Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh

Apa Itu Akuntansi Manajerial? Panduan Lengkap Fungsi, Tujuan, dan Manfaatnya bagi Bisnis

Tayang
Ditulis oleh: Author Avatar Lutfi Pawening

Dalam menjalankan sebuah bisnis, pengambilan keputusan yang tepat menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan perusahaan.

Mulai dari menentukan harga produk, mengendalikan biaya operasional, menyusun anggaran, hingga merencanakan ekspansi bisnis, semua keputusan tersebut membutuhkan informasi keuangan yang akurat dan relevan.

Di sinilah peran akuntansi manajerial menjadi sangat penting. Berbeda dengan akuntansi keuangan yang lebih berfokus pada penyusunan laporan bagi pihak eksternal seperti investor, kreditur, atau regulator.

Akuntansi manajerial menyediakan informasi keuangan yang digunakan oleh pihak internal perusahaan, terutama manajemen, untuk mendukung proses perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan.

Dengan menerapkan akuntansi manajerial, perusahaan dapat memahami kondisi operasionalnya secara lebih mendalam, mengidentifikasi peluang peningkatan efisiensi, serta menyusun strategi bisnis berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Oleh karena itu, pemahaman mengenai konsep ini tidak hanya penting bagi akuntan atau profesional keuangan, tetapi juga bagi pemilik usaha, manajer, serta mahasiswa yang ingin memahami bagaimana perusahaan mengambil keputusan bisnis secara efektif.

Apa Itu Akuntansi Manajerial?

Akuntansi manajerial adalah proses mengidentifikasi, mengukur, menganalisis, dan menyajikan informasi keuangan maupun non-keuangan yang digunakan oleh manajemen untuk membantu proses perencanaan, pengendalian, evaluasi kinerja, dan pengambilan keputusan dalam organisasi.

Informasi yang dihasilkan dari akuntansi manajerial biasanya bersifat lebih fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Laporan yang dibuat tidak harus mengikuti format standar tertentu seperti laporan keuangan eksternal, melainkan dirancang untuk membantu manajemen memahami kondisi bisnis dan menentukan langkah strategis.

Sebagai contoh, seorang manajer produksi dapat menggunakan laporan biaya produksi untuk mengetahui apakah terdapat pemborosan bahan baku atau kenaikan biaya yang perlu dikendalikan.

Sementara itu, manajer pemasaran dapat memanfaatkan data keuntungan dari setiap produk untuk menentukan strategi promosi yang paling efektif.

Dengan kata lain, akuntansi manajerial berperan sebagai alat bantu bagi perusahaan untuk mengubah data menjadi informasi yang bernilai dalam proses pengambilan keputusan.

Baca juga: 13 Alasan Memilih Jurusan Akuntansi Termasuk Karier yang Menjanjikan

Perbedaan Akuntansi Manajerial dan Akuntansi Keuangan

Meskipun sama-sama berhubungan dengan informasi keuangan, akuntansi manajerial dan akuntansi keuangan memiliki tujuan, pengguna, dan karakteristik yang berbeda.

Aspek Akuntansi Manajerial Akuntansi Keuangan
Tujuan Membantu manajemen dalam perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan Menyediakan informasi keuangan kepada pihak eksternal
Pengguna informasi Manajemen internal perusahaan Investor, kreditur, pemerintah, dan pihak eksternal lainnya
Fokus Masa depan dan strategi bisnis Kondisi keuangan serta kinerja perusahaan di masa lalu
Bentuk laporan Fleksibel sesuai kebutuhan manajemen Mengikuti standar akuntansi yang berlaku
Frekuensi pelaporan Dapat dibuat kapan saja sesuai kebutuhan Disusun secara periodik, seperti bulanan atau tahunan
Jenis informasi Data keuangan dan non-keuangan Sebagian besar berupa data keuangan
Tingkat detail Sangat rinci untuk kebutuhan operasional Lebih ringkas untuk memberikan gambaran umum perusahaan

Walaupun memiliki perbedaan, keduanya saling melengkapi. Akuntansi keuangan memberikan gambaran mengenai kondisi perusahaan secara keseluruhan, sedangkan akuntansi manajerial membantu manajemen memahami penyebab di balik suatu kondisi dan menentukan tindakan yang harus diambil.

Baca juga: 15 Strategi Marketing Untuk Mengembangkan Usaha Anda

Fungsi Akuntansi Manajerial dalam Bisnis

Akuntansi manajerial memiliki beberapa fungsi utama yang membantu perusahaan mengelola sumber daya secara lebih efektif.

1. Membantu proses perencanaan bisnis

Salah satu fungsi utama akuntansi manajerial adalah mendukung perencanaan perusahaan. Informasi mengenai biaya, pendapatan, dan kondisi operasional dapat digunakan untuk menyusun target penjualan, anggaran, strategi produksi, hingga rencana investasi.

Misalnya, sebelum membuka cabang baru, manajemen dapat menggunakan analisis biaya dan proyeksi keuntungan untuk menilai apakah keputusan ekspansi tersebut layak dilakukan.

2. Membantu pengendalian biaya dan operasional

Akuntansi manajerial memungkinkan perusahaan untuk membandingkan antara rencana dan hasil aktual yang terjadi. Jika ditemukan penyimpangan, manajemen dapat melakukan evaluasi dan mengambil tindakan perbaikan.

Contohnya, ketika biaya produksi meningkat melebihi anggaran, perusahaan dapat menganalisis penyebabnya, seperti kenaikan harga bahan baku, pemborosan proses produksi, atau penggunaan sumber daya yang tidak efisien.

3. Mendukung pengambilan keputusan

Keputusan bisnis yang efektif harus didasarkan pada informasi yang tepat. Akuntansi manajerial menyediakan berbagai analisis, seperti analisis profitabilitas produk, analisis biaya-volume-laba, hingga analisis investasi yang membantu manajemen memilih alternatif terbaik.

Sebagai contoh, perusahaan dapat menggunakan informasi biaya untuk menentukan apakah lebih menguntungkan memproduksi suatu komponen sendiri atau membelinya dari pihak ketiga.

4. Mengukur dan mengevaluasi kinerja

Akuntansi manajerial juga digunakan untuk menilai kinerja setiap bagian perusahaan. Dengan adanya laporan kinerja, manajemen dapat mengetahui apakah suatu divisi telah mencapai target yang ditetapkan.

Evaluasi tersebut membantu perusahaan meningkatkan produktivitas, memberikan penghargaan kepada karyawan berprestasi, serta memperbaiki area yang masih kurang optimal.

Baca juga: Tips & Strategi Managerial Untuk Para Pendiri Usaha Bisnis

Komponen Utama dalam Akuntansi Manajerial

Dalam penerapannya, akuntansi manajerial menggunakan berbagai alat dan teknik untuk menghasilkan informasi yang mendukung keputusan bisnis.

1. Anggaran (Budgeting)

Anggaran adalah rencana keuangan yang menggambarkan perkiraan pendapatan dan pengeluaran dalam periode tertentu. Penyusunan anggaran membantu perusahaan mengalokasikan sumber daya secara efektif dan menjadi dasar dalam mengukur pencapaian kinerja.

2. Analisis biaya (Cost Analysis)

Analisis biaya digunakan untuk memahami struktur biaya perusahaan, termasuk biaya tetap, biaya variabel, dan biaya produksi. Informasi ini membantu manajemen mengendalikan pengeluaran serta menentukan strategi penetapan harga yang tepat.

3. Analisis biaya-volume-laba (Cost Volume Profit Analysis)

Analisis biaya-volume-laba atau Cost Volume Profit (CVP) digunakan untuk mengetahui hubungan antara biaya, jumlah penjualan, dan keuntungan perusahaan. Teknik ini membantu manajemen menentukan titik impas (break-even point) serta target penjualan yang harus dicapai.

4. Laporan kinerja (Performance Report)

Laporan kinerja berisi informasi mengenai pencapaian suatu divisi, proyek, atau keseluruhan perusahaan dibandingkan dengan target yang telah ditentukan. Melalui laporan ini, manajemen dapat mengevaluasi efektivitas strategi yang diterapkan.

5. Analisis varians (Variance Analysis)

Analisis varians adalah teknik untuk membandingkan hasil aktual dengan anggaran yang telah dibuat. Apabila terdapat perbedaan, perusahaan dapat mengidentifikasi penyebabnya dan mengambil langkah perbaikan.

Manfaat Akuntansi Manajerial bagi Bisnis

Penerapan akuntansi manajerial memberikan berbagai manfaat yang dapat meningkatkan kinerja dan daya saing perusahaan.

Meningkatkan efisiensi operasional

Dengan memahami struktur biaya dan proses operasional secara rinci, perusahaan dapat menemukan aktivitas yang kurang efisien, mengurangi pemborosan, serta menggunakan sumber daya secara lebih optimal.

Membantu penyusunan strategi bisnis

Data dari akuntansi manajerial membantu manajemen menyusun strategi berdasarkan kondisi nyata perusahaan. Keputusan terkait harga, pengembangan produk, investasi, atau ekspansi bisnis dapat dilakukan dengan lebih terukur.

Mengurangi risiko pengambilan keputusan

Keputusan yang hanya didasarkan pada asumsi memiliki risiko kegagalan yang lebih besar. Akuntansi manajerial menyediakan informasi dan analisis yang dapat membantu perusahaan memilih keputusan dengan risiko yang lebih terkendali.

Meningkatkan kemampuan perusahaan dalam menghadapi perubahan

Kondisi pasar, biaya bahan baku, dan kebutuhan pelanggan dapat berubah sewaktu-waktu. Melalui informasi yang diperoleh dari akuntansi manajerial, perusahaan dapat lebih cepat menyesuaikan strategi agar tetap kompetitif.

Contoh Penerapan Akuntansi Manajerial dalam Dunia Bisnis

Sebuah perusahaan makanan ingin meningkatkan keuntungan dari produk yang dijualnya. Melalui akuntansi manajerial, perusahaan melakukan analisis terhadap biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya distribusi, serta tingkat penjualan setiap produk.

Hasil analisis menunjukkan bahwa salah satu produk memiliki biaya produksi tinggi tetapi memberikan margin keuntungan rendah.

Berdasarkan informasi tersebut, manajemen dapat mengambil beberapa keputusan, seperti menyesuaikan harga jual, mencari pemasok bahan baku yang lebih murah, meningkatkan efisiensi produksi, atau menghentikan produk yang tidak menguntungkan.

Contoh ini menunjukkan bahwa akuntansi manajerial tidak hanya berfokus pada pencatatan angka, tetapi juga membantu perusahaan menemukan solusi strategis untuk meningkatkan kinerja bisnis.

Kesimpulan

Akuntansi manajerial adalah bagian penting dalam pengelolaan bisnis karena menyediakan informasi yang dibutuhkan manajemen untuk melakukan perencanaan, pengendalian, evaluasi kinerja, dan pengambilan keputusan.

Berbeda dengan akuntansi keuangan yang ditujukan untuk pihak eksternal, akuntansi manajerial berfokus pada kebutuhan internal perusahaan dan memberikan informasi yang lebih detail serta fleksibel.

Dengan memahami fungsi akuntansi manajerial, perusahaan dapat mengelola biaya dengan lebih efektif, meningkatkan efisiensi operasional, menyusun strategi bisnis yang tepat, serta mengambil keputusan berdasarkan data yang akurat.

Kelola Data Keuangan dan Ambil Keputusan Bisnis Lebih Tepat dengan Mekari Jurnal

Dalam penerapan akuntansi manajerial, ketersediaan data keuangan yang akurat dan real-time menjadi faktor penting untuk menghasilkan keputusan yang tepat. Proses pencatatan manual sering kali menyulitkan perusahaan dalam memperoleh informasi biaya, arus kas, maupun laporan keuangan secara cepat.

Untuk itu, software akuntansi berbasis cloud seperti Mekari Jurnal dapat membantu bisnis mengotomatisasi pencatatan transaksi, menyusun laporan keuangan secara instan, memantau arus kas, serta memperoleh data keuangan yang lebih akurat untuk kebutuhan analisis dan pengambilan keputusan.

Dengan berbagai fitur yang mendukung pengelolaan keuangan bisnis, Mekari Jurnal membantu pemilik usaha dan tim keuangan bekerja lebih efisien sehingga dapat lebih fokus dalam menyusun strategi untuk mengembangkan bisnis.

 

Referensi

Institute of Management Accountants (IMA), “What is Management Accounting?”

Corporate Finance Institute, “Managerial Accounting: Key Techniques and Decision-Making Tools”

OpenStax, “Principles of Accounting, Volume 2 Mangerial Accounting”

 

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis

WhatsApp Hubungi Kami