Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
4 min read

4 Keuntungan Berbisnis Mainan Edukatif Anak

Diperbarui
Di tulis oleh: Mekari Jurnal Santoso Wirawan

Dalam lima tahun terakhir, bisnis mainan edukatif sedang berkembang pesat di Indonesia, salah satunya mainan edukatif yang terbuat dari kayu. Selain untuk menemani anak bermain, mainan edukatif juga membantu perkembangan sensor motorik anak dan otak anak.

Tak hanya diminati oleh para orang tua, mainan edukatif juga diminati oleh tempat pendidikan anak seperti play group, taman kanak-kanak, hingga tempat terapi anak. Hal ini tentu membuat pesanan mainan edukatif terus bertambah sehingga bisnis ini terus berkembang dan memiliki prospek yang cukup baik.

Lalu apa saja keuntungan berbisnis mainan edukatif anak? Berikut penjelasan Mekari Jurnal.

1. Modal yang Kecil

Untuk memulai bisnis mainan edukatif, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak modal. Karena dengan modal di bawah 10 juta, Anda dapat memulai bisnis mainan edukatif berbahan kayu.

Namun, jika hanya memiliki modal di bawah 1 juta, Anda tetap dapat memulai bisnis mainan edukatif ini dengan menjadi reseller dari distributor mainan edukatif. Carilah distributor dengan kualitas mainan yang baik dan dapat memberikan harga yang lebih murah.

Jika bisnis sudah berjalan, perlu juga diperhatikan sistem pencatatan bukti transaksi bisnis Anda untuk mencegah pengeluaran yang berlebihan ataupun penagihan yang terlewat. Disinilah pentingnya aplikasi invoice untuk bisnis Anda, agar transaksi pembelian oleh pelanggan tercatat rapi dan invoice dibuat langsung secara otomatis.

2. Mudah Mendapatkan Bahan Dasar

Jika Anda memiliki modal yang cukup, memulai bisnis mainan kayu bukanlah hal yang sulit. Bahan dasar mainan edukatif ini sangat mudah untuk didapatkan.

Anda hanya perlu membeli kayu sesuai mainan yang akan Anda buat dan beberapa bahan lainnya seperti paku, lem, cat, dan lain-lain. Tak hanya itu, membuat mainan edukatif berbahan dasar kayu juga tidak membutuhkan modal yang cukup banyak.

3. Menjualnya Lebih Mudah

Memulai bisnis mainan edukatif tidaklah sulit, karena banyak manfaatnya bagi anak-anak. Salah satunya adalah mainan edukatif bersifat emosional, di mana orang tua dapat melakukan interaksi langsung dengan anaknya melalui mainan.

4. Membantu Pemerintah

Membuat sebuah bisnis lokal secara tidak langsung dapat membantu pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

Selain itu dengan membuat bisnis lokal, Anda juga dapat meningkatkan pendapatan negara dengan cara membayarkan pajak sebagai dana APBD ataupun APBN. Bisnis lokal membuat Anda memiliki penghasilan dari devisa produk ekspor, serta mengurangi angka devisa dari setiap produk yang diimpor.

Untuk memudahkan Anda untuk melakukan pencatatan keuangan menjual mainan edukatif untuk anak, gunakanlah aplikasi akuntansi pembukuan yang cocok untuk online shop seperti Mekari Jurnal yang bisa diakses secara online. Daftar sekarang dan rasakan sendiri manfaat yang akan Anda dapatkan.

FAQ Seputar Bisnis Mainan Edukatif Anak

Berikut FAQ (Pertanyaan & Jawaban) dalam Bahasa Indonesia tentang berbisnis mainan edukatif anak.

1. Apa itu mainan edukatif anak?

Mainan edukatif adalah mainan yang dirancang khusus untuk membantu perkembangan keterampilan anak seperti sensorik, motorik, kognitif, sosial dan emosional melalui permainan yang menyenangkan.

2. Mengapa bisnis mainan edukatif semakin populer di Indonesia?

Permintaan mainan edukatif meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran orang tua tentang pentingnya stimulasi perkembangan anak sejak dini, ditambah pasar mainan edukatif kini merupakan bagian signifikan dari pasar mainan anak secara keseluruhan.

3. Apa keuntungan utama memulai bisnis mainan edukatif?

Keuntungan utama termasuk modal awal yang relatif kecilmudah menemukan bahan dasar, pasar yang luas sejak keluarga hingga lembaga pendidikan, serta kontribusi terhadap perkembangan anak.

4. Berapa modal yang diperlukan untuk memulai bisnis mainan edukatif?

Memulai bisa dilakukan dengan modal kurang dari Rp10 juta jika membuat sendiri, atau bahkan di bawah Rp1 juta sebagai reseller mainan edukatif dari distributor.

5. Apa saja bahan dasar utama dalam pembuatan mainan edukatif?

Bahan mudah didapat seperti kayu, paku, lem, cat, dan material aman lainnya digunakan untuk membuat mainan edukatif, sehingga produksi tidak sulit.

6. Mengapa menjual mainan edukatif dianggap “lebih mudah”?

Karena mainan edukatif memiliki manfaat jelas untuk anak — mendukung perkembangan sekaligus bermain — sehingga lebih mudah menarik perhatian orang tua dan lembaga pendidikan.

7. Apakah bisnis mainan edukatif hanya menguntungkan dari sisi finansial?

Tidak hanya finansial — bisnis ini juga memberikan dampak positif sosial, membantu perkembangan anak, serta berpotensi meningkatkan kesempatan kerja lokal.

8. Siapa saja target pasar dari mainan edukatif?

Target pasar mencakup orang tua, lembaga pendidikan anak usia dini seperti playgroup dan TK, serta tempat terapi anak yang mencari mainan untuk edukasi dan stimulasi perkembangan.

9. Apakah produk mainan edukatif memiliki masa kadaluarsa?

Tidak. Mainan edukatif biasanya tidak memiliki tanggal kadaluarsa seperti produk makanan, sehingga risiko kerugian karena kedaluwarsa sangat rendah.

10. Bagaimana prospek bisnis mainan edukatif di masa depan?

Prospek bisnis mainan edukatif sangat positif karena semakin banyak orang tua sadar akan pentingnya mainan sebagai media pembelajaran, ditambah tren edutainment (education + entertainment) yang terus berkembang.

11. Apa jenis mainan edukatif yang laris di pasaran?

Jenis yang banyak diminati mencakup balok bangun, puzzle, permainan STEM (sains, teknologi, teknik, matematika), serta mainan keterampilan motorik yang dirancang sesuai usia anak.

12. Bagaimana cara memasarkan mainan edukatif ke pelanggan?

Pemasaran bisa dilakukan melalui toko fisik, marketplace online, media sosial, serta kerja sama dengan lembaga pendidikan dan komunitas orang tua untuk memperluas jangkauan pasar.

Kategori : Other

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal

WhatsApp Hubungi Kami