Penjelasan Keuntungan Spesialisasi dengan Analisis Keuntungan Banding

Membahas mengenai keuntungan tentu tak hanya terbatas dalam satu aspek. Dalam keuntungan spesialisasi dengan analisis keuntungan banding ada banyak aspek yang harus diperhatikan. Sehingga hasil analisis bisa sesuai dengan data dan fakta yang tersedia.

Bagi yang masih awam, berikut adalah penjelasan mengenai keuntungan spesialisasi dan keuntungan banding. Semoga dengan pembahasan tersebut pembaca bisa mendapatkan tambahan informasi yang lebih lengkap.

keuntungan spesialisasi dengan analisis keuntungan banding

Penjelasan Mengenai Keuntungan Spesialisasi

Spesialisasi secara pengertian adalah fokus pada aspek yang spesifik, terutama dari suatu bagian yang besar. Sehingga bisa dijelaskan bahwa spesialisasi membahas bagian khususnya saja dari sebuah pembahasan yang besar.

Terkait dengan keuntungan spesialisasi akan lebih jelas apabila dijelaskan menggunakan contoh. Misalnya, ada perusahaan yang memiliki spesialisasi pada produk tertentu.

Sehingga ketika melakukan proses produksi, perusahaan tersebut hanya berfokus pada produk yang sudah menjadi keahliannya, bukan lagi produk secara umum. Dengan cara ini barang atau produk tentu dapat dihasilkan dengan lebih cepat.

Perusahaan bisa unggul ketika mereka memiliki spesialisasi yang tak dimiliki oleh perusahaan lain. Ini akan membuat perusahaan lebih kuat bertahan dalam pasar karena memiliki produk atau jasa yang khas.

Keuntungan spesialisasi ini menjadi alasan untuk melakukan aktivitas perdagangan secara keseluruhan. Jadi tanpa adanya keuntungan secara umum, maka tak akan ada perusahan yang mau ambil resiko melakukan transaksi.

Pentingnya Memiliki Keuntungan Spesialisasi

Jika tak ada perusahaan yang fokus dengan aktivitas tertentu, tentu persaingan secara sehat tak akan terjadi di pasaran. Misalnya sebuah perusahaan aplikasi akuntansi, jika semua perusahaan memproduksi aplikasi tersebut, tentu tak ada aplikasi lain yang sekiranya ada.

Inilah pentingnya spesialisasi, hadirnya spesialisasi memberikan keuntungan. Dengan adanya pihak yang memiliki kemampuan spesialisasi, tentunya akan ada pertumbuhan besar di kurva pembelajaran maupun pengalaman.

Pekerjaan dengan spesialisasi tentu akan banyak dicari oleh masyarakat dan pasar. Ini akan membuat sistem kerja lebih efisien karena para spesialisasi bisa melakukan pekerjaan dengan lebih cepat.

Ada banyak aspek yang membuat spesialisasi harus ada, sebab memberikan banyak kemudahan bagi pengguna, diantaranya adalah:

Fokus pada Sedikit Produk

Perusahaan yang memiliki spesialisasi akan fokus pada pembuatan produk khusus, yang tentu memiliki jumlah yang lebih sedikit. Nantinya sumber daya yang dihabiskan lebih kecil dibandingkan melakukan produksi besar-besaran.

Lebih Baik dalam Memenuhi Kebutuhan

Berikutnya keuntungan spesialisasi untuk bisa memenuhi kebutuhan yang lebih baik. Ketika perusahaan atau produsen fokus pada jumlah produk yang lebih sedikit, tentunya kualitas yang dimiliki lebih baik.

Memberikan Fitur atau Informasi Lebih Maksimal

Perusahaan yang sudah memiliki spesialisasi khusus bisa memberikan informasi ataupun fitur lebih kepada pelanggannya. Dengan begitu produk yang mereka miliki bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat atau lembaga lain.

Penurunan Biaya

Berikutnya mengenai penurunan biaya, produk dengan jumlah sedikit akan membuat perusahaan menurunkan biaya, sehingga tak banyak dana yang dihabiskan. perusahaan yang memproduksi produk spesialisasi tentu bisa menekan biaya produksi.

Skala Ekonomi yang lebih Baik

Dalam perusahaan spesialisasi bisa memberikan skala yang lebih baik dalam bidang ekonomi. Input yang dimiliki juga lebih besar dibandingkan memproduksi banyak produk yang tak maksimal.

Pekerja yang Semakin Ahli

Tak hanya untuk perusahaan, manfaat dan keuntungan adanya spesialisasi adalah pekerja yang semakin ahli. Semakin lama mereka mengerjakan satu tugas tertentu dalam waktu yang lama, maka semakin baik pula pengalaman yang mereka miliki.

Pekerja Lebih Produktif

Terakhir adalah manfaat adanya perusahaan spesialisasi pada pekerja. Tak hanya menjadi lebih berpengalaman dalam bekerja, mereka juga semakin produktif. Sebab tugas yang mereka lakukan bisa selesai dalam waktu yang lebih singkat.

Cara Kerja dalam Melakukan Spesialisasi

Ada tiga cara yang umumnya sering digunakan untuk menghitung keuntungan spesialisasi, diantaranya adalah:

Individu

Pertama adalah cara kerja spesialisasi pada tingkatan individu. Pada tingkatan ini spesialisasi hanya ada pada bidang karir atau keahlian yang dimiliki. Ketika individu sudah ahli, maka mereka akan mendapatkan sebutan sebagai professional.

Ketika seseorang sudah diakui secara profesional, maka ia akan terus memegang label tersebut, baik dalam aktivitas formal atau non formal. Ini karena sebenarnya setiap individu memiliki bakat atau keterampilan yang unik.

Jika bakat atau keterampilan ini diasah dengan baik, tentunya akan mendapatkan keuntungan. Misalnya dengan talenta yang dimiliki, maka seseorang bisa menyelesaikan tugasnya lebih baik.

Contohnya ketika akuntan melakukan analisis pada laporan keuangan dengan cara yang lebih efisien dan baik, dibandingkan melakukan pekerjaan sales. Hal yang sama berlaku untuk sales, keahliannya dalam menjual barang tentu lebih unggul dibandingkan akuntan.

Apabila talenta unik ini mendapatkan perhatian dari perusahaan, perusahaan ini akan mencoba untuk memanfaatkan atau mengeksploitasi talenta yang unik ini. Jika diterima di sebuah perusahaan, maka orang-orang ini akan ditempatkan sesuai dengan talentanya.

Dengan penempatan yang tepat, tentunya perusahaan mendapatkan keuntungan spesialisasi dengan analisis keuntungan banding yang bisa membuat visi misi perusahaan tercapai. Pembukuan usaha lebih besar juga memungkinkan untuk dilakukan dengan lebih efisien.

Bisnis

Setelah sebelumnya menjelaskan tentang tingkatan individu, maka tingkatan selanjutnya adalah tingkatan bisnis. Dalam tingkatan ini, spesialisasi terkait dengan apa yang dibutuhkan oleh pasar dan bagaimana perusahaan memproduksinya.

Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa spesialisasi berarti perusahaan hanya fokus pada lini produk yang terbatas, jadi bisa memberikan hasil yang lebih maksimal. Hal yang sama juga terjadi dalam bidang produksi, kinerja menjadi lebih efisien.

Ketika menghitung keuntungan spesialisasi dengan analisis keuntungan banding maka harus dihitung pula otomasi yang dilakukan oleh perusahaan. Umumnya untuk hasil yang seimbang, otomasi bisa dilakukan dengan robot yang dibantu oleh manusia.

Contoh yang akan membantu Anda adalah ketika Anda melakukan pembuatan satu produk khusus. Produk ini tentu menggunakan alat-alat yang sama ketika harus membuat dua puluh produk di waktu yang sama.

Ini akan membuat Anda lebih untung ketika permintaan produk ini tinggi. Anda jadinya akan membeli mesin produksi atau merekrut orang dengan keterampilan yang sama. Ini akan mendatangkan bonus atau kemudahan untuk Anda dibandingkan membuat dua produk atau lebih secara random.

Keuntungan spesialisasi dengan analisis keuntungan banding lainnya adalah Anda bisa membagi tiap proses dengan adil, sehingga beberapa tugas spesifik bisa dilakukan secara maksimal dalam waktu yang lebih singkat.

Ini tentuya akan memberikan keuntunga bagi pekerja, sebab mereka akan terus menekuni satu pekerjaan terus dalam jangka waktu lama. Lambat laun kemampuan mereka akan meningkat dan mereka menjadi professional.

Dengan adanya efisiensi produk, maka perusahaan secara tak langsung juga akan menurukan biaya produksi. Ini akan memudahkan Anda untuk melakukan berbagai aktifitas lain yang sekiranya bisa membuat perusahaan tetap hidup.

keuntungan spesialisasi dengan analisis keuntungan banding

Tingkatan Negara

Dalam menganalisis keuntungan harus diperhatikan pula tingkatannya dalam negara. Spesialisasi juga bisa berjalan baik apabila negara juga fokus untuk memproduksi barang tertentu saja.

Banyak peneliti yang mengatakan bahwa sebaiknya negara melakukan produksi barang atau jasa saja secara spesialis, dengan begitu ada keunggulan komparatif yang nantinya akan didapatkan.

Keunggulan tersebut mengacu pada posisi superior dalam menghasilkan barang maupun jasa, sebab tak ada negara lain yang punya kemampuan untuk melakukan produksi yang sama.

Ketika sebuah negara sudah memiliki keuntungan, maka ia bisa eksis di pasar internasional dengan lebih mudah. Misalnya saja, ada negara yang bisa memproduksi apel dengan kualitas unggul.

Tentunya biaya untuk menanam dan merawat apel di negara tersebut lebih rendah dibandingkan menanam sayuran atau buah lain, jeruk misalnya. Agar hasilnya selalu baik, memberikan keuntungan untuk negara maupun masyarakat, ada baiknya negara tersebut memproduksi apel saja.

Jika ingin memenuhi kebutuhan jeruk, maka negara ini bisa melakukan impor dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan penduduk. Cara ini akan jauh lebih efisien dibandingkan menanam apel langsung di negara tersebut.

Pembagian Kerja dalam Proses Spesialisasi

Proses untuk melakukan aktivitas yang melibatkan spesialisasi tidak semudah kelihatannya, ada banyak aspek yang harus diperhatikan. Beberapa aktivitas yang akan mempermudah analisis keuntungan spesialisasi adalah:

  • Melakukan Perakitan

Aktivitas spesialisasi bisa dimulai dengan melakukan perakitan, terutama untuk tujuan kemudahan kerja. Pekerja bisa memanfaatkan berbagai layanan dan fitur yang tersedia di dalam perusahaan tersebut.

  • Perjalanan Menuju Stasiun

Berikutnya adalah perjalanan menuju stasiun, yakni tempat dimana para pekerja dengan spesialisasi khusus bekerja. Mereka akan melakukan tugas unik sesuai dengan bidang kerja yang dimiliki.

  • Produk Hasil Selesai

Setelah semua perjalanan menuju stasiun selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah melakukan analisis keuntungan spesialisasi. Analisis bisa dilakukan ketika produk sudah selesai dan siap untuk dibagikan ke masyarakat.

  • Keuntungan dan Kerugian Spesialisasi

Meski spesialisasi memberikan keuntungan yang besar, namun ada pula kerugian yang nantinya akan didapatkan. Untuk keuntungan, berikut adalah beberapa yang akan perusahaan rasakan, diantaranya:

1. Efisiensi Produksi

Perusahaan yang sudah berpengalaman dalam pembuatan produk atau jasa spesialiasi tentu bisa melakukan efisiensi produksi. Bahan dan peralatan yang digunakan sudah sesuai dengan fokus bidang kerja tertentu.

2. Pekerja Bisa Menjadi Profesional

Berikutnya mengenai pekerja, keuntungannya adalah pekerja bisa mendapatkan label professional. Label ini nantinya bisa membuat karyawan lebih sejahtera karena gajinya yang tinggi.

3. Skala Ekonomi yang Lebih Cepat

Tak hanya untuk pekerja atau karyawan, keuntungan juga didapatkan oleh perusahaan. Mereka bisa bekerja dengan lebih produktif dan lebih cepat. Ini karena dukungan output berupa karyawa dan mesin yang mendukung.

Setelah mengetahui mengenai keuntungan spesialisasi dengan analisis keuntungan banding, maka ada sisi negatif yang harus Anda ketahui. Sisi negative ini bisa juga sebagai kritik atau saran yang bisa Anda gunakan untuk membangun perusahaan jadi lebih baik.

Untuk sisi negatif atau kekurangan, berikut adalah beberapa diantaranya yang harus Anda ketahui, yakni:

1. Pekerja Bisa Bosan

Karena melakukan pekerjaan secara kontinyu dan terus menerus, pekerja bisa merasa bosan dan tak semangat untuk bekerja. Ini akan membuat lingkungan kerja menjadi monoton dan tak nyaman untuk bekerja.

keuntungan spesialisasi dengan analisis keuntungan banding

2. Produktivitas Turun

Ketika pekerja sudah bosan dengan pekerjaan yang mereka miliki, maka produktivitas yang mereka alami akan turun. Ini tentunya akan berdampak pada produk barang atau jasa yang perusahaan tawarkan.

Selanjutnya bukan keuntungan melainkan kekurangan ketika pekerja mendapatkan spesialisasi terus menerus. Kadang mereka tak akan mendapatkan label professional karena satu dua alasan.

3. Produksi Tak Berjalan Lancar

Kerugian lainnya adalah pekerjaan menjadi tidak lancar, membuat perusahaan macet dan tak bisa memenuhi demand masyarakat. Ini bisa terjadi karena perusahaan tak memiliki karyawan atau mesin kerja yang rusak.

4. Tidak Bisa Melakukan Penghematan

Apabila perusahaan tidak melakukan inovasi dan hanya menjual satu produk saja, maka penghematan tak akan bisa dilakukan. Ini karena perusahaan tak akan mendapatkan keuntungan yang besar di aspek penjualan,

Analisis Perbandingan dan Manfaatnya

Jika sebelumnya membahas tentang analisis mengenai spesialisasi, maka di bagian kali ini akan membahas mengenai analisis perbandingan. Dalam analisis keuntungan banding merupakan metode analisis yang umum digunakan.

Analisis ini bisa Anda temukan dalam laporan keuangan atau kegiatan akuntansi. Tidak heran apabila akuntan sering menggunakan analisis ini untuk memudahkan proses dalam perekapan buku dan laporan keuangan.

Umumnya terdapat dua cara yang bisa digunakan untuk melakukan analisis laporan keuangan menggunakan cara ini, yakni analisis horizontal dan vertikal. Untuk analisis horizontal berarti sifatnya dinamis.

Analisis ini juga merupakan hasil dari analisis laporan keuangan yang sudah diketahui perubahannya. Membuat analisis keuntungan banding menjadi lebih mudah untuk dilakukan.

Berbeda dengan analisis vertikal, analisis ini untuk membandingkan antara satu pos dengan pos yang lain. umumnya analisis ini bersifat statis dan hanya digunakan untuk melihat performa dalam jangka waktu tertentu saja.

Ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan ketika menggunakan analisis keuntungan banding, diantaranya adalah:

1. Menjadi Bahan Pertimbangan

Ketika hasil analisis sudah didapatkan, maka ia bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan. Dengan cara ini maka investasi dana ke perusahaan dapat dilakukan dengan lebih lancar.

2. Mendapatkan Data yang Valid

Keuntungan analisis keuntungan banding lainnya adalah Anda bisa mendapatkan data yang valid. Data ini bisa Anda manfaatkan untuk apa saja, mulai dari laporan keuangan ataupun data analisis lanjutan.

3. Melihat Performa Perusahaan

Analisis banding keuntungan juga akan membantu Anda melihat bagaimana performa yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Anda bisa melihat dengan jelas bagaimana perusahaan untuk atau rugi selama periode waktu tertentu.

4. Membuat Perencanaan

Terakhir, para pelaku usaha, pemilih perusahaan maupun investor dapat menggunakan hasil analisis tersebut untuk membuat perencanaan yang lebih baik. Perencanaan ini akan membantu perusahaan di masa yang akan datang.

Meski cukup rumit, namun Anda bisa mendapatkan keuntungan spesialisasi dengan analisis keuntungan banding dengan menggunakan analisis ini. Perusahaan juga mendapatkan data sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

Semoga bermanfaat!

Kategori : Akuntansi

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo