Jurnal Enterpreneur

Partnership: Apa Kelebihan dan Kekurangannya?

Secara sederhana, business partnership merupakan bisnis dengan banyak pemilik, yang masing-masing telah berinvestasi dalam bisnis tersebut. Beberapa kemitraan mencakup individu yang bekerja dalam bisnis, sementara yang lainnya mungkin termasuk mitra yang memiliki partisipasi terbatas serta kewajiban yang terbatas pula.

Sebelum memulai kemitraan, Anda harus menentukan jenis kemitraan apa yang Anda inginkan. Diantaranya adalah Kemitraan Umum, terdiri dari mitra yang berpartisipasi dalam operasi sehari-hari dari kemitraan adalah siapa yang bertanggung jawab sebagai pemilik hutang dan tuntutan hukum. Kemitraan Terbatas, yang memiliki satu mitra umum yang mengelola bisnis dan satu atau lebih mitra terbatas yang tidak berpartisipasi dalam operasi kemitraan dan yang tidak memiliki tanggung jawab. Serta Kemitraan Pertanggungan Terbatas yang serupa dengan kemitraan terbatas, namun mungkin ada beberapa mitra umum.

Baca juga: Pentingnya Mengelola Inventaris untuk Kelangsungan Bisnis

 

Kelebihan dan Kekurangan Business Partnership

Business partnership atau kemitraan merupakan suatu bentuk kerjasama dua orang atau lebih yang bersama-sama memiliki sebuah bisnis dengan tujuan menghasilkan laba.  Bentuk kemitraan yang sering dikenal adalah firma dan CV. Firma adalah suatu bentuk kemitraan dimana seluruh mitra berpartisipasi aktif dalam menjalankan usaha dan bertanggung jawab secara bersama-sama.

Sedangkan CV adalah bentuk kemitraan yang mengenal adanya mitra aktif dan pasif atau komanditer.  Mitra aktif merupakan mitra yang ikut memiliki, mengoperasikan, serta mengelola bisnis serta memiliki kewajiban tidak terbatas terhadap utang persekutuan. Sedangkan mitra komanditer merupakan anggota kemitraan yang tidak berperan aktif dalam mengelola perusahaan dan kewajibannya pada utang kemitraan sebatas uang yang ditanamkannya.

Kemitraan bisnis memang memiliki banyak keuntungan. Hal ini membuat bisnis partnership menjadi salah satu cara yang paling umum untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis. Namun sayangnya, meskipun memiliki banyak keuntungan ternyata kemitraan juga bisa memiliki kelemahan. Bahkan data statistik menunjukkan bahwa hingga 70% kemitraan bisnis pada akhirnya gagal.

 

Kelebihan

  1. Pendirian yang dapat dilakukan dengan mudah, dengan cara informal jika dianggap belum perlu untuk menjadikan usaha kemitraan tersebut formal dan tercatat.
  2. Keterampilan yang dapat saling melengkapi keterbatasan dalam mengerjakan sesuatu di dalam menjalankan suatu bisnis.
  3. Pembagian laba dapat dilakukan dengan lebih mudah, berdasarkan kesepakatan bersama yang ditentukan di awal kerja sama.  Pembagian laba belum tentu sama dengan perbandingan modal karena beban kerja dan tanggung jawab dalam menjalankan bisnis bisa jadi berbeda.
  4. Kemudahan dalam mencari mitra pasif atau komanditer. Mitra komanditer dianggap sebagai suatu bentuk kelebihan bentuk usaha kemitraan karena dapat mengakomodasi orang-orang yang bersedia melakukan investasi tanpa mau terlibat secara langsung dalam bisnis. Serta bersedia untuk mengambil risiko hanya sebatas uang yang ditanam tersebut.
  5. Pengumpulan modal aktif yang lebih besar.  Apalagi jika ditambah dengan komitmen yang mencapai harta pribadi, maka akan memungkinkan terjadinya perluasan usaha karena adalah modal yang lebih besar.
  6. Adanya keluwesan dalam beradaptasi dengan dunia bisnis dan kecepatan dalam mengambil keputusan.

 

Kekurangan

  1. Kewajiban tidak terbatas, yang mengharuskan pemilik mempertanggungjawabkan kewajibannya hingga ke harta pribadi (kecuali mitra pasif).
  2. Akumulasi modal yang masih kurang optimal.  Meskipun bentuk usaha kemitraan masih lebih baik dalam mencari modal yang lebih besar dibandingkan mitra perorangan, namun bentuk usaha ini masih dianggap kurang efektif jika dibandingkan dengan usaha perseorangan.
  3. Kesulitan untuk keluar dari kemitraan, karena dalam sebuah kemitraan apabila ingin menarik diri biasanya saham yang ingin melepaskan diri harus dijual ke mitra yang lain.  Padahal, seringkali mitra yang lain tidak berniat atau tidak memiliki dana yang cukup untuk membeli saham mitra yang ingin keluar. Sehingga seringkali kemitraan harus dibubarkan, yang membuat permasalahan menjadi lebih rumit, apalagi  seringkali nama menjadi trade mark yang diingat oleh para pelanggan atau konsumen.
  4. Kurang berkesinambungan, dapat terjadi apabila ahli waris dari pihak yang meninggal tidak mau ber-partner dengan mitra sang pewaris.
  5. Lebih berpotensi terjadi konflik.

 

Tips Memilih Business Partner

Seorang business partner pastinya memiliki peranan yang penting untuk mendukung bisnis Anda dengan keterampilan yang dibutuhkan. Dapat diartikan juga bahwa business partner adalah seorang yang pertama Anda tuju saat ingin membagi tugas-tugas dalam berbisnis. Lantas bagaimana cara untuk memilih mitra usaha atau partner bisnis yang tepat? Pilihlah partner yang memiliki 10 kriteria berikut ini:

  1. Mempunyai visi dan misi yang sama untuk menghindari terjadinya konflik.
  2. Mempunyai nilai yang sama, sehingga dapat saling membantu satu sama lain.
  3. Memiliki tujuan yang sama, atau bersifat satu arah.
  4. Memilih orang yang “Get-it”, yang artinya orang yang serius tentang tujuan mereka dan serius tentang kesuksesan. Mereka tidak memperlakukan hidup dengan santai atau membuang waktu untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.
  5. Memilih orang yang berkompeten di bidangnya.
  6. Memiliki standar moral yang tinggi, sehingga akan membuat seseorang menjadi pengusaha yang beretika.
  7. Mampu saling mengisi dan melengkapi.
  8. Mampu bersikap tenang dan mampu memotivasi.
  9. Memiliki keinginan yang kuat untuk terus belajar.
  10. Jujur dan dapat dipercaya.

Baca juga: 5 Aplikasi Keuangan yang Bantu Anda Sukseskan Bisnis

 

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk melakukan business partnership? Yang penting untuk Anda perhatikan adalah Anda harus berhati-hati dalam menjalankan business partnership jika Anda hanya berperan sebagai partner yang memberikan uang, tidak memberikan waktu, dan tidak melakukan apa-apa untuk usaha. Karena suatu saat, usaha atau bisnis tersebut akan dikuasai oleh partner Anda yang mempunyai waktu.

Dengan menghabiskan waktu untuk usaha, seseorang akan lebih tahu mengenai seluk beluk bisnis tersebut. Menjalankan bisnis memang membutuhkan skill dan strategi yang tepat. Agar pengelolaan bisnis Anda lebih mudah dan praktis, gunakan bantuan aplikasi akuntansi agar keuangan bisnis berjalan lancar. Jurnal hadir sebagai software akuntansi online yang telah digunakan oleh banyak pebisnis di Indonesia. Daftar sekarang untuk mencobanya selama 14 hari, GRATIS tanpa dipungut biaya.

 

[adrotate banner=”15″]

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo