Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh

Unit Economics: Rumus, Metrik, dan Contoh Cara Menghitungnya

Tayang
Ditulis oleh: Author Avatar Angela Amanda
Mekari Jurnal Insight

  • Kesehatan unit economics ditentukan oleh contribution margin per unit, yaitu harga jual dikurangi biaya variabel per unit.
  • Produk dengan omzet terbesar belum tentu penyumbang laba terbesar. Bandingkan margin tiap produk sebelum menambah anggaran promosi.
  • Laporan profitabilitas produk dari Mekari Jurnal menampilkan unit terjual, HPP, dan profit margin tiap produk secara otomatis.

Unit economics adalah analisis pendapatan dan biaya yang melekat pada satu unit penjualan, baik satu produk, satu pesanan, maupun satu pelanggan. Analisis ini menjawab satu pertanyaan: apakah setiap penjualan benar-benar menghasilkan uang?

Pertanyaan itu makin relevan. Laporan e-Conomy SEA 2025 dari Bain & Company mencatat pendapatan ekonomi digital Asia Tenggara tumbuh 11,2 kali sejak 2016, lebih cepat dari GMV yang naik 7,4 kali, seiring pergeseran fokus ke profitabilitas. 

Panduan ini membahas metrik, rumus, dan contoh perhitungannya dalam Rupiah.

Apa Itu Unit Economics?

Unit economics mengukur profitabilitas bisnis pada level paling kecil. Anda tidak melihat total omzet atau total laba. Anda melihat berapa Rupiah yang tersisa dari satu unit setelah biaya yang timbul karena unit itu terjual.

“Unit” bisa didefinisikan berbeda sesuai model bisnis:

PendekatanDefinisi unitCocok untukMetrik utama
Per produkSatu barang atau porsi terjualRitel, F&B, manufaktur, toko onlineContribution margin per unit, BEP
Per pelangganSatu pelanggan selama masa aktifnyaLangganan, jasa berulang, SaaSCAC, LTV, payback period

Bisnis dagang umumnya memakai keduanya. Pendekatan per produk menjawab produk mana yang layak didorong. Pendekatan per pelanggan menjawab berapa biaya iklan yang masih masuk akal.

Unit economics termasuk alat akuntansi manajemen. Laporan laba rugi yang disusun menurut SAK tidak memisahkan biaya variabel dan biaya tetap. Karena itu, analisis ini perlu Anda susun sendiri dari data transaksi.

Metrik Unit Economics yang Perlu Dipantau

Tujuh metrik berikut sudah cukup untuk menilai sebagian besar bisnis.

MetrikRumusFungsi
Contribution margin per unitHarga jual per unit – biaya variabel per unitRupiah yang tersisa dari tiap unit untuk menutup biaya tetap
Rasio margin kontribusiContribution margin per unit ÷ harga jual per unitMembandingkan produk dengan harga berbeda
BEP unitBiaya tetap ÷ contribution margin per unitJumlah unit minimum agar tidak rugi
Customer acquisition cost (CAC)Biaya akuisisi ÷ jumlah pelanggan baruBiaya mendapatkan satu pelanggan
Customer lifetime value (LTV)Margin kontribusi per pesanan × jumlah pesanan selama masa aktifNilai satu pelanggan bagi bisnis
Rasio LTV/CACLTV ÷ CACImbal hasil dari biaya akuisisi
Payback periodCAC ÷ margin kontribusi per pelanggan per bulanLama modal akuisisi kembali

Patokan yang umum dipakai praktisi adalah rasio LTV/CAC minimal 3:1 dan payback period di bawah 12 bulan. Angka ini bukan standar baku. Bisnis bermargin tipis biasanya butuh payback yang lebih cepat.

Contribution Margin per Unit: Rumus dan Komponennya

Contribution margin per unit adalah inti dari unit economics. Harvard Business Review menjelaskannya sebagai pendapatan yang tersisa setelah biaya variabel dikurangkan. Sisa inilah yang menutup biaya tetap dan menjadi laba.

Contribution margin per unit = Harga jual per unit – Biaya variabel per unit

Rasio margin kontribusi = Contribution margin per unit ÷ Harga jual per unit × 100%

Memisahkan Biaya Variabel dan Biaya Tetap

Akurasi rumus di atas bergantung pada klasifikasi biaya. Menurut HBR, tahap inilah yang paling sering keliru karena tidak semua biaya jelas masuk kategori mana.

Biaya variabel (naik saat unit terjual bertambah)Biaya tetap (tidak berubah dalam satu periode)
Bahan baku atau harga beli barangSewa toko, dapur, atau gudang
Kemasan dan labelGaji staf tetap
Upah borongan per unitPenyusutan peralatan
Biaya admin marketplace dan payment gatewayLangganan software dan internet
Subsidi ongkir dan komisi penjualanAnggaran iklan bulanan

Bedanya dengan Laba Kotor

Laba kotor dan contribution margin sering dianggap sama. Keduanya berbeda pada biaya yang dikurangkan.

AspekLaba kotorContribution margin
PengurangHarga pokok penjualan (HPP)Seluruh biaya variabel
Isi pengurangBiaya produksi, termasuk overhead tetap pabrikBiaya variabel produksi dan penjualan
Dasar penyusunanSAK, antara lain PSAK 202 PersediaanKebutuhan internal manajemen
KegunaanPelaporan keuanganKeputusan harga, bauran produk, BEP

Cara Menghitung Unit Economics

Ikuti lima langkah berikut secara berurutan untuk menghitung unit economics suatu produk:

  1. Tentukan unit analisis: pilih satu produk, satu pesanan, atau satu pelanggan. Gunakan definisi yang sama setiap bulan.
  2. Pisahkan biaya variabel dan tetap: telusuri setiap akun biaya. Tanyakan apakah biaya itu bertambah saat satu unit lagi terjual.
  3. Hitung contribution margin per unit: kurangkan biaya variabel per unit dari harga jual. Lakukan untuk setiap produk, bukan rata-rata.
  4. Hitung kontribusi total dan BEP: kalikan margin per unit dengan unit terjual. Bandingkan totalnya dengan biaya tetap.
  5. Hitung metrik pelanggan: hitung CAC, LTV, rasio LTV/CAC, dan payback period dari data pesanan dan biaya iklan.

Contoh Perhitungan Unit Economics dengan Studi Kasus

Berikut adalah penerapan urutan cara menghitung unit economics dengan studi kasus perusahaan FnB, untuk menjadi panduan perhitungan

PT Rasa Lokal Nusantara memproduksi sambal kemasan dan menjualnya lewat marketplace. Berikut data September 2026. Komisi marketplace diasumsikan 8% dari harga jual.

Langkah 1: Contribution Margin per Unit

Komponen per unitSambal BawangSambal CumiSambal Matah
Harga jualRp45.000Rp65.000Rp38.000
Bahan bakuRp14.000Rp30.000Rp18.000
Kemasan dan labelRp4.000Rp4.000Rp4.000
Upah boronganRp3.000Rp3.400Rp3.000
Komisi marketplace (8%)Rp3.600Rp5.200Rp3.040
Packing dan subsidi ongkirRp2.400Rp2.400Rp2.400
Total biaya variabelRp27.000Rp45.000Rp30.440
Contribution margin per unitRp18.000Rp20.000Rp7.560
Rasio margin kontribusi40,0%30,8%19,9%

Langkah 2: Kontribusi Total dan BEP

ProdukUnit terjualPenjualanTotal contribution marginPorsi penjualanPorsi kontribusi
Sambal Bawang2.000Rp90.000.000Rp36.000.00040,0%50,5%
Sambal Cumi1.200Rp78.000.000Rp24.000.00034,7%33,6%
Sambal Matah1.500Rp57.000.000Rp11.340.00025,3%15,9%
Total4.700Rp225.000.000Rp71.340.000100%100%

Biaya tetap bulan itu Rp65.000.000. Rinciannya: sewa dapur Rp12.000.000, gaji staf tetap Rp28.000.000, penyusutan Rp3.000.000, utilitas dan software Rp4.000.000, serta iklan Rp18.000.000.

  • Laba operasi = Rp71.340.000 – Rp65.000.000 = Rp6.340.000
  • Rasio margin kontribusi gabungan = Rp71.340.000 ÷ Rp225.000.000 = 31,7%
  • BEP Rupiah = Rp65.000.000 ÷ 31,7% = sekitar Rp205.000.000
  • BEP unit = Rp65.000.000 ÷ Rp15.179 (rata-rata margin per unit) = sekitar 4.283 unit pada bauran produk yang sama

Penjualan aktual hanya 8,9% di atas titik impas. Bantalan labanya tipis.

Langkah 3: Metrik per Pelanggan

Perusahaan mencatat 2.500 pesanan. Iklan Rp18.000.000 mendatangkan 600 pelanggan baru. Rata-rata pelanggan memesan 4 kali dalam setahun.

MetrikPerhitunganHasil
Nilai pesanan rata-rataRp225.000.000 ÷ 2.500Rp90.000
Margin kontribusi per pesananRp71.340.000 ÷ 2.500Rp28.536
CACRp18.000.000 ÷ 600Rp30.000
LTV (12 bulan)Rp28.536 × 4Rp114.144
Rasio LTV/CACRp114.144 ÷ Rp30.0003,8
Payback periodRp30.000 ÷ (Rp114.144 ÷ 12)3,2 bulan

Cara Membaca Hasil Unit Economics

Angka di atas baru berguna jika diterjemahkan menjadi keputusan.

KondisiArtinyaTindakan
Contribution margin per unit negatifSetiap penjualan menambah rugiNaikkan harga, tekan biaya variabel, atau hentikan produk
Margin positif, total kontribusi di bawah biaya tetapModel sehat, volume belum cukupKejar volume hingga melewati BEP
Porsi kontribusi di bawah porsi penjualanProduk laris tetapi kurang menguntungkanTinjau harga dan biaya produk itu
Rasio LTV/CAC di bawah 1Biaya akuisisi tidak pernah kembaliHentikan kanal iklan yang boros
Payback period terlalu panjangKas tertahan di biaya akuisisiDorong pembelian ulang lebih cepat

Pada PT Rasa Lokal Nusantara, ada tiga temuan:

  • Sambal Bawang adalah mesin laba: produk ini menyumbang 40,0% penjualan tetapi 50,5% kontribusi.
  • Sambal Cumi unggul per unit, bukan per Rupiah: marginnya Rp20.000 per unit, tertinggi di antara ketiganya. Namun rasionya hanya 30,8% karena bahan baku mahal.
  • Sambal Matah membebani bauran: produk ini mengisi 25,3% penjualan tetapi hanya 15,9% kontribusi.

Dari sisi pelanggan, rasio 3,8 dan payback 3,2 bulan tergolong sehat. Masalah utamanya ada di margin produk, bukan di biaya iklan.

Pantau Profitabilitas Tiap Produk dengan Mekari Jurnal

Unit economics hanya seakurat data di baliknya. Harga jual rata-rata, HPP, dan jumlah unit terjual per produk harus tersedia dan mutakhir. Menyusunnya manual di spreadsheet memakan waktu dan rawan salah, terutama jika produk Anda puluhan.

Laporan profitabilitas produk Mekari Jurnal menyediakan data tersebut langsung dari pembukuan Anda:

  • Peringkat produk: urutkan produk berdasarkan total gross sales atau profit margin.
  • Detail per produk: lihat total unit terjual, COGS, total gross sales, serta rata-rata harga jual dan harga beli.
  • Periode fleksibel: atur periode laporan untuk membandingkan performa, misalnya saat musim Lebaran.
  • Perhitungan otomatis: profit margin dihitung otomatis dari data yang sama dengan laporan keuangan.
  • Akses terbatas: laporan hanya bisa dibuka pengguna tertentu sehingga data tetap rahasia.

Dengan data per produk yang rapi, Anda tinggal menambahkan biaya variabel penjualan untuk memperoleh contribution margin per unit. Keputusan harga, promosi, dan bauran produk pun berpijak pada angka, bukan perkiraan.

Temukan produk paling menguntungkan di bisnis Anda dengan laporan profitabilitas Mekari Jurnal.

Referensi

  • Bain & Company, Google, Temasek. e-Conomy SEA 2025.
  • Gallo, Amy. Contribution Margin: What It Is, How to Calculate It, and Why You Need It. Harvard Business Review, 2017.
  • Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Perubahan Penomoran PSAK dan ISAK dalam SAK Indonesia.
  • Garrison, R. H., Noreen, E. W., Brewer, P. C. Managerial Accounting. McGraw-Hill Education.

FAQ

1. Apa itu unit economics?

1. Apa itu unit economics?

Unit economics adalah analisis pendapatan dan biaya pada satu unit penjualan, seperti satu produk atau satu pelanggan. Tujuannya menilai apakah setiap penjualan menghasilkan margin yang cukup untuk menutup biaya tetap.

2. Bagaimana cara menghitung unit economics?

2. Bagaimana cara menghitung unit economics?

Tentukan unit analisis, pisahkan biaya variabel dan tetap, lalu hitung contribution margin per unit. Setelah itu hitung kontribusi total, BEP, CAC, LTV, dan payback period.

3. Apa rumus contribution margin per unit?

3. Apa rumus contribution margin per unit?

Contribution margin per unit = harga jual per unit dikurangi biaya variabel per unit. Contohnya, harga jual Rp45.000 dan biaya variabel Rp27.000 menghasilkan margin Rp18.000 per unit.

4. Apa saja metrik unit economics yang paling penting?

4. Apa saja metrik unit economics yang paling penting?

Untuk bisnis berbasis produk: contribution margin per unit, rasio margin kontribusi, dan BEP. Untuk bisnis berbasis pelanggan: CAC, LTV, rasio LTV/CAC, dan payback period.

5. Apa bedanya contribution margin dengan laba kotor?

5. Apa bedanya contribution margin dengan laba kotor?

Laba kotor mengurangkan HPP dari penjualan. Contribution margin mengurangkan seluruh biaya variabel, termasuk biaya penjualan seperti komisi marketplace dan ongkir.

6. Berapa rasio LTV/CAC yang sehat?

6. Berapa rasio LTV/CAC yang sehat?

Patokan yang umum dipakai adalah minimal 3:1. Rasio di bawah 1 berarti biaya akuisisi lebih besar dari nilai pelanggan. Selalu baca rasio ini bersama payback period.

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis

WhatsApp Hubungi Kami