Daftar Isi

Perbedaan Barang Substitusi dan Komplementer: Strategi Optimalisasi Manajemen Inventori

Tayang 22 Mar 2024
Diperbarui 23 Maret 2024

Bagi Anda yang sehari-hari bekerja dalam mengelola inventori kantor, tentunya akan sering mendengar berbagai jenis barang tertentu, di antaranya barang substitusi dan komplementer.

Namun, bagi sebagian orang mungkin masih sulit dalam membedakan keduanya, bahkan ada yang belum pernah mendengarnya sedikitpun.

Salah satu contoh barang substitusi yang paling sederhana adalah buku cetak dengan buku digital, sedangkan barang komplementer seperti mesin cetak dan tintanya.

Kedua jenis barang ini juga memiliki peran dalam mengubah tren permintaan dan penawaran, daya jual serta harganya di pasaran. Oleh karena itu, Anda harus bisa memahami apa perbedaan barang substitusi dan komplementer.

Pengertian Barang Substitusi dan Komplementer

Mari kita pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan barang substitusi dan barang komplementer sebelum menjabarkan perbedaan lainnya dalam artikel ini.

Apa itu Barang Substitusi?

Barang substitusi adalah jenis barang yang pemanfaatan dan pemakaiannnya yang dapat tergantikan dengan produk lain dengan nilai guna yang setara.

Karakteristik utama dari barang substitusi adalah memproduksi sebuah barang yang memiliki kualitas, fungsi/tujuan, dan penggunaan yang sama dengan produk lainnya.

Pada barang substitusi juga dikenal dua jenis barang, yaitu barang substitusi sempurna dan tidak sempurna.

Barang substitusi sempurna memiliki karakteristik di mana barangnya sama persis sehingga konsumen hanya menyesuaikan ketertarikan dengan merek dagang yang mengeluarkannya.

Lalu, barang substitusi tidak sempurna adalah barang yang memiliki fungsi dan nilai yang hampir sama, sehingga pertimbangan pembelian menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Umumnya, barang substitusi lebih sering muncul dan ditemukan dalam pasar yang memperdagangkan barang heterogen. Seperti makanan pokok, jika tidak ada beras maka masyarakat dapat memanfaatkan kentang dan jagung yang memiliki komposisi karbohidrat yang sama besar.

Sentralisasi informasi produk dengan fitur manajemen produk dari Mekari Jurnal!

  Tanya Gratis ke Tim Mekari Jurnal!

Apa itu Barang Komplementer?

Sederhananya, barang komplementer mengacu kepada barang yang fungsinya sebagai pelengkap terhadap barang lainnya, atau memiliki fungsi yang berkaitan dengan barang lain.

Barang komplementer akan memiliki nilai jual dan harga yang lebih tinggi jika transaksi jual-belinya disatukan dengan barang pelengkapnya.

Atau dalam gambaran lainnya, barang komplementer akan mengurangi fungsi utamanya jika dalam penggunaannya, tidak dilengkapi dengan barang pasangannya.

Salah satu contohnya seperti menggunakan tv dan remote, Anda masih dapat menggunakan tv untuk menonton saluran tv kesukaan Anda. Namun, jjika biasanya Anda bisa mengganti ke saluran lain dengan menggunakan remote, Anda harus bangkit dari sofa yang nyaman dan menekan tombol secara manual pada tv tersebut.

perbedaan dan Contoh Barang Substitusi dan Komplementer

Contoh Barang Substitusi dan Komplementer

Untuk lebih mudah dalam mengenali apa perbedaan barang substitusi dan barang komplementer, berikut terdapat contoh-contoh lainnya dan bagaimana barang tersebut berinteraksi untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Contoh Barang Substitusi

Ciri-ciri dari barang substitusi adalah memiliki fungsi, tujuan dan nilai yang sama atau mirip dengan barang lain.

Oleh karena itu, memiliki kecenderungan masyarakat mudah untuk mengubah preferensinya ke merek lain dengan jenis barang yang sama. Contohnya seperti:

  1. Ponsel atau smartphone, pada dasarnya, teknologi informasi ini memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk berkomunikasi. Orang-orang hanya akan menyesuaikan merek dan jenis smartphone sesuai harga dan kebutuhan fiturnya. → Barang substitusi sempurna.
  2. Buku cetak dan buku digital, seiring perkembangan digitalisasi, saat ini buku bacaan sudah tersedia dalam versi digital atau elektronik untuk kemudahan portabilitas. Pertimbangan pemakaian hanya terletak di kenyamanan konsumen dalam memanfaatkannya. → Barang substitusi tidak sempurna.
  3. Dompet dan e-wallet, pada dasarnya memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai tempat untuk menyimpan uang Anda. Bedanya, dompet dapat menyimpan dalam bentuk fisik, sedangkan e-wallet dapat Anda bawa kemana-mana hanya dengan mengaksesnya melalui smartphone. → Barang substitusi tidak sempurna.

Contoh Barang Komplementer

Barang komplementer merupakan barang pelengkap sehingga biasanya barang ini akan terdiri dari produk yang berpasangan untuk mengoptimalkan penggunaannya.

Beberapa contoh barang komplementer, yaitu:

  1. Printer dan tinta sebagai peralatan kantor yang tidak akan berpisah, keduanya sama-sama saling membutuhkan untuk mencetak gambar atau tulisan.  Tanpa keduanya, fungsinya tidak dapat digunakan.
  2. Mobil dan besin, mobil sebagai tenaga penggerak dan bensin sebagai bahan bakunya. Keduanya saling berhubungan dan sulit untuk dipisahkan.
  3. Kompor dan gas, keduanya saling berhubungan untuk menghasilkan api untuk kebutuhan memasak. Walaupun sekarang gas terdapat penggantinya seperti listrik atau minyak tanah.

apa saja Contoh Barang Substitusi dan Komplementer?

Perannya dalam Dunia Bisnis dan Industri

Perbedaan karakteristik antara barang substitusi dan komplementer tentunya dapat mempengaruhi penetrasi barangnya dalam pasar.

Khususnya dalam aspek ekonomi seperti konsep permintaan dan penawaran. Sudah menjadi faktor yang mendasar dalam pasar jika fungsi, harga, dan kualitas  akan menjadi faktor yang paling pertama dalam mempertimbangkan suatu barang.

Pada konteks harga, tentu semakin terjangkau harga barang maka akan meningkatkan permintaannya. Sebaliknya, harga yang relatif mahal dibandingkan kompetitor lainnya akan menurunkan tingkat permintaannya.

Untuk menentukan relativitas harga keseimbangan, maka dapat dianalisis menggunakan kurva di mana harga keseimbangan (ekuilibrium) terbentuk dari adanya pertemuan antara kurva permintaan dan penawaran.

Simak lebih lanjut: Fungsi Permintaan dan Penawaran dalam Akuntansi

Pengaruh Barang Substitusi dan Barang Komplementer pada Permintaan dan Penawaran

Barang substitusi sendiri di pasaran dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran ini namun tidak sebesar barang komplementer.

Ini karena konsumen dapat menemukan barang pengganti lainnya sehingga tidak menciptakan persaingan antar kompetitor dan harga yang kompetitif yang berat.

Di sisi lain, barang komplementer justru memiliki dampak yang cukup besar. Bagi komplementer yang harus berpasangan untuk memenuhi nilai pemakaian yang efektif, adanya supply barang yang langka untuk melengkapi barang tersebut dapat mempengaruhi barang pasangannya.

Adanya kelangkaan barang komplementer tidak hanya mempengaruhi harganya, namun juga permintaannya. Contohnya, jika harga bensin mengalami kenaikan, maka permintaan mobil akan mengalami penurunan.

Manajemen Barang Komplementer dan Substitusi

Untuk dapat mengelola kedua jenis barang ini secara efektif untuk dapat meningkatkan penjualan dan kepuasan pelanggan, terdapat beberapa tips yang bisa Anda lakukan.

Ada tiga tips yang bisa Anda perhatikan untuk mengelola barang komplementer dan substitusi, yaitu:

1. Menganalisis Data Pasar

Ini merupakan langkah yang paling vital yang harus Anda lakukan dalam mengelola barang penjualan Anda. Tidak semua barang memiliki karakteristik dan tren penjualan yang identik sehingga perlu Anda analisis masing-masing jenis barang.

Gunakan data penjualan dan feedback yang didapat dari konsumen, dengan itu Anda dapat mengidentifikasi berbagai tren penjualan, preferensi produk, titik biaya keseimbangan, strategi pemasaran, hingga area yang bisa Anda tingkatkan.

Identifikasi lebih dalam mengenai demografi, pola kebiasaan pembelian, dan kebutuhan konsumen dan susun rencana segmentasi pelanggan yang lebih dalam.

Perlu Anda tanamkan dalam benak Anda bahwa di era digitalisasi sekarang, manajemen data memainkan perang penting dalam menggali wawasan bisnis dan membuka peluang bisnis yang lebih besar.

2. Kepuasan Konsumen Menjadi Prioritas

Sebagai pelaku bisnis yang baik, tentu akan sangat menerapkan pepatah “konsumen adalah raja”. Oleh karena itu, berikan pengalaman pelanggan (user experience) yang dapat memenuhi kebutuhannya dan kepuasannya.

Berikan dukungan jika ada pertanyaan seputar barang yang Anda jual, jelaskan dengan detail agar mereka memahaminya.

Konsumen yang puas dengan pembeliannya tentu akan memberikan feedback dan review yang positif, menyebarkannya kepada orang terdekat, serta akan kembali lagi untuk berbelanja.

Untuk tips lebih banyak tentang meningkatkan kepuasan konsumen, simak artikel berikut: Hindari Rasa Kecewa Pelanggan dengan 8 Tips Berikut!

3. Jangan Lupa Untuk Tetap Berinovasi

Walaupun pada karakteristik jenis barang tertentu memiliki barang pengganti, tentu memprioritaskan dalam menjaga kualitas harus tetap dipertahankan.

Teruslah untuk beradaptasi terhadap tren dan kebutuhan yang relevan dengan saat ini melalui riset dan inovasi barang penjualan Anda.

Hal ini dapat menghilangkan area yang bersifat negatif, serta meningkatkan kualitas yang konsumen inginkan di saat ini.

Kesimpulan

Itulah penjelasan selengkapnya mengenai apa perbedaan barang substitusi dan barang komplementer, serta bagaimana mengelolanya dalam bisnis.

Tentunya, beberapa tips sudah disebutkan sebelumnya agar Anda dapat menemukan solusi untuk mengelola dan meningkatkan penjualan barang Anda.

Masih ada satu tips lain yang lebih efektif, yaitu dengan menunjang pekerjaan Anda dengan sistem inventory berbasis otomatis dari Mekari Jurnal.

Melalui fitur manajemen inventori-nya, Anda dapat dengan mudah mengelola berbagai barang dalam ruangan penyimpanan atau gudang besar Anda, baik itu barang substitusi dan barang komplementer.

Di sisi lain, terdapat fitur notifikasi yang akan aktif secara otomatis ketika terdapat stok barang yang hampir habis, sehingga Anda dapat mengisinya sebelum stok kosong.

Apakah Anda tertarik untuk menggunakannya? Tunggu apalagi, segera daftarkan bisnis Anda dan dapatkan free trial selama 7 hari!

  Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang!

Semoga artikel ini bermanfaat dalam mengelola stok barang dan pertumbuhan bisnis Anda, ya!

 

 

 

Referensi:

 

Kelola Keuangan Bisnis Lebih Optimal dengan Integrasi Manajemen Supply Chain!

Dapatkan E-book Sekarang!

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal
Kelola Keuangan Bisnis Lebih Optimal dengan Integrasi Manajemen Supply Chain!

Dapatkan E-book Sekarang!

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal