Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh

Webinar Recap: Strategi Mengoptimalkan Semester Kedua dengan Laporan Keuangan Otomatis & AI Insight

Tayang
Ditulis oleh: Author Avatar Andhika Pramudya

Highlights
  • Empat tantangan utama bisnis yang dibahas meliputi pembukuan manual, data yang tidak real-time, tingginya risiko human error, dan minimnya pemahaman akuntansi.
  • Mekari Jurnal mendemonstrasikan fitur unggulan seperti AI Airene, Audit Log, rekonsiliasi bank otomatis, manajemen persediaan, hingga integrasi perpajakan dalam satu platform cloud.
  • Implementasi otomatisasi akuntansi membantu perusahaan memperoleh visibilitas keuangan yang lebih akurat, mempercepat analisis, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Memasuki semester kedua tahun 2026, setiap pemilik usaha dan tim manajemen keuangan dihadapkan pada tantangan besar untuk mengevaluasi kinerja bisnis dan memastikan target tahunan dapat tercapai.

Tanpa adanya visibilitas keuangan yang akurat dan real-time, pengambilan keputusan bisnis strategis kerap terhambat oleh proses pembukuan manual yang lambat dan rentan kesalahan.

Untuk membantu pelaku usaha menghadapi tantangan tersebut, Mekari Jurnal sukses menggelar acara online bertajuk “Mass Demo Online Jurnal: Strategi Mengoptimalkan Semester Kedua dengan Laporan Keuangan Otomatis & AI Insight“.

Acara yang diselenggarakan pada Selasa, 21 Juli 2026, pukul 11.00–12.00 WIB melalui Google Meet ini dihadiri oleh peserta yang berasal dari berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, jasa, serta F&B.

Dengan Ari Alfarizi sebagai moderator, sesi ini menghadirkan Niea Ardella, Business Development Mekari Jurnal, sebagai narasumber utama yang memberikan demonstrasi langsung mengenai implementasi teknologi akuntansi berbasis AI dalam mengoptimalkan proses bisnis, mempercepat pengambilan keputusan, dan meningkatkan kinerja perusahaan.

Memahami Tantangan Pengelolaan Keuangan: Manual vs Otomatisasi

Dalam pembukaannya, Niea Ardella menyoroti kebiasaan sebagian pelaku usaha yang masih menunda penyusunan pembukuan sejak awal menjalankan bisnis.

Untuk memperkuat perspektif tersebut, Niea merujuk pada pandangan Agus Maulana, praktisi bisnis, yang disampaikan melalui platform Threads.

Memahami Tantangan Pengelolaan Keuangan: Manual vs Otomatisasi

Pandangan tersebut menekankan bahwa keterlambatan dalam mencatat arus kas sejak awal operasional dapat menjadi pemicu berbagai permasalahan keuangan di masa mendatang, karena perusahaan kehilangan dasar data yang diperlukan untuk memantau kondisi keuangan dan mengambil keputusan secara tepat.

Berdasarkan hasil jajak pendapat interaktif dan evaluasi lapangan, terdapat 4 masalah utama yang paling sering dialami oleh pelaku usaha dalam pengelolaan keuangan:

4 masalah utama yang paling sering dialami oleh pelaku usaha dalam pengelolaan keuangan

1. Proses pencatatan masih manual dan memakan waktu

Banyak pelaku usaha masih mengandalkan spreadsheet atau Microsoft Excel untuk menyusun laporan keuangan.

Proses ini membutuhkan penguasaan berbagai rumus, seperti VLOOKUP, SUMIF, hingga Pivot Table, sehingga penyusunan laporan menjadi lebih kompleks, memakan waktu, dan rentan terhadap kesalahan.

2. Data keuangan belum tersedia secara real-time

Penggunaan sistem pembukuan konvensional atau aplikasi yang masih bersifat on-premise membatasi akses terhadap data keuangan secara fleksibel.

Kondisi ini menyulitkan pemilik bisnis maupun tim manajemen dalam memantau operasional dan mengambil keputusan berdasarkan data terkini.

3. Tingginya risiko human error dalam pencatatan

Proses input transaksi secara manual meningkatkan potensi terjadinya kesalahan, mulai dari kekeliruan pencatatan nominal, perubahan harga dari pemasok yang tidak segera diperbarui, hingga koreksi transaksi backdate yang dapat memengaruhi konsistensi dan akurasi laporan keuangan.

4. Keterbatasan pemahaman akuntansi di kalangan pelaku usaha

Masih banyak pemilik usaha yang menganggap akuntansi sebagai proses yang rumit sehingga praktik pengelolaan keuangan belum dilakukan secara optimal.

Salah satu dampaknya adalah pencampuran rekening pribadi dengan rekening bisnis, yang menyulitkan pemantauan arus kas serta evaluasi kinerja keuangan perusahaan.

Insight Narasumber: “Bisnis yang enggak mencatat pemasukan atau pengeluaran, entah dari awal atau di tengah jalan, kalau makin ditunda, itu akan menanam bibit masalah di masa depan. Apalagi regulasi perpajakan di Indonesia terus berkembang. Tanpa pembukuan yang rapi, kita tidak bisa meminimalkan risiko keuangan dan menjaga arus kas bisnis tetap sehat,” tegas Niea Ardella.

Solusi Mekari Jurnal: Kolaborasi Laporan Otomatis dan AI Insight (Mekari Airene)

Solusi Mekari Jurnal: Kolaborasi Laporan Otomatis dan AI Insight (Mekari Airene)

Menjawab berbagai tantangan tersebut, Mekari Jurnal menghadirkan ekosistem akuntansi berbasis cloud yang terintegrasi untuk membantu perusahaan mengotomatiskan proses pencatatan, mempercepat penyusunan laporan keuangan, serta meningkatkan akurasi data.

Dalam sesi live demo, narasumber mendemonstrasikan sejumlah fitur unggulan yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi pelaporan keuangan, meliputi:

1. Mekari Airene: Asisten AI untuk Analisis Keuangan yang Lebih Cepat

Mekari Airene: Asisten AI untuk Analisis Keuangan yang Lebih Cepat

Salah satu fitur yang didemonstrasikan dalam sesi ini adalah Mekari Airene, asisten AI yang dirancang untuk membantu pemilik bisnis dan tim keuangan menganalisis laporan keuangan yang otomatis secara lebih cepat dan efisien.

Berbeda dengan model AI generatif yang bersifat umum, Mekari Airene bekerja langsung dengan data keuangan yang tersimpan di akun pengguna Mekari Jurnal. Pendekatan ini memungkinkan AI menghasilkan analisis yang lebih kontekstual dan relevan terhadap kondisi bisnis.

Melalui fitur ini, pengguna dapat memperoleh ringkasan kinerja keuangan, analisis rasio keuangan, perhitungan gross profit dan EBITDA, serta insight yang dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan bisnis.

Insight Narasumber: “Fitur AI Insight atau Airene ini mengambil data langsung dari laporan keuangan akun Jurnal Anda sendiri, bukan data umum. Kalau kita pakai ChatGPT atau Gemini, datanya kan tidak konkret karena tidak ambil dari Jurnal. Nah, dengan AI Airene ini, Bapak/Ibu bisa langsung menganalisis ringkasan laba rugi, hitung gross profit, ROI, hingga EBITDA secara instan berbasis data nyata.” ungkap Niea Ardella

2. Keamanan Data dengan Standar Internasional

Screenshot Tentang Mekari Jurnal Iso 1000X397

Menanggapi pertanyaan peserta mengenai keamanan penggunaan AI dalam pengelolaan data keuangan perusahaan, Niea menjelaskan bahwa Mekari Jurnal didukung oleh infrastruktur Alibaba Cloud serta menerapkan standar keamanan informasi yang telah tersertifikasi ISO 27001 dan ISO 9001.

Dengan standar tersebut, data perusahaan dikelola melalui mekanisme keamanan yang ketat sehingga tidak diakses oleh pihak yang tidak berwenang maupun digunakan sebagai data pelatihan untuk model AI publik.

Insight Narasumber: “Mekari Jurnal ini bedanya didesain untuk usaha yang baru mulai maupun yang sudah besar, yang ingin bisa bekerja dari mana saja karena berbasis website. Dan untuk keamanan data, Mekari sudah dilengkapi sertifikasi ISO 27001 yang setara dengan standar perbankan. Jadi kami pastikan data perusahaan Bapak/Ibu aman, tidak diakses eksternal, dan tidak dipakai sembarangan.” jelas Niea Ardella.

3. Audit Log untuk Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas

Mekari Jurnal juga dilengkapi dengan fitur Audit Log yang merekam seluruh aktivitas pengguna di dalam sistem. Setiap perubahan, penghapusan, maupun pembaruan transaksi terdokumentasi secara otomatis beserta riwayat aktivitasnya.

Fitur ini membantu perusahaan meningkatkan transparansi, memperkuat kontrol internal, serta memudahkan proses audit dan penelusuran apabila terjadi perubahan data.

4. Fitur Operasional yang Mendukung Pengelolaan Bisnis End-to-End

Fitur Operasional yang Mendukung Pengelolaan Bisnis End-to-End

Selain menyediakan laporan keuangan utamasecara otomatis, seperti Laporan Laba Rugi, Neraca, dan Arus Kas, Mekari Jurnal juga menghadirkan berbagai fitur operasional yang saling terintegrasi untuk mendukung proses bisnis secara menyeluruh, antara lain:

  • Manajemen Persediaan dan Aset, untuk memantau ketersediaan stok secara real-time sekaligus mengelola penyusutan aset secara otomatis
  • Rekonsiliasi Bank Otomatis, yang membantu mempercepat pencocokan transaksi perbankan dengan pencatatan internal perusahaan
  • Manajemen Produksi dan Anggaran, termasuk pengelolaan Bill of Materials (BOM), Work Order (WO), hingga proses Fulfillment untuk mendukung operasional manufaktur
  • Integrasi Perpajakan, melalui koneksi dengan Mekari Klikpajak sehingga sinkronisasi faktur pajak dan pelaporan perpajakan dapat dilakukan dengan lebih efisien sesuai kebutuhan operasional perusahaan

Sorotan Sesi Tanya Jawab (Q&A)

Sesi Q&A berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan teknis dari peserta:

Q: Apakah data perusahaan aman saat dianalisis oleh AI Airene?

Jawaban: “Data sangat aman karena AI berada di dalam ekosistem internal Mekari yang terlindungi sertifikasi ISO 27001, ISO 9001, dan di-host di Alibaba Cloud.”

Q: Bagaimana cara menghentikan beban transaksi berulang (recurring) pada menu Expense?

Jawaban: “Pengguna dapat masuk ke menu Biaya (Expense), memilih See Recurring Schedules, kemudian melakukan pembatalan atau penghapusan jadwal recurring yang diinginkan.”

Q: Apakah data dari sistem lama harus dipindahkan seluruhnya ke Mekari Jurnal?

Jawaban: “Transisi bersifat fleksibel. Perusahaan dapat melakukan cut-off data di awal tahun berjalan (2026) atau mengunggah data histori tahun-tahun sebelumnya untuk kebutuhan komparasi.”

Kesimpulan & Langkah Selanjutnya

Transformasi digital dalam pengelolaan keuangan tidak lagi sebatas digitalisasi proses pencatatan, tetapi juga mencakup pemanfaatan teknologi AI untuk menghasilkan insight yang lebih cepat dan akurat.

Pembukuan dan laporan keuangan otomatis, analisis keuangan berbasis AI, serta sistem cloud yang terintegrasi membantu perusahaan mengelola proses keuangan secara lebih efisien dan memperoleh akses terhadap data keuangan secara real-time.

Dengan visibilitas yang lebih baik, perusahaan dapat mengambil keputusan bisnis secara lebih tepat dan berbasis data.

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis

WhatsApp Hubungi Kami