Kenali Istilah Fraud atau Kecurangan dalam Akuntansi

Dalam akuntansi, dikenal dua jenis kesalahan yaitu kekeliruan atau error yang mengandung unsur ketidaksengajaan dan kecurangan atau fraud yang bisanya memang disengaja untuk menaikkan harga saham perusahaan. Fraud adalah tindakan curang yang dilakukan sedemikian rupa, sehingga menguntungkan diri sendiri, kelompok, atau pihak lain (perorangan, perusahaan atau institusi).

Terjadinya suatu fraud disebabkan oleh beberapa alasan dan faktor yang mempengaruhinya. Untuk menghindari hal-hal tersebut, ada baiknya Anda mulai mempelajari faktor-faktor apa yang bisa menyebabkannya dan mengawasi setiap proses penghitungan yang dapat menyebabkan fraud. Untuk memahaminya, berikut ini penjelasan menganai faktor utama yang dapat menyebabkan terjadinya fraud.

Faktor Pendorong Terjadinya Fraud atau Kecurangan)

Adapun beberapa faktor yang mendorong seseorang untuk melakukan fraud atau kecurangan dalam pelaporan keuangan perusahaan adalah:

Faktor General atau Umum

Merupakan faktor yang berhubungan dengan organisasi sebagai korban perbuatan kecurangan. Faktor ini meliputi:

Kesempatan atau Opportunity

Kesempatan melakukan kecurangan tergantung pada kedudukan pelaku  terhadap objek kecurangan. Umumnya, manajemen suatu organisasi atau perusahaan memiliki potensi yang lebih besar untuk melakukan kecurangan daripada karyawan. Tetapi, patut digarisbawahi bahwa kesempatan melakukan kecurangan akan selalu ada pada setiap level kedudukan.

Pengungkapan (Exposure)

Terungkapnya suatu kecurangan dalam organisasi atau perusahaan  belum menjamin tidak terulangnya kecurangan tersebut, baik oleh pelaku yang sama maupun yang  lain. Oleh karena itu, setiap pelaku kecurangan seharusnya dikenakan sanksi apabila perbuatannya terungkap.

Faktor Individu

Faktor ini berhubungan dengan individu sebagai pelaku kecurangan yang terdiri dari:

Ketamakan atau Greed

Ketamakan berhubungan dengan moral individu. Pandangan hidup dan lingkungan berperan dalam pembentukan moral seseorang.

Kebutuhan atau Need

Berhubungan dengan pandangan/pikiran dan keperluan  pegawai atau pejabat yang terkait dengan aset yang dimiliki perusahaan, instansi, atau organisasi tempat dia bekerja. Selain itu, tekanan  (pressure) yang dihadapi dalam bekerja dapat menyebabkan orang yang  jujur mempunyai motif untuk melakukan kecurangan.

Jenis-Jenis Fraud

Jenis-jenis fraud yang bisa terjadi dibagi ke dalam beberapa alasan seperti berikut:

Berdasarkan Pelaku Kecurangan

  • Kecurangan pegawai atau employee fraud adalah kecurangan yang dilakukan oleh pegawai dalam suatu organisasi kerja.
  • Kecurangan manajemen atau management fraud adalah kecurangan yang dilakukan oleh pihak manajemen dengan menggunakan laporan keuangan atau transaksi keuangan sebagai sarana fraud, biasanya dilakukan untuk mencurangi pemegang kepentingan atau stakeholders yang terkait organisasinya.

Berdasarkan Tindakan Kecurangan

  • Penyelewengan terhadap aset atau misappropriation of assets), adalah penyalahgunaan aset perusahaan secara sengaja untuk kepentingan pribadi, biasanya sering dilakukan oleh pegawai atau employee seperti penggelapan kas, penggunaan fasilitas untuk kepentingan pribadi, dan sebagainya.
  • Kecurangan dalam laporan keuangan atau fradulent finacial reporting adalah salah saji atau pengabaian jumlah dan pengungkapan yang disengaja dengan maksud menipu para pengguna laporan, biasanya sering dilakukan oleh manajemen. Contohnya, overstating asset, understating liabilities.

Untuk mencegah terjadinya fraud atau kecurangan dalam akuntansi, ada baiknya Anda memiliki sistem pengelolaan keuangan dan aset bisnis sejak awal. Hal ini bisa dilakukan dengan memilih software akuntansi sebagai sistem yang dapat menghitung secara akurat. Salah satu software akuntansi yang dapat mewujudkan itu yaitu Jurnal.

Jurnal adalah sistem pengelolaan keuangan yang dilengkapi dengan sistem pengelolaan aset dan stok barang yang mendukung keuangan bisnis Anda agar terhindar dari risiko kecurangan atau fraud. Dapatkan semua informasi tentang Jurnal di sini, dan miliki pengelolaan keuangan yang baik tanpa harus melakukan kecurangan.


PUBLISHED04 Jun 2019
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: