Selain solusi lengkap untuk proses akuntansi, Mekari memberikan nilai lebih melalui fondasi teknologi dan layanan yang kokoh—mendukung kebutuhan perusahaan Anda di setiap tahap pertumbuhan.
Bersama Mekari Jurnal ERP Manufaktur, selesaikan lebih banyak dalam waktu lebih singkat.
Pantau produksi komprehensif, termasuk data material dan biaya produksi real-time, untuk tingkatkan visibilitas dan ambil keputusan lebih tepat.
Hitung HPP, biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead, berdasarkan BOM produk. Dapatkan analisis selisih estimasi biaya produksi serta nilai aktual.
Integrasikan produksi, gudang, dan keuangan, didukung automasi PR/PO hingga pencatatan jurnal, serta dilengkapi jejak audit dan pelacakan compliance.
Ideal untuk berbagai model produksi seperti perakitan, pemecahan produk, hingga produksi massal. Dilengkapi custom BOM, routing dinamis, dan pencatatan.
Lebih dari sekadar software, Mekari Jurnal memberikan solusi yang fleksibel, terbuka, dan cerdas.
Kustomisasikan alur kerja operasional, dari produksi hingga keuangan, untuk koordinasi antartim lebih mudah serta eksekusi lebih cepat.
Integrasikan sistem ERP dengan sistem yang telah Anda gunakan melalui Open API dan webhook untuk sinkronisasi data secara otomatis.
Dapatkan visibilitas penuh atas bisnis Anda dengan fitur kustomisasi dasbor serta laporan keuangan, operasional, dan produksi khusus.
Kelola akses, otorisasi, serta alur persetujuan berlapis untuk memastikan hanya pihak berwenang yang dapat menyetujui transaksi penting.
Dukungan Airene membantu Anda ambil keputusan lebih cepat dengan analisis mendalam hasil laporan agar lebih mudah dipahami.
Tanya agen kami untuk konsultasi gratis kebutuhan spesifik Anda.
WhatsApp sales
35.000 bisnis, satu solusi. Pelajari bagaimana pelanggan kami menghemat waktu dan biaya, mengoptimalkan proses bisnis, dan melayani pelanggan lebih baik.
Aplikasi ERP manufaktur adalah software yang membantu pabrik dan bisnis mengelola seluruh proses produksi. Dari pembelian bahan baku, produksi barang, hingga laporan keuangan, dalam satu sistem. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi, visibilitas, dan kontrol terhadap operasional manufaktur secara menyeluruh. Bisnis dengan multientitas dan multidepartemen bisa saling terhubung di Mekari Jurnal ERP Manufaktur.
Aplikasi akuntansi manufaktur adalah perangkat lunak untuk mengelola akuntansi perusahaan manufaktur seperti pembukuan, keuangan dan stok barang.
Manfaat aplikasi akuntansi untuk perusahaan manufaktur:
Mekari Jurnal memiliki fitur lengkap dari proses manajemen barang, proses pengelompokan program dan harga, pembukuan, laporan keuangan dan banyak fitur lainnya. Mekari Jurnal tidak hanya mendukung penyelesaian masalah manajemen industri manufaktur, tetapi juga siap memenuhi kebutuhan operasional dan manajemen berbagai bisnis dan perusahaan, terutama akuntansi.
Fitur pembukuan, laporan keuangan, manajemen arus kas, manajemen stok barang, pajak, dan invoice. Pelajari bagaimana klien Mekari Jurnal tumbuh bersama Mekari Jurnal.
Pelajari paket langganan Mekari Jurnal di sini, serta dapatkan akses gratis free trial di sini. Saatnya kembangkan perusahaan manufaktur Anda lebih cepat, mudah, dan aman dengan sistem modern.
Pantau operasional bisnis secara terpusat untuk tingkatkan akurasi dengan data yang update secara real-time.
Perusahaan manufaktur membutuhkan visibilitas mulai dari permintaan bahan baku, kapasitas produksi, dan status pekerjaan hingga nilai barang jadi. Mekari Jurnal mendukung proses produksi melalui bill of materials, work order, inventaris, dan pencatatan keuangan yang terhubung.
Data antardepartemen membantu tim produksi mengurangi pencatatan berulang, sementara finance dapat menilai dampak aktivitas pabrik terhadap biaya, stok, dan profitabilitas. Integrasi proses perlu didukung standar SKU serta alur persetujuan yang jelas agar data tetap konsisten.
Dalam praktik ERP manufaktur dan akuntansi produksi, kebutuhan bisnis dapat terlihat dari skenario ketika rencana produksi harus diubah karena satu komponen terlambat datang dari supplier.
Pengendalian lintas fungsi memerlukan koordinasi, sehingga PPIC, manajer pabrik, gudang, procurement, dan finance perlu memastikan informasi yang mereka gunakan memiliki definisi sama, terutama pada tahap perencanaan kebutuhan bahan, penerbitan work order, pemakaian material, barang jadi, dan perhitungan biaya.
Mekari Jurnal dapat berperan sebagai pusat pencatatan yang menghubungkan proses keuangan dan aktivitas operasional yang relevan, bukan sekadar tempat menyimpan hasil akhir. Perencanaan dan pencatatan harus memakai BOM yang valid. Jika substitusi komponen dilakukan tanpa pembaruan referensi, biaya aktual sulit dibandingkan dengan biaya rencana.
Sebelum menambah automasi, tentukan dahulu dokumen yang menjadi acuan, pihak yang berwenang melakukan koreksi, serta titik pemeriksaan ketika terjadi perbedaan. Dengan demikian sistem dipakai untuk memperjelas keputusan yang harus diambil, bukan hanya mempercepat input data.
PPIC berperan menghubungkan rencana produksi dengan ketersediaan bahan, jadwal pekerjaan, dan kebutuhan pembelian. Melalui data stok, daftar komponen, dan work order, tim dapat menilai apakah bahan baku tersedia sebelum proses produksi dimulai.
Mekari Jurnal membantu menyediakan catatan operasional yang diperlukan untuk koordinasi tersebut. Perusahaan tetap perlu menentukan parameter kebutuhan material, waktu pengadaan, dan prioritas pesanan agar rencana produksi realistis.
Satu risiko yang sering tidak terlihat pada implementasi ERP manufaktur dan akuntansi produksi adalah selisih pemakaian bahan, work order tidak diperbarui, atau biaya overhead salah dialokasikan. Masalah ini bisa menyebar ke laporan karena data dari BOM, work order, permintaan pembelian, laporan penerimaan barang, dan jurnal produksi belum tentu diproses pada waktu yang sama.
Stok bahan sebaiknya dipantau menurut lokasi dan status ketersediaan. Material yang telah dialokasikan untuk work order aktif tidak boleh dihitung kembali sebagai stok bebas untuk produksi lain. Tim perlu mendefinisikan kapan sebuah transaksi dianggap lengkap dan kapan penyesuaian harus menunggu verifikasi.
Mekari Jurnal membantu menyediakan hubungan antara data transaksi dan pelaporan pada fungsi yang didukung, tetapi pengendalian bisnis tetap memerlukan tanggung jawab yang jelas. Secara praktis, buat aturan eskalasi bila nilai, kuantitas, atau status dokumen berbeda, lalu dokumentasikan alasan koreksinya. Prosedur tersebut membuat penelusuran kesalahan lebih cepat ketika volume aktivitas terus meningkat.
Bill of materials (BOM) menjelaskan komponen serta kuantitas yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk. Work order menerjemahkan kebutuhan tersebut menjadi pekerjaan produksi yang dapat dicatat dan dipantau.
Ketika penggunaan bahan serta hasil produksi terdokumentasi dalam sistem, perusahaan lebih mudah menelusuri perubahan stok dan mengevaluasi selisih pemakaian material. Mekari Jurnal mendukung pengelolaan BOM dan work order sebagai dasar keterhubungan data antara tim pabrik, gudang, dan akuntansi.
Atribut operasional seperti SKU bahan, satuan produksi, BOM, kategori biaya, lokasi bahan, dan produk jadi menentukan apakah data bisa dibaca dengan cara yang sama oleh beberapa departemen. Ketika salah satu atribut berubah tanpa kebijakan pembaruan, pencarian transaksi, pelaporan, dan analisis menjadi tidak konsisten.
Penggunaan work order membantu melihat bahan yang direncanakan dan hasil pekerjaan yang dicatat. Selisih produksi menjadi bahan evaluasi penyebab pemborosan, bukan sekadar angka koreksi. Karena itu, setiap perusahaan perlu menentukan pemilik master data, mekanisme persetujuan perubahan, serta cara menangani data lama yang sudah digunakan transaksi.
Pada Mekari Jurnal, atribut bisnis yang relevan dapat ditautkan ke proses akuntansi dan operasional sesuai fitur yang tersedia. Keuntungan utamanya muncul ketika pengguna tidak perlu lagi menebak apakah dua catatan merujuk pada produk, pelanggan, pekerjaan, atau periode yang sama.
Akuntansi manufaktur berbeda dari bisnis dagang karena biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead perlu dipahami dalam konteks proses produksi. Perusahaan perlu membedakan nilai persediaan bahan, barang dalam proses, dan barang jadi serta memantau biaya yang membentuk harga pokok produksi.
Mekari Jurnal menghubungkan data operasional dengan pembukuan dan laporan bisnis sehingga finance dapat meninjau HPP, pengeluaran, dan margin secara lebih terstruktur sesuai konfigurasi yang diterapkan.
Keputusan manajemen lebih mudah dilakukan ketika angka dapat ditelusuri ke aktivitas sumber, bukan hanya ringkasan akhir. Dalam konteks ERP manufaktur dan akuntansi produksi, pemeriksaan selisih konsumsi material, ketepatan jadwal, biaya produksi per unit, HPP, dan stok bahan baku perlu dibandingkan dengan catatan BOM, work order, permintaan pembelian, laporan penerimaan barang, dan jurnal produksi dan kondisi operasional pada periode yang sama.
Costing memerlukan keputusan jelas tentang komponen biaya langsung dan alokasi overhead. Penggunaan angka biaya yang tidak konsisten akan memengaruhi HPP serta margin seluruh produk. Perusahaan dapat menentukan titik review harian untuk transaksi penting, mingguan untuk pengecualian, dan bulanan untuk kualitas laporan.
Mekari Jurnal membantu menyajikan data dari proses yang terhubung, sementara interpretasi hasil tetap harus mempertimbangkan penyebab perubahan di lapangan. Ketika sebuah indikator memburuk, periksa dokumen dan pemilik proses sebelum menganggapnya sebagai masalah kinerja sistem.
Operasional pabrik sering melibatkan gudang bahan baku, area produksi, dan penyimpanan barang jadi. Pengelolaan lokasi, batch, dan pergerakan stok membantu memastikan kuantitas serta asal material dapat ditelusuri.
Mekari Jurnal mendukung pencatatan pembelian, inventory, dan aktivitas produksi yang terhubung sehingga tim dapat membandingkan kebutuhan material dengan kondisi aktual. Informasi ini penting untuk evaluasi kekurangan bahan, pembelian mendadak, dan potensi peningkatan biaya produksi.
Dalam praktik ERP manufaktur dan akuntansi produksi, kebutuhan bisnis dapat terlihat dari skenario ketika rencana produksi harus diubah karena satu komponen terlambat datang dari supplier.
Pengendalian lintas fungsi memerlukan koordinasi, sehingga PPIC, manajer pabrik, gudang, procurement, dan finance perlu memastikan informasi yang mereka gunakan memiliki definisi sama, terutama pada tahap perencanaan kebutuhan bahan, penerbitan work order, pemakaian material, barang jadi, dan perhitungan biaya.
Mekari Jurnal dapat berperan sebagai pusat pencatatan yang menghubungkan proses keuangan dan aktivitas operasional yang relevan, bukan sekadar tempat menyimpan hasil akhir. Pengelolaan batch dan perpindahan antar-gudang memerlukan aturan penelusuran dari penerimaan bahan hingga barang jadi.
Perbedaan unit pengukuran harus dipetakan agar kuantitas tidak berubah karena konversi manual. Sebelum menambah automasi, tentukan dahulu dokumen yang menjadi acuan, pihak yang berwenang melakukan koreksi, serta titik pemeriksaan ketika terjadi perbedaan. Dengan demikian sistem dipakai untuk memperjelas keputusan yang harus diambil, bukan hanya mempercepat input data.
Untuk produsen dengan tim PPIC, produksi, gudang bahan baku, dan keuangan, proses yang paling penting bukan sekadar memilih perangkat lunak, tetapi menentukan urutan kerja yang akan dicatat. Alurnya mencakup perencanaan kebutuhan bahan, penerbitan work order, pemakaian material, barang jadi, dan perhitungan biaya.
Setiap tahap perlu memiliki titik awal, dokumen acuan, dan pihak yang bertanggung jawab. Pada kondisi ketika rencana produksi harus diubah karena satu komponen terlambat datang dari supplier, perubahan di satu aktivitas dapat memengaruhi pekerjaan tim lain dan menghasilkan catatan keuangan yang berbeda jika data terlambat diperbarui.
Mekari Jurnal dapat membantu menghubungkan data keuangan dengan aktivitas operasional terkait sesuai fitur yang digunakan sehingga evaluasi tidak terputus di tengah alur. Langkah yang disarankan adalah menggambarkan proses aktual terlebih dahulu, menandai input yang masih berulang, lalu mengidentifikasi transaksi yang harus direkonsiliasi.
Uji alur dengan kasus normal sekaligus pengecualian seperti pembatalan, retur, dan koreksi dokumen. Hasil uji akan menunjukkan bagian yang memang dapat diotomatisasi dan bagian yang membutuhkan pemeriksaan manusia.
Kualitas data menentukan hasil yang bisa diharapkan dari ERP manufaktur dan akuntansi produksi. Elemen yang perlu disiapkan antara lain SKU bahan, satuan produksi, BOM, kategori biaya, lokasi bahan, dan produk jadi, dengan referensi terhadap BOM, work order, permintaan pembelian, laporan penerimaan barang, dan jurnal produksi sesuai proses perusahaan.
Hubungan antar-entity harus jelas: satu transaksi perlu memiliki pemilik, waktu kejadian, referensi dokumen, dan aturan klasifikasi yang konsisten. Tanpa standar tersebut, dua departemen bisa memakai nama berbeda untuk hal yang sama atau menganggap status transaksi yang belum selesai sebagai data final.
Dalam implementasi Mekari Jurnal, perusahaan perlu memetakan field yang tersedia terhadap kebutuhan operasionalnya sebelum migrasi. Data lama yang duplikat perlu dibersihkan, nilai yang belum diketahui tidak sebaiknya diisi berdasarkan asumsi, dan perubahan master perlu memiliki persetujuan.
Standar master data juga memudahkan perusahaan memperluas penggunaan sistem ke divisi, lokasi, atau kanal baru tanpa membuat aturan pencatatan yang saling bertentangan.
Hubungi Kami