset − Total Liabilitas

Kedua komponen ini diambil langsung dari neraca atau laporan posisi keuangan perusahaan.

  • Total aset mencakup seluruh sumber daya yang dimiliki perusahaan dan memberi manfaat ekonomi, terdiri dari aset lancar (kas, piutang, persediaan) dan aset tidak lancar (peralatan, kendaraan, bangunan).
  • Total liabilitas mencakup seluruh kewajiban perusahaan kepada pihak lain, terdiri dari liabilitas jangka pendek (utang usaha, pendapatan diterima di muka) dan liabilitas jangka panjang (utang bank jangka panjang, obligasi).

Semakin besar selisih positif antara keduanya, semakin sehat posisi kekayaan riil perusahaan.

Cara Menghitung Aset Bersih dengan Studi Kasus

Agar lebih mudah dipahami, berikut studi kasus perhitungan aset bersih dari neraca sebuah bisnis event organizer.

Kreasi Selaras Event menyusun neraca per 31 Maret 2026 dengan rincian sebagai berikut.

AsetNominal
Kas dan BankRp62.000.000
Piutang UsahaRp15.000.000
Piutang ReimbursementRp12.000.000
Peralatan Event (neto)Rp60.000.000
Total AsetRp149.000.000
LiabilitasNominal
Pendapatan Diterima di MukaRp25.000.000
Utang VendorRp9.000.000
Total LiabilitasRp34.000.000

Dengan rumus aset bersih, perhitungannya menjadi:

Aset Bersih = Rp149.000.000 − Rp34.000.000 = Rp115.000.000

Angka ini sama persis dengan total ekuitas yang tercatat di neraca Kreasi Selaras Event, yaitu Modal Pemilik Rp70.000.000 ditambah Laba Ditahan Rp45.000.000, yang menghasilkan total ekuitas Rp115.000.000. Kesamaan ini membuktikan bahwa aset bersih dan ekuitas memang merepresentasikan angka yang sama, hanya dengan cara pandang dan istilah yang berbeda.

Aset Bersih vs Istilah Serupa

Istilah aset bersih sering tertukar dengan istilah lain yang mirip. Berikut perbandingannya.

IstilahDefinisiKonteks Penggunaan
Aset BersihTotal aset dikurangi total liabilitasAnalisis kekayaan riil individu maupun bisnis secara umum
EkuitasHak residual pemilik atas aset setelah dikurangi liabilitasPenyajian formal di neraca/laporan posisi keuangan
ModalSetoran dan akumulasi hasil usaha pemilik dalam ekuitasBagian dari ekuitas, khususnya pada usaha perseorangan
Laba BersihSelisih pendapatan dan beban dalam satu periodeLaporan laba rugi, memengaruhi ekuitas lewat laba ditahan
Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksa DanaTotal nilai aset investasi reksa dana dikurangi kewajiban, dibagi jumlah unit penyertaanProduk investasi reksa dana yang diatur OJK, bukan neraca perusahaan

Perbedaan paling penting untuk dipahami adalah antara aset bersih perusahaan dan NAB reksa dana. Keduanya memakai logika perhitungan yang mirip (aset dikurangi kewajiban), tetapi NAB adalah metrik khusus produk investasi yang dihitung per unit penyertaan dan diatur secara khusus oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bukan angka kekayaan bersih perusahaan pada umumnya.

Faktor yang Memengaruhi Aset Bersih

Beberapa faktor berikut membuat nilai aset bersih naik atau turun dari waktu ke waktu:

  • Laba atau rugi periode berjalan. Laba yang dihasilkan menambah ekuitas dan otomatis meningkatkan aset bersih, sementara rugi akan menguranginya.
  • Penambahan atau penarikan modal pemilik. Setoran modal baru meningkatkan aset bersih, sedangkan penarikan dana pribadi (prive) menguranginya.
  • Penyusutan aset tetap. Nilai buku aset tetap yang terus menyusut dari waktu ke waktu turut menurunkan total aset, sehingga aset bersih juga ikut turun jika tidak diimbangi pertumbuhan aset lain.
  • Perubahan nilai liabilitas. Penambahan utang jangka panjang untuk ekspansi bisa menurunkan aset bersih dalam jangka pendek, meski berpotensi meningkatkan aset di masa depan.

Pantau Aset Bersih Bisnis Anda dengan Mekari Jurnal

Bagi bisnis yang masih menyusun neraca secara manual, beralih ke sistem seperti laporan keuangan Mekari Jurnal bisa membantu memantau aset bersih kapan saja tanpa perlu menunggu tutup buku.

Dengan perhitungan yang akurat melalui Mekari Jurnal, monitoring berkala akan jauh lebih mudah dan pengambilan keputusan bisnis dapat dilakukan lebih strategis. Dengan fitur laporan keuangan Mekari Jurnal, Anda bisa:

  • Menyusun neraca secara real-time setiap kali ada transaksi baru, tanpa input manual berulang.
  • Melihat laporan laba rugi dan arus kas yang saling terhubung dengan neraca dalam satu sistem.
  • Memantau perubahan ekuitas dan aset bersih dari waktu ke waktu tanpa rekap manual di akhir periode.
  • Mengakses data keuangan kapan saja dengan sistem berbasis cloud yang sudah tersertifikasi ISO/IEC 27001.

Tingkatkan aset bersih perusahaan anda dengan pantau secara real time lewat Mekari Jurnal!

Referensi

  • Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Standar Akuntansi Keuangan.
  • Investopedia. Net Assets.
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketentuan Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksa Dana.

Kategori : Cost Accounting

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis

WhatsApp Hubungi Kami