Cara Menjadi Kontraktor dengan Mudah

Bagaimana cara menjadi kontraktor? Artikel ini membahas tentang perusahaan jasa, yaitu di bidang kontraktor, apa itu kontraktor?

Jenis jenis perusahaan kontraktor, pengertian kontraktor, pengertian sub kontraktor, cara mendirikan perusahaan kontraktor, cara memilih perusahaan kontraktor yang baik, perbedaan kontraktor dan pemborong.

Kontraktor sering diidentifikasi dengan orang yang menjalankan usaha di bidang jasa konstruksi, oleh karena itu sering kali disamakan dengan pemborong.

Layanan yang ditawarkan bisa berupa konsultasi konstruksi, seperti pengkajian, perencanaan, perancangan, pengawasan, dan manajemen penyelenggaraan konstruksi bangunan.

cara menjadi kontraktor

Selain itu, kontraktor juga bisa melayani pekerjaan konstruksi, seperti pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan, pembongkaran, dan pembangunan kembali sebagian atau keseluruhan bangunan gedung maupun bangunan sipil.

Dalam pekerjaan konstruksi biasanya seorang kontraktor akan ter-spesialisasi, misalnya pekerjaan instalasi, konstruksi khusus, konstruksi prefabrikasi, penyelesaian bangunan, dan penyewaan peralatan.

Perusahaan konstruksi atau kontraktor memainkan peran yang cukup penting dalam pembangunan infrastruktur berupa jalan raya, jalan tol, jalur kereta, bandar udara, pelabuhan, waduk, bendungan, pembangkit listrik, hingga pos batas negara.

Kontraktor juga harus memastikan kalau para pekerjanya telah mengantongi sertifikasi. Hal ini ditujukan supaya pekerjaan yang dihasilkan lebih terjamin dan kasus kecelakaan di proyek konstruksi dapat diminimalisasi.

Apa itu dan bagaimana cara menjadi kontraktor? Mengutip dari laman Wikipedia: Kontraktor bersinonim dengan kata Pemborong.

“Kontraktor” berasal dari kata “kontrak” yang artinya surat perjanjian atau kesepakatan kontrak bisa juga berarti sewa sehingga kontraktor bisa disamakan dengan orang atau suatu badan hukum atau badan usaha yang dikontrak atau disewa untuk menjalankan proyek pekerjaan berdasarkan isi kontrak yang dimenangkannya dari pihak pemilik proyek yang merupakan instansi/lembaga pemerintahan, badan hukum, badan usaha, atau perorangan yang telah melakukan penunjukan secara resmi.

Berikut aturan-aturan penunjukan dan target proyek ataupun order/pekerjaan yang dimaksud tertuang dalam kontrak yang disepakati antara pemilik proyek (owner) dengan kontraktor pelaksana.

Wilayah bidang usaha kontraktor sebenarnya sangat luas dan setiap kontraktor memiliki fokus usaha dan spesialisasi di bidangnya masing-masing, misalnya:

  1. Kontraktor bangunan penyedia jasa pelaksana konstruksi
  2. Kontraktor bidang jasa pengadaan tenaga kerja
  3. Kontraktor bidang pertahanan dan militer, dll

Cari Tahu dulu Pengertiannya!

Kontraktor sering disamakan dengan pemborong itu karena menangani bidang yang sama yaitu bergerak di bidang jasa konstruksi. Jadi kontraktor sering disebut juga pemborong.

Definisi lain kontraktor berasal dari kontrak yang artinya surat perjanjian atau kesepakatan kontrak bisa juga berarti sewa.

Kontraktor bisa berarti sebagai orang atau suatu badan hukum atau badan usaha yang di kontrak untuk menjalankan sebuah proyek pekerjaan berdasarkan isi kontrak perjanjian atau kesepakatan oleh pihak pemilik proyek.

Pemilik proyek dapat berupa instansi atau lembaga pemerintahan, badan hukum, badan usaha, maupun perorangan yang telah melakukan penunjukan secara resmi dengan aturan penunjukan.

Target proyek atau order pekerjaan yang tertuang dalam kontrak yang telah disepakati bersama antara pemilik proyek dengan kontraktor pelaksana.

Baca juga: Manfaat Besar dari Software Akuntansi bagi Kontraktor

Apa yang dimaksud dengan Kontraktor?

Arti kata kontraktor berasal dari kata “kontrak” yang artinya surat perjanjian atau kesepakatan kontrak bisa juga berarti sewa.

Istilah tersebut merujuk pada tenaga profesional yang memberikan keterampilan atau layanan kepada perusahaan untuk jangka waktu tertentu.

Pekerjaan kontraktor dibatasi oleh waktu penyelesaian, biaya, dan hal-hal yang harus diselesaikan sesuai kontrak.

Misal dalam pembangunan sebuah apartemen, kontraktor adalah pihak yang bertanggung jawab melaksanakan semua atau sebagian pekerjaan konstruksi.

Mereka akan bertanggung jawab menyediakan semua material, tenaga kerja, peralatan (seperti kendaraan teknik dan perkakas), dan layanan yang diperlukan untuk pembangunan proyek.

Cara menjadi kontraktor untuk mendapatkan proyek antara lain:

  1. Ditunjuk langsung oleh pemilik proyek untuk mengerjakan pembangunan.
  2. Melalui lelang yang diselenggarakan oleh pemilik proyek. Pemenang lelang merupakan kontraktor yang mengajukan harga terbaik dan produk berkualitas serta memenuhi kriteria yang ditetapkan pemilik proyek.

cara menjadi kontraktor

Pengertian Sub Kontraktor

Sub kontraktor yaitu orang atau badan hukum yang memborong pekerjaan spesialis tertentu pada kontraktor utama.

Misalnya dalam pelaksanaan proyek gedung bertingkat tinggi ada yang namanya sub kontraktor listrik, besi, bekisting, arsitektur, dan lain sejenisnya.

Jadi, kontraktor adalah tenaga profesional yang memberikan keterampilan atau layanan kepada perusahaan untuk jangka waktu tertentu.

Note: Kontraktor bisa merujuk pada orang yang memiliki kemampuan dalam bidang jasa konstruksi maupun orang yang mengelola badan usaha jasa konstruksi.

Cara menjadi kontraktor, Anda bisa memulainya dengan menjalankan bisnis jasa konstruksi perorangan, kemudian meningkatkan skala usaha menjadi badan usaha.

Berita Penting! Wajib Diketahui untuk Menjadi Salah Satu Cara Menjadi Kontraktor

  1. Mengutip Kompas, saat ini kontraktor kecil diizinkan ikut lelang pengadaan barang dan jasa yang nilainya mencapai Rp 10 miliar. Kontraktor menengah bisa ikut proyek pengadaan senilai Rp 10-100 miliar. Sementara kontraktor besar hanya diperbolehkan ikut proyek bernilai lebih dari Rp 100 miliar.
  2. Untuk bisa mengikuti lelang proyek, kontraktor wajib menggandeng pemasok bahan baku. Melansir Bisnis.com, para perusahaan spesialis harus ikut bersama kontraktor dalam satu dokumen lelang. Jadi kontraktor bukan cuma menyampaikan informasi rencana pasokan bahan bakunya saja.
  3. Disadur dari Tempo, kontraktor punya kewajiban untuk mempekerjakan tenaga terampil seperti mandor, operator, teknisi, pengawas, juga ahli kesehatan dan keselamatan kerja yang memiliki sertifikasi kompetensi.
  4. Kontraktor harus mampu menggunakan teknologi agar memiliki peluang untuk bersaing mendapatkan pekerjaan. Selain itu, kontraktor juga harus mengedepankan kualitas yang unggul, ketepatan waktu, dan efisiensi biaya, seperti dikutip dari Okezone.com.

Jenis Jenis Kontraktor di Indonesia

Di Indonesia, ada beberapa jenis kontraktor yang umum membantu dalam sebuah proyek. Mereka adalah:

1. Kontraktor Bidang Arsitektur

Kontraktor yang mencakup bangunan dengan teknologi sederhana, teknologi menengah, dan teknologi canggih. Selain itu, ada pula arsitektur untuk bagian interior properti, lanskap properti, dan perawatan properti.

2. Kontraktor Bidang Sipil

Kontraktor bidang sipil biasanya mengerjakan pembuatan jembatan, jalan, jalur kereta api, landasan pesawat, jalan bawah tanah, terowongan, bendungan, saluran drainase, dan jalur pengairan.

3. Kontraktor Bidang Lingkungan

Bidang tata lingkungan mencakup rencana penataan kota, analisis dampak properti pada lingkungan, teknik lingkungan, pengolahan air bersih dan limbah, juga perawatannya.

4. Kontraktor Bidang Elektrikal

Bidang elektrikal yang berkaitan dengan kelistrikan, mulai dari instalasi pembangkit listrik, instalasi listrik, jaringan transmisi dan distribusi, sinyal, juga telekomunikasi.

5. Kontraktor Bidang Mekanikal

Bidang mekanikal yang mencakup instalasi AC, instalasi industri, instalasi minyak atau gas, pembuatan lift dan eskalator, pipa air, dan perawatannya.

Perbedaan Kontraktor dan Pemborong 

Apa perbedaan kontraktor dan pemborong? Banyak orang yang menyamakan istilah kontraktor sebagai pemborong. Keduanya memang berfungsi untuk menjalankan proyek pekerjaan yang diminta oleh pemilik proyek. Namun, keduanya merupakan hal yang berbeda.

Berikut ini beberapa perbedaan dari kedua hal tersebut di dalam dunia properti:

  • Sistem kerja kontraktor berdasarkan kontrak tertulis, tetapi pemborong bekerja berdasarkan perjanjian lisan.
  • Kontraktor selalu berbadan hukum, sedangkan pemborong belum berbadan hukum.

Baca juga: 7 Rekomendasi Software RAB Bagi Usaha Kontraktor

Layanan yang Disediakan Jasa Kontraktor

Berikut ini adalah jenis jasa yang disediakan oleh perusahaan-perusahaan jasa bangunan tersebut,

1. Jasa Bangunan

Seringkali perusahaan jasa ini akan menggunakan alat-alat berat untuk mengerjakan jasa yang satu ini. Pihak mereka akan menawarkan jasa bangunan mencakup:

  • Pembersihan lahan.
  • Penggalian tanah untuk pembuatan pondasi.
  • Pembuatan sumur resapan.

2. Jasa Desain

Jasa desain yang ditawarkan oleh perusahaan meliput survei lahan dan memberikan jasa desain, mulai dari desain interior, eksterior, hingga fasilitas-fasilitas yang ada di properti tersebut. Desain tersebut juga akan dibuat sesuai dengan kebutuhan, keinginan, dan anggaran pemilik proyek.

3. Jasa Renovasi dan Remodelling

Terakhir, jasa yang paling sering digunakan adalah renovasi dan remodelling seperti perbaikan dan pembongkaran pada properti.

Renovasi yang dikerjakan dapat berupa perombakan di area interior, eksterior, maupun fasilitas properti.

cara menjadi kontraktor

Tugas dan Tanggung Jawab Kontraktor

Tugas dan tanggung jawab seorang kontrak berdasarkan pada pemilik proyek atau pun owner pekerjaan yang telah terlaksanakan oleh kontraktor tersebut.

Pekerjaan atau proyek tersebut akan diawasi oleh tim pengawas atau konsultan yang biasanya sudah bekerja atau ditunjuk oleh pemilik ataupun owner.

Jika terjadi suatu masalah dalam pelaksanaan proyek maka kontraktor dapat juga berkonsultasi kepada tim pengawas.

Sebelum pekerjaan dimulai, pekerjaan desain proyek harus betul-betul sudah benar dengan tidak ada kekeliruan sekecil apapun.

Adapun tugas dan tanggung jawab yang harus diperhatikan dari cara menjadi kontraktor yaitu:

  1. Pekerjaan pelaksanaan konstruksi harus sesuai dengan peraturan dan spesifikasi yang telah terencana berdasarkan isi dalam kontrak atau kesepakatan.
  2. Mengupdate laporan perkembangan pelaksanaan proyek atau progress, kepada pemilik proyek dalam halnya yaitu laporan harian, mingguan, serta bulanan. Isi laporan tersebut biasanya meliputi beberapa hal antara lain yaitu, pelaksanaan pekerjaan, perkembangan kerja yang telah tercapai. Jumlah tenaga kerja yang ada, serta pengaruh alam seperti cuaca dan sebagainya.
  3. Terlaksana jadwal pekerjaan sesuai dengan rencana.
  4. Menyediakan tenaga kerja, bahan, tempat  demi kelancaran pelaksanaan pekerjaan tersebut.
  5. Menjaga seluruh alat yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Peran dan Tanggung Jawab

  1. Melaksanakan pembangunan bekerja sesuai dengan peraturan dan spesifikasi yang telah direncanakan dan ditentukan di dalam kontrak Perjanjian Pemborongan
  2. Memberikan laporan kemajuan proyek meliputi laporan harian, mingguan, dan bulanan kepada pemilik proyek
  3. Menyediakan tenaga kerja, bahan, peralatan, tempat kerja, dan alat-alat pendukung lainnya yang digunakan mengacu pada gambar dan spesifikasi set memperhatikan waktu, biaya, kualitas dan pekerjaan keamanan
  4. Bertanggung jawab atas kegiatan pembangunan dan metode pelaksanaan pekerjaan di lapangan
  5. Menjalankan pekerjaan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.

Jenis-jenis Berdasarkan Skala Besar dan Kemampuan yang Dimiliki

Umumnya, kontraktor terbagi menjadi tiga tingkatan besar yaitu kontraktor kecil, menengah dan besar. Hal ini tergantung dengan segmen pasar dan nilai kontraknya bahkan teknologi yang digunakan.

1. Skala Kecil

Kontraktor K-1. Termasuk pada kontraktor berskala kecil. Menangani pekerjaan dengan nilai kontak maksimal Rp 1 miliar.

Kontraktor K-2. Termasuk pada kontraktor berskala kecil. Menangani pekerjaan dengan nilai kontak maksimal Rp 1,75 miliar.

Kontraktor K-3. Termasuk pada kontraktor berskala kecil. Menangani pekerjaan dengan nilai kontak maksimal Rp 2,5 miliar.

2. Skala Menengah

Kontraktor M-1. Termasuk pada kontraktor berskala menengah. Menangani pekerjaan dengan nilai kontak maksimal Rp 10 miliar.

Kontraktor M-2. Termasuk pada kontraktor berskala menengah. Menangani pekerjaan dengan nilai kontak maksimal Rp 50 miliar.

3. Skala Besar

Kontraktor B-1. Termasuk pada kontraktor berskala besar. Menangani pekerjaan dengan nilai kontak maksimal Rp 250 miliar.

Kontraktor B-2. Termasuk pada kontraktor berskala besar. Menangani pekerjaan dengan nilai kontak tidak terbatas.

Perhatikan Cara Menjadi Kontraktor dan Pilihlah yang Baik!

Menggunakan perusahaan jasa bangunan menjadi pilihan yang paling realistis dan efektif untuk membangun rumah impian. Apalagi saat ini jasa tersebut bisa dengan mudah ditemukan.

Namun, sebaiknya Anda harus berhati-hati ketika memilih kontraktor. Setidaknya, ada beberapa ciri jasa yang berkualitas, berikut ini diantaranya:

Cara Menjadi Kontraktor yang Baik

Apa saja kriteria yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang kontraktor yang baik?

1. Memiliki Identitas dan Kontak Jelas

Namanya perusahaan profesional, sudah seharusnya memiliki identitas yang jelas. Identitas ini berupa nama perusahaan yang punya legalitas, kontak yang mudah dihubungi, dan alamat yang bisa didatangi.

Nah, jika anda menemukan perusahaan yang tidak memiliki kualitas-kualitas tersebut, lebih baik tidak perlu membuang-buang waktu dan carilah perusahaan lain yang mempunyai kejelasan.

2. Rekam Jejak dan Portofolio Bisa Dilacak

Ciri paling mudah untuk menentukan profesionalisme perusahaan tersebut adalah dengan melihat portofolio dan klien yang sudah pernah mereka kerjakan.

Jika mereka telah bekerja sama dengan banyak klien-klien dan punya bukti hasil pengerjaan yang berkualitas, Pins tidak perlu terlalu meragukan kontraktor tersebut.

3. Perhitungan Harga Transparan

Penawaran harga dari perusahaan sangatlah penting ketika menggunakan jasa mereka. Sebaiknya, menghindari dan jangan pernah tergiur dengan perusahaan yang menawarkan harga yang sangat murah dan tidak masuk akal. Bahkan, harga penawaran, jauh di bawah harga pasaran untuk jasa dan material.

Selain itu, jangan pernah juga mencoba-coba mempercayakan rumah Anda kepada perusahaan atau pihak yang memberikan penawaran-penawaran terkait material bangunan yang harganya terlalu tinggi dari harga pasar.

4. Memperhatikan Keselamatan Pekerja

Profesionalisme dari Perusahaan Kontraktor harus memperhatikan K3 yaitu keselamatan dan keamanan pekerjanya di lokasi proyek.

Mewajibkan pekerjanya menggunakan helm, sepatu boot, dan rompi keselamatan, membayar upah tepat waktu, memberi tempat tinggal yang layak, makanan, minuman, dan kondisi kerja yang aman.

Bila aspek-aspek ini tidak terpenuhi, bukan tidak mungkin para pekerja akan berpotensi untuk kabur atau tidak jujur.

5. Pentingnya Memilih Perusahaan Kontraktor Terpercaya

Anda pasti pernah mendengar ada kontraktor yang kabur sebelum proyek selesai.

Ada pula kasus dimana hasil konstruksi yang tidak sepadan dengan nilai sebuah proyek. Jika hal tersebut terjadi, maka bisa dipastikan bahwa kontraktor tersebut tidaklah terpercaya.

Maka dari itulah sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan informasi perusahaan mana saja yang bisa dipilih untuk menjalankan proyek Anda.

Beberapa perusahaan di atas bisa jadi rekomendasi bagi Anda.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah alasan kenapa memilih kontraktor terpercaya sangat penting.

Anda yang akan menjalankan proyek sangat penting untuk mengetahuinya :

  • Pekerjaan bisa lebih cepat selesai: Perusahaan kontraktor akan bekerja sesuai dengan tenggat waktu dan rencana yang ditentukan. Hal ini didukung dengan tim yang berpengalaman, alat yang lengkap dan supplier yang terpercaya pula.
  • Membantu menghemat waktu dan biaya: Nyatanya, jasa kontraktor bisa menuangkan ide dan gagasan agar biaya atau budget yang digunakan tidak melebihi anggaran. Hal ini tentu menguntungkan Anda dalam membangun proyek Anda dengan lebih hemat lagi.
  • Tidak akan takut tertipu: Kontraktor terpercaya memiliki legalitas yang pasti. Hal ini membuat mereka bisa bekerja dengan penuh tanggung jawab dalam setiap proyek yang dikerjakan.

6. Bangun Perusahaan Anda Sendiri

Anda mungkin tertarik membangun perusahaan (bisnis) kontraktor? Jangan takut kawan!

Menjadi seorang kontraktor dapat dilakukan siapa saja. Asal ia memiliki keinginan belajar yang kuat meski masih minim dengan pengalaman.

Apabila Anda ingin masuk pada bisnis kontraktor, maka sebaiknya lakukan pekerjaan sederhana terlebih dahulu.

Misalnya dengan membangun rumah tempat tinggal dan ruko. Membangun sistem yang bagus termasuk dengan penggunaan software akuntansi online dan juga bisa mengolah inventaris yang membuat semuanya terasa mudah.

Bisnis ini akan sukses dipakai apabila Anda mengetahui berbagai tips bisnis kontraktor pada ulasan di bawah ini.

Meskipun tidak memiliki teknologi tinggi serta analisis yang kompleks, bisnis kontraktor akan tetap menguntungkan. Berikut informasi selengkapnya:

7. Mencari Pengalaman dengan Bekerja pada Perusahaan Kontraktor

Bisnis kontraktor dapat Anda mulai dengan bekerja pada perusahaan kontraktor terlebih dahulu.

Waktu riwayat kerja satu sampai lima tahun sudah cukup sebagai bekal untuk mengetahui gambaran sederhana mengenai bisnis properti.

Dengan mengawali bekerja pada perusahaan, maka akan ada ide dan strategi untuk menjalankan usaha.

8. Membangun Relasi dengan Pihak Lain

Saat bekerja di perusahaan tersebut, Anda harus memanfaatkan waktu membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak.

Mulai dari pemasok, klien, dan juga arsitek.

Untuk membangun relasi yang kuat, sebaiknya, selesaikan pekerjaan dengan tepat waktu dan dengan kualitas yang baik.

Sehingga, pihak luar tersebut memiliki keinginan kembali untuk bekerja sama lagi.

9. Menyusun Rencana Bisnis

Sangat penting untuk menyusun rencana bisnis terlebih dahulu sebelum benar-benar merealisasikan bisnis kontraktor tersebut.

Sehingga, Anda bisa lebih fokus dalam menjalankan usaha dan tujuan bisnis dapat tercapai.

10. Mendapatkan Izin Usaha

Untuk menjadi seorang kontraktor yang sukses, tentu saja harus memiliki izin usaha.

Sehingga, sebelum benar-benar mendirikannya, maka daftarkan perusahaan agar mendapatkan izin usaha.

Dengan izin usaha ini, maka klien akan lebih percaya pada perusahaan Anda. Dengan begitu, bisnis kontraktor pun akan jadi lebih berkembang, lancar, serta sukses.

Anda dapat memilih mendirikan CV atau PT. CV adalah perusahaan yang tidak memiliki badan hukum.

Sedangkan PT merupakan perusahaan yang memiliki badan hukum.

Aturan mengenai pendirian PT ada pada Undang Undang PT nomor 40 tahun 2007 mengenai perseroan terbatas.

Untuk CV sendiri tidak terdapat aturan khusus tentangnya.

PT dapat digunakan untuk ragam jenis kegiatan usaha.

Sedangkan CV hanya bisa melakukan kegiatan usaha yang terbatas seperti pembangunan, perbengkelan, perindustrian. perdagangan, percetakan dan jasa, pertanian, dan sebagainya.

11. Mengkaji Pinjaman Usaha Industri

Di dunia bisnis kontraktor ini, biaya yang dibutuhkan cukup besar.

Termasuk untuk membeli bahan baku material, membayar sub kontraktor, membayar tenaga kerja, dan masih banyak lagi.

Pinjaman usaha akan menjamin perputaran uang di dalam bisnis sehingga akan berjalan lebih baik.

Modal untuk bisnis kontraktor tergantung pada jenis usahanya.

Namun, secara umum, bisnis ini membutuhkan biaya awal sekitar 10 hingga 50 juta untuk jenis perusahaan CV maupun PT.

Akan tetapi, berdasar pada ketentuan Undang-Undang, modal dasar dari perseroan terbatas adalah Rp 50.000.000,- kecuali ditentukan lain oleh undang-undang mengenai pelaksanaan kegiatan usaha di wilayah Indonesia.

Dari modal ini, minimal 25%-nya harus sudah ditempatkan dan disetor oleh pendiri PT atau pemegang saham perseroan.

Modal tambahannya meliputi menyewa kantor perusahaan , merekrut karyawan, serta modal cadangan untuk kebutuhan pelaksanaan proyek.

Pada kenyataannya saat melakukan pinjaman modal kepada bank atau investor, sebagai kontraktor Anda harus menyiapkan laporan keuangan yang bisa meyakinkan mereka atas bisnis yang Anda bangun.

Laporan keuangan adalah pertimbangan utama yang bisa untuk menentukan sehat atau tidaknya keuangan suatu bisnis dan peluang pengembangannya di masa depan.

Baca juga: Pahami Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa dalam Komponen Penyusun Laporan Keuangan

12. Memperluas Bisnis Kontraktor

Tips selanjutnya untuk bisa menjadi pengusaha kontraktor yang sukses adalah dengan memperluas bisnis.

Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah dengan mendaftar dalam tender proyek serta lebih proaktif pada peluang kerja yang tersedia.

13. Tak Berhenti Melakukan Promosi

Cara menjadi kontraktor yang hebat, Anda harus senantiasa melakukan promosi sehingga, jasa usaha kontraktor yang Anda bangun lebih mudah dikenal masyarakat dan banyak manfaatnya.

Beberapa media yang dapat Anda gunakan untuk mempromosikan bisnis kontraktor meliputi majalah, brosur, media elektronik, surat kabar, situs perusahaan, dan secara online.

Untuk melakukan promosi, sebaiknya buat lah iklan yang semenarik mungkin sehingga, orang-orang akan lebih tertarik pada kualitas perusahaan Anda.

Kategori : Industri

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo