Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
4 min read

Rumus Target Laba: Cara Menghitung dan Contoh Perhitungan

Tayang
Ditulis oleh: Author Avatar Angela Amanda
Mekari Jurnal Insight

  • Rumus target laba menghitung volume penjualan yang harus dicapai bisnis untuk memperoleh laba tertentu.
  • Rumus ini merupakan perluasan dari rumus break even point dengan menambahkan nominal laba ke biaya tetap.
  • Melalui laporan laba rugi dari Mekari Jurnal, pencapaian target laba bisa dipantau real-time secara otomatis.

Rumus target laba adalah rumus yang menghitung volume penjualan, baik dalam unit maupun nilai rupiah, yang harus dicapai bisnis untuk memperoleh laba tertentu dalam periode tertentu. 

Rumus ini menjadi bagian dari analisis Cost Volume Profit (CVP) yang membantu perusahaan merencanakan target penjualan secara lebih terukur.

Artikel ini membahas pengertian, rumus, cara menghitung, contoh perhitungan, hingga perbedaan target laba dengan break even point.

Apa Itu Target Laba?

Target laba adalah jumlah keuntungan yang ingin dicapai bisnis dalam periode tertentu, yang menjadi acuan untuk menentukan volume penjualan minimum yang harus tercapai. Berbeda dari sekadar angka harapan, target laba dihitung secara sistematis menggunakan data biaya tetap, biaya variabel, dan harga jual produk.

Perhitungan target laba menjadi bagian dari analisis Cost Volume Profit (CVP), kerangka yang membantu perusahaan memahami hubungan antara biaya, volume penjualan, dan laba yang dihasilkan.

Rumus Target Laba

Ada dua rumus utama yang bisa digunakan untuk menghitung target laba, tergantung apakah Anda ingin hasil dalam unit atau nilai rupiah.

Metode unit:

Penjualan (Unit) untuk Target Laba = (Target Laba + Biaya Tetap) / Margin Kontribusi per Unit

Metode nilai rupiah:

Penjualan (Rp) untuk Target Laba = (Target Laba + Biaya Tetap) / Rasio Margin Kontribusi

Margin kontribusi per unit dihitung dari harga jual per unit dikurangi biaya variabel per unit. Rasio margin kontribusi adalah margin kontribusi per unit dibagi harga jual per unit. Semakin tinggi margin kontribusi, semakin sedikit unit yang perlu dijual untuk mencapai target laba yang sama.

Baca juga: Cost Volume Profit (CVP): Pengertian, Rumus, dan Penerapannya

Cara Menghitung Target Laba Langkah demi Langkah

Berikut langkah-langkah menghitung target laba.

  1. Tentukan target laba yang diinginkan untuk periode tertentu, misalnya per bulan atau per kuartal.
  2. Hitung biaya tetap yang harus ditanggung bisnis dalam periode tersebut, seperti sewa, gaji tetap, dan penyusutan.
  3. Hitung margin kontribusi per unit, yaitu harga jual dikurangi biaya variabel per unit produk.
  4. Masukkan ke rumus target laba untuk mendapatkan jumlah unit atau nilai rupiah penjualan yang dibutuhkan.

Contoh Perhitungan Rumus Target Laba

Berikut contoh perhitungan rumus target laba dengan simulasi studi kasus pada bisnis kuliner kecil.

Warung Nasi Bahagia menjual nasi kotak dengan harga Rp25.000 per porsi. Biaya variabel per porsi (bahan baku dan kemasan) sebesar Rp15.000. Biaya tetap bulanan (sewa, gaji tetap, listrik) sebesar Rp8.000.000. Pemilik ingin mencapai target laba Rp12.000.000 bulan ini.

Margin kontribusi per unit: Rp25.000 – Rp15.000 = Rp10.000.

Penjualan (unit) untuk target laba: (Rp12.000.000 + Rp8.000.000) / Rp10.000 = 2.000 porsi.

Artinya, Warung Nasi Bahagia perlu menjual 2.000 porsi nasi kotak dalam sebulan untuk mencapai target laba Rp12.000.000.

Jika ingin dihitung dalam nilai rupiah penjualan, rasio margin kontribusi adalah Rp10.000 / Rp25.000 = 0,4 atau 40 persen.

Penjualan (Rp) untuk target laba: (Rp12.000.000 + Rp8.000.000) / 0,4 = Rp50.000.000.

Kedua hasil ini konsisten, karena 2.000 porsi dikali Rp25.000 sama dengan Rp50.000.000.

Target Laba vs Break Even Point (BEP)

Kedua konsep ini saling berkaitan tetapi memiliki tujuan berbeda.

AspekBreak Even Point (BEP)Target Laba
Kondisi labaNol, titik impas antara pendapatan dan biayaPositif, sesuai nominal yang diinginkan
Rumus dasarBiaya Tetap / Margin Kontribusi per Unit(Target Laba + Biaya Tetap) / Margin Kontribusi per Unit
TujuanMengetahui volume minimum agar tidak rugiMengetahui volume yang dibutuhkan untuk mencapai laba tertentu
PenggunaanDasar perencanaan operasional minimumDasar perencanaan pertumbuhan bisnis

Rumus target laba pada dasarnya adalah perluasan dari rumus BEP, dengan menambahkan nominal laba yang diinginkan ke biaya tetap sebelum dibagi margin kontribusi.

Faktor yang Memengaruhi Pencapaian Target Laba

Beberapa faktor berikut menentukan apakah target laba bisa tercapai.

  • Perubahan harga jual. Kenaikan harga jual bisa meningkatkan margin kontribusi, tapi berisiko menurunkan permintaan.
  • Fluktuasi biaya variabel. Kenaikan harga bahan baku langsung menekan margin kontribusi per unit.
  • Efisiensi biaya tetap. Semakin besar biaya tetap, semakin besar pula volume penjualan yang dibutuhkan untuk mencapai target laba yang sama.
  • Kondisi permintaan pasar. Target laba yang realistis harus mempertimbangkan kapasitas pasar menyerap volume penjualan yang dihitung.

Cara Mencapai Target Laba secara Konsisten

Beberapa langkah berikut bisa membantu bisnis mencapai target laba yang sudah ditetapkan.

  • Pantau biaya tetap dan variabel secara berkala agar perhitungan margin kontribusi tetap relevan.
  • Evaluasi margin kontribusi tiap produk untuk mengetahui produk mana yang paling efisien mendorong pencapaian target laba.
  • Sesuaikan strategi harga bila perlu, terutama saat biaya variabel mengalami kenaikan signifikan.
  • Gunakan aplikasi akuntansi untuk memantau pencapaian target laba secara real-time dibanding rekap manual di akhir bulan.

Menghitung target laba secara manual di spreadsheet cukup rentan tertinggal, terutama saat biaya tetap dan variabel sering berubah. Beralih ke sistem yang mencatat biaya dan laba secara otomatis bisa membantu bisnis Anda memantau pencapaian target laba secara real-time tanpa menunggu tutup buku bulanan.

Memahami rumus target laba membantu bisnis merencanakan volume penjualan yang realistis untuk mencapai keuntungan yang diinginkan. Dengan memantau biaya tetap dan variabel secara konsisten, serta memanfaatkan laporan keuangan bisnis Mekari Jurnal untuk melihat laporan laba rugi secara real-time, bisnis Anda bisa menyesuaikan strategi lebih cepat setiap kali target laba berisiko meleset.

Referensi

  • Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Standar Akuntansi Keuangan.

Kategori : Cost Accounting

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis