Mengelola aset bisnis tentu bukan hal yang sederhana. Jika hanya mengandalkan manajemen secara manual, risiko kesalahan pencatatan, hingga pembengkakan biaya operasional dapat mempengaruhi bisnis secara keseluruhan. Itulah mengapa solusi digital seperti asset management software hadir, untuk membantu bisnis menjaga nilai aset, mengoptimalkan penggunaannya, sekaligus memberikan transparansi penuh. Dalam artikel ini, akan dibahas 15 software terbaik untuk manajemen aset. Namun sebelum itu, mari pahami terlebih dahulu apa itu asset management software dan fungsinya. Key Takeaways Asset management software membantu bisnis mengelola aset lebih efisien dan transparan dari satu sistem terintegrasi. Fitur penting dalam sistem manajemen aset diantaranya ada dashboard real-time, perhitungan depresiasi otomatis, hingga pelacakan aset berbasis cloud. Mekari Jurnal menjadi salah satu pilihan terbaik karena menawarkan manajemen aset terintegrasi, perhitungan depresiasi otomatis, hingga integrasi dengan akuntansi. Apa itu Asset Management Software? Asset management software adalah sistem berbasis teknologi yang dirancang untuk mencatat, melacak, dan mengelola aset bisnis. Mulai dari pembelian, penggunaan, pemeliharaan, hingga penjualan, semuanya dapat dipantau dalam satu platform. Dengan menggunakan software ini, bisnis dapat mengetahui lokasi aset, kondisi terkini, nilai aset, hingga jadwal pemeliharaan aset. Data secara keseluruhan disajikan secara real-time, sehingga membantu manajemen dalam mengambil keputusan. Alasan Bisnis Perlu Beralih ke Sistem Manajemen Aset Berikut alasan utama mengapa bisnis perlu segera beralih ke sistem manajemen aset: 1. Meminimalkan Risiko Kehilangan dan Kerusakan Aset Sistem digital membantu melacak setiap aset dengan detail, mulai dari lokasi, status, hingga masa pakai. Hal ini mengurangi risiko kehilangan maupun kerusakan akibat kelalaian pencatatan manual. 2. Mendukung Efisiensi Operasional Dengan sistem otomatis, proses inventarisasi dan perawatan aset menjadi lebih cepat. Tim tidak perlu lagi membuang waktu pada pencatatan berulang, sehingga efisiensi operasional meningkat. 3. Transparansi dan Akurasi Data Setiap transaksi terkait aset tercatat secara real time. Informasi yang akurat dan transparan ini memudahkan manajemen dalam mengambil keputusan strategis. 4. Mengurangi Hidden Cost Pemeliharaan aset yang terjadwal membantu mencegah kerusakan besar yang mahal. Selain itu, penggunaan aset bisa lebih optimal sehingga operasional jadi lebih efisien. 5. Meningkatkan Kepatuhan dan Audit Trail Sistem pengelolaan aset mempermudah pencatatan sesuai standar akuntansi maupun regulasi. Data historis yang tersimpan otomatis juga memudahkan proses audit. 15 Pilihan Asset Management Software Terbaik Untuk memudahkan Anda dalam memilih software yang tepat, berikut 15 pilihan asset management software terbaik yang bisa dipertimbangkan. 1. Mekari Jurnal Mekari Jurnal merupakan software yang dirancang untuk bisnis skala menengah hingga enterprise dalam mengelola operasional, mulai dari keuangan, manufaktur, hingga pengelolaan aset. Aplikasi ini memiliki fokus pada manajemen aset tetap (fixed assets management) seperti gedung, mesin, dan kendaraan. Dengan sistem terintegrasi, setiap aset dapat dipantau kondisinya dan laporan terkait aset mudah diakses kapan saja. Banyak bisnis menggunakan Mekari Jurnal karena terbukti membantu meningkatkan efisiensi kerja tim, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, dan menjaga keamanan informasi melalui penyimpanan cloud. Fitur utama Mekari Jurnal dalam manajemen aset antara lain: Pencatatan & Pemantauan Aset: Catat status, lokasi, nilai, hingga kepemilikan aset dalam satu sistem terpusat tanpa perlu spreadsheet manual. Perhitungan Depresiasi Otomatis: Hitung penyusutan aset dengan metode Straight Line atau Reducing Balance secara otomatis tiap bulan. Dashboard Real-Time: Pantau kondisi aset dalam satu dashboard interaktif dengan visual jelas untuk mendukung keputusan cepat. Laporan Fleksibel: Buat laporan aset berdasarkan tag, kategori, atau tahun, dan akses data kapan saja lewat cloud. KelebihanKurangi pekerjaan manual dalam mencatat maupun menghitung aset.Minimalkan risiko kesalahan pencatatan dengan sistem otomatis.Laporan aset yang detail membantu perencanaan keuangan lebih terukur.Semua data tersimpan aman di cloud dan bisa diakses dari mana saja.KekuranganMembutuhkan koneksi internet yang stabil agar akses data real-time berjalan lancar.Fitur UnggulanIntegrasi akuntansi otomatis membuat setiap transaksi terkait aset langsung terhubung dengan laporan keuangan, sehingga proses pencatatan lebih efisien dan transparan. Coba gratis Mekari Jurnal 2. Asset Panda Asset Panda adalah platform asset management berbasis cloud yang dirancang untuk membantu bisnis dari berbagai industri, mulai dari IT, konstruksi, pendidikan, hingga ritel, untuk mengontrol dan melacak aset secara efisien. Salah satu keunggulan Asset Panda adalah memiliki aplikasi web dan mobile yang memungkinkan setiap tim untuk melacak aset, mencatat histori pemakaian, hingga mengelola informasi garansi dalam satu platform terpusat. Selain itu, data terkait aset dapat disinkronisasi secara otomatis sehingga mempercepat alur kerja dan meminimalisasi human error. KelebihanBerbasis cloud untuk manajemen aset fisik maupun digital.Mendukung data histori lengkap (riwayat penggunaan, garansi, manual, foto).Unlimited users tanpa biaya tambahan per pengguna.KekuranganFitur yang ada lebih fokus ke tracking & manajemen aset secara umum.Fitur UnggulanUnlimited Users & Integrations memungkinkan jumlah pengguna tanpa batas, sehingga seluruh tim, mulai dari eksekutif, manajer, hingga staf operasional dapat mengakses dan mengelola data aset sesuai kebutuhan. 3. AsetKita AsetKita menawarkan solusi aplikasi berbasis web dan mobile yang dirancang khusus untuk membantu perusahaan mengelola aset tetap secara rinci dan efisien. Permasalahan umum dalam manajemen aset seperti pencatatan manual dengan spreadsheet, perubahan status aset yang tidak terdokumentasi, hingga pelacakan yang memakan waktu dapat diatasi dengan sistem terintegrasi dari AsetKita. AsetKita mendukung akses multi-user dan multi-company, sehingga cocok digunakan baik oleh perusahaan skala menengah maupun besar. KelebihanDapat diakses via web browser atau aplikasi mobile (Android & iOS).Mendukung audit aset secara cepat dan paperless.Layanan lengkap mulai dari konsultasi, migrasi data, desain label, instalasi, hingga training.KekuranganMasih fokus pada pengelolaan aset tetap.Fitur UnggulanTeknologi QR Code dalam Tracking Aset memudahkan untuk labeling, tracking, hingga audit secara real-time hanya dengan memindai kode lewat smartphone. 4. ManageEngine ManageEngine merupakan salah satu platform IT Asset Management (ITAM) yang dirancang untuk memberikan visibilitas dan kontrol atas aset IT, mulai dari mengelola perangkat keras, perangkat lunak, lisensi, serta kontrak vendor dalam satu platform terintegrasi. Aplikasi ini hadir dengan berbagai kapabilitas, seperti automated asset discovery, CMDB untuk memvisualisasikan infrastruktur digital, serta custom workflows untuk mengotomatisasi proses lifecycle. Dengan fleksibilitas deployment on-premise maupun cloud, ManageEngine dapat membantu bisnis mencapai ROI lebih cepat, meminimalkan risiko audit, serta meningkatkan profitabilitas. KelebihanMendukung compliance audit hardware dan software.Automasi no-code dan low-code.Memiliki tampilan dashboard interaktif dengan laporan real-time.KekuranganOptimal digunakan oleh perusahaan IT dengan kebutuhan ITAM.Fitur UnggulanAutomated Asset Discovery & Lifecycle Control memberikan kemampuan discovery berbasis agent maupun agentless untuk memastikan semua aset terdeteksi. 5. Dingo Asset management software dari Dingo dipercaya membantu bisnis dalam mengidentifikasi risiko, merencanakan pemeliharaan aset, serta mempercepat pengambilan keputusan berbasis data. Semua informasi yang berkaitan dengan kondisi aset langsung tersinkronisasi ke dalam sistem pusat Dingo, sehingga tim dapat segera menindaklanjuti dan menjadwalkan pemeliharaan. Selain itu, juga terdapat fitur mobile-first untuk meningkatkan efisiensi dengan menyediakan data observasi, foto, dan catatan inspeksi secara real time. KelebihanAkses kondisi aset secara real time dari perangkat mobile.Terdapat fitur prediktif dan preventif.Integrasi dengan sistem ERP untuk otomatisasi workflow.KekuranganBeberapa fitur mungkin terlalu advance bagi bisnis kecil.Fitur UnggulanTrakka Insights & Inspect memberikan visibilitas terhadap kondisi aset secara prediktif, mendeteksi hotspot risiko, dan merekomendasikan tindakan korektif. 6. Xensam Platform manajemen aset berbasis AI satu ini dirancang untuk memberikan kendali penuh terhadap perangkat keras perusahaan di bidang IT. Salah satu keunggulan Xensam adalah kemampuannya memberikan satu tampilan data terpadu untuk seluruh perangkat keras dan perangkat lunak bisnis. Hal ini memudahkan perusahaan dalam pelaporan biaya, serta rekomendasi penghematan biaya. Xensam cocok digunakan untuk perusahaan dengan tenaga kerja hybrid atau remote, di mana visibilitas perangkat sangat krusial. KelebihanBerbasis AI dengan otomatisasi penuh untuk manajemen perangkat.Memberikan visibilitas menyeluruh atas perangkat keras dan lunak.Memiliki fitur preventine untuk menjaga kondisi aset tetap optimal.KekuranganLebih fokus pada hardware management.Fitur UnggulanHardware Cost Optimization memungkinkan untuk identifikasi aset yang kurang dimanfaatkan melalui tools analitik agar dapat memangkas biaya total kepemilikan perangkat. 7. SAP Enterprise Asset Management SAP EAM dipercaya sebagai solusi manajemen aset yang membantu perusahaan mengelola aset secara detail dan menyeluruh. SAP memiliki teknologi berbasis AI, otomatisasi, dan digital thread yang memungkinkan perusahaan memperoleh visibilitas penuh atas aset, memprediksi risiko lebih awal, serta mengoptimalkan jadwal pemeliharaan. Hal ini tidak hanya meningkatkan kinerja, tapi juga memperpanjang umur aset. KelebihanTerintegrasi penuh dengan ekosistem SAP (ERP, supply chain, finansial).Memanfaatkan AI & otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi.Visibilitas aset menyeluruh dengan digital thread.KekuranganBiaya implementasi cukup tinggi dan prosesnya lumayan kompleks.Fitur UnggulanAsset Health & Reliability memberikan pemantauan aset secara real-time, lengkap dengan analitik prediktif untuk mengidentifikasi potensi masalah lebih awal. 8. ServiceNow ServiceNow menghadirkan sistem manajemen aset IT secara terpusat, mencakup infrastruktur, operasi, hingga dukungan pelanggan. Solusi ini membantu bisnis mendapatkan visibilitas penuh dan proses manajemen aset jadi lebih sederhana. Semua informasi aset tersaji dalam satu sumber data yang akurat, sehingga kapasitas, peremajaan, dan kepatuhan terhadap kebijakan atau regulasi dapat dikelola dengan lebih baik. Fitur-fitur yang ada juga dirancang untuk memastikan distribusi aset menjadi lebih cepat dan efisien. KelebihanSatu sumber data untuk keputusan aset.Mendukung kontrak dan pembaruan otomatis.Fitur Mobile-first untuk memudahkan karyawan.KekuranganFitur lanjutan seperti AI-driven optimization membutuhkan integrasi dengan modul ServiceNow lainnya.Fitur UnggulanMobile Asset Lifecycle Management membuat proses procurement, distribusi, dan pengelolaan aset bisa berjalan lebih luwes di mana saja. 9. Ramco Ramco adalah asset management software yang biasanya banyak digunakan di pabrik manufaktur, hingga armada transportasi. Ramco memiliki fitur canggih seperti IoT, big data, dan predictive maintenance untuk memastikan aset Anda bekerja lebih lama, lebih aman, dan lebih efisien. Platform ini mendukung siklus penuh aset: perencanaan, akuisisi, deployment, manajemen, hingga pensiun. Setiap tahapan diotomatisasi dengan analitik, compliance tracking, serta integrasi cloud & mobile. KelebihanDukungan penuh untuk industri kompleks (energi, manufaktur, fleet, infrastruktur).Teknologi terkini: IoT, predictive analytics, drone, gesture computing.Cloud & mobile ready, memudahkan akses di mana saja.KekuranganProses implementasi cukup kompleks dan memakan waktu untuk perusahaan yang masih menggunakan sistem manual.Fitur UnggulanPredictive Maintenance berbasis IoT & Big Data untuk mendeteksi potensi kerusakan sebelum terjadi. Dengan pendekatan prediktif ini, perusahaan dapat menekan risiko, menjaga keselamatan, sekaligus memangkas biaya downtime yang biasanya mahal. 10. Shelf Asset Management Software manajemen aset yang dirancang dengan tampilan antarmuka sederhana untuk membantu perusahaan mencegah kehilangan aset, mengoptimalkan pemakaian peralatan, serta memangkas waktu audit hingga 87%. Setiap aset mendapatkan QR code unik yang berfungsi sebagai identitas digital. Dari sana, perusahaan bisa melacak lokasi, riwayat penggunaan, hingga status perawatan secara instan. Shelf Asset Management juga menawarkan fleksibilitas dengan kemampuan menambahkan field kustom, kit management, GPS tracking, serta integrasi multi-workspace untuk mengelola semua data dalam satu platform terpusat. KelebihanFitur QR code & GPS tracking untuk akurasi tinggi.Smart scheduling untuk mencegah pemakaian aset secara bersamaan.Bisa digunakan lintas lokasi & multi-workspace.KekuranganLebih fokus pada pelacakan aset fisik.Fitur UnggulanSmart Scheduling & Booking Calendar memudahkan perusahaan menjadwalkan penggunaan peralatan tanpa khawatir adanya kebutuhan pemakaian aset diwaktu yang bersamaan. 11. Aseta Aseta, asset management software dan maintenance berbasis cloud yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola aset secara efisien, aman, dan real-time. Selain berbentuk software, Aseta juga menyediakan perangkat keras pendukung seperti tablet, scanner QR code, dan perangkat RFID yang sudah teruji, sehingga proses identifikasi dan pelacakan aset menjadi jauh lebih praktis. Bagi bisnis yang memiliki aset dalam jumlah besar, baik berupa aset fisik (mesin, peralatan elektronik, meubelair) maupun aset digital (lisensi perangkat lunak, kontrak), Aseta mampu memberikan visibilitas penuh atas kontrol aset. KelebihanBerbasis cloud sehingga mudah diakses kapan saja dan di mana saja.Mendukung identifikasi aset dengan QR code & RFID.Modul maintenance lengkap (preventive & corrective).KekuranganKurang cocok untuk perusahaan yang hanya membutuhkan software license management.Fitur UnggulanPreventive & Corrective Maintenance membantu perusahaan merawat aset secara terjadwal (preventive) dan memperbaiki kerusakan (corrective) secara cepat. Dengan fitur ini, biaya perawatan lebih terkendali, dan umur aset menjadi lebih panjang. 12. Hexagon HxGN EAM dari Hexagon adalah solusi manajemen aset kelas enterprise yang dirancang untuk memperpanjang siklus hidup aset, meningkatkan keselamatan kerja, dan mendorong profitabilitas. HxGN EAM cocok bagi bisnis skala besar karena berbasis cloud dan bisa diintegrasikan dengan berbagai sistem eksternal maupun perangkat IoT. Selain itu, HxGN EAM sudah digunakan di berbagai sektor seperti manufaktur, energi, transportasi, dan utilitas, sehingga menjadikannya pilihan ideal untuk perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat tata kelola aset. KelebihanDukungan integrasi dengan IoT, GIS, dan sistem enterprise lain.Fitur mobilitas untuk update data lapangan secara real-time.Sangat fleksibel dan bisa dikonfigurasi sesuai kebutuhan industri.KekuranganKompleksitas implementasi lebih tinggi sehingga butuh waktu yang cukup lama.Fitur UnggulanWork Order Management mempermudah pencatatan data lapangan, otomatisasi perintah kerja, serta penjadwalan tenaga kerja untuk pemeliharaan aset. 13. InvGate InvGate adalah sistem manajemen aset di industri IT untuk mengelola seluruh aset, mulai dari perangkat keras, software, hingga kontrak. InvGate unggul karena kemampuannya dalam hal integrasi data dengan berbagai sumber, baik perangkat on-premise, cloud, maupun mobile, serta mampu menghubungkan aset dengan pengguna, lokasi, dan proses bisnis. Bagi bisnis yang beroperasi lintas departemen atau lokasi, InvGate memberikan transparansi penuh untuk memastikan tidak ada aset yang terabaikan atau terpakai secara tidak efisien. KelebihanMonitoring aset yang detail, termasuk hardware, software, kontrak, dan cloud.Otomasi CMDB untuk mapping infrastruktur IT.Integrasi data dari berbagai sumber: Active Directory, cloud, API, hingga manual input.KekuranganFokus hanya pada manajemen aset IT.Fitur UnggulanFitur License Management memberikan visibilitas penuh terhadap penggunaan software dan lisensi, termasuk audit, deteksi instalasi ilegal, serta monitoring kepatuhan. 14. Goworkwize GoWorkwize adalah software asset management untuk membantu perusahaan mengelola perangkat teknologi dari awal pengadaan hingga perawatan. Keunggulan utama GoWorkwize ada pada fokusnya terhadap otomasi dan integrasi. Sistem ini dapat terhubung langsung dengan Apple Business Manager, Microsoft Intune, serta MDM lain, sehingga perangkat sudah siap pakai dengan konfigurasi yang aman. GoWorkwize ideal untuk perusahaan dengan skala global maupun bisnis yang banyak mempekerjakan karyawan remote. KelebihanIntegrasi otomatis dengan sistem MDM untuk keamanan perangkat.Lifecycle management dari pembelian hingga disposal.Workflow otomatis untuk maintenance.KekuranganKurang relevan bagi bisnis yang butuh manajemen aset non-IT.Fitur UnggulanIT Asset Tracking Real-Time memberikan visibilitas penuh terhadap lokasi perangkat IT, baik di kantor, dalam perjalanan, maupun di tangan karyawan remote. 15. Gamatechno Software Asset Management dari Gamatechno dirancang untuk membantu perusahaan melakukan pencatatan, pelacakan, hingga perawatan aset secara lebih mudah dan transparan. Keunggulan Gamatechno terletak pada modul yang lengkap, mulai dari master data aset, penggunaan aset, transaksi aset, depresiasi, hingga aplikasi mobile. Software ini cocok digunakan untuk perusahaan besar maupun instansi pemerintah yang memiliki jumlah aset banyak dan kompleks. KelebihanModul lengkap mencakup pendataan, pelacakan, transaksi, hingga depresiasi aset.Aplikasi mobile mempermudah akses data kapan saja.Fitur barcode dan integrasi memudahkan kodefikasi aset.KekuranganMembutuhkan pelatihan yang cukup dalam agar pemanfaatan fitur lebih maksimal.Fitur UnggulanMaster Data Asset meliputi Asset Transaction dan Asset Depreciation berguna untuk memudahkan pelacakan aset, penghitungan depresiasi otomatis, serta integrasi data secara real-time. Fitur Penting dalam Asset Management Software Sebelum memilih software manajemen aset, penting untuk memahami fitur-fitur yang umumnya tersedia dan relevan dengan kebutuhan bisnis Anda. Berikut beberapa fitur utama yang biasanya ditawarkan dalam sistem manajemen aset. Dashboard Pemantauan Real-Time Pastikan software memiliki tampilan dashboard yang interaktif dalam menampilkan status aset, lokasi, dan nilai terkini dalam satu tampilan. Fitur ini memudahkan manajemen dalam mengambil keputusan yang berbasis data. Manajemen Depresiasi Secara Otomatis Fitur lainnya yang tidak kalah penting adalah depresiasi aset dapat dihitung otomatis sesuai standar akuntansi. Hal ini memudahkan bisnis dalam menyusun laporan keuangan yang akurat serta memastikan kepatuhan pada regulasi perpajakan. Pelacakan Lokasi Aset Fitur ini memastikan lokasi setiap aset dapat dilacak pergerakannya. Sangat penting bagi bisnis dengan banyak cabang atau gudang agar tidak ada aset yang hilang maupun disalahgunakan. Analisis & Laporan Keuangan Terintegrasi Software harus menyediakan laporan aset yang terhubung dengan keuangan bisnis. Data ini memudahkan manajemen dalam menilai profitabilitas aset dan membuat strategi investasi. Permudah Manajemen Aset Bisnis dengan Mekari Jurnal Manajemen aset yang baik bukan hanya soal pencatatan, tapi juga bagaimana bisnis mampu mengoptimalkan sistem yang ada. Dengan sistem yang tepat, aset bisa dikelola dengan efisien dan tetap produktif. Dengan Mekari Jurnal, Anda dapat mengelola aset bisnis dengan lebih mudah, mulai dari pencatatan pajak aset, pembukuan nilai dan depresiasi, pemantauan biaya operasional, hingga pengaturan anggaran untuk pembelian, pemeliharaan, maupun penjualan aset. Coba gratis Mekari Jurnal atau hubungi tim kami untuk diskusi lebih lanjut! Coba gratis Mekari Jurnal