Mekari Jurnal didesain untuk menjawab kebutuhan bisnis lintas industri dengan kecepatan, akurasi, dan insight terbaik.
100.000 bisnis, satu solusi. Pelajari bagaimana pelanggan kami menghemat waktu dan biaya, mengoptimalkan proses bisnis, dan melayani pelanggan lebih baik.
Mekari Jurnal mencakup pengelolaan transaksi pembelian dan penjualan, tagihan dan pembayaran, biaya dan anggaran, hingga laporan keuangan seperti laba rugi, neraca, dan arus kas. Fitur lainnya mencakup pengelolaan aset tetap dan depresiasi, transaksi multi-currency, serta kewajiban pajak seperti PPN dan PPh.
Mekari Jurnal menggunakan AI untuk mempercepat dan merapikan pekerjaan akuntansi:
Dengan bantuan AI, tim keuangan bisa mengurangi pekerjaan manual yang berulang dan lebih fokus pada analisis serta pengambilan keputusan.
Setiap transaksi yang tercatat langsung mengalir ke laporan, sehingga laporan keuangan tersusun otomatis tanpa perlu merekap manual. Mekari Jurnal menyediakan puluhan jenis laporan keuangan dan bisnis seperti laba rugi, neraca, dan arus kas yang bisa dilihat secara real-time.
Karena setiap laporan terhubung langsung dengan data transaksi, angkanya konsisten dan selalu mengikuti kondisi terkini, sehingga proses tutup buku jauh lebih cepat.
Saat membuat invoice, komponen pajak seperti PPN dan PPh langsung dihitung dalam sistem, sehingga tidak ada pekerjaan ganda antara pencatatan transaksi dan perhitungan pajak.
Untuk pelaporan resmi ke DJP, Mekari Jurnal terhubung dengan Mekari Klikpajak sebagai mitra resmi DJP, sehingga pembuatan e-Faktur, e-Bupot, hingga pembayaran pajak via ID Billing dapat dilakukan tanpa berpindah aplikasi.
Ya. Kebutuhan akuntansi berbeda-beda antar industri: manufaktur perlu menghitung harga pokok produksi (COGM), distribusi perlu melacak inventaris multigudang, F&B membutuhkan analisis margin per menu, sementara konstruksi membutuhkan progress billing per proyek. Fitur Mekari Jurnal dapat disesuaikan dengan kebutuhan pencatatan dan pelaporan pada masing-masing industri.
Bisa. Integrasi adalah kunci agar data keuangan mengalir otomatis tanpa input manual ganda. Mekari Jurnal terhubung dengan sistem POS dan marketplace untuk mencatat transaksi penjualan, puluhan bank lokal melalui Cashlink untuk rekonsiliasi mutasi rekening, serta Mekari Pay untuk penerimaan dan pengiriman pembayaran.
Untuk kebutuhan enterprise, Jurnal API memungkinkan sistem internal perusahaan menyalurkan data transaksi langsung ke pembukuan. Integrasi ini memastikan pencatatan keuangan tetap sinkron dengan operasional bisnis tanpa ada data yang tertinggal.
Mekari Jurnal menggaransi keamanan dari kehilangan atau kerusakan, dan bahkan pencurian data. Keuntungan ini dimungkinkan bahwa faktanya, informasi bisnis Anda dapat disimpan dengan aman di server, dibandingkan dengan menyimpannya pada drive Anda sendiri.
Data pengguna akan selalu dibackup secara otomatis. Dengan cara itu, keamanan dan kelangsungan informasi bisnis dengan layanan online daripada menggunakan aplikasi offline yang harus diinstall di komputer.
Data perusahaan dan sistem keamanan Mekari sangat ketat, data konsumen dan pengguna dilindungi dengan fitur:
Ya. Dari sisi skala, kebutuhan utama yang berubah adalah volume transaksi, jumlah pengguna, dan kompleksitas pelaporan lintas departemen atau cabang. Accounting software yang skalabel harus mampu menangani pertumbuhan ini tanpa perlu mengganti sistem.
Mekari Jurnal saat ini digunakan oleh lebih dari 100.000 bisnis di Asia Tenggara mulai dari UKM hingga perusahaan enterprise dengan kemampuan pengelolaan multi-departemen, multi-lokasi, dan konsolidasi laporan dalam satu sistem terpusat.
Mekari Jurnal menyediakan free trial yang bisa dicoba gratis sebelum berlangganan, sehingga Anda dapat menilai kesesuaiannya dengan kebutuhan bisnis terlebih dahulu. Untuk penggunaan jangka panjang, tersedia beberapa pilihan paket berbayar dengan fitur yang berbeda, rinciannya bisa dilihat di halaman harga Mekari Jurnal.
Anda bisa mendaftar dan mencoba Mekari Jurnal secara gratis melalui free trial tanpa perlu langsung berkomitmen ke paket berbayar. Setelah mendaftar, sistem bisa mulai digunakan untuk mencatat transaksi dan dihubungkan dengan sistem yang sudah dipakai bisnis seperti POS, marketplace, atau rekening bank.
Untuk memilih paket yang sesuai kebutuhan bisnis, rinciannya tersedia di halaman harga Mekari Jurnal. Jika butuh panduan lebih lanjut, tim Mekari Jurnal siap membantu melalui konsultasi.
Software pembukuan berfokus pada pencatatan transaksi dan penyusunan buku keuangan. Aplikasi akuntansi memiliki cakupan lebih luas, termasuk klasifikasi akun, utang-piutang, rekonsiliasi, dan pelaporan. Mekari Jurnal menghubungkan proses pembukuan dengan fitur keuangan serta operasional agar data tidak perlu diolah ulang secara terpisah.
Pemilihannya bergantung pada standar akuntansi, kebutuhan pelaporan, dan karakter transaksi bisnis. Metode akrual membantu menggambarkan hak serta kewajiban meski kas belum berpindah, sedangkan basis kas mengikuti arus uang. Kebijakan yang dipakai perlu ditetapkan konsisten bersama tim akuntansi.
Prioritaskan daftar akun (chart of accounts), saldo awal, data pelanggan dan supplier, saldo utang-piutang, serta dokumen transaksi yang masih terbuka. Lakukan rekonsiliasi dan uji laporan sebelum menetapkan tanggal cutover agar kesalahan data lama tidak ikut terbawa.
Sistem menghubungkan transaksi dengan jurnal dan laporan, sehingga tim dapat memeriksa akun, meninjau saldo bank, memvalidasi piutang atau utang, dan menyusun laporan dari basis data yang sama. Prosedur review dan approval tetap diperlukan agar closing dapat dipertanggungjawabkan.
Insight AI sebaiknya menjadi bahan analisis awal. Finance perlu memeriksa sumber data, asumsi, periode laporan, serta kemungkinan salah klasifikasi transaksi sebelum menerjemahkannya menjadi keputusan anggaran, pembiayaan, atau perubahan operasional.
Mekari Jurnal menyatukan pencatatan transaksi penjualan, pembelian, pembayaran, pengeluaran, serta kas dan bank dengan pembukuan perusahaan.
Ketika data transaksi tersebar di banyak file, finance harus melakukan pencocokan sebelum menyusun laporan. Dengan sistem akuntansi berbasis cloud, jejak transaksi dapat ditelusuri melalui jurnal dan akun terkait sehingga proses closing lebih tertata. Bisnis tetap perlu menyusun chart of accounts yang konsisten agar otomatisasi menghasilkan klasifikasi data yang sesuai kebutuhan pelaporan.
Dalam praktik sistem akuntansi dan pembukuan perusahaan, kebutuhan bisnis dapat terlihat dari skenario ketika invoice diterbitkan menjelang akhir bulan tetapi pelanggan baru membayar pada bulan berikutnya.
Pengendalian lintas fungsi memerlukan koordinasi, sehingga accounting, finance controller, sales operations, dan purchasing perlu memastikan informasi yang mereka gunakan memiliki definisi sama, terutama pada tahap pencatatan penjualan, pembelian, pengeluaran, kas bank, jurnal, hingga tutup buku.
Mekari Jurnal dapat berperan sebagai pusat pencatatan yang menghubungkan proses keuangan dan aktivitas operasional yang relevan, bukan sekadar tempat menyimpan hasil akhir. Standar penamaan akun perlu diputuskan sebelum volume transaksi meningkat. Jika transaksi sejenis masuk ke akun yang berbeda, laporan antarperiode menjadi sulit dibandingkan dan tim perlu melakukan pemetaan manual setiap bulan.
Sebelum menambah automasi, tentukan dahulu dokumen yang menjadi acuan, pihak yang berwenang melakukan koreksi, serta titik pemeriksaan ketika terjadi perbedaan. Dengan demikian sistem dipakai untuk memperjelas keputusan yang harus diambil, bukan hanya mempercepat input data.
Business bookkeeping bukan hanya aktivitas memasukkan nominal debit dan kredit. Tim finance juga harus mengetahui status invoice pelanggan, utang ke supplier, penerimaan, dan pembayaran yang belum selesai.
Mekari Jurnal menghubungkan transaksi dengan laporan piutang, utang, dan saldo akun, sehingga pengawasan kewajiban serta arus kas tidak bergantung pada catatan terpisah. Riwayat transaksi dan dokumen pendukung membantu penelusuran ketika terdapat selisih atau pertanyaan dari manajemen.
Satu risiko yang sering tidak terlihat pada implementasi sistem akuntansi dan pembukuan perusahaan adalah pengakuan pendapatan tidak sesuai periode, akun salah klasifikasi, atau saldo bank belum direkonsiliasi. Masalah ini bisa menyebar ke laporan karena data dari invoice, bukti pembayaran, mutasi bank, jurnal umum, dan buku besar belum tentu diproses pada waktu yang sama.
Umur piutang dan utang harus dibaca bersama termin kontrak serta bukti penerimaan pembayaran. Saldo yang belum lunas belum tentu bermasalah, tetapi memerlukan pengelompokan yang dapat ditindaklanjuti sesuai jatuh temponya. Tim perlu mendefinisikan kapan sebuah transaksi dianggap lengkap dan kapan penyesuaian harus menunggu verifikasi.
Mekari Jurnal membantu menyediakan hubungan antara data transaksi dan pelaporan pada fungsi yang didukung, tetapi pengendalian bisnis tetap memerlukan tanggung jawab yang jelas. Secara praktis, buat aturan eskalasi bila nilai, kuantitas, atau status dokumen berbeda, lalu dokumentasikan alasan koreksinya. Prosedur tersebut membuat penelusuran kesalahan lebih cepat ketika volume aktivitas terus meningkat.
Metode pencatatan menentukan kapan pendapatan dan biaya diakui. Pada basis kas, pengakuan mengikuti penerimaan atau pembayaran uang; pada basis akrual, transaksi dicatat sesuai terjadinya hak dan kewajiban. Perusahaan perlu menetapkan kebijakan akuntansi yang sesuai dan mengonfigurasi proses pencatatan secara konsisten.
Dalam Mekari Jurnal, keterhubungan dokumen transaksi dengan pembukuan membantu tim meninjau waktu pencatatan serta konsekuensinya pada laporan keuangan.
Atribut operasional seperti chart of accounts, pelanggan, supplier, tanggal transaksi, pusat biaya, dan periode akuntansi menentukan apakah data bisa dibaca dengan cara yang sama oleh beberapa departemen. Ketika salah satu atribut berubah tanpa kebijakan pembaruan, pencarian transaksi, pelaporan, dan analisis menjadi tidak konsisten.
Perbedaan metode kas dan akrual terutama memengaruhi periode pengakuan transaksi. Pengguna harus memahami bahwa waktu penerimaan uang dan waktu penjualan menghasilkan dampak yang berlainan pada laporan. Karena itu, setiap perusahaan perlu menentukan pemilik master data, mekanisme persetujuan perubahan, serta cara menangani data lama yang sudah digunakan transaksi.
Pada Mekari Jurnal, atribut bisnis yang relevan dapat ditautkan ke proses akuntansi dan operasional sesuai fitur yang tersedia. Keuntungan utamanya muncul ketika pengguna tidak perlu lagi menebak apakah dua catatan merujuk pada produk, pelanggan, pekerjaan, atau periode yang sama.
Ketika pembelian barang, pemakaian stok, atau penjualan tercatat di aplikasi yang berbeda, nilai persediaan dan laba rugi bisa sulit direkonsiliasi. Mekari Jurnal menghubungkan fitur akuntansi dengan inventory, penjualan, pembelian, dan anggaran sehingga finance memiliki konteks operasional di balik angka laporan.
Keterhubungan data memungkinkan evaluasi profitabilitas tidak hanya berdasarkan saldo akhir, tetapi juga perubahan stok, biaya, serta aktivitas yang memicu transaksi.
Keputusan manajemen lebih mudah dilakukan ketika angka dapat ditelusuri ke aktivitas sumber, bukan hanya ringkasan akhir. Dalam konteks sistem akuntansi dan pembukuan perusahaan, pemeriksaan lama proses closing, jumlah jurnal koreksi, aging piutang, akurasi saldo bank, dan ketepatan laporan perlu dibandingkan dengan catatan invoice, bukti pembayaran, mutasi bank, jurnal umum, dan buku besar dan kondisi operasional pada periode yang sama.
Integrasi stok, pembelian, dan penjualan tidak menghilangkan kebutuhan review. Retur, diskon, dan koreksi harga dapat mengubah saldo yang perlu diverifikasi sebelum closing. Perusahaan dapat menentukan titik review harian untuk transaksi penting, mingguan untuk pengecualian, dan bulanan untuk kualitas laporan.
Mekari Jurnal membantu menyajikan data dari proses yang terhubung, sementara interpretasi hasil tetap harus mempertimbangkan penyebab perubahan di lapangan. Ketika sebuah indikator memburuk, periksa dokumen dan pemilik proses sebelum menganggapnya sebagai masalah kinerja sistem.
Fitur AI dalam ekosistem Mekari Jurnal membantu mempercepat analisis keuangan dan menyoroti informasi penting dari laporan atau transaksi yang tersedia. Insight tersebut dapat digunakan untuk menyelidiki anomali, membaca tren biaya, dan mempersiapkan pertanyaan untuk evaluasi manajemen.
Namun, keandalan analisis tetap bergantung pada kualitas master data, ketepatan pengakuan transaksi, proses rekonsiliasi, dan validasi tim finance sebelum keputusan bisnis dibuat.
Dalam praktik sistem akuntansi dan pembukuan perusahaan, kebutuhan bisnis dapat terlihat dari skenario ketika invoice diterbitkan menjelang akhir bulan tetapi pelanggan baru membayar pada bulan berikutnya.
Pengendalian lintas fungsi memerlukan koordinasi, sehingga accounting, finance controller, sales operations, dan purchasing perlu memastikan informasi yang mereka gunakan memiliki definisi sama, terutama pada tahap pencatatan penjualan, pembelian, pengeluaran, kas bank, jurnal, hingga tutup buku.
Mekari Jurnal dapat berperan sebagai pusat pencatatan yang menghubungkan proses keuangan dan aktivitas operasional yang relevan, bukan sekadar tempat menyimpan hasil akhir. AI paling berguna ketika laporan sumber sudah bersih.
Hasil analisis sebaiknya digunakan untuk mempersempit investigasi atas perubahan biaya atau margin, kemudian dibuktikan kembali menggunakan transaksi serta dokumen.
Sebelum menambah automasi, tentukan dahulu dokumen yang menjadi acuan, pihak yang berwenang melakukan koreksi, serta titik pemeriksaan ketika terjadi perbedaan. Dengan demikian sistem dipakai untuk memperjelas keputusan yang harus diambil, bukan hanya mempercepat input data.
Untuk tim finance dan pemilik perusahaan yang mengelola transaksi lintas fungsi, proses yang paling penting bukan sekadar memilih perangkat lunak, tetapi menentukan urutan kerja yang akan dicatat. Alurnya mencakup pencatatan penjualan, pembelian, pengeluaran, kas bank, jurnal, hingga tutup buku.
Setiap tahap perlu memiliki titik awal, dokumen acuan, dan pihak yang bertanggung jawab. Pada kondisi ketika invoice diterbitkan menjelang akhir bulan tetapi pelanggan baru membayar pada bulan berikutnya, perubahan di satu aktivitas dapat memengaruhi pekerjaan tim lain dan menghasilkan catatan keuangan yang berbeda jika data terlambat diperbarui.
Mekari Jurnal dapat membantu menghubungkan data keuangan dengan aktivitas operasional terkait sesuai fitur yang digunakan sehingga evaluasi tidak terputus di tengah alur. Langkah yang disarankan adalah menggambarkan proses aktual terlebih dahulu, menandai input yang masih berulang, lalu mengidentifikasi transaksi yang harus direkonsiliasi.
Uji alur dengan kasus normal sekaligus pengecualian seperti pembatalan, retur, dan koreksi dokumen. Hasil uji akan menunjukkan bagian yang memang dapat diotomatisasi dan bagian yang membutuhkan pemeriksaan manusia.
Kualitas data menentukan hasil yang bisa diharapkan dari sistem akuntansi dan pembukuan perusahaan. Elemen yang perlu disiapkan antara lain chart of accounts, pelanggan, supplier, tanggal transaksi, pusat biaya, dan periode akuntansi, dengan referensi terhadap invoice, bukti pembayaran, mutasi bank, jurnal umum, dan buku besar sesuai proses perusahaan.
Hubungan antar-entity harus jelas: satu transaksi perlu memiliki pemilik, waktu kejadian, referensi dokumen, dan aturan klasifikasi yang konsisten. Tanpa standar tersebut, dua departemen bisa memakai nama berbeda untuk hal yang sama atau menganggap status transaksi yang belum selesai sebagai data final.
Dalam implementasi Mekari Jurnal, perusahaan perlu memetakan field yang tersedia terhadap kebutuhan operasionalnya sebelum migrasi. Data lama yang duplikat perlu dibersihkan, nilai yang belum diketahui tidak sebaiknya diisi berdasarkan asumsi, dan perubahan master perlu memiliki persetujuan. Standar master data juga memudahkan perusahaan memperluas penggunaan sistem ke divisi, lokasi, atau kanal baru tanpa membuat aturan pencatatan yang saling bertentangan.
Kami mempercepat dan mengautomasikan akuntansi serta keuangan Anda agar bisnis terus maju.
Hubungi Kami