Mekari Jurnal
Daftar Isi
4 min read

Dapatkah Pebisnis Wanita Menerapkan Work Life Balance?

Tayang 31 Oct 2015
Diperbarui 09 Oktober 2023

Work life balance atau keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan merupakan dambaan seorang pebisnis, khususnys pebisnis wanita.

Menurut PPSDMwork life balance yaitu kemampuan seseorang untuk dapat menyeimbangkan tanggungjawab dalam pekerjaan dan kehidupan pribadinya.

Keluarga, kehidupan sosial, kehidupan pribadi, dan pekerjaan adalah aspek hidup yang akan membutuhkan waktu dan energi Anda.

Terlalu fokus pada salah satu aspek akan mengakibatan ketidakseimbangan hidup yang akan berdampak buruk bagi diri sendiri dan orang lain.

Wanita Lebih Kuat daripada Pria

Berdasarkan sebuah riset, dikatakan bahwa wanita lebih kuat daripada pria.

Kekuatan wanita ini dapat dilihat dari sisi multitasking dan ketahanannya, maka tidak salah jika mereka dapat bekerja lebih banyak dalam satu waktu.

Wanita dianggap lebih mampu untuk menghubungkan perasaan dan pikirannya karena koneksi yang kuat antara bagian-bagian otak tersebut.

Seperti mampu untuk berpikir, mengingat, merasa, mendengar, dan merencanakan sesuatu secara bersamaan.

Wanita tetap dapat fokus dan menyelesaikan semua tugasnya.

Itulah mengapa Anda dapat menemukan seorang ibu yang sedang menggendong anaknya sambil menyetrika baju dan menelepon seseorang.

Selain multitasking, wanita dapat bertahan lama dalam mengerjakan sesuatu.

Sebuah penelitian wanita dapat menggendong bayi lebih lama daripada pria.

Hal ini yang seringkali membuat wanita lebih sibuk daripada pria. Apalagi jika mereka berprofesi sebagai pebisnis.

Mereka akan terus bekerja demi memastikan pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar.

Hal itulah mengapa wanita membutuhkan manajemen untuk work life balance.

Kelemahan Utama: Fokus yang Terlalu Banyak!

Fokus yang terlalu banyak akan mengganggu Anda dalam mendapatkan work life balance.

Pernahkah Anda merasa tidak dapat beristirahat karena terlalu banyak urusan yang harus dibereskan?

Inilah yang sering dialami pebisnis wanita.

Karena pada dasarnya wanita cenderung fokus kepada hal-hal kecil, maka Anda tidak hanya akan melihat gambaran besar saja, tapi hingga ke hal-hal mendetail usaha Anda.

Salah satu masalah utama wanita adalah fokus yang terlalu banyak.

Terkadang Anda terlalu ambisius sehingga mengerjakan tugas-tugas yang sebenarnya dapat didelegasikan.

Pekerjaan seperti administrasi merupakan salah satu pekerjaan yang dapat dikerjakan orang lain tapi tidak mudah didelegasikan.

Biasanya alasan utama Anda untuk mengambil alih adalah untuk mengurangi biaya.

Hal ini sebenarnya cukup efektif dilakukan saat Anda baru memulai usaha.

Namun jika dilakukan terus menerus, Anda tidak akan bisa membedakan mana waktu untuk bekerja maupun waktu untuk diri sendiri.

Fokus yang terlalu banyak akan mempengaruhi kondisi fisik dan emosi Anda.

Meskipun kaum wanita lebih mampu mengerjakan banyak hal, namun fisiknya tidak sekuat kaum pria.

Terlalu banyak banyak pekerjaan akan membuat Anda mudah sakit.

Selain itu, emosi Anda juga akan meningkat karena kurangnya istirahat akibat fokus yang terlalu lama.

Hal ini akan membuat Anda menjadi mudah marah dan mudah stres.

Itulah mengapa pebisnis wanita harus memperhatikan work life balance.

Baca Juga: 7 Tips Work From Home Agar Pegawai Tetap Produktif

Dapatkah Pebisnis Wanita Menerapkan Work Life Balance?

Saatnya Jalani Hidup Work Life Balance!

Penting bagi seorang pebisnis wanita untuk mengatur keseimbangan antara hidup dan pekerjaan.

Apalagi jika Anda sudah berkeluarga.

Hal ini yang sering disebut gaya hidup yang work life balance.

Berikut ini adalah hal-hal mudah yang dapat Anda lakukan agar Anda dapat hidup secara work life balance.

1. Tentukan Prioritas

Tentukan prioritas Anda. Multitasking pada saat terburu-buru akan menurunkan produktivitas Anda.

Karena itu, tentukan mana hal yang paling penting dan harus segera dikerjakan.

Dengan demikian, Anda dapat lebih fokus dalam mengerjakan tugas Anda dan memperoleh hasil yang maksimal.

2. Delegasikan Pekerjaan Anda

Kurangi tekanan pekerjaan Anda dengan mendelegasikan tugas.

Buatlah daftar kegiatan untuk mengatur jadwal Anda.

Urutkan hal yang paling membutuhkan perhatian Anda hingga yang tidak terlalu penting.

Anda dapat memperkerjakan asisten untuk membantu pekerjaan Anda, baik asisten kantor atau rumah tangga untuk membantu Anda.

Dengan demikian Anda tidak membuang waktu Anda dapat berkonsentrasi mengerjakan hal yang berarti.

3. Gunakan Teknologi

Anda membutuhkan teknologi untuk membantu pekerjaan Anda.

Dengan adanya teknologi, Anda dapat berkomunikasi dengan pegawai Anda dan mengawasi bisnis Anda tanpa perlu ke kantor setiap hari.

Selain adanya perangkat seperti laptop dan smartphone, ada juga software offline maupun online yang digunakan untuk mengembangkan bisnis Anda.

Salah satunya aplikasi akuntansi online Mekari Jurnal yang dapat membantu pebisnis untuk mengelola keuangan yang dapat berjalan secara otomatis.

Dengan adanya Mekari Jurnal, urusan akuntansi dan keuangan Anda dapat teratasi secara lebih mudah, cepat, dan akurat.

Belajarlah untuk menyesuaikan diri Anda dengan perkembangan teknologi. Hidup Anda akan lebih mudah dan terkendali.

Saat ini, sudah banyak beberapa pekerjaan yang sudah dapat ditunjang teknologi dalam aplikasi AI untuk meningkatkan produktivitas.

Latihlah diri Anda untuk menjalankan gaya hidup work life balance dengan pekerjaan Anda.

Ingatlah bahwa kesuksesan Anda tidak hanya ditentukan oleh besarnya bisnis, namun dari cara Anda mengatur hidup Anda. Siapkah Anda menjadi wanita sukses?

Kategori : Other
Kelola Pembukuan Online, Dapatkan Penawaran Terbatas Ini

 

Klaim Promo

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal
Kelola Pembukuan Online, Dapatkan Penawaran Terbatas Ini

 

Klaim Promo

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal