Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh

Apa Manfaat Laporan Keuangan bagi Calon Investor? Ini Penjelasannya

Tayang
Ditulis oleh: Author Avatar Lutfi Pawening
Mekari Jurnal Insight
  • Menurut Kerangka Dasar IAI, investor disebut eksplisit sebagai salah satu pengguna utama laporan keuangan, bukan sekadar pihak yang kebetulan diuntungkan. 
  • Ada 4 jenis opini audit (WTP, WDP, TW, TMP) yang jadi sinyal kredibilitas utama bagi calon investor, jauh sebelum mereka membaca detail angka. 
  • POJK 57/2020 mewajibkan penerbit di platform securities crowdfunding menyampaikan laporan berkala dan insidentil ke pemodal berdasarkan asas keterbukaan. 

Laporan keuangan menjadi salah satu sumber informasi utama yang digunakan calon investor untuk menilai kondisi dan prospek suatu perusahaan.

Melalui laporan ini, investor dapat mengevaluasi kinerja keuangan, kemampuan menghasilkan laba, tingkat risiko, hingga potensi pertumbuhan bisnis sebelum memutuskan untuk menanamkan modal.

Artikel ini membahas manfaat laporan keuangan bagi calon investor berdasarkan Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), serta bagaimana informasi tersebut digunakan dalam proses pengambilan keputusan investasi.

Apa Itu Manfaat Laporan Keuangan Bagi Calon Investor?

Laporan keuangan adalah laporan yang menyajikan informasi posisi keuangan, kinerja, dan arus kas suatu entitas dalam periode tertentu. Manfaat laporan keuangan bagi calon investor adalah menyediakan dasar informasi yang objektif untuk menilai apakah suatu bisnis layak diberi modal.

Yang penting dipahami, investor bukan pengguna sampingan yang “kebetulan” diuntungkan laporan keuangan.

Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan yang disahkan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) secara eksplisit menyatakan bahwa tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang bermanfaat bagi pengambilan keputusan ekonomi berbagai kalangan pengguna dan investor adalah salah satu kalangan yang disebutkan langsung, bersama kreditur, manajemen, dan pemerintah.

Mengapa Laporan Keuangan Penting bagi Calon Investor?

Investor mendapat perhatian khusus dalam Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan karena mereka menanggung risiko atas modal yang ditanamkan langsung ke perusahaan.

Berbeda dengan kreditur yang lebih fokus pada kemampuan perusahaan membayar utang dan bunga, investor membutuhkan informasi untuk menilai potensi keuntungan sekaligus risiko investasinya.

Melalui laporan keuangan, investor ingin mengetahui apakah perusahaan mampu menghasilkan laba secara berkelanjutan, membagikan dividen, dan meningkatkan nilai perusahaan di masa depan.

Karena itu, laporan keuangan yang baik tidak hanya menyajikan angka, tetapi juga memberikan informasi yang relevan untuk mendukung keputusan investasi.

6 Manfaat Laporan Keuangan Bagi Calon Investor

Berikut manfaat inti laporan keuangan bagi calon investor:

  1. Menilai kesehatan finansial lewat analisis likuiditas (kemampuan membayar kewajiban jangka pendek), solvabilitas (kemampuan membayar seluruh kewajiban), dan profitabilitas (kemampuan menghasilkan laba).
  2. Melihat tren kinerja dari beberapa periode sebelumnya, untuk menilai apakah pertumbuhan bisnis konsisten atau justru fluktuatif dan berisiko.
  3. Menilai kebijakan dan konsistensi dividen, khususnya bagi investor yang mengincar pendapatan pasif dari pembagian laba, bukan semata kenaikan valuasi.
  4. Mengidentifikasi risiko lewat catatan atas laporan keuangan, seperti komitmen dan kontinjensi yang belum tercermin di angka utama neraca atau laba rugi.
  5. Membandingkan dengan kompetitor sejenis di industri yang sama, untuk menilai posisi kompetitif bisnis yang akan didanai.
  6. Menjadi dasar due diligence sebelum negosiasi valuasi, karena data historis yang akurat adalah titik awal wajar untuk menentukan harga saham atau proporsi kepemilikan yang ditawarkan.

Opini Audit: Sinyal Kredibilitas yang Sering Diabaikan Calon Investor

Ketika laporan keuangan diperiksa oleh akuntan publik independen, hasilnya dituangkan dalam salah satu dari empat jenis opini menurut Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP):

  • Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), laporan keuangan disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi, tanpa catatan pengecualian berarti.
  • Wajar Dengan Pengecualian (WDP), laporan keuangan secara umum wajar, tapi ada pos tertentu yang tidak sesuai standar atau tidak bisa diverifikasi sepenuhnya oleh auditor.
  • Tidak Wajar (TW), auditor menemukan penyimpangan material yang membuat laporan keuangan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.
  • Tidak Memberikan Pendapat (TMP), auditor tidak bisa memberikan opini karena keterbatasan bukti atau ruang lingkup pemeriksaan yang signifikan.

Calon investor yang berpengalaman biasanya mengecek opini audit ini lebih dulu, sebelum mendalami detail angka satu per satu.

Alasannya sederhana: opini audit adalah bentuk independent assurance atas kewajaran laporan keuangan auh lebih konkret sebagai sinyal kredibilitas dibanding sekadar kesan “laporan yang transparan” secara abstrak.

Laporan keuangan tanpa opini audit sama sekali (misalnya laporan internal yang belum pernah diperiksa pihak independen) tetap bisa dibaca, tapi tingkat kepercayaannya secara alami lebih rendah di mata investor.

Asas Keterbukaan bagi Startup yang Mencari Investor Lewat Securities Crowdfunding

Mencari pendanaan tidak selalu lewat investor tradisional atau venture capital, tapi juga bisa lewat securities crowdfunding (urun dana berbasis efek), yang diatur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lewat POJK Nomor 57/POJK.04/2020 tentang Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi.

Regulasi ini menjadikan asas keterbukaan (disclosure principle) sebagai pilar utama perlindungan pemodal, mengharuskan penerbit (perusahaan yang mencari dana) mengungkapkan seluruh informasi material yang bisa memengaruhi keputusan investasi calon pemodal.

Penerbit juga wajib menyampaikan laporan berkala dan laporan insidentil kepada pemodal setelah dana berhasil dihimpun, termasuk perkembangan penggunaan dana dan kendala yang mungkin dihadapi.

Bagi startup yang baru merintis dan belum pernah diaudit secara publik, memahami kewajiban keterbukaan ini sejak awal membantu menyiapkan laporan keuangan yang sesuai ekspektasi regulator dan pemodal, bukan sekadar catatan internal seadanya.

Contoh Analisis Rasio Keuangan Sederhana yang Dilihat Calon Investor

Berikut simulasi mini bagaimana calon investor menafsirkan angka laporan keuangan sebuah startup:

Komponen Nominal
Aset Lancar Rp200.000.000
Liabilitas Lancar Rp100.000.000
Total Ekuitas Rp300.000.000
Laba Bersih Rp45.000.000

Dari data ini, calon investor bisa menghitung:

  • Rasio Lancar = Aset Lancar ÷ Liabilitas Lancar = Rp200.000.000 ÷ Rp100.000.000 = 2x, artinya startup ini punya aset lancar dua kali lipat dari kewajiban jangka pendeknya — indikasi likuiditas yang sehat.
  • Return on Equity (ROE) = Laba Bersih ÷ Total Ekuitas = Rp45.000.000 ÷ Rp300.000.000 = 15%, artinya setiap Rp100 modal yang ditanamkan menghasilkan Rp15 laba bersih dalam periode tersebut.

Kombinasi rasio lancar yang sehat dan ROE yang kompetitif dibanding rata-rata industri sejenis adalah sinyal positif yang biasa dicari calon investor sebelum melanjutkan ke tahap negosiasi lebih lanjut.

Cara Menyiapkan Laporan Keuangan yang Menarik bagi Calon Investor

Beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan:

  • Susun laporan keuangan sesuai standar akuntansi yang berlaku, bukan format asal-asalan yang sulit diverifikasi pihak luar.
  • Lengkapi catatan atas laporan keuangan, termasuk pengungkapan transaksi pihak berelasi jika ada, sesuai prinsip keterbukaan penuh.
  • Pertimbangkan audit independen begitu skala pendanaan yang dicari mulai meningkat, untuk mendapatkan opini audit sebagai sinyal kredibilitas tambahan.
  • Jaga konsistensi kebijakan dan format pencatatan antar periode, agar tren kinerja bisa dianalisis secara wajar oleh calon investor.

Menyiapkan laporan keuangan yang konsisten dan mudah diverifikasi cukup menantang jika dilakukan manual, apalagi saat harus menunjukkan riwayat multi-periode ke calon investor.

Mekari Jurnal membantu menyusun laporan keuangan yang konsisten dan sesuai standar, sekaligus menyediakan riwayat data secara real-time sehingga bisnis Anda siap kapan pun harus menunjukkan laporan keuangan ke calon investor maupun auditor independen.

Susun Laporan Keuangan yang Lebih Kredibel untuk Investor dengan Mekari Jurnal

Laporan keuangan yang rapi, akurat, dan konsisten menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan calon investor. Dengan Mekari Jurnal, Anda dapat mengotomatiskan proses pembukuan dan menyusun laporan keuangan yang lebih akurat, terdokumentasi dengan baik, serta siap digunakan untuk kebutuhan analisis maupun penggalangan investasi.

Mengapa Memilih Software Laporan Keuangan Mekari Jurnal?

  • Dukungan multi-mata uang
    Kelola transaksi dalam berbagai mata uang tanpa perlu melakukan konversi secara manual.
  • 80+ laporan siap pakai
    Akses lebih dari 80 jenis laporan keuangan yang siap digunakan untuk kebutuhan analisis, pelaporan, dan evaluasi bisnis.
  • Custom field fleksibel
    Tambahkan field atau kolom khusus agar laporan sesuai dengan kebutuhan dan proses bisnis perusahaan.
  • Laporan siap audit
    Seluruh laporan tersusun rapi, mudah ditelusuri, dan siap digunakan untuk kebutuhan audit maupun due diligence investor.
  • Keamanan dan kecepatan
    Didukung standar keamanan internasional serta proses tutup buku yang lebih cepat untuk meningkatkan efisiensi operasional.
  • Kustomisasi filter laporan
    Saring dan sesuaikan tampilan laporan dengan mudah untuk membandingkan kinerja bisnis antarperiode dan mendukung analisis yang lebih mendalam.

Mekari Jurnal adalah aplikasi akuntansi dan operasional terintegrasi untuk membantu pemilik bisnis, akuntan, dan tim finance mengelola keuangan, pembukuan, serta operasional bisnis secara lebih efisien sekaligus mempercepat pertumbuhan bisnis.

Sebagai bagian dari ekosistem software terpadu Mekari, Mekari Jurnal juga terintegrasi dengan berbagai solusi Mekari lainnya seperti Mekari Talenta, Mekari Flex, Mekari Qontak, Mekari Klikpajak, Mekari Sign, Mekari Desty, Mekari POS, Mekari Expense, Mekari Officeless, dan Mekari Airene untuk mendukung automasi operasional bisnis secara end-to-end.

Referensi:

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) – PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) – POJK Nomor 57/POJK.04/2020 tentang Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi (Securities Crowdfunding):

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang

Apa manfaat laporan keuangan bagi calon investor?

Apa manfaat laporan keuangan bagi calon investor?

Laporan keuangan membantu calon investor menilai kesehatan finansial, tren kinerja, kebijakan dividen, dan tingkat risiko perusahaan sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Dokumen ini juga menjadi dasar dalam proses due diligence dan penentuan valuasi perusahaan.

Mengapa investor menjadi salah satu pengguna utama laporan keuangan?

Mengapa investor menjadi salah satu pengguna utama laporan keuangan?

Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan IAI menyebutkan bahwa laporan keuangan disusun untuk menyediakan informasi yang bermanfaat bagi pengambilan keputusan ekonomi berbagai pengguna, termasuk investor. Karena menanggung risiko atas modal yang ditanamkan, investor membutuhkan informasi yang andal untuk menilai prospek dan kinerja perusahaan.

Apa itu opini audit dan mengapa penting bagi calon investor?

Apa itu opini audit dan mengapa penting bagi calon investor?

Opini audit adalah pendapat independen akuntan publik mengenai kewajaran penyajian laporan keuangan. Jenisnya meliputi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Tidak Wajar, dan Tidak Memberikan Pendapat (Disclaimer). Opini ini menjadi salah satu indikator kredibilitas laporan keuangan yang sering diperhatikan investor.

Apa kewajiban laporan keuangan bagi startup yang mencari pendanaan melalui securities crowdfunding?

Apa kewajiban laporan keuangan bagi startup yang mencari pendanaan melalui securities crowdfunding?

Sesuai POJK Nomor 57/POJK.04/2020, penerbit wajib menyampaikan laporan berkala dan laporan insidentil kepada pemodal berdasarkan prinsip keterbukaan. Kewajiban pelaporan ini bertujuan memberikan informasi yang transparan kepada calon maupun pemegang investasi.

Rasio keuangan apa yang biasanya dianalisis calon investor?

Rasio keuangan apa yang biasanya dianalisis calon investor?

Investor umumnya menganalisis rasio likuiditas seperti Current Ratio, rasio solvabilitas seperti Debt to Equity Ratio (DER), serta rasio profitabilitas seperti Return on Equity (ROE). Rasio-rasio tersebut membantu menilai kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban, mengelola utang, dan menghasilkan keuntungan.

Bagaimana cara menyiapkan laporan keuangan yang menarik bagi calon investor?

Bagaimana cara menyiapkan laporan keuangan yang menarik bagi calon investor?

Susun laporan keuangan sesuai standar akuntansi yang berlaku, lengkapi pengungkapan dalam Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK), pertimbangkan audit oleh akuntan publik independen, dan jaga konsistensi pencatatan dari periode ke periode. Langkah-langkah ini dapat meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata calon investor.

Mekari Jurnal

Aplikasi akuntansi dan operasional terintegrasi untuk membantu pemilik bisnis, akuntan, dan tim finance mengelola keuangan, pembukuan, serta operasional bisnis secara lebih efisien sekaligus.

Pelajari lebih lanjut

Sebagai bagian dari ekosistem software terpadu Mekari, 
Mekari Jurnal juga terintegrasi dengan berbagai solusi Mekari lainnya seperti :

  • Semua
  • Platform
  • Akuntansi & keuangan
  • Customer
  • People
  • Services
  • Operasional & digitalisasi

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis

WhatsApp Hubungi Kami