Akrual dalam Akuntansi: Jenis dan Contoh Beban Akrual Highlights Akrual adalah prinsip pengakuan transaksi saat hak atau kewajiban timbul, bukan saat kas berpindah. Ada dua jenis akrual, yaitu beban akrual dan pendapatan akrual, yang masing-masing dicatat sebagai kewajiban dan aset. Akrual dicatat melalui jurnal penyesuaian dan dapat dibalik dengan jurnal pembalik. Banyak pemilik bisnis menyamakan akrual dengan “sekadar belum dibayar”. Padahal, akrual merupakan prinsip akuntansi yang mengakui dampak transaksi pada periode ketika transaksi tersebut terjadi, terlepas dari kapan kas diterima atau dibayarkan.Kesalahan memahami prinsip ini dapat mempengaruhi laporan laba rugi dan neraca, misalnya ketika beban yang seharusnya sudah diakui justru tertunda atau dicatat lebih dari sekali.Artikel ini membahas pengertian akrual, perbedaan accrued expense dan accrued revenue, format jurnal, contoh perhitungan, hingga kesalahan yang perlu dihindari. Apa Itu Akrual (Accrued) dalam Akuntansi?Akrual adalah prinsip pengakuan transaksi berdasarkan saat hak atau kewajiban timbul, bukan saat kas diterima atau dibayarkan. Pendapatan diakui ketika manfaat ekonomi telah diperoleh, sedangkan beban diakui ketika kewajiban atau penurunan manfaat ekonomi terjadi.Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dalam penghasilan dan beban diakui ketika kenaikan atau penurunan manfaat ekonomi telah terjadi dan dapat diukur secara andal. Dengan demikian, basis akrual (accrual basis) mengakui transaksi pada periode terjadinya, bukan hanya ketika kas berpindah tangan.Jenis-Jenis Akrual: Accrued Expense vs Accrued RevenueAkrual terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu accrued expense dan accrued revenue. Keduanya sama-sama berkaitan dengan transaksi yang belum diselesaikan secara kas, tetapi memiliki posisi yang berbeda dalam laporan keuangan.1. Accrued expense (beban akrual)Beban yang sudah terjadi tetapi belum dibayar. Karena menimbulkan kewajiban, akun ini dicatat sebagai liabilitas. Contohnya beban gaji, listrik, dan bunga yang sudah terjadi tetapi belum dibayar.2. Accrued revenue (pendapatan akrual)Pendapatan yang sudah diperoleh tetapi belum diterima atau ditagihkan. Karena menimbulkan hak untuk menerima pembayaran, akun ini dicatat sebagai aset. Contohnya pendapatan jasa yang sudah selesai tetapi belum ditagihkan dan bunga yang sudah diperoleh tetapi belum diterima.Rumus dan Format Jurnal AkrualAkrual umumnya dicatat melalui jurnal penyesuaian pada akhir periode agar pendapatan dan beban diakui pada periode terjadinya.Format jurnal accrued expense: Akun Debit Kredit Beban Rpxxx Utang Beban Rpxxx Format jurnal accrued revenue: Akun Debit Kredit Piutang Rpxxx Pendapatan Rpxxx Ketika pembayaran atau penerimaan kas terjadi pada periode berikutnya, transaksi dicatat dengan mengurangi utang atau piutang. Perusahaan juga dapat menggunakan jurnal pembalik untuk memudahkan pencatatan transaksi periode berikutnya, tetapi penggunaannya tidak bersifat wajib.Contoh Perhitungan dan Studi Kasus Beban AkrualCV Sinar Abadi memiliki dua beban yang terjadi pada Maret tetapi baru dibayar pada April: Beban Nominal Pembayaran Gaji karyawan Rp32.000.000 5 April Listrik dan air Rp3.500.000 8 April Jurnal penyesuaian 31 Maret Akun Debit Kredit Beban Gaji Rp32.000.000 Utang Gaji Rp32.000.000 Beban Listrik dan Air Rp3.500.000 Utang Listrik dan Air Rp3.500.000 Total beban Rp35.500.000 diakui pada Maret, meskipun kas belum dibayarkan. Jurnal pelunasan di April Akun Debit Kredit Utang Gaji Rp32.000.000 Kas Rp32.000.000 Utang Listrik dan Air Rp3.500.000 Kas Rp3.500.000 Karena beban sudah diakui pada Maret, pembayaran di April hanya mengurangi utang dan kas sehingga tidak terjadi pencatatan beban dua kali.Akrual vs Kas vs Deferral: Perbandingan Basis AkuntansiTiga istilah ini sering dianggap sama, padahal berbeda titik pengakuannya. Aspek Akrual (Accrual) Kas (Cash) Deferral Kapan diakui Saat hak/kewajiban timbul Saat kas diterima/dibayar Saat kas sudah berpindah, manfaat/kewajiban ditunda Posisi neraca Menimbulkan piutang atau utang baru Tidak menimbulkan piutang/utang dari transaksi tunda Menimbulkan aset atau liabilitas ditangguhkan Contoh transaksi Gaji terutang, jasa selesai belum ditagih Penjualan tunai, pembayaran tunai Sewa dibayar di muka, pendapatan diterima di muka Cocok untuk Bisnis dengan transaksi kredit dan skala menengah-besar Usaha mikro dengan transaksi tunai sederhana Bisnis dengan pembayaran/penerimaan di muka Gambaran kesehatan keuangan Lebih akurat mencerminkan kinerja periode berjalan Bisa menyesatkan bila banyak transaksi kredit Akurat untuk memisahkan manfaat lintas periode Faktor yang Mempengaruhi Akurasi Pencatatan AkrualBeberapa faktor yang mempengaruhi akurasi pencatatan akrual antara lain:1. Ketepatan estimasi nominalBeban seperti listrik dan bonus terkadang perlu diestimasi sebelum tagihan diterima, sehingga estimasi yang tidak tepat dapat mempengaruhi laporan keuangan.2. Konsistensi pencatatanJurnal penyesuaian perlu dibuat secara rutin setiap akhir periode agar tidak ada transaksi yang terlewat.3. Kelengkapan dokumen pendukungKontrak, timesheet, dan dokumen transaksi membantu memastikan nominal akrual dapat dipertanggungjawabkan.4. Pengelolaan jurnal pembalikJika digunakan, jurnal pembalik perlu dibuat secara konsisten agar pencatatan transaksi pada periode berikutnya lebih mudah dan tidak terjadi duplikasi.Cara Mengelola Akrual Bisnis dengan Lebih RapiAgar pencatatan akrual lebih teratur, bisnis dapat: Membuat daftar akun akrual yang rutin muncul. Menetapkan tanggal cut-off pada setiap akhir periode. Menyiapkan dokumen pendukung untuk setiap estimasi. Meninjau kembali saldo akrual pada awal dan akhir periode. Menggunakan aplikasi akuntansi untuk membantu mencatat jurnal penyesuaian dan memperbarui laporan keuangan secara otomatis. Rapikan Pencatatan Akrual Bisnis dengan Mekari JurnalPencatatan akrual yang tepat membantu laporan keuangan mencerminkan kondisi bisnis secara lebih akurat. Dengan Mekari Jurnal, Anda dapat mengelola transaksi dan laporan keuangan secara lebih rapi dan terintegrasi.Dengan fitur Laporan Keuangan Mekari Jurnal, Anda dapat: Menyusun laporan keuangan secara otomatis, sehingga data transaksi lebih mudah dipantau. Menghasilkan laporan secara real-time, membantu Anda melihat kondisi keuangan bisnis kapan saja. Memantau pendapatan dan beban dengan lebih akurat, untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis. Menelusuri transaksi dengan lebih mudah, sehingga pencatatan keuangan lebih rapi dan siap digunakan saat dibutuhkan. Kelola pencatatan akrual dan laporan keuangan bisnis Anda bersama Mekari Jurnal!Coba Gratis Sekarang!ReferensiIkatan Akuntan Indonesia, “Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan. Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI.” FAQ 1. Akrual adalah apa dalam akuntansi? 1. Akrual adalah apa dalam akuntansi? Akrual adalah prinsip pengakuan transaksi berdasarkan kapan hak atau kewajiban timbul, bukan kapan kas diterima atau dibayarkan. 2. Apa itu accrued expense atau beban akrual? 2. Apa itu accrued expense atau beban akrual? Accrued expense adalah beban yang sudah terjadi tapi belum dibayar, dicatat sebagai liabilitas (utang beban) di neraca. 3. Apa bedanya accrued expense dan accrued revenue? 3. Apa bedanya accrued expense dan accrued revenue? Accrued expense dicatat sebagai kewajiban karena bisnis belum membayar, sedangkan accrued revenue dicatat sebagai aset karena bisnis belum menerima pembayaran atas jasa atau barang yang sudah diserahkan. 4. Apakah akrual sama dengan deferral? 4. Apakah akrual sama dengan deferral? Tidak. Akrual mencatat transaksi yang sudah terjadi tapi kasnya belum berpindah, sedangkan deferral mencatat kas yang sudah berpindah tapi manfaat atau kewajibannya belum sepenuhnya terjadi. 5. Kapan jurnal akrual dibuat? 5. Kapan jurnal akrual dibuat? Jurnal akrual dibuat sebagai jurnal penyesuaian di akhir periode akuntansi, sebelum laporan keuangan disusun. Mekari Jurnal Aplikasi akuntansi dan operasional terintegrasi untuk membantu pemilik bisnis, akuntan, dan tim finance mengelola keuangan, pembukuan, serta operasional bisnis secara lebih efisien sekaligus. Pelajari lebih lanjut Mekari Jurnal menjadi bagian dari ekosistem software terpadu Mekari dengan berbagai produk lainnya, seperti: Semua Platform Akuntansi & keuangan Customer People Services Operasional & digitalisasi Mekari Software as a Service Platform Mekari Officeless Platform Integrasi & App Builder Platform Mekari Airene AI Core Lintas Produk Mekari Platform Mekari Jurnal Akuntansi & Operasional Akuntansi & keuangan Mekari Klikpajak Manajemen Pajak Akuntansi & keuangan Mekari Expense Manajemen Pengeluaran Bisnis Akuntansi & keuangan Mekari POS Point Of Sale Akuntansi & keuangan Mekari Qontak Customer Engagement Platform Customer Mekari Talenta HCM People Mekari Flex Benefit Karyawan People Payroll Service Payroll Outsource Services Mekari Sign Tanda Tangan Digital & E-Meterai Operasional & digitalisasi Mekari Desty Omnichannel Commerce Operasional & digitalisasi Lihat lebih banyak Tidak ada produk di kategori ini. Kategori : Financial Accounting Artikel Sebelumnya Dapatkan kurasi newsletter terkait pembukuan dan Akuntansi Subscribe Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal Facebook Instagram LinkedIn YouTube Dapatkan kurasi newsletter terkait pembukuan dan Akuntansi Subscribe Bagikan artikelWhatsAppLinkedinFacebook
Akrual dalam Akuntansi: Jenis dan Contoh Beban Akrual Highlights Akrual adalah prinsip pengakuan transaksi saat hak atau kewajiban timbul, bukan saat kas berpindah. Ada dua jenis akrual, yaitu beban akrual dan pendapatan akrual, yang masing-masing dicatat sebagai kewajiban dan aset. Akrual dicatat melalui jurnal penyesuaian dan dapat dibalik dengan jurnal pembalik. Banyak pemilik bisnis menyamakan akrual dengan “sekadar belum dibayar”. Padahal, akrual merupakan prinsip akuntansi yang mengakui dampak transaksi pada periode ketika transaksi tersebut terjadi, terlepas dari kapan kas diterima atau dibayarkan.Kesalahan memahami prinsip ini dapat mempengaruhi laporan laba rugi dan neraca, misalnya ketika beban yang seharusnya sudah diakui justru tertunda atau dicatat lebih dari sekali.Artikel ini membahas pengertian akrual, perbedaan accrued expense dan accrued revenue, format jurnal, contoh perhitungan, hingga kesalahan yang perlu dihindari. Apa Itu Akrual (Accrued) dalam Akuntansi?Akrual adalah prinsip pengakuan transaksi berdasarkan saat hak atau kewajiban timbul, bukan saat kas diterima atau dibayarkan. Pendapatan diakui ketika manfaat ekonomi telah diperoleh, sedangkan beban diakui ketika kewajiban atau penurunan manfaat ekonomi terjadi.Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dalam penghasilan dan beban diakui ketika kenaikan atau penurunan manfaat ekonomi telah terjadi dan dapat diukur secara andal. Dengan demikian, basis akrual (accrual basis) mengakui transaksi pada periode terjadinya, bukan hanya ketika kas berpindah tangan.Jenis-Jenis Akrual: Accrued Expense vs Accrued RevenueAkrual terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu accrued expense dan accrued revenue. Keduanya sama-sama berkaitan dengan transaksi yang belum diselesaikan secara kas, tetapi memiliki posisi yang berbeda dalam laporan keuangan.1. Accrued expense (beban akrual)Beban yang sudah terjadi tetapi belum dibayar. Karena menimbulkan kewajiban, akun ini dicatat sebagai liabilitas. Contohnya beban gaji, listrik, dan bunga yang sudah terjadi tetapi belum dibayar.2. Accrued revenue (pendapatan akrual)Pendapatan yang sudah diperoleh tetapi belum diterima atau ditagihkan. Karena menimbulkan hak untuk menerima pembayaran, akun ini dicatat sebagai aset. Contohnya pendapatan jasa yang sudah selesai tetapi belum ditagihkan dan bunga yang sudah diperoleh tetapi belum diterima.Rumus dan Format Jurnal AkrualAkrual umumnya dicatat melalui jurnal penyesuaian pada akhir periode agar pendapatan dan beban diakui pada periode terjadinya.Format jurnal accrued expense: Akun Debit Kredit Beban Rpxxx Utang Beban Rpxxx Format jurnal accrued revenue: Akun Debit Kredit Piutang Rpxxx Pendapatan Rpxxx Ketika pembayaran atau penerimaan kas terjadi pada periode berikutnya, transaksi dicatat dengan mengurangi utang atau piutang. Perusahaan juga dapat menggunakan jurnal pembalik untuk memudahkan pencatatan transaksi periode berikutnya, tetapi penggunaannya tidak bersifat wajib.Contoh Perhitungan dan Studi Kasus Beban AkrualCV Sinar Abadi memiliki dua beban yang terjadi pada Maret tetapi baru dibayar pada April: Beban Nominal Pembayaran Gaji karyawan Rp32.000.000 5 April Listrik dan air Rp3.500.000 8 April Jurnal penyesuaian 31 Maret Akun Debit Kredit Beban Gaji Rp32.000.000 Utang Gaji Rp32.000.000 Beban Listrik dan Air Rp3.500.000 Utang Listrik dan Air Rp3.500.000 Total beban Rp35.500.000 diakui pada Maret, meskipun kas belum dibayarkan. Jurnal pelunasan di April Akun Debit Kredit Utang Gaji Rp32.000.000 Kas Rp32.000.000 Utang Listrik dan Air Rp3.500.000 Kas Rp3.500.000 Karena beban sudah diakui pada Maret, pembayaran di April hanya mengurangi utang dan kas sehingga tidak terjadi pencatatan beban dua kali.Akrual vs Kas vs Deferral: Perbandingan Basis AkuntansiTiga istilah ini sering dianggap sama, padahal berbeda titik pengakuannya. Aspek Akrual (Accrual) Kas (Cash) Deferral Kapan diakui Saat hak/kewajiban timbul Saat kas diterima/dibayar Saat kas sudah berpindah, manfaat/kewajiban ditunda Posisi neraca Menimbulkan piutang atau utang baru Tidak menimbulkan piutang/utang dari transaksi tunda Menimbulkan aset atau liabilitas ditangguhkan Contoh transaksi Gaji terutang, jasa selesai belum ditagih Penjualan tunai, pembayaran tunai Sewa dibayar di muka, pendapatan diterima di muka Cocok untuk Bisnis dengan transaksi kredit dan skala menengah-besar Usaha mikro dengan transaksi tunai sederhana Bisnis dengan pembayaran/penerimaan di muka Gambaran kesehatan keuangan Lebih akurat mencerminkan kinerja periode berjalan Bisa menyesatkan bila banyak transaksi kredit Akurat untuk memisahkan manfaat lintas periode Faktor yang Mempengaruhi Akurasi Pencatatan AkrualBeberapa faktor yang mempengaruhi akurasi pencatatan akrual antara lain:1. Ketepatan estimasi nominalBeban seperti listrik dan bonus terkadang perlu diestimasi sebelum tagihan diterima, sehingga estimasi yang tidak tepat dapat mempengaruhi laporan keuangan.2. Konsistensi pencatatanJurnal penyesuaian perlu dibuat secara rutin setiap akhir periode agar tidak ada transaksi yang terlewat.3. Kelengkapan dokumen pendukungKontrak, timesheet, dan dokumen transaksi membantu memastikan nominal akrual dapat dipertanggungjawabkan.4. Pengelolaan jurnal pembalikJika digunakan, jurnal pembalik perlu dibuat secara konsisten agar pencatatan transaksi pada periode berikutnya lebih mudah dan tidak terjadi duplikasi.Cara Mengelola Akrual Bisnis dengan Lebih RapiAgar pencatatan akrual lebih teratur, bisnis dapat: Membuat daftar akun akrual yang rutin muncul. Menetapkan tanggal cut-off pada setiap akhir periode. Menyiapkan dokumen pendukung untuk setiap estimasi. Meninjau kembali saldo akrual pada awal dan akhir periode. Menggunakan aplikasi akuntansi untuk membantu mencatat jurnal penyesuaian dan memperbarui laporan keuangan secara otomatis. Rapikan Pencatatan Akrual Bisnis dengan Mekari JurnalPencatatan akrual yang tepat membantu laporan keuangan mencerminkan kondisi bisnis secara lebih akurat. Dengan Mekari Jurnal, Anda dapat mengelola transaksi dan laporan keuangan secara lebih rapi dan terintegrasi.Dengan fitur Laporan Keuangan Mekari Jurnal, Anda dapat: Menyusun laporan keuangan secara otomatis, sehingga data transaksi lebih mudah dipantau. Menghasilkan laporan secara real-time, membantu Anda melihat kondisi keuangan bisnis kapan saja. Memantau pendapatan dan beban dengan lebih akurat, untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis. Menelusuri transaksi dengan lebih mudah, sehingga pencatatan keuangan lebih rapi dan siap digunakan saat dibutuhkan. Kelola pencatatan akrual dan laporan keuangan bisnis Anda bersama Mekari Jurnal!Coba Gratis Sekarang!ReferensiIkatan Akuntan Indonesia, “Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan. Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI.” FAQ 1. Akrual adalah apa dalam akuntansi? 1. Akrual adalah apa dalam akuntansi? Akrual adalah prinsip pengakuan transaksi berdasarkan kapan hak atau kewajiban timbul, bukan kapan kas diterima atau dibayarkan. 2. Apa itu accrued expense atau beban akrual? 2. Apa itu accrued expense atau beban akrual? Accrued expense adalah beban yang sudah terjadi tapi belum dibayar, dicatat sebagai liabilitas (utang beban) di neraca. 3. Apa bedanya accrued expense dan accrued revenue? 3. Apa bedanya accrued expense dan accrued revenue? Accrued expense dicatat sebagai kewajiban karena bisnis belum membayar, sedangkan accrued revenue dicatat sebagai aset karena bisnis belum menerima pembayaran atas jasa atau barang yang sudah diserahkan. 4. Apakah akrual sama dengan deferral? 4. Apakah akrual sama dengan deferral? Tidak. Akrual mencatat transaksi yang sudah terjadi tapi kasnya belum berpindah, sedangkan deferral mencatat kas yang sudah berpindah tapi manfaat atau kewajibannya belum sepenuhnya terjadi. 5. Kapan jurnal akrual dibuat? 5. Kapan jurnal akrual dibuat? Jurnal akrual dibuat sebagai jurnal penyesuaian di akhir periode akuntansi, sebelum laporan keuangan disusun. Mekari Jurnal Aplikasi akuntansi dan operasional terintegrasi untuk membantu pemilik bisnis, akuntan, dan tim finance mengelola keuangan, pembukuan, serta operasional bisnis secara lebih efisien sekaligus. Pelajari lebih lanjut Mekari Jurnal menjadi bagian dari ekosistem software terpadu Mekari dengan berbagai produk lainnya, seperti: Semua Platform Akuntansi & keuangan Customer People Services Operasional & digitalisasi Mekari Software as a Service Platform Mekari Officeless Platform Integrasi & App Builder Platform Mekari Airene AI Core Lintas Produk Mekari Platform Mekari Jurnal Akuntansi & Operasional Akuntansi & keuangan Mekari Klikpajak Manajemen Pajak Akuntansi & keuangan Mekari Expense Manajemen Pengeluaran Bisnis Akuntansi & keuangan Mekari POS Point Of Sale Akuntansi & keuangan Mekari Qontak Customer Engagement Platform Customer Mekari Talenta HCM People Mekari Flex Benefit Karyawan People Payroll Service Payroll Outsource Services Mekari Sign Tanda Tangan Digital & E-Meterai Operasional & digitalisasi Mekari Desty Omnichannel Commerce Operasional & digitalisasi Lihat lebih banyak Tidak ada produk di kategori ini.