Setiap negara pasti memiliki budaya masing-masing, salah satunya budaya bisnis. Budaya bisnis di Indonesia sangat memperhatikan bagaimana cara membangun jaringan dengan bersosialisasi yang benar. Pada artikel kali ini, Anda akan mengetahui apa saja yang menjadi budaya bisnis di Indonesia.

 

Memiliki Sistem Hierarki

Budaya bisnis di Indonesia memiliki sistem hierarki yang terlihat dari sebagian besar lingkungan bisnisnya. Di mana, mereka yang berada di posisi lebih tinggi akan dipanggil dengan sebutan ‘Pak atau Ibu’ dan diikuti oleh nama mereka. Hal ini untuk menunjukkan rasa hormat terhadap mereka yang memiliki posisi lebih tinggi. Sedangkan, orang yang memiliki posisi lebih rendah harus bisa mengikuti permintaan orang dengan posisi tinggi tanpa sebuah pertanyaan. Hal ini karena kebanyakan karyawan atau pekerja di Indonesia lebih menyukai untuk tetap diam daripada harus mengoreksi atasan, meski mereka melakukan kesalahan. Ini dilakukan karena mereka tidak ingin mengalami posisi dan kondisi konfrontatif yang bisa menyebabkan gangguan atau masalah di tempat kerja. Karena, tempat kerja yang nyaman adalah segalanya bagi orang Indonesia.

 

Membutuhkan Waktu Lama untuk Negosiasi

Kebanyakan orang Indonesia membutuhkan waktu yang lebih lama dalam membuat kesepakatan bisnis. Terkadang, mereka juga membutuhkan banyak pertemuan untuk membahas masalah yang ingin disepakati. Kenapa hal ini terjadi? Karena orang Indonesia memikirkan segalanya dengan matang dan menunggu waktu yang tepat untuk memutuskan suatu hal. Dan jika partner bisnisnya memberikan tekanan dan meminta mereka memutuskan dengan cepat, orang Indonesia akan merasa itu adalah tanda bahaya. Beberapa orang Indonesia juga akan meminta saran orang lain sebelum membuat kesepakatan dalam hal bernegosiasi.

 

Waktu Rapat Sering Mundur

Pertemuan akan lebih baik jika dilakukan tepat pada waktu yang telah ditentukan. Namun, beberapa orang Indonesia sering sekali datang terlambat saat memiliki janji. Karena kebanyakan orang Indonesia merasa bahwa mereka punya waktu yang fleksibel. Belum lagi kondisi lalu lintas di Ibu kota yang hampir setiap hari macet dan membuat perjalanan ke tempat rapat jadi terhambat. Budaya bisnis Indonesia juga biasanya akan memaklumi orang dengan posisi tinggi terlambat datang, namun tidak berlaku bagi orang dengan posisi yang lebih rendah.

 

Peraturan Memasuki Ruang Rapat

Budaya bisnis di Indonesia juga memiliki peraturan tak tertulis saat ingin memasuki ruang rapat. Di mana orang dengan posisi paling tinggi harus memasuki ruang rapat terlebih dulu, dan baru disusul oleh karyawan lainnya. Hal ini dipandang sebagai cara untuk menghormati atasan atau orang dengan posisi lebih tinggi.

 

Kata ‘Iya’ Memiliki Banyak Arti

Hal ini terjadi karena sebagian orang Indonesia lebih memilih menghindari konflik dalam urusan bisnis dan pekerjaan. Di mana, selama diskusi mereka ingin sekali menghindari ketidaksepakatan dan menyetujui beberapa hal. Namun, kenyataannya mereka memiliki pendapat yang berbeda. Karena ingin menghindari konflik, kebanyakan orang Indonesia akan mengatakan ‘ya’ meskipun mereka tidak setuju.

 

Persahabatan dalam Bisnis

Sebelum memutuskan untuk memilih partner kerja, kebanyakan orang Indonesia memilih untuk membentuk persahabatan terlebih dulu. Jika sudah menemukan yang cocok, barulah ia memutuskan untuk bekerja sama dalam bisnis. Hal ini terjadi karena kebanyakan orang Indonesia percaya bahwa untuk menjalankan bisnis dengan baik, mereka butuh partner yang baik. Dan tanpa mengetahui latar belakang partner dengan jelas, maka ikatan bisnis tidak akan terbentuk, hingga dapat memengaruhi bisnis secara negatif.

 

Kesepakatan Itu Penting

Bagi orang Indonesia, kesepakatan adalah hal penting yang harus dilakukan. Di mana, semua keputusan dan langkah yang akan diambil harus berdasarkan kesepakatan dan telah disetujui oleh semua orang yang berkepentingan, meski solusi yang diambil bukanlah solusi terbaik. Karena, yang terpenting adalah solusi tersebut telah disetujui oleh semua orang. Selain itu, orang Indonesia juga lebih menghormati pendapat senior dan menindaklanjuti apa yang dikatakan senior karena beranggapan bahwa senior lebih mengetahui berbagai hal dan memiliki pengalaman lebih banyak.

 

Bersihkan Reputasi

Reputasi adalah hal penting menurut budaya bisnis Indonesia, karena mewakili kehormatan dan nilai seseorang. Jadi, kebanyakan orang Indonesia akan menjaga reputasinya tetap bersih. Mereka akan mencoba menghindari perselisihan bisnis yang bisa menyebabkan konflik dan merusak hubungan baik dalam bisnis. Selain menjaga reputasi, mereka juga akan menghindari kritik publik, karena mereka lebih suka kritik dikatakan secara pribadi daripada diberikan di depan orang lain ataupun platform publik.

 

Penampilan dalam Bisnis

Penampilan adalah hal nomor satu yang bisa menunjukkan seberapa profesional mereka dalam bisnis. Karena itulah, banyak perusahaan Indonesia mengharuskan karyawannya berpakaian secara formal. Namun, bagi karyawan atau pekerja wanita diharapkan berpakaian dengan tepat dan menunjukkan kerendahan hati yang menjadi nilai budaya Indonesia. Ada juga beberapa perusahaan yang menyediakan seragam yang harus digunakan oleh karyawannya.

 

Membagikan Kartu Bisnis

Orang Indonesia biasanya akan bertukar kartu nama sebelum memulai pertemuan atau rapat untuk terhubung dengan partner bisnis lainnya. Budaya orang Indonesia saat menerima kartu juga sangat diperhatikan, di mana cara menerimanya harus menggunakan tangan kanan, karena menerima dengan tangan kiri dianggap tidak sopan.

 

Itu adalah beberapa budaya bisnis orang Indonesia. Namun tidak semua orang Indonesia memiliki budaya bisnis tersebut, karena semua hal kembali lagi ke orang itu sendiri. Orang Indonesia biasanya lebih menomorsatukan kesopanan dan kesantunan dalam bisnis. Dan kebanyakan dari orang Indonesia akan menghargai hubungan kerja, bukan hanya sekedar mengambil keuntungan bisnis.

Author