Arti Faktur Penjualan Kredit dan Komponen Pentingnya

Transaksi bisnis dalam setiap perusahaan pasti memiliki detail faktur penjualan. Faktur penjualan tersebut digunakan untuk mengidentifikasi data transaksi yang telah dilakukan. Selain itu, faktur penjualan juga menjadi bukti bahwa transaksi terhadap produk atau jasa tertentu sudah dibayar, baik secara tunai maupun kredit.

Perusahaan menggunakan faktur penjualan untuk mengidentifikasi barang atau jasa yang telah terjual. Faktur penjualan tersebut akan berfungsi pada saat pembuatan laporan keuangan. Jadi akan ada bukti transaksi yang nyata untuk disimpan sebagai dokumen perusahaan.

Dari faktur penjualan, perusahaan juga bisa mengetahui stok barang yang terdapat dalam gudang, sehingga proses persiapan stok selanjutnya dan produksi akan lebih mudah direncanakan. Hal ini yang membuat faktur penjualan menjadi salah satu dokumen penting bagi perusahaan.

Tujuan dari adanya faktur penjualan adalah sebagai catatan atau rekaman transaksi penjualan. Setiap dokumen faktur penjualan bisa digunakan untuk pertanggung jawaban pada saat pembuatan laporan keuangan.

Dalam transaksi penjualan terdapat 2 jenis faktur. Jenis pertama adalah faktur penjualan tunai dan jenis kedua adalah faktur penjualan kredit. Meski fungsi kedua faktur hampir serupa, namun terdapat perbedaan dalam hal komponen dan momentum faktur-faktur tersebut dibutuhkan saat proses transaksi.

Baca Juga: 5 Aspek Penting Software Akuntansi untuk Manufaktur

Faktur penjualan tunai merupakan faktur penjualan yang digunakan untuk menyatakan sebuah transaksi telah dilakukan secara tunai dalam satu kali pembayaran. Transaksi dengan faktur penjualan tunai merupakan transaksi dengan pembayaran penuh dalam waktu sekali pembayaran. Di dalam faktur pajak tunai akan ditambahkan keterangan LUNAS yang menyatakan transaksi pembayaran telah selesai.

Sedangkan faktur penjualan kredit adalah jenis faktur penjualan yang digunakan untuk transaksi dengan sistem pembayaran secara mencicil. Transaksi yang menggunakan faktur penjualan kredit biasanya akan dibagi sesuai dengan jumlah cicilan yang dilakukan. Setiap cicilan akan mendapat faktur penjualan terbaru dengan jumlah cicilan yang perlu dibayar hingga lunas.

7 Tantangan Industri Manufaktur & Cara Mengatasinya

Komponen dalam Faktur Penjualan Kredit

Di artikel berikut, akan dijelaskan lebih lengkap tentang komponen faktur penjualan kredit. Setelah Anda mengetahui apa yang dimaksud dengan faktur penjualan kredit, maka penting sekali untuk mengetahui apa komponen yang terdapat di dalamnya. Komponen-komponen tersebut adalah:

 

Nomor Pesanan Penjualan

Nomor pesanan penjualan merupakan nomor yang tertera dalam faktur untuk menandakan bahwa faktur tersebut telah dikeluarkan secara resmi oleh perusahaan. Nomor yang tertera selain nomor faktur juga bisa nomor barang yang terdapat dalam transaksi untuk memperjelas data faktur penjualan.

 

Nomor Akun

Nomor Akun adalah nomor untuk akun yang digunakan. Nomor akun digunakan sebagai penanda jenis barang atau jasa yang telah diproses dalam transaksi. Sehingga tidak terjadi kesalahan antara faktur penjualan yang satu dan yang lainnya.

Baca Juga: Begini Cara Pembuatan Faktur Pembelian Kredit

Nomor Persediaan

Nomor persediaan digunakan untuk menandakan jumlah persediaan dari barang atau jasa dalam transaksi. Nomor persediaan akan menyatakan berapa persediaan barang yang digunakan sehingga perusahaan bisa menjaga stok untuk persiapan produksi berikutnya.

Ketiga komponen di atas merupakan komponen utama dari faktur penjualan. Komponen lain yang juga perlu diperhatikan tentunya adalah data perusahaan seperti alamat, nama, dan logo. Kemudian tambahkan juga cicilan setiap kredit yang perlu dibayar hingga lunas. Jadi faktur penjualan yang diberikan bisa lebih jelas bagi pelanggan.

Salah satu cara mudah untuk membuat dan mengirimkan faktur penjualan kredit adalah dengan menggunakan software akuntansi online. Dengan demikian, proses penagihan dan pembayaran akan lebih praktis dan mudah. Software akuntansi online Jurnal by Mekari yang memiliki fitur faktur penjualan yang lengkap bisa menjadi pilihan utama Anda. Dengan Jurnal, perusahaan Anda bisa mencetak faktur penjualan secara otomatis tanpa harus menghabiskan waktu panjang.

Software Jurnal by Mekari dapat mempermudah Anda dalam mengelola keuangan bisnis dengan tersedianya berbagai fitur, seperti laporan keuangan, persediaan barang, rekonsiliasi transaksi, termasuk pula pencatatan faktur pembelian dan pembayaran.

Dengan menggunakan aplikasi accounting online Jurnal by Mekari, Anda bisa menghemat biaya, waktu, dan energi karena data keuangan bisnis diproses dengan baik oleh Jurnal.

Pada September ini, dapatkan promo diskon hingga 20% dan Cashback mencapai Rp1,5 juta bagi yang berlangganan Jurnal Paket Enterprise+ minimal 24 bulan. Tak hanya itu, Anda juga berhak mendapat diskon 20% dan cashback hingga Rp1 juta jika berlangganan Paket Pro minimal 24 bulan.

Untuk info selengkapnya, Anda bisa mengunjungi website Jurnal atau mencoba demo gratis selama 14 hari dengan mengetuk banner di bawah ini.


PUBLISHED16 Sep 2020
Desy
Desy

SHARE THIS ARTICLE: