Format Neraca Staffel: Pengertian, Susunan, Cara Membuat, dan Contohnya Highlights Neraca staffel adalah format neraca yang disusun secara vertikal, dimulai dari aset, dilanjutkan liabilitas, lalu ekuitas Format neraca staffel tetap mengacu pada persamaan dasar akuntansi, yaitu aset sama dengan liabilitas ditambah ekuitas Neraca staffel cocok digunakan untuk laporan keuangan digital, laporan komparatif, dan perusahaan dengan daftar akun yang panjang Komponen utama dalam neraca staffel meliputi aset, liabilitas, dan ekuitas yang disusun berdasarkan klasifikasi masing-masing Neraca merupakan salah satu laporan keuangan paling fundamental yang memotret posisi keuangan perusahaan pada satu titik waktu tertentu dan menunjukkan strukturnya secara mendetail.Bagi pengguna laporan ini, cara penyajian informasi berperan penting dalam menangkap kondisi kesehatan perusahaan dengan cepat, dan salah satu format penyajian yang cukup praktis adalah format neraca staffel.Melalui neraca staffel, format ini menawarkan pendekatan vertikal yang sistematis, menjadikannya pilihan utama bagi perusahaan modern yang mengedepankan efisiensi informasi. Apa Itu Neraca Staffel?Secara sederhana, neraca staffel adalah bentuk penyajian laporan posisi keuangan yang disusun secara vertikal atau satu alur tunggal yang mengalir dari bagian paling atas hingga ke bawah.Nama “staffel” merujuk pada susunan bertingkat atau berlapis, di mana aset ditempatkan di bagian atas, diikuti liabilitas, lalu ekuitas pada bagian paling bawah laporan.Seperti Apa Format Neraca Staffel?Salah satu aspek yang paling penting adalah memahami struktur dasar penyusunan laporan neraca dalam format staffel.Struktur ini dimulai dari identitas perusahaan hingga perincian nilai setiap akun dengan urutan penyajian:Bagian HeaderNama perusahaan ditulis di baris paling atas, diikuti judul laporan (biasanya “Neraca” atau “Laporan Posisi Keuangan”), dan tanggal pelaporan. Tanggal ini penting karena neraca bersifat statis, artinya ia mencerminkan kondisi pada satu hari tertentu, bukan sepanjang periode.Bagian AsetSetelah header, bagian pertama yang disajikan adalah aset. Aset lancar ditampilkan lebih dulu, kemudian aset tidak lancar, lalu keduanya dijumlahkan menjadi total aset.Bagian LiabilitasDi bawah total aset, bagian liabilitas dimulai. Liabilitas jangka pendek ditampilkan terlebih dahulu, disusul liabilitas jangka panjang, dan keduanya dijumlah menjadi total liabilitas.Bagian EkuitasSetelah liabilitas, bagian ekuitas atau modal ditampilkan. Di sini termuat modal pemilik atau modal disetor, laba ditahan, dan elemen ekuitas lainnya.Baris Penutup/ Total AkhirFormat ditutup dengan baris total liabilitas dan ekuitas, yang nilainya harus persis sama dengan total aset.Keseimbangan inilah yang menjadi prinsip dasar persamaan akuntansi: Aset = Liabilitas + Ekuitas.Komponen yang Wajib Ada dalam Neraca StaffelMeskipun formatnya vertikal, komponen utama dalam neraca tetap mengacu pada persamaan dasar akuntansi yang wajib memuat tiga elemen fundamental:1. Aset (Aktiva)Seluruh sumber daya ekonomi yang dikendalikan oleh perusahaan sebagai hasil dari peristiwa masa lalu dan diharapkan memberikan manfaat ekonomi di masa depan.Ini termasuk kas, piutang, persediaan, mesin, tanah, dan aset lainnya.2. Liabilitas (Kewajiban)Utang atau kewajiban perusahaan saat ini yang muncul dari peristiwa masa lalu, yang penyelesaiannya mengakibatkan aliran keluar sumber daya ekonomi.Contoh dari liabilitas adalah utang usaha, utang pajak, utang bank, dan kewajiban lainnya.3. Ekuitas (Modal)Ekuitas adalah nilai residual yang tersisa setelah liabilitas dikurangkan dari aset. Dalam konteks perusahaan, ekuitas mencerminkan kepemilikan pemegang saham atau modal pemilik bisnis.Susunan Aset dalam Neraca StaffelBagian aset adalah bagian pertama yang muncul dalam format neraca staffel. Penyusunannya pun mengikuti urutan yang logis berdasarkan tingkat likuiditas, dari yang paling mudah dicairkan hingga yang paling tidak likuid.Pengelompokannya dibagi menjadi:Aset LancarAset Lancar adalah aset yang diharapkan dapat dikonversi menjadi kas atau digunakan dalam satu siklus operasional, umumnya dalam 12 bulan ke depan.Komponen yang biasanya masuk ke sini antara lain: Kas dan setara kas Piutang usaha Persediaan barang dagang Biaya dibayar di muka Investasi jangka pendek Aset Tidak LancarAset Tidak Lancar adalah aset yang tidak diharapkan menjadi kas dalam waktu dekat dan digunakan dalam jangka panjang untuk mendukung operasional bisnis.Contohnya meliputi: Aset tetap (tanah, bangunan, kendaraan, mesin) Akumulasi penyusutan sebagai pengurang aset tetap Investasi jangka panjang Aset tidak berwujud seperti hak paten atau merek dagang Setelah semua perincian tersebut masuk, laporan akan menampilkan baris Total Aset yang nantinya menjadi patokan keseimbangan laporan.Susunan Liabilitas dan Ekuitas dalam Neraca StaffelSetelah total aset ditampilkan, bagian kedua dari neraca staffel yaitu liabilitas dan ekuitas secara berurutan.Liabilitas Jangka Pendek adalah kewajiban yang jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan.Beberapa akun yang umumnya masuk ke sini adalah: Utang usaha kepada pemasok Utang pajak Beban yang masih harus dibayar Pendapatan diterima di muka Utang bank jangka pendek atau cicilan yang jatuh tempo Liabilitas Jangka Panjang mencakup kewajiban yang jatuh temponya lebih dari satu tahun, seperti: Utang bank jangka panjang Obligasi yang diterbitkan Kewajiban sewa pembiayaan jangka panjang Setelah semua liabilitas ditampilkan, baris total liabilitas menjumlahkan keduanya.Kemudian, bagian Ekuitas menyusul di bawah total liabilitas. Komponen ekuitas yang umum ditemukan dalam neraca perusahaan Indonesia meliputi modal disetor atau modal pemilik, tambahan modal disetor, laba ditahan dari periode-periode sebelumnya, dan laba atau rugi tahun berjalan.Laporan ditutup dengan baris total liabilitas dan ekuitas, yang nilainya harus identik dengan total aset di bagian atas.Perbedaan Format Neraca Staffel dan SkontroPerbedaan format neraca staffel dan skontro dapat terlihat pada konteks dan tujuan penyajiannya.Kapan Sebaiknya Menggunakan Format Neraca Staffel?Ada beberapa situasi khusus di mana neraca staffel menjadi pilihan yang paling tepat dalam menyusun sebuah neraca perusahaan.Pertama, jika laporan keuangan Anda lebih sering didistribusikan dalam bentuk digital sehingga tidak mengharuskan pembaca untuk menggeser layar ke kanan yang memengaruhi pengalaman membaca menjadi lebih mulus.Kedua, ketika perusahaan memiliki daftar akun yang sangat panjang. Jika menggunakan skontro, sisi kiri laporan akan menjadi sangat panjang sementara sisi kanan mungkin kosong setengahnya.Ketiga, format ini sangat disarankan untuk laporan tahunan atau annual report yang memerlukan penyajian data komparatif dua tahun atau lebih secara berdampingan dalam kolom kolom yang rapi.Cara Membuat Format Neraca StaffelMeskipun terlihat kompleks, cara membuat neraca staffel sebenarnya mengikuti alur siklus akuntansi yang standar.Berikut adalah langkah langkah praktis yang bisa Anda ikuti:1. Kumpulkan Saldo Akun dari Neraca SaldoPenyusunan neraca dimulai dengan mengambil data dari neraca saldo atau trial balance yang telah melalui proses penyesuaian.Dokumen ini berisi seluruh saldo akhir akun perusahaan dan menjadi dasar utama untuk memastikan laporan posisi keuangan disusun secara akurat.2. Kelompokkan Akun Menjadi Tiga Kategori BesarSemua akun kemudian dipisahkan ke dalam tiga kelompok utama, yaitu aset, liabilitas, dan ekuitas.Tahap ini penting untuk memastikan setiap akun berada pada klasifikasi yang benar agar struktur neraca tidak mengalami kesalahan penyajian.3. Pisahkan Aset Lancar dan Aset Tidak LancarAkun aset perlu dibagi lagi berdasarkan tingkat likuiditas atau jangka waktu penggunaannya. Aset yang dapat dicairkan atau digunakan dalam waktu maksimal 12 bulan dimasukkan ke aset lancar, sedangkan aset yang digunakan untuk jangka panjang dicatat sebagai aset tidak lancar.4. Pisahkan Liabilitas Jangka Pendek dan Jangka PanjangLiabilitas juga harus diklasifikasikan berdasarkan waktu jatuh temponya agar kondisi kewajiban perusahaan lebih mudah dianalisis.Kewajiban yang harus dibayar dalam waktu satu tahun dimasukkan ke liabilitas jangka pendek, sementara sisanya dicatat sebagai liabilitas jangka panjang.5. Susun Seluruh Komponen dari Atas ke BawahSetelah seluruh akun selesai dikelompokkan, susun komponen neraca secara vertikal sesuai format staffel.Umumnya laporan dimulai dari aset lancar, aset tidak lancar, total aset, kemudian dilanjutkan dengan liabilitas, ekuitas, hingga total liabilitas dan ekuitas.6. Verifikasi KeseimbanganTahap terakhir adalah memastikan total aset memiliki nilai yang sama dengan total liabilitas dan ekuitas.Jika muncul selisih angka, perusahaan perlu menelusuri kembali kemungkinan kesalahan pencatatan, pengelompokan akun, atau perhitungan saldo.Contoh Format Neraca Staffel SederhanaBerikut contoh neraca staffel yang sering digunakan oleh berbagai perusahaan ketika hendak membuat neraca keuangannya.Bila Anda ingin melihat beberapa laporan posisi keuangan yang menggunakan format staffel atau vertikal oleh perusahaan, beberapa rekomendasinya sebagai berikut: Laporan Keuangan Tahunan PT Unilever Indonesia Tbk tahun 2024 PT Globe Kita Terang Tbk dan Entitas Anak tahun 2024 Laporan Keuangan Konsolidasian PT Astra International Tbk tahun 2024 Kelebihan dan Kekurangan Format Neraca StaffelMeskipun format neraca staffel semakin banyak digunakan dalam praktik bisnis modern, terutama untuk pelaporan digital dan laporan komparatif, format ini tetap memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipahami sebelum digunakan. Kelebihan Kekurangan Tampilan lebih rapi dan mudah dibaca Keseimbangan neraca tidak langsung terlihat Cocok untuk format digital seperti PDF dan dashboard Laporan bisa menjadi sangat panjang Mudah membuat laporan komparatif antarperiode Kurang intuitif untuk pembelajaran dasar akuntansi Nyaman untuk perusahaan dengan banyak akun Perlu membaca seluruh halaman untuk melihat total keseimbangan Sesuai untuk kebutuhan pelaporan bisnis modern Kurang efisien untuk pembacaan cepat dalam beberapa kondisi Kesalahan Umum saat Membuat Neraca StaffelBanyak kesalahan kecil yang sering kali merusak integritas laporan keuangan. Saat menyusun neraca vertikal, perhatikan hal hal berikut: Menempatkan aset tidak lancar di atas aset lancar dapat menyulitkan analisis likuiditas jangka pendek perusahaan Mencampurkan akun aset dan liabilitas sering terjadi dalam format vertikal jika proses pengelompokan tidak dilakukan dengan teliti Tidak memisahkan kewajiban lancar membuat posisi utang jangka pendek terlihat lebih rendah dari kondisi sebenarnya Total aset yang tidak seimbang dengan liabilitas dan ekuitas biasanya terjadi akibat kesalahan penyesuaian atau perhitungan saldo KesimpulanNeraca bentuk staffel menjadi pilihan penyajian laporan posisi keuangan yang relevan untuk kebutuhan bisnis modern dengan struktur yang rapi, alurnya yang logis, dan kompatibilitasnya yang tinggi dengan format digital.Bagi yang ingin mengimplementasi format neraca staffel, perlu diingat tiga aspek penting ini: Formatnya selalu dimulai dari aset, dilanjutkan liabilitas, dan diakhiri ekuitas Total aset harus selalu sama dengan total liabilitas dan ekuitas tanpa terkecuali Memilih format staffel tidak mengubah substansi neraca sama sekali, hanya mengubah cara informasinya ditampilkan kepada pembaca Bagi bisnis yang mulai membangun sistem keuangan yang lebih terstruktur, menggunakan software akuntansi yang secara otomatis menghasilkan neraca staffel adalah langkah yang sangat efisien.Mekari Jurnal menyediakan fitur laporan neraca yang langsung tersaji dalam format vertikal, akurat, dan siap digunakan untuk analisis maupun pelaporan kepada pihak eksternal.Coba GRATIS sekarang dan rasakan manfaatnya!Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Referensi:Investopedia, “Balance Sheet: Explanation, Components, and Examples”.CFI, “Balance Sheet: Definition, Template, and Examples”.AccountingTools, “Vertical balance sheet definition”. FAQ Tentang Format Neraca Staffel Apa fungsi neraca staffel? Apa fungsi neraca staffel? Fungsi neraca staffel adalah menyajikan posisi keuangan perusahaan secara rapi dan mudah dibaca dengan struktur aset, liabilitas, dan ekuitas dalam satu alur vertikal. Bagaimana format neraca staffel? Bagaimana format neraca staffel? Format neraca staffel dimulai dari header laporan, bagian aset, bagian liabilitas, bagian ekuitas, lalu ditutup dengan total liabilitas dan ekuitas. Apa perbedaan neraca staffel dan skontro? Apa perbedaan neraca staffel dan skontro? Neraca staffel disusun secara vertikal dalam satu alur dari atas ke bawah, sedangkan neraca skontro disusun dalam dua sisi, yaitu aset di kiri dan liabilitas serta ekuitas di kanan. Bagaimana urutan aset dalam neraca staffel? Bagaimana urutan aset dalam neraca staffel? Aset dalam neraca staffel biasanya disusun berdasarkan tingkat likuiditas. Aset lancar ditampilkan lebih dulu, kemudian diikuti aset tidak lancar dan total aset. Kapan perusahaan sebaiknya menggunakan neraca staffel? Kapan perusahaan sebaiknya menggunakan neraca staffel? Perusahaan sebaiknya menggunakan neraca staffel ketika laporan keuangan banyak dibaca dalam format digital, memiliki banyak akun, atau membutuhkan laporan komparatif antarperiode. Apa kelebihan neraca staffel? Apa kelebihan neraca staffel? Kelebihan neraca staffel adalah tampilannya rapi, mudah dibaca, cocok untuk laporan digital, dan nyaman digunakan untuk laporan komparatif. Kategori : Financial Accounting Artikel Sebelumnya Artikel Selanjutnya Dapatkan kurasi newsletter terkait pembukuan dan Akuntansi Subscribe Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal Facebook Instagram LinkedIn YouTube Dapatkan kurasi newsletter terkait pembukuan dan Akuntansi Subscribe Bagikan artikelWhatsAppLinkedinFacebook
Format Neraca Staffel: Pengertian, Susunan, Cara Membuat, dan Contohnya Highlights Neraca staffel adalah format neraca yang disusun secara vertikal, dimulai dari aset, dilanjutkan liabilitas, lalu ekuitas Format neraca staffel tetap mengacu pada persamaan dasar akuntansi, yaitu aset sama dengan liabilitas ditambah ekuitas Neraca staffel cocok digunakan untuk laporan keuangan digital, laporan komparatif, dan perusahaan dengan daftar akun yang panjang Komponen utama dalam neraca staffel meliputi aset, liabilitas, dan ekuitas yang disusun berdasarkan klasifikasi masing-masing Neraca merupakan salah satu laporan keuangan paling fundamental yang memotret posisi keuangan perusahaan pada satu titik waktu tertentu dan menunjukkan strukturnya secara mendetail.Bagi pengguna laporan ini, cara penyajian informasi berperan penting dalam menangkap kondisi kesehatan perusahaan dengan cepat, dan salah satu format penyajian yang cukup praktis adalah format neraca staffel.Melalui neraca staffel, format ini menawarkan pendekatan vertikal yang sistematis, menjadikannya pilihan utama bagi perusahaan modern yang mengedepankan efisiensi informasi. Apa Itu Neraca Staffel?Secara sederhana, neraca staffel adalah bentuk penyajian laporan posisi keuangan yang disusun secara vertikal atau satu alur tunggal yang mengalir dari bagian paling atas hingga ke bawah.Nama “staffel” merujuk pada susunan bertingkat atau berlapis, di mana aset ditempatkan di bagian atas, diikuti liabilitas, lalu ekuitas pada bagian paling bawah laporan.Seperti Apa Format Neraca Staffel?Salah satu aspek yang paling penting adalah memahami struktur dasar penyusunan laporan neraca dalam format staffel.Struktur ini dimulai dari identitas perusahaan hingga perincian nilai setiap akun dengan urutan penyajian:Bagian HeaderNama perusahaan ditulis di baris paling atas, diikuti judul laporan (biasanya “Neraca” atau “Laporan Posisi Keuangan”), dan tanggal pelaporan. Tanggal ini penting karena neraca bersifat statis, artinya ia mencerminkan kondisi pada satu hari tertentu, bukan sepanjang periode.Bagian AsetSetelah header, bagian pertama yang disajikan adalah aset. Aset lancar ditampilkan lebih dulu, kemudian aset tidak lancar, lalu keduanya dijumlahkan menjadi total aset.Bagian LiabilitasDi bawah total aset, bagian liabilitas dimulai. Liabilitas jangka pendek ditampilkan terlebih dahulu, disusul liabilitas jangka panjang, dan keduanya dijumlah menjadi total liabilitas.Bagian EkuitasSetelah liabilitas, bagian ekuitas atau modal ditampilkan. Di sini termuat modal pemilik atau modal disetor, laba ditahan, dan elemen ekuitas lainnya.Baris Penutup/ Total AkhirFormat ditutup dengan baris total liabilitas dan ekuitas, yang nilainya harus persis sama dengan total aset.Keseimbangan inilah yang menjadi prinsip dasar persamaan akuntansi: Aset = Liabilitas + Ekuitas.Komponen yang Wajib Ada dalam Neraca StaffelMeskipun formatnya vertikal, komponen utama dalam neraca tetap mengacu pada persamaan dasar akuntansi yang wajib memuat tiga elemen fundamental:1. Aset (Aktiva)Seluruh sumber daya ekonomi yang dikendalikan oleh perusahaan sebagai hasil dari peristiwa masa lalu dan diharapkan memberikan manfaat ekonomi di masa depan.Ini termasuk kas, piutang, persediaan, mesin, tanah, dan aset lainnya.2. Liabilitas (Kewajiban)Utang atau kewajiban perusahaan saat ini yang muncul dari peristiwa masa lalu, yang penyelesaiannya mengakibatkan aliran keluar sumber daya ekonomi.Contoh dari liabilitas adalah utang usaha, utang pajak, utang bank, dan kewajiban lainnya.3. Ekuitas (Modal)Ekuitas adalah nilai residual yang tersisa setelah liabilitas dikurangkan dari aset. Dalam konteks perusahaan, ekuitas mencerminkan kepemilikan pemegang saham atau modal pemilik bisnis.Susunan Aset dalam Neraca StaffelBagian aset adalah bagian pertama yang muncul dalam format neraca staffel. Penyusunannya pun mengikuti urutan yang logis berdasarkan tingkat likuiditas, dari yang paling mudah dicairkan hingga yang paling tidak likuid.Pengelompokannya dibagi menjadi:Aset LancarAset Lancar adalah aset yang diharapkan dapat dikonversi menjadi kas atau digunakan dalam satu siklus operasional, umumnya dalam 12 bulan ke depan.Komponen yang biasanya masuk ke sini antara lain: Kas dan setara kas Piutang usaha Persediaan barang dagang Biaya dibayar di muka Investasi jangka pendek Aset Tidak LancarAset Tidak Lancar adalah aset yang tidak diharapkan menjadi kas dalam waktu dekat dan digunakan dalam jangka panjang untuk mendukung operasional bisnis.Contohnya meliputi: Aset tetap (tanah, bangunan, kendaraan, mesin) Akumulasi penyusutan sebagai pengurang aset tetap Investasi jangka panjang Aset tidak berwujud seperti hak paten atau merek dagang Setelah semua perincian tersebut masuk, laporan akan menampilkan baris Total Aset yang nantinya menjadi patokan keseimbangan laporan.Susunan Liabilitas dan Ekuitas dalam Neraca StaffelSetelah total aset ditampilkan, bagian kedua dari neraca staffel yaitu liabilitas dan ekuitas secara berurutan.Liabilitas Jangka Pendek adalah kewajiban yang jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan.Beberapa akun yang umumnya masuk ke sini adalah: Utang usaha kepada pemasok Utang pajak Beban yang masih harus dibayar Pendapatan diterima di muka Utang bank jangka pendek atau cicilan yang jatuh tempo Liabilitas Jangka Panjang mencakup kewajiban yang jatuh temponya lebih dari satu tahun, seperti: Utang bank jangka panjang Obligasi yang diterbitkan Kewajiban sewa pembiayaan jangka panjang Setelah semua liabilitas ditampilkan, baris total liabilitas menjumlahkan keduanya.Kemudian, bagian Ekuitas menyusul di bawah total liabilitas. Komponen ekuitas yang umum ditemukan dalam neraca perusahaan Indonesia meliputi modal disetor atau modal pemilik, tambahan modal disetor, laba ditahan dari periode-periode sebelumnya, dan laba atau rugi tahun berjalan.Laporan ditutup dengan baris total liabilitas dan ekuitas, yang nilainya harus identik dengan total aset di bagian atas.Perbedaan Format Neraca Staffel dan SkontroPerbedaan format neraca staffel dan skontro dapat terlihat pada konteks dan tujuan penyajiannya.Kapan Sebaiknya Menggunakan Format Neraca Staffel?Ada beberapa situasi khusus di mana neraca staffel menjadi pilihan yang paling tepat dalam menyusun sebuah neraca perusahaan.Pertama, jika laporan keuangan Anda lebih sering didistribusikan dalam bentuk digital sehingga tidak mengharuskan pembaca untuk menggeser layar ke kanan yang memengaruhi pengalaman membaca menjadi lebih mulus.Kedua, ketika perusahaan memiliki daftar akun yang sangat panjang. Jika menggunakan skontro, sisi kiri laporan akan menjadi sangat panjang sementara sisi kanan mungkin kosong setengahnya.Ketiga, format ini sangat disarankan untuk laporan tahunan atau annual report yang memerlukan penyajian data komparatif dua tahun atau lebih secara berdampingan dalam kolom kolom yang rapi.Cara Membuat Format Neraca StaffelMeskipun terlihat kompleks, cara membuat neraca staffel sebenarnya mengikuti alur siklus akuntansi yang standar.Berikut adalah langkah langkah praktis yang bisa Anda ikuti:1. Kumpulkan Saldo Akun dari Neraca SaldoPenyusunan neraca dimulai dengan mengambil data dari neraca saldo atau trial balance yang telah melalui proses penyesuaian.Dokumen ini berisi seluruh saldo akhir akun perusahaan dan menjadi dasar utama untuk memastikan laporan posisi keuangan disusun secara akurat.2. Kelompokkan Akun Menjadi Tiga Kategori BesarSemua akun kemudian dipisahkan ke dalam tiga kelompok utama, yaitu aset, liabilitas, dan ekuitas.Tahap ini penting untuk memastikan setiap akun berada pada klasifikasi yang benar agar struktur neraca tidak mengalami kesalahan penyajian.3. Pisahkan Aset Lancar dan Aset Tidak LancarAkun aset perlu dibagi lagi berdasarkan tingkat likuiditas atau jangka waktu penggunaannya. Aset yang dapat dicairkan atau digunakan dalam waktu maksimal 12 bulan dimasukkan ke aset lancar, sedangkan aset yang digunakan untuk jangka panjang dicatat sebagai aset tidak lancar.4. Pisahkan Liabilitas Jangka Pendek dan Jangka PanjangLiabilitas juga harus diklasifikasikan berdasarkan waktu jatuh temponya agar kondisi kewajiban perusahaan lebih mudah dianalisis.Kewajiban yang harus dibayar dalam waktu satu tahun dimasukkan ke liabilitas jangka pendek, sementara sisanya dicatat sebagai liabilitas jangka panjang.5. Susun Seluruh Komponen dari Atas ke BawahSetelah seluruh akun selesai dikelompokkan, susun komponen neraca secara vertikal sesuai format staffel.Umumnya laporan dimulai dari aset lancar, aset tidak lancar, total aset, kemudian dilanjutkan dengan liabilitas, ekuitas, hingga total liabilitas dan ekuitas.6. Verifikasi KeseimbanganTahap terakhir adalah memastikan total aset memiliki nilai yang sama dengan total liabilitas dan ekuitas.Jika muncul selisih angka, perusahaan perlu menelusuri kembali kemungkinan kesalahan pencatatan, pengelompokan akun, atau perhitungan saldo.Contoh Format Neraca Staffel SederhanaBerikut contoh neraca staffel yang sering digunakan oleh berbagai perusahaan ketika hendak membuat neraca keuangannya.Bila Anda ingin melihat beberapa laporan posisi keuangan yang menggunakan format staffel atau vertikal oleh perusahaan, beberapa rekomendasinya sebagai berikut: Laporan Keuangan Tahunan PT Unilever Indonesia Tbk tahun 2024 PT Globe Kita Terang Tbk dan Entitas Anak tahun 2024 Laporan Keuangan Konsolidasian PT Astra International Tbk tahun 2024 Kelebihan dan Kekurangan Format Neraca StaffelMeskipun format neraca staffel semakin banyak digunakan dalam praktik bisnis modern, terutama untuk pelaporan digital dan laporan komparatif, format ini tetap memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipahami sebelum digunakan. Kelebihan Kekurangan Tampilan lebih rapi dan mudah dibaca Keseimbangan neraca tidak langsung terlihat Cocok untuk format digital seperti PDF dan dashboard Laporan bisa menjadi sangat panjang Mudah membuat laporan komparatif antarperiode Kurang intuitif untuk pembelajaran dasar akuntansi Nyaman untuk perusahaan dengan banyak akun Perlu membaca seluruh halaman untuk melihat total keseimbangan Sesuai untuk kebutuhan pelaporan bisnis modern Kurang efisien untuk pembacaan cepat dalam beberapa kondisi Kesalahan Umum saat Membuat Neraca StaffelBanyak kesalahan kecil yang sering kali merusak integritas laporan keuangan. Saat menyusun neraca vertikal, perhatikan hal hal berikut: Menempatkan aset tidak lancar di atas aset lancar dapat menyulitkan analisis likuiditas jangka pendek perusahaan Mencampurkan akun aset dan liabilitas sering terjadi dalam format vertikal jika proses pengelompokan tidak dilakukan dengan teliti Tidak memisahkan kewajiban lancar membuat posisi utang jangka pendek terlihat lebih rendah dari kondisi sebenarnya Total aset yang tidak seimbang dengan liabilitas dan ekuitas biasanya terjadi akibat kesalahan penyesuaian atau perhitungan saldo KesimpulanNeraca bentuk staffel menjadi pilihan penyajian laporan posisi keuangan yang relevan untuk kebutuhan bisnis modern dengan struktur yang rapi, alurnya yang logis, dan kompatibilitasnya yang tinggi dengan format digital.Bagi yang ingin mengimplementasi format neraca staffel, perlu diingat tiga aspek penting ini: Formatnya selalu dimulai dari aset, dilanjutkan liabilitas, dan diakhiri ekuitas Total aset harus selalu sama dengan total liabilitas dan ekuitas tanpa terkecuali Memilih format staffel tidak mengubah substansi neraca sama sekali, hanya mengubah cara informasinya ditampilkan kepada pembaca Bagi bisnis yang mulai membangun sistem keuangan yang lebih terstruktur, menggunakan software akuntansi yang secara otomatis menghasilkan neraca staffel adalah langkah yang sangat efisien.Mekari Jurnal menyediakan fitur laporan neraca yang langsung tersaji dalam format vertikal, akurat, dan siap digunakan untuk analisis maupun pelaporan kepada pihak eksternal.Coba GRATIS sekarang dan rasakan manfaatnya!Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Referensi:Investopedia, “Balance Sheet: Explanation, Components, and Examples”.CFI, “Balance Sheet: Definition, Template, and Examples”.AccountingTools, “Vertical balance sheet definition”. FAQ Tentang Format Neraca Staffel Apa fungsi neraca staffel? Apa fungsi neraca staffel? Fungsi neraca staffel adalah menyajikan posisi keuangan perusahaan secara rapi dan mudah dibaca dengan struktur aset, liabilitas, dan ekuitas dalam satu alur vertikal. Bagaimana format neraca staffel? Bagaimana format neraca staffel? Format neraca staffel dimulai dari header laporan, bagian aset, bagian liabilitas, bagian ekuitas, lalu ditutup dengan total liabilitas dan ekuitas. Apa perbedaan neraca staffel dan skontro? Apa perbedaan neraca staffel dan skontro? Neraca staffel disusun secara vertikal dalam satu alur dari atas ke bawah, sedangkan neraca skontro disusun dalam dua sisi, yaitu aset di kiri dan liabilitas serta ekuitas di kanan. Bagaimana urutan aset dalam neraca staffel? Bagaimana urutan aset dalam neraca staffel? Aset dalam neraca staffel biasanya disusun berdasarkan tingkat likuiditas. Aset lancar ditampilkan lebih dulu, kemudian diikuti aset tidak lancar dan total aset. Kapan perusahaan sebaiknya menggunakan neraca staffel? Kapan perusahaan sebaiknya menggunakan neraca staffel? Perusahaan sebaiknya menggunakan neraca staffel ketika laporan keuangan banyak dibaca dalam format digital, memiliki banyak akun, atau membutuhkan laporan komparatif antarperiode. Apa kelebihan neraca staffel? Apa kelebihan neraca staffel? Kelebihan neraca staffel adalah tampilannya rapi, mudah dibaca, cocok untuk laporan digital, dan nyaman digunakan untuk laporan komparatif.