Buku Petunjuk

Pencatatan Transaksi PPN dan PPh23

Updated at: April 16, 2018
Last updated by: Novina.fransisca

Pada pembahasan ini, akan dijelaskan bagaimana menggunakan lebih dari satu jenis pajak dalam satu transaksi dan bagaimana proses pembuatan CSV faktur pajak untuk masing-masing jenis pajak yang dapat digunakan untuk keperluan pelaporan pajak.

 

Ilustrasi:

PT. Transportasi Makmur merupakan perusahaan penyedia Jasa Penyewaan Kendaraan yang dikenakan pemotongan PPh23 dan termasuk Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang mengenakan PPN untuk setiap transaksinya.

 

Berikut adalah salah satu contoh rincian transaksi dari PT Transportasi Makmur.

Pelanggan: Nina

Tgl Transaksi: 01 April 2018

Produk & Pajak:
Jasa Sewa Kendaraan (untuk 1 hari)
Rp. 600.000
PPN 10% Rp.  60.000
PPh23 2% (Rp 12.000)
Total pembayaran Rp. 648.000

 

Untuk mencatat transaksi dari PT Transportasi Makmur dan membuat CSV faktur pajak, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Membuat Pajak Single untuk PPN dan PPh 23
  2. Membuat Group Pajak untuk PPN dan PPh 23
  3. Menggunakan PPN dan PPh 23 dalam transaksi
  4. Export CSV PPN Keluaran
  5. Export CSV PPh 23 Pemotong

 

1. Membuat Pajak Single untuk PPN dan PPh 23


  • Untuk membuat Pajak Single, Anda bisa masuk kedalam menu “Daftar Lainnya”, kemudian pilih “Pajak”.
  • Selanjutnya klik tombol “Buat Pajak Baru”
  • Isikan informasi Pajak.

Keterangan :

  1. Pilih jenis pajak ‘Satu’
  2. Isi nama Pajak.
  3. Isi persentase efektif sesuai dengan tarif pajak.
  4. Untuk PPh23 yang bersifat memotong, centang ‘Pemotongan’.
  5. Pilih akun yang digunakan untuk menampung nilai Pajak pada transaksi Penjualan dan Pembelian

 

2. Membuat Group Pajak untuk PPN dan PPh 23


Untuk menggunakan beberapa pajak sekaligus dalam transaksi, Anda perlu membuat Grup Pajak atas PPN dan PPH23 dengan langkah berikut :

  • Masih pada halaman Daftar Pajak, klik tombol “Buat Pajak Baru”./li>
  • Isi informasi Group Pajak.

Keterangan :

  1. Pilih jenis Pajak ‘Grup’.
  2. Isikan Nama grup pajak. Misalkan, ‘PPN + PPH23’.
  3. Pilih Pajak yang akan digabungkan yaitu ‘PPN’ dan ‘PPh23’.
  4. Persentase efektif akan terhitung secara otomatis berdasarkan persentase masing-masing pajak
    *Untuk studi kasus ini, PPN dan PPH 23 dihitung dari nilai DPP, sehingga informasi “Majemuk” tidak perlu di centang

 

3. Menggunakan PPN dan PPh 23 dalam transaksi


  • Setelah mengikuti Langkah 2, Anda akan memiliki daftar pajak seperti gambar berikut.
  • Selanjutnya, klik “Jual” pada top menu untuk membuat transaksi penjualan.
  • Isi informasi penjualan dari pelanggan ‘Nina’ dan tanggal transaksi ‘01 April 2018’.
  • Pilih produk ‘Jasa Sewa Kendaraan’, dan isi ‘1’ pada kolom Kuantitas. Kemudian, pilih grup pajak “PPN + PPH 23” pada transaksi. Anda akan melihat perhitungan pajak tersebut secara otomatis.
  • Setelah itu, klik “Buat Penjualan”.
     

4. Export CSV PPN Keluaran


Untuk memudahkan Anda dalam pelaporan Pajak, Anda bisa melakukan ekspor CSV e-faktur untuk PPN dan PPh23 secara terpisah. Untuk mengekspor CSV PPN Keluaran:

  • Klik menu Add Ons di kiri.
  • Pastikan Jurnal Tax Center Anda sudah terinstall.
    *jika belum menginstall, ikuti panduan disini.
     
  • Klik tombol "Buka" untuk mulai mengekspor.

     
  • Pilih “Pembuat CSV”

     
  • Jika Anda telah memiliki nomor faktur pajak, Anda dapat menyimpan nomor faktur pajak terlebih dahulu dengan klik “Atur No. Faktur”. Selanjutnya, ikuti panduan di sini.

     
  • Setelah nomor faktur ditambahkan, Anda dapat langsung membuat CSV dengan mengklik “Buat File CSV Baru”.
  • Pilih tanggal transaksi yang akan dilaporkan.
  • Kemudian, pilih PPN Keluaran dan PPN 10% lalu klik “Kirim”.

     
  • Alokasikan nomor Faktur Anda, dengan klik tombol “Alokasikan No. Faktur”.

     
  • Kemudian, klik “Export ke File” untuk mengeluarkan CSV.

     
  • Pilih format file yang akan Anda export, bisa dalam format (.csv) atau (.xls).

     

5. Export CSV PPh 23


Untuk mengexport CSV PPh23, maka Anda dapat:

  • Masukkan nomor bukti potong pada kolom Nomor Bukti Potong dengan klik simbol pensil.

     
  • Setelah itu, pilih Jenis Penghasilan Anda. Untuk jenis penghasilan yang dapat dipilih di sini adalah Dividen, Bunga, Hadiah dan Penghargaan, Bunga Simpanan yang dibayarkan oleh koperasi, Imbalan/Jasa Lainnya, dan Sewa dan Penghasilan Lain Sehubungan dengan Penggunaan Harta.

     
  • Pilih format file yang akan Anda eksport, bisa dalam bentuk (.csv) atau (.xls).

 

 

Back to Top