Fraud Accounting, Pengertian, Faktor, dan Jenis-Jenisnya

Fraud accounting merupakan istilah yang turut menjadi bagian dari dunia akuntansi sehingga tak heran bila istilah ini tak asing lagi bagi para akuntan. Namun mungkin Anda yang merupakan bagian dari masyarakat awam belum paham benar mengenai apa yang dimaksud dengan istilah dalam akuntansi tersebut.

Kata fraud sendiri memang merupakan sebuah kata asing namun kata ini memiliki makna yang sama dengan kecurangan. Jadi, fraud accounting bisa saja digambarkan sebagai suatu tindakan kecurangan yang berhubungan dengan keuangan atau finansial perusahaan. Untuk mengetahui lebih jelas tentang konsep ini maka Anda bisa terus menyimak ulasan dan penjelasan berikut.

Pengertian Fraud Accounting

Seperti yang telah diulas sebelumnya bahwa fraud sendiri digambarkan sebagai suatu bentuk dari tindakan yang bersifat curang dan bahkan bisa mengarah ke suatu perbuatan yang melanggar hukum. Sudah tentu perbuatan yang melanggar hukum bisa memberikan dampak negatif baik bagi perusahaan yang kemudian berpengaruh pada seluruh pihak yang berkaitan dengan perusahaan.

Umumnya di dalam dunia akuntansi fraud ini merupakan suatu tindak kecurangan yang dilakukan oleh seseorang atau bahkan juga bisa lebih. Bisa saja tindakan ini dilakukan oleh pihak internal atau orang yang terlibat secara langsung di dalam suatu perusahaan. Namun bisa juga tindakan ini dilakukan oleh pihak ketiga di luar perusahaan. Umumnya pula apa yang disebut dengan fraud accounting ini cenderung memanfaatkan suatu bentuk kebohongan dengan tujuan khusus untuk memperoleh keuntungan sekalipun keuntungan tersebut didapatkan dengan cara yang tidak adil.

Perbuatan yang dilakukan oleh satu atau beberapa pihak dengan penuh kecurangan pada suatu perusahaan ini tentu saja berkaitan dengan penipuan dan cenderung dilakukan dengan tujuan memperoleh keuntungan berupa uang. Jadi kondisi finansial perusahaan akan mengalami kesalahan karena adanya tindakan penipuan tersebut. Akuntansi perusahaan akhirnya juga tidak dapat memberikan hasil yang tepat karena adanya kekacauan yang disebabkan oleh fraud di dalamnya. Dan biasanya bentuk pelanggaran ini terjadi karena adanya suatu kepercayaan yang didapatkan oleh pelaku penipuan. Tentu saja hal ini sebisa mungkin harus segera dicegah agar tidak terjadi pada perusahaan.

Faktor Penyebab Terjadinya Fraud Accounting

Kecurangan di perusahaan yang seringkali disebut dengan istilah fraud accounting ini dapat terjadi kapan saja. Beberapa hal yang menimbulkan tindakan ini diantaranya adalah adanya kesempatan terutama bagi pihak yang telah memperoleh kepercayaan dari perusahaan tersebut. Hal inilah yang menyebabkan banyaknya tindakan fraud yang dilakukan oleh seseorang dengan jabatan tinggi di perusahaan.

Selain adanya kesempatan rupanya tindakan kecurangan atau penipuan di perusahaan juga bisa terjadi karena adanya tindakan hukum yang dinilai terlalu lemah. Banyak perilaku kriminal yang ternyata tidak diberi sanksi tegas. Hal ini membuat banyak orang kemudian melanggar aturan atau hukum yang berlaku. Hukum yang lemah memang berpotensi untuk membuat siapa saja berani melakukan tindakan yang tidak baik dan bahkan merugikan perusahaan.

Fraud juga cenderung terjadi karena adanya individu yang memang memiliki sifat dan karakter buruk sehingga perilakunya pun menjadi buruk. Misalnya saja seperti berperilaku tamak sehingga selalu mencari kesempatan atau peluang untuk bisa melakukan fraud di perusahaan. Hal terakhir yang dapat menyebabkan adanya fraud adalah adanya himpitan ekonomi yang membuat individu akhirnya secara nekad melakukan tindakan curang dan penipuan guna mendapatkan keuntungan. Beban hidup yang sangat berat bahkan bisa membuat seseorang melakukan tindakan kriminal yang bisa menguntungkan dirinya tanpa memikirkan pihak lainnya.

Jenis Fraud Accounting

Ada banyak bentuk atau jenis fraud accounting yang biasa terjadi di lingkungan perusahaan seperti berikut ini.

  • Pertama adalah penyimpangan aset. Biasanya hal ini terjadi dengan adanya tindakan pencurian aset atau harta milik perusahaan yang telah dipercayakan pada pelaku.
  • Jenis fraud yang selanjutnya adalah tindakan pernyataan palsu yang biasanya dilakukan dengan cara menutupi kondisi keuangan perusahaan yang sebenarnya. Jadi setiap laporan keuangan dibuat dengan adanya penipuan di dalamnya dan hal ini jika tidak diteliti secara lebih lanjut tidak akan diketahui oleh pihak atasan.
  • Selain itu masih ada pula jenis fraud yang mungkin sudah terlalu umum dan banyak diketahui oleh masyarakat yaitu korupsi. Fraud yang satu ini tampaknya menjadi berita yang sudah sering didengar oleh masyarakat. Korupsi ini bisa saja terjadi karena banyak hal misalnya karena hukum yang lemah dan sejenisnya. Pencurian data juga bisa menjadi salah satu jenis fraud accounting sehingga berdampak merugikan bagi perusahaan. Terlebih lagi jika perusahaan tersebut bergerak di bidang finansial atau keuangan maka tentunya fraud bisa merugikan banyak pihak.
  • Jenis fraud yang terakhir adalah penggelapan uang atau bisa juga penggelapan data. Bentuk penggelapan ini sudah jelas dilakukan dengan tujuan untuk kepentingan diri sendiri. Oleh karena itu penggelapan dan seluruh jenis atau bentuk fraud lainnya sudah seharusnya selalu diwaspadai secara bersama agar bisa meminimalkan dampak kerugian perusahaan.

Cara Mencegah Fraud Accounting

Segala bentuk perilaku atau tindakan yang menyimpang dan bisa melanggar aturan atau hukum yang berlaku sebenarnya dapat dicegah. Segala bentuk pencegahan bsia dilakuakn sebagai upaya untuk menekan dan meminimalkan resiko terjadinya fraud di dalam sebuah perusahaan. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah fraud accounting misalnya saja seperti sosialisasi SOP anti korupsi kepada seluruh karyawan dengan disertai informasi mengenai sanksi yang tegas. Dengan adanya sosialisasi tersebut maka setiap karyawan bisa tahu lebih jelas mengenai apa saja larangan dari perusahaan serta apa saja bentuk pelanggaran yang harus dihindari selama  bekerja di perusahaan terkait.

Sanksi yang tegas juga sudah tentu perlu disosialisasikan agar setiap karyawan bisa mengerti apa saja yang akan diterimanya jika memang melakukan perilaku menyimpang yang bisa merugikan perusahaan dan pihak lainnya yang masih berhubungan dengan perusahaan terkait.

Selain itu perusahaan juga perlu melakukan analisa keuangan dengan baik dan tepat. Salah satunya dengan menggunakan accounting software yang aman dan optimal. Perusahaan bisa saja memilih tenaga analis keuangan yang berkompeten untuk menjalankan software tersebut agar bisa menemukan hal yang tidak beres berkaitan dengan fraud accounting. Tentunya hal ini bisa menjadi antisipasi terbaik sehingga peluang terjadinya fraud di suatu perusahaan bisa semakin ditekan dan diminimalkan.

Fraud accounting yang sudah jelas berhubungan dengan suatu tindakan kecurangan terutama pada finansial perusahaan bisa saja merupakan suatu tindak kriminal yang sangat berbahaya dan bersifat merugikan. Oleh karena itu sudah seharusnya tindakan ini bisa dicegah agar jangan sampai terjadi di sebuah perusahaan. Dengan adanya tindakan kecurangan ini maka perusahaan nantinya bisa mengalami kerugian bahkan bisa saja kerugian ini berjumlah sangat besar. Maka tentunya segala bentuk atau jenis kecurangan bisa dicegah sedini mungkin dan juga bisa segera diatasi. Hingga nantinya perusahaan tetap bisa berjalan dengan lancar dan bahkan bisa semakin berkembang.

Kategori : Accounting

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo