Daftar Isi

Peran dan Tanggung Jawab Supervisor Produksi dalam Manajemen SCM

Tayang 21 Jun 2024
Diperbarui 23 Juni 2024

Sebuah perusahaan manufaktur atau multinasional perlu bertahan dalam kompleksitas pasar saat ini, salah satu strateginya adalah dengan mengelola manajemen rantai pasokan (SCM) yang dapat dibantu oleh supervisor produksi. Mengapa demikian?

Sebagai garda terdepan dalam proses manufaktur, supervisor produksi tidak hanya bertanggung jawab atas koordinasi dan pengawasan dari operasi harian saja.

Namun, juga berperan penting dalam mengintegrasikan seluruh alur kerja produksi dengan elemen-elemen kunci SCM seperti distribusi, logistik, dan pengelolaan persediaan.

Oleh karena itu, mengelola seluruh aspek ini tentu memerlukan keahlian yang cukup tinggi.

Simak lebih lanjut mengenai supervisor produksi serta perannya dalam mengatasi pengelolaan dalam bidang produksi.

Apa itu Supervisor Produksi?

Supervisor produksi adalah seorang individu yang bertanggung jawab atas pengawasan dan koordinasi operasional dalam lingkup produksi sebuah perusahaan atau pabrik.

Lingkup ini mencakup operasi lantai pabrik, area produksi, atau fasilitas lain tempat produksi atau pembuatan produk berlangsung.

Mereka memastikan bahwa proses produksi berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dan standar kualitas yang telah ditentukan.

Selain itu, juga memastikan bahwa tingkat produksi terpenuhi dengan tenggat waktu yang sudah direncanakan.

Supervisor produksi juga memiliki kekuasaan untuk mendelegasikan tugas-tugas tertentu kepada bawahannya, berkoordinasi dengan manajer produksi, dan membuat keputusan akhir untuk memastikan integrasi yang baik antara produksi dan distribusi produk secara efektif dan efisien.

Tugas dan Tanggung Jawab Supervisor Produksi

Tugas yang diemban oleh seorang supervisor dalam operasional produksi, mencakup:

  1. Menerapkan standar kontrol kualitas, keselamatan, dan kepatuhan
  2. Mengawasi produksi bahan, produk, dan peralatan
  3. Pastikan jadwal dan tenggat waktu produksi terpenuhi
  4. Memelihara dokumentasi untuk memastikan kualitas dan kepatuhan
  5. Lacak dan tinjau inventaris
  6. Mengawasi pemeliharaan, perbaikan, dan renovasi
  7. Memastikan proses produksi berjalan efisien
  8. Pastikan kepatuhan terhadap semua persyaratan hukum
  9. Berkomunikasi dengan staf untuk memastikan spesifikasi produk terpenuhi
  10. Menjaga hubungan dengan vendor dan semua pihak terkait
  11. Kelola jadwal produksi harian
  12. Memberikan umpan balik berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi produksi
  13. Tinjau rencana dan jadwal kerja untuk kepatuhan terhadap anggaran, jadwal, dan standar kualitas

Kemudian, tanggung jawabnya mencakup:

  1. Mengawasi aktivitas operasional fasilitas produksi serta mengelola staf produksi secara langsung, termasuk dalam hal rekrutmen, pelatihan, dan evaluasi kinerja mereka.
  2. Terus memonitor dan meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta mengontrol kualitas fasilitas dengan menerapkan kebijakan dan sistem yang sudah ditetapkan, meng-upgrade peralatan, dan menindaklanjuti saran perbaikan.
  3. Memastikan keberadaan dan kepatuhan terhadap Prosedur Operasional Standar (SOP).
  4. Melakukan perekrutan dan pemberian pelatihan kepada staf produksi di lokasi kerja.
  5. Mendukung manajemen dalam mengevaluasi kinerja staf produksi.
  6. Memberikan dukungan teknis kepada staf produksi.
  7. Menyelidiki serta menyelesaikan masalah-masalah produksi di dalam fasilitas.
  8. Berkoordinasi dengan departemen lain untuk menangani masalah seperti pengiriman, kontrol kualitas, pembelian, dan pemasaran.
  9. Memelihara lingkungan kerja yang bersih dan aman.
  10. Mengembangkan serta meng-update catatan-catatan produksi seperti rencana produksi, laporan produktivitas, dan estimasi produksi.
  11. Memastikan pencapaian tujuan dan anggaran produksi.

Peran dan Manfaat SPV dalam Proses Produksi

Secara keseluruhan, kehadiran seorang supervisor yang ideal mampu memberikan kelancaran dan efisiensi operasional dalam proses produksi.

Mereka berperan krusial dalam meningkatkan kualitas produk, memaksimalkan produktivitas, dan menciptakan lingkungan kerja yang positif dan efisien bagi tim produksi.

Berikut merupakan manfaat yang bisa perusahaan rasakan dari memiliki SPV yang ideal:

1. Peningkatan Produktivitas

Supervisor yang baik akan mampu mengawasi operasional fasilitas produksi secara langsung, memastikan bahwa semua prosedur dan standar diikuti dengan ketat, dan menangani masalah produksi dengan cepat dan efektif.

Oleh karena itu, merekajuga harus efektif dalam mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan proses produksi, sehingga dapat meningkatkan output dan efisiensi keseluruhan.

2. Pengembangan Staf

Seorang supervisor yang ideal tidak hanya mengawasi, tetapi juga memberdayakan timnya.

Mereka akan memberikan pelatihan yang diperlukan kepada staf, membantu dalam pengembangan keterampilan, dan memberikan bimbingan untuk meningkatkan kinerja.

3. Menjaga Standar Kualitas yang Tinggi

SPV juga memantau output yang diberikan dari proses produksi yang terjadi, mengendalikan kualitas memalui penerapan SOP yang tepat

Dengan mengawasi pengendalian kualitas serta penerapan SOP (Prosedur Operasional Standar), seorang supervisor yang baik akan memastikan bahwa produk atau layanan yang dihasilkan mencapai standar yang tinggi sesuai dengan harapan pelanggan.

4. Menyelesaikan Masalah yang Terjadi di Lapangan

Supervisor yang efektif mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah produksi dengan cepat dan efektif.

Mereka memiliki kemampuan analitis dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengatasi tantangan yang muncul dalam operasional sehari-hari.

Untuk pengelolaan dalam jangka panjang, masalah dan solusinya dapat dicatat agar datanya dapat digunakan jika terjadi kejadian yang sama di periode selanjutnya.

5. Membangun Koordinasi Antar Tim

Dalam lingkungan produksi yang kompleks, supervisor yang baik akan mampu berkoordinasi dengan berbagai departemen seperti logistik, pemasaran, dan kualitas untuk memastikan bahwa semua aspek produksi berjalan lancar dan terintegrasi.

6. Keselamatan dan Lingkungan Kerja

Supervisor yang peduli akan selalu memprioritaskan keselamatan staf dan memastikan lingkungan kerja yang aman serta bersih, yang pada gilirannya akan meningkatkan moral dan kesejahteraan tim produksi.

Sumber: GIPHY

Pemanfaatan Fitur Mekari Jurnal oleh SPV

Untuk memudahkan pengelolaan produksi dalam sebuah supply chain, seorang SPV dapat menunjang pekerjaannya dengan menggunakan software manajemen supply chain.

Mekari Jurnal merupakan software akuntansi yang telah terintegrasi dengan berbagai fitur supply chain management sehingga memudahkan operasional bisnis menjadi lebih efektif.

Selain itu, SPV dapat lebih fokus terhadap produkvitas dan mempertahankan SOP dan standar kualitas perusahaan karena seluruh pekerjaan yang repetitif dapat dikerjakan dengan mudah melalui sistem berbasis automasi yang terdapat pada Mekari Jurnal.

Beberapa fitur unggulan yang dapat SPV gunakan, seperti:

1. Manajemen Produksi

Supervisor dapat merencanakan dan mengelola proses produksi secara lebih efektif melalui penyusunan bill of material dan work order.

Mereka dapat membuat jadwal produksi, mengatur sumber daya, dan memantau kemajuan produksi secara real-time.

Dengan adanya integrasi antara software akuntansi dan manajemen produksi, informasi tentang biaya produksi, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead dapat diakses dengan mudah, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih tepat waktu dan akurat.

2. Pelacakan Inventaris

Agar pengelolaan produksi dapat dilakukan secara efektif dan tepat, supervisor perlu mengawasi tidak hanya data produksi namun juga persediaan bahan baku, barang dalam proses, dan barang jadi yang terdapat pada ruang penyimpanan.

Software yang terintegrasi memungkinkan mereka untuk melacak data-data tersebut secara real-time dalam sebuah dashboard yang komprehensif dan mudah dipahami.

Informasi yang akurat dapat membantu menghindari kekurangan bahan baku atau kelebihan persediaan yang tidak perlu, yang dapat mempengaruhi efisiensi dan biaya produksi.

3. Analisis Kinerja Produk

Seorang supervisor produk juga bertanggung jawab dalam mengelola produk yang menjadi output dalam sebuah produksi.

Melalui Mekari Jurnal, Anda dapat mengelola dan mengakses data-data yang berkaitan dengan produk secara terpusat untuk membangun koordinasi tim yang baik dan menigkatkan kinerja produksi.

Selain tiga fitur tersebut, masih banyak fitur lainnya yang bisa Anda gunakan khususnya dalam mengelola keuangan dalam produksi.

Untuk pengelolaan dalam lingkup yang lebih luas, Mekari Jurnal telah terintegrasi dengan berbagai pengelolaan bisnis lainnya, seperti tanda tangan elekronik, rekonsiliasi bank, serta POS.

Terima kasih, dan semoga artikel ini dapat membantu. Jika, Anda tertarik untuk menggunakan Mekari Jurnal. Tanya lebih lanjut kepada tim ahli kami sekarang!

Konsultasi dengan Tim Mekari Jurnal Sekarang!

 

 

 

Referensi:

Jobstreet, “Supervisor Produksi”.

Breezy, “Production Supervisor Job Description”.

Kelola Keuangan Bisnis Lebih Optimal dengan Integrasi Manajemen Supply Chain!

Dapatkan E-book Sekarang!

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal
Kelola Keuangan Bisnis Lebih Optimal dengan Integrasi Manajemen Supply Chain!

Dapatkan E-book Sekarang!

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal