Buku Petunjuk

Reimbursement

Updated at: July 17, 2019
Last updated by: Sally Kie

Pada studi kasus ini Anda akan mempelajari langkah-langkah praktis yang tepat untuk mencatat transaksi yang dilakukan dengan sistem reimbursement.

Heavy Industrial Co. bergerak di bidang perdagangan alat-alat berat. Perusahaan menerapkan sistem reimbursement untuk pembayaran ongkos kirim atas penjualan kepada pelanggannya.

Sistem Reimbursement

Heavy Industrial Co. melakukan penjualan produk kepada Drilliing Co. Atas transaksi penjualan ini, akan timbul ongkos kirim yang ditanggung oleh Drilling Co sebagai pelanggan. Ongkos kirim tersebut seluruhnya dibayarkan terlebih dahulu oleh Heavy Industrial Co. kepada Hicargo Co. pada saat pengiriman dilakukan. Selanjutnya, Heavy Industrial Co. akan melakukan penagihan atas ongkos kirim tersebut kepada Drilling Co. pada tanggal 25 setiap bulannya.

Dengan demikian, proses pencatatan sistem reimbursement ini dapat dibagi dalam beberapa proses berikut:


Penerapan pada Software Jurnal

 

  1. Pencatatan Transaksi Penjualan kepada Pelanggan

    Pada tanggal 10 Mei 2018, Heavy Industrial Co. menjual 1 unit bulldozer kepada Drilling Co. yang beralamat di Jl. Permai Raya No. 30 dengan harga Rp 350.000.000. Perusahaan melakukan penagihan penjualan dengan membuat “Faktur Penjualan” kepada Drilling Co.

    Petunjuk:

    1. Klik pada tombol “Jual” pada top menu;
    2. Masukkan rincian informasi penjualan pada formulir penagihan penjualan yang ditampilkan sebagai berikut, lalu klik “Buat Penjualan”;

      Rincian informasi:

      1. Pelanggan : Buat pelanggan baru sebagai berikut, lalu klik “Simpan”;
        *Anda dapat mengisikan informasi lengkap pelanggan Anda dengan klik pada “Tampilkan Lengkap"

      2. Tanggal : Masukkan sesuai tanggal transaksi, yaitu 10 Mei 2018;
      3. Produk : Buat produk baru sebagai berikut, lalu klik “Simpan”;
        *Masukkan Kode dan Kategori Produk bila perlu
        *Masukkan Harga Jual dan Harga Beli yang biasa digunakan
        *Masukkan Pajak yang diterapkan pada produk bila perlu
        *Centang “Monitor Persediaan Barang” bila perlu

    3. Dengan demikian, faktur penjualan Anda telah terbentuk sebagai berikut.

    4. Anda dapat melihat tampilan faktur dalam bentuk PDF sebagai berikut.


       

  2. Pembayaran Ongkos Kirim kepada Jasa Ekspedisi

    Heavy Industrial Co. menggunakan jasa ekspedisi dari Hicargo Co. dan membayarkan ongkos pengiriman 1 unit Bulldozer yang dikirimkan kepada Drilling Co. sebesar Rp 500.000 pada tanggal 12 Mei 2018. Atas ongkos pengiriman ini, tidak diakui sebagai beban oleh Perusahaan, melainkan diakui sebagai piutang reimbursement karena biaya ini seluruhnya menjadi tanggungan pelanggan, yaitu Drilling Co.

    Petunjuk:

    1. Masuk ke menu “Kas & Bank”, lalu klik pada tombol “Buat Transaksi” dan pilih “Kirim Uang”;

    2. Masukkan rincian informasi pembayaran pada formulir kirim uang yang ditampilkan sebagai berikut, lalu klik “Buat Pengiriman”;

      Rincian informasi:

      1. Penerima : Buat penerima dengan kategori vendor, lalu klik “Simpan”

      2. Tanggal : Masukkan sesuai tanggal transaksi, yaitu 12 Mei 2018.
      3. Akun : Buat akun baru dengan kategori piutang, lalu klik “Simpan”

    3. Dengan demikian, faktur penjualan Anda telah terbentuk sebagai berikut;

    4. Anda dapat melihat tampilan faktur dalam bentuk PDF sebagai berikut.


       

  3. Penagihan Ongkos Kirim kepada Pelanggan (reimbursement system)

    Pada tanggal 25 Mei 2018, Heavy Industrial Co. mengirimkan tagihan atas jasa ekspedisi tersebut kepada Drilling Co. sebesar Rp 500.000. Penagihan kepada Drilling Co. dilakukan dengan mengeluarkan faktur penjualan untuk produk “Freight Cost” yang akun penjualannya dimasukkan ke akun “A/R Reimbursement”, sehingga atas penjualan tersebut tidak menimbulkan pendapatan bagi Perusahaan, melainkan hanya memindahkan saldo piutang reimbursement ke piutang usaha untuk pelanggan yang bersangkutan.

    Petunjuk :

    1. Klik pada tombol “Jual” pada top menu;
    2. Masukkan rincian informasi penjualan pada formulir penagihan penjualan yang ditampilkan sebagai berikut, lalu klik “Buat Penjualan”;

      Rincian informasi:

      1. Pelanggan : Masukkan pelanggan Drilling Co.
      2. Tanggal : Masukkan sesuai tanggal transaksi, yaitu 25 Mei 2018.
      3. Produk : Buat produk baru sebagai berikut, lalu klik “Simpan”.
        *Masukkan Kode dan Kategori Produk bila perlu
        *Kosongkan Harga Jual dan Harga Beli
        *Masukkan Pajak yang diterapkan pada produk bila perlu
        *Kosongkan kotak “Monitor Persediaan Barang”
        *Isikan akun penjualan dengan Akun Piutang Reimbursement

    3. Dengan demikian, faktur penjualan Anda telah terbentuk sebagai berikut;

    4. Anda dapat melihat tampilan faktur dalam bentuk PDF sebagai berikut;

    5. Jurnal yang terbentuk adalah sebagai berikut;

    6. Saldo piutang Drilling Co. saat ini adalah sebesar Rp 350.500.000 yang berasal dari penjualan Bulldozer dan ongkos pengirimannya.


       

  4. Pelunasan dari Pelanggan

    Drilling Co. langsung melakukan pelunasan atas ongkos kirim pada tanggal 25 Mei 2018. Pembayaran dari Drilling Co. dimasukkan dalam akun Bank.

    Petunjuk:

    1. Masuk ke menu “Penjualan”, lalu pilih “Sales Invoice #10002” yang akan dilunasi;
    2. Setelah masuk ke halaman faktur penjualan, klik pada tombol “Tindakan” pada bagian bawah halaman, lalu pilih “Terima Pembayaran”;

    3. Masukkan informasi pelunasan berikut, lalu klik “Buat Penerimaan”;
      *Anda juga dapat mencatat penerimaan pembayaran untuk transaksi penjualan sekaligus untuk pelanggan yang bersangkutan bila perlu.

    4. Dengan demikian, faktur penjualan Anda telah terbentuk sebagai berikut;

    5. Status faktur penjualan “Sales Invoice #10002” saat ini sudah berubah menjadi “Paid”.

Back to Top