Stimulus bagi UMKM Hadapi Masa Sulit di Tengah COVID-19

Penyebaran COVID-19 setidaknya mengganggu aktivitas perekonomian dan UMKM tidak terlepas dari itu. Social distancing, self-quarantine, dan juga aktivitas keluar rumah yang terbatas menjadikan sektor bisnis terganggu. Bukan hanya ojek saja, UMKM pun paling berdampak akibat masalah ini. Guna mengatasi hal ini pemerintah terutama OJK pun menyiapkan stimulus bagi UMKM dalam menghadapi masa sulit di tengah wabah Virus Corona.

Stimulus ini diharapkan agar UMKM dapat terus bertahan dan menjadi kontributor perekonomian di tengah masa sulit ini. Lantas, apa saja stimulus tersebut?

Restrukturisasi Kredit

Restrukturisasi kredit yaitu dengan melakukan penilaian kualitas kredit, pembiayaan, dan penyediaan dana lain berdasarkan ketepatan produk atau bunga untuk kredit hingga Rp 10 miliar, selain itu restrukturisasi dilakukan dengan peningkatan kualitas kredit menjadi lancar. 

restrukturisasi juga dilakukan dengan merelaksasi kredit untuk debitur non-UMKM dan UMKM yang berlaku sampai dengan satu tahun. Selain relaksasi jangka waktu kredit, restrukturisasi juga dilakukan dengan penurunan suku bunga, pengurangan tunggakan pokok dan tunggakan bunga, penambahan fasilitas kredit, dan konversi pembiayaan menjadi penyertaan modal sementara yang semua diatur sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Selama masa wabah, penyampaian laporan rutin juga diberi kelonggaran hingga 14 hari dari batas waktu penyampaian.

Baca juga: Tips Pangkas Modal Usaha agar UKM Bertahan saat Corona

Ragam Stimulus Usaha Mikro

Ragam stimulus usaha mikro di antaranya adalah bantuan langsung tunai bagi pelaku usaha mikro seperti warung makan, ojek online, dan juga program belanja di warung tetangga bekerjasama dengan sembilan BUMN klaster pangan dan kelompok masyarakat untuk mendorong gerakan sosial. Program ini dilakukan agar warung-warung di tingkat RT, mendapatkan suplai barang dagangan.

Selain itu, pemerintah akan berupaya meningkatkan stimulus kelancaran bisnis berbagai sektor termasuk UKM. salah satu upayanya adalah meningkatkan porsi kredit usaha rakyat menjadi Rp. 194 triliun dengan suku bunga 6% per-tahun. Stimulus ini juga didasari dengan asas moral dan berlaku bagi UMKM yang memang memiliki visi ekspansif.

Penyedia APD di Tengah Wabah

Menurut Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Marzuki, pemerintah akan mensinergikan gerak antara tenaga medis dan juga UMKM. Di mana pemerintah akan mendorong UMKM untuk memproduksi alat-alat perlindungan diri medis yang dibutuhkan oleh tenaga medis dan juga perlindungan diri bagi masyarakat umum seperti masker kain.

Selain itu pemerintah akan terus mengedukasi dan mengkampanyekan pentingnya menggunakan masker terutama masker kain saat beraktivitas di luar ruangan. Sehingga para lekau UMKM dapat terus bergerak di tengah pandemi.

Baca juga: Strategi Jitu agar UKM Bisa Bertahan Hadapi Krisis Akibat Corona

Menggunakan Teknologi dalam Setiap Aspek Bisnis

Penggunaan teknologi menjadikan sesuatu yang jauh menjadi dekat dan menjadikan sesuatu yang sulit menjadi mudah. Misalnya saja menggunakan teknologi untuk memudahkan interaksi dengan pelanggan, mengatur SDM pada bisnis UKM Anda, dan juga tentunya kelola keuangan Anda. Salah satu software tata kelola keuangan terbaik adalah, Jurnal

Jurnal, Software akuntansi yang dapat Anda akses dan gunakan dimanapun dan kapan pun. Transaksi keuangan pun dapat Anda lakukan dengan menggunakan mobile phone Anda. Tak hanya itu, Anda juga dapat memberi akses pada anggota lain untuk mengolah data sesuai tugas dan fungsinya. Hal terpenting, pemilik usaha dapat memantau performa bisnis secara real time melalui aplikasi mobile.

Sebagai aplikasi software akuntansi online, Jurnal ikut mendukung dan berkomitmen membantu menjawab tantangan untuk menjaga produktivitas dan pertumbuhan ekonomi di tengah tuntutan untuk mengurangi mobilitas ke tempat kerja dan keramaian umum lewat program #UKMtahankrisis

Cari tahu selengkapnya mengenai produk Jurnal di website Jurnal atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Jurnal secara langsung. Cukup ketuk banner di bawah ini untuk mendapatkan promo kesempatan bonus berlangganan Jurnal selama 60 hari dan diskon 35% (Min subscribe 12 bulan). Salam sehat dan produktif selalu!

 

CTA

 

 


PUBLISHED06 Apr 2020
Hafidh
Hafidh

SHARE THIS ARTICLE: