Negara-negara di seluruh dunia telah memberlakukan pembatasan negara untuk mencegah penyebaran virus corona. Hal ini membuat bisnis UKM bertanya-tanya apa yang harus dilakukan selanjutnya. Di satu sisi, bisnis ingin terus berjalan tetapi di sisi lain kesehatan Anda dan karyawan menjadi ancaman. Jika bisnis Anda mulai tergoyahkan karena adanya penyebaran virus corona, gunakan tips berikut dalam rangka bisnis UKM Anda dalam memerangi virus corona.

1. Bersikap Terbuka dan Jujur Kepada Pelanggan Anda

Bisnis UKM di mana pun sedang mengalami ketidakpastian saat ini dengan kelanjutan bisnis yang sudah berjalan. Baik itu pemilik bisnis, karyawan maupun pelanggan. Beri tahu pelanggan mengenai tindakan apa yang diambil bisnis Anda dalam memerangi virus corona. Apakah bisnis tutup sementara, mengadakan sistem delivery saja atau dengan jasa pengiriman barang, atau bisnis tetap buka dengan jam yang telah dibatasi. Tambahkan kolom tanya jawab di website, akun media sosial maupun e-commerce bisnis Anda adalah cara termudah untuk menginfokan pelanggan Anda apa yang mereka harus tahu tentang bisnis UKM Anda.

2. Work From Home atau Tindakan Pencegahan di Tempat Kerja

Hampir seluruh negara di dunia, ketika penyebaran semakin kemana-mana, maka akan diberlakukan sistem kerja dengan cara work from home. Sebagai pemilik bisnis, mungkin terbiasa untuk bekerja sambil pergi ke cafe, ke kantor dan ke restoran saat makan siang dan cara kerja work from home akan jadi hal aneh bagi Anda. Tapi tahukah? Menurut Flexjobs, 86% orang merasa stress mereka berkurang setelah memulai kerja dari rumah dan mereka merasa bahwa kerja dari rumah adalah cara yang efisien.

Sayangnya, tidak semua bisnis dapat bekerja dari rumah. Maka dari itu, Anda harus melakukan tindak pencegahan pada bisnis UKM Anda. Jaga kebersihan sebaik mungkin, jaga jarak antar karyawan dan orang-orang di tempat bisnis Anda. Sediakan tempat cuci tangan, bersihkan area setiap malam dan jaga kontak satu sama lain sebisa mungkin.

Bisakah Anda melayani pengiriman ke rumah pelanggan alih-alih memaksakan pelanggan untuk berbelanja di toko Anda? Jika tidak, minta lah masukan dari pelanggan Anda di media sosial atau mengirim email kepada pelanggan. Mereka akan dengan cepat memberitahu apa yang mereka inginkan atas apa yang mereka akan bayarkan.

Baca juga : Kiat Kelola Bisnis UKM Tetap Prima di Tengah Wabah COVID-19

3. Cari Tahu Apa Yang Pemerintah Tawarkan

Di negara mana pun, pihak pemerintah sudah melakukan langkah-langkah untuk meringankan dampak ekonomi virus corona. Mulai dari skema pinjaman hingga membantu membayarkan karyawan yang sakit karena virus corona. Cari tahu stimulus apa yang telah digelontorkan oleh Pemerintah di Indonesia dalam membantu bisnis UKM memerangi virus corona.

4. Mulai Gunakan Aplikasi Keuangan

Dengan menggunakan aplikasi keuangan, Anda dapat berbisnis secara online. Anda tidak perlu menagih atau membayar dengan tatap muka. Aplikasi keuangan membuat Anda dapat mengirim invoice secara online. Anda juga tidak perlu pergi kantor cabang bank atau pergi ke ATM untuk bertransaksi perbankan karena Anda dapat merekonsiliasi bank secara otomatis  Selain itu, sebagai pebisnis UKM, Anda dapat memonitor stok barang dari jarak jauh tanpa mendatangi gudang secara langsung sehingga orang di gudang tidak perlu sebanyak biasanya.

5. Jual di Toko Online

Menjual online biasanya tidak akan semudah ini dan saat ini adalah waktu yang pas untuk memulai toko online bisnis UKM Anda karena sebagian besar orang tidak akan keluar untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Terlebih, jasa layanan kirim atau kurir barang juga masih berjalan.

6. Tetap Posting di Media Sosial

Sebagian besar bisnis menggunakan platform sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram untuk mempromosikan produk dan berinteraksi langsung dengan pelanggan. Semakin banyak orang yang mengasingkan diri, semakin platform ini menjadi koneksi antara bisnis dan pelanggan setia Anda. Meskipun bisnis telah berhenti, jangan pernah berhenti memposting! Gunakan profil bisnis UKM Anda dalam menunjukkan solidaritas dan tetap berkomunikasi dengan pelanggan Anda.

Baca juga : Tips agar Bisnis UKM Mampu Bertahan di Masa Pandemi Corona

Sebagai software akuntansi online, Jurnal berkomitmen untuk membantu segala tantangan untuk menjaga produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Jurnal mengadakan program #UKMtahankritis yakni program penawaran spesial dari Jurnal. Dengan berlangganan minimal 6 bulan, Anda akan mendapatkan percobaan gratis selama 30 hari dan diskon sebesar 15%. Jika Anda berlangganan minimal 12 bulan, maka Anda mendapat percobaan gratis selama 60 hari dan diskon tambahan sebesar 35%.

Coba demo gratis software Jurnal sekarang juga!

Author