Mengenal KAP Big Four: Perusahaan Impian Anak Akuntansi yang Bergaji Tinggi

Siapa sih yang tidak ingin bekerja di perusahaan besar? Tidak hanya start up saja yang menjadi perusahaan idaman para kaum muda. Namun, beberapa perusahaan besar ini juga menjadi incaran para kaum muda.

Mungkin sebagian dari kalian sudah pernah mendengar mengenai KAP Big Four. Untuk anak ekonomi khususnya akuntansi, tentunya keempat perusahaan ini sudah tidak asing lagi untuk di dengar.

KAP Big Four

Big Four merupakan empat KAP (Kantor Akuntan Publik) terbesar yang memberikan konsultasi pajak dan berbagai layanan manajemen lainnya. Di mana keempat perusahaan tersebut yaitu, Deloitte Touche Tohmatsu, PwC (PricewaterhouseCoopers), EY (Ernst & Young), dan KPMG.

big four kap

Disebut sebagai KAP Big Four karena keempat firma tersebut memiliki nilai aset yang besar dan jaringan yang luas. Keempat firma tersebut sering melayani perusahaan Global Fortune 500.

Sebelum menjadi Big Four, sekitar tahun 1980-an, terdapat 8 firma besar. Namun, karena terdapat beberapa masalah sehingga terjadilah merger perusahaan yang menyisakan 4 firma besar atau yang saat ini disebut sebagai Big Four. Kecuali KPMG yang berpusat di Belanda, ketiga firma lainnya berpusat di Britania Raya.

  • Deloitte

Deloitte (Unsplash/Dan Visan)

Layanan yang diberikan Deloitte yaitu jasa audit dan asuransi, konsultasi, laporan keuangan, hukum, laporan resiko, serta pajak. Deloitter memiliki pegawai yang mencapai lebih dari 312.000 orang dan kantor yang tersebar di 150 negara. Di Indonesia sendiri, terdapat dua kantor Deloitte yang berada di Jakarta dan Surabaya.

Dari review yang diberikan oleh pegawai yang masih ataupun sudah berhenti bekerja di Deloitte, melalui website Job-Like diketahui bahwa rating yang diberikan untuk :

  • Gaji & Benefit = 3,1 / 5
  • Work/Life Balance = 2,2 / 5
  • Senior Manajemen = 3,8 / 5
  • Nilai & Budaya = 3,4 / 5
  • Jenjang Karir = 3,2 / 5

Dengan gaji yang akan diterima oleh pegawai Deloitte Indonesia beragam mulai dari 8,2-49,1 juta per bulan untuk bidang manajemen, 24-41,9 juta per bulan untuk bidang pelayan, dan beragam lainnya tergantung dari bidang dan tingginya jabatan.

  • EY (Ernst & Young)

EY telah melayani 84% perusahaan Fortune Global 500 and 73% perusahaan Forbes Global 2000. EY bekerja sama dengan 200.000 klien dengan memberikan layanan konsultasi, asuransi, pajak, strategi dan transaksi. EY juga berkolaborasi untuk menciptakan layanan perintis, yang didukung oleh berbagai teknologi seperti  AI, blockchain, Internet of Things, dan cybersecurity.

Dari review yang diberikan oleh pegawai yang masih ataupun berhenti bekerja di EY, melalui website Job-Like diketahui bahwa rating yang diberikan untuk :

  • Gaji & Benefit = 3,4 / 5
  • Work/Life Balance = 2,8 / 5
  • Senior Manajemen = 3,4 / 5
  • Nilai & Budaya = 3,6 / 5
  • Jenjang Karir = 3,8 / 5

Dengan gaji yang akan diterima oleh pegawai EY beragam mulai dari 3-78,4 juta per bulan untuk eksekutif, 48-50,2 juta per bulan untuk bidang pelayanan, dan beragam lainnya tergantung dari bidang dan tingginya jabatan.

  • PwC (PricewaterhouseCoopers)

Disadur dari lamannya, PwC tersebar di 155 negara dengan lebih dari 284.000 pegawai. PwC memberikan layanan asuransi, pajak, dan advisory. PwC telah memberikan layanan kepada 84% perusahaan Global Fortune 500 dan lebih dari 100.000 bisnis wirausaha dan swasta. Sampai 30 Juni 2020, PwC mendapatkan pendapatan kotor sebesar US$43 miliar.

Dari review yang diberikan oleh pegawai yang masih ataupun berhenti bekerja di PwC, melalui website Job-Like diketahui bahwa rating yang diberikan untuk :

  • Gaji & Benefit = 3,4 / 5
  • Work/Life Balance = 2,8 / 5
  • Senior Manajemen = 3,4 / 5
  • Nilai & Budaya = 3,6 / 5
  • Jenjang Karir = 3,8 / 5

Gaji yang akan diterima oleh pegawai PwC beragam mulai dari 4-70 juta per bulan untuk bidang manajemen, 27-30 juta per bulan untuk tax manager akuntansi, dan beragam lainnya tergantung dari bidang dan tingginya jabatan.

  • KPMG (Klynveld Peat Marwick Goerdeler)

KPMG merupakan hasil merge dari Klynveld Main Goerdeler (KMG) and Peat Marwick pada tahun 1987. KPMG memberikan layanan asuransi dan audit, pajak, konsultasi di semua industri. KPMG beroperasi di 146 negara dengan total 227.000 pegawai.

Dikarenakan hanya terdapat 1 review untuk KPMG di website Job-Like, maka rating tidak dimasukkan. Sedangkan untuk gaji yang akan diterima oleh pegawai KPMG melalui laman Job-Like beragam, mulai dari 5-7 juta per bulan untuk bidang akuntansi, 2-3 juta per bulan bagi internship di bidang Teknologi Informatika, dan beragam lainnya tergantung dari bidang dan tingginya jabatan.

Jurusan yang Dibutuhkan

Tenang saja, untuk bekerja di Big Four tidak hanya diperuntukkan bagi mereka dari lulusan akuntansi melainkan jurusan lainnya pun ada.

  1. Jurusan Computational Science
  2. Jurusan Keuangan
  3. Jurusan Bisnis & Manajemen
  4. Jurusan Matematika
  5. Jurusan Ilmu Aktuaria
  6. Jurusan Perpajakan
  7. Jurusan Ekonomi, dll.

Dengan budaya perusahaan, fasilitas, gaji yang berbeda-beda tentunya masing-masing perusahaan memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Jadi, tergantung kalian mau menilai bagaimana dan memutuskan ingin bekerja dimana.

Lalu bagaimana apakah kalian berkeinginan untuk bekerja di sana?

Sejarah Big Four Auditors

The Big 4 atau kadang ditulis The Big Four merupakan empat kantor akuntan berskala internasional yang terbesar saat ini, yang menangani sebagian besar audit bagi perusahaan, baik terbuka (public) maupun tertutup (private). Kantor akuntan yang menjadi The Big Four firms adalah sebagai berikut:

Firm Revenues People Fiscal Year
Deloitte Touche Tohmatsu $27.4bn 165,000 2008
PricewaterhouseCoopers $25.2bn 146,700 2007
Ernst & Young $21.1bn 130,000 2007
KPMG $19.8bn 123,000 2007

Sebelumnya, kelompok kantor akuntan terbesar ini disebut sebagai “Big Eight” sebelum adanya serangkaian merger dan liquidasi Arthur Andersen yang terlibat skandal Enron pada tahun 2001.

Big 8 (sampai dengan tahun 1989)

Kantor-kantor akuntan yang disebut sebagai the Big 8 menggambarkan dominasi delapan kantor akuntan terbesar pada abad ke-20, yaitu:

  1. Arthur Andersen
  2. Arthur Young & Company
  3. Coopers & Lybrand
  4. Ernst & Whinney (sampai dengan 1979 Ernst & Ernst bermarkas di US dan Whinney Murray di UK)
  5. Deloitte Haskins & Sells (sampai dengan 1978 Haskins & Sells bermarkas di US dan Deloitte Plender Griffiths di UK)
  6. Peat Marwick Mitchell (yang kemudian berubah menjadi Peat Marwick)
  7. Price Waterhouse
  8. Touche Ross

Sebagian besar the Big 8 merupakan aliansi antara firma yang berasal dari British dan US pada abad ke-19 atau awal abad ke-20. Price Waterhouse merupakan UK firm yang kemudian membuka cabang di US pada 1890 dan kemudian terpisah dan berdiri sendiri. Firma Peat Marwick Mitchell merupakan gabungan firma US dan UK dan menggunakan nama yang sama pada tahun 1925.

Firma lainnya menggunakan nama yang berbeda untuk domestic business (tidak menggunakan nama bersama/common names), antara lain Touche Ross tahun 1960, Arthur Young (at first Arthur Young, McLelland Moores) tahun 1968, Coopers & Lybrand tahun 1973, Deloitte Haskins & Sells tahun 1978 dan Ernst & Whinney tahun 1979.

Big 6 (1989-1998)

Kompetisi diantara kantor akuntan semakin intensif dan the Big 8 menjadi the Big 6 pada Juni 1989 ketika Ernst & Whinney merger dengan Arthur Young mejadi Ernst & Young serta Deloitte, Haskins & Sells merger dengan Touche Ross menjadi Deloitte & Touche pada Agustus 1989.

Selengkapnya the Big Six mencakup:

  1. Arthur Andersen
  2. Coopers & Lybrand
  3. Ernst & Young (Ernst & Whinney and  Arthur Young & Company merged in 1989)
  4. Deloitte & Touche (Deloitte Haskins & Sells and Touche Ross mergen in 1989)
  5. Peat Marwick Mitchell
  6. Price Waterhouse

Big 5 (1998-2002)

The Big 6 menjadi the Big 5 pada Juli 1998 ketika Price Waterhouse merger dengan Coopers & Lybrand menjadi PricewaterhouseCoopers. Selengkapnya the Big 5 adalah:

  1. Arthur Andersen
  2. Ernst & Young
  3. Deloitte & Touche
  4. Peat Marwick Mitchell
  5. PricewaterhouseCoopers (Price Waterhouse and Coopers & Lybrand merged in 1998)

Big 4 (2002-sekarang)

Kasus kolapsnya Enron telah menyeret Arthur Andersen, yang mengadit laporan keunagan Enron, ke dalam serangkaian penyelidikan oleh otoritas bursa US. Hasil penyelidikan menyimpulkan Arthur Andersen terlibat dalam skandal tersebut. Kantor akuntan Arthur Andersen didakwa melawan hukum karena menghancurkan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pengauditan Enron, dan menutup-nutupi kerugian jutaan dolar.

Hasil keputusan hukum secara efektif menyebabkan kebangkrutan global dari bisnis Arthur Andersen. Kantor akuntan di seluruh dunia yang berada di bawah bendera Arthur Andersen seluruhnya dijual dan kebanyakan menjadi anggota kantor akuntan internasional lainnya. Di UK, para partner Arthur Andersen setempat kebanyakan bergabung dengan Ernst & Young dan Deloitte Touche Tohmatsu. Di Indonesia, para partner Arthur Andersen pada akhirnya bergabung dengan Ernst & Young.

The big 4 selengkapnya adalah:

  1. Ernst & Young
  2. Deloitte Touche Tohmatsu
  3. KPMG
  4. PricewaterhouseCoopers

Itulah seputar artikel mengenai KAP Big Four, apakah Anda tertarik lebih jauh dengan Big 4?

Untuk Anda yang tertarik dengan sism akuntansi modern, apakah Anda tahu bahwa Jurnal.id merupakan accounting software dengan laporan keuangan seperti neraca keuangan, arus kas, laba-rugi, dan lainnya. Tujuan Jurnal.id adalah memudahkan pembukuan serta proses akuntansi pemilik bisnis.

Semua perusahaan dan pengusaha pasti menginginkan administrasi yang berjalan baik sementara masih banyak perusahaan yang kesusahan untuk mengelola administrasi yang baik, untuk itulah Jurnal.id hadir sebagai jawaban kebutuhan.

Dengan adanya dan menggunakan aplikasi akuntansi android Jurnal.id, maka lebih menghemat waktu proses administrasi dan operasional, dengan harga yang efisien, efektif dan cepat. Karena itu, pebisnis bisa lebih fokus untuk mengembangkan usahanya.

Kategori : Akuntansi

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo