Buku Petunjuk

Klikpajak - Settings

Updated at: December 18, 2018
Last updated by: Sally

Untuk menggunakan fungsi Settings pada Add Ons - Klikpajak, Anda harus menginstalnya dan mengisi NPWP terlebih dahulu.

Setelah itu, Anda dapat membuka menu Add Ons > Klikpajak, dan klik Settings di pojok kanan seperti gambar berikut.

Melalui menu ini, Anda dapat melakukan/ mengakses fitur berikut:

  1. Daftar e-Filing
  2. Ubah NPWP
  3. Pengaturan

1. Daftar e-Filing


Jika Anda belum terdaftar pada Jurnal e-Filing, maka menu “ Daftar e-Filing” dapat Anda akses melalui menu Settings di Klikpajak. Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk proses pendaftaran Jurnal e-Filing:

  1. Klik nomor NPWP di pojok kanan atas.

     
  2. Klik Daftar e-Filing

     
  3. Lengkapi informasi yang diperlukan untuk mendaftar Jurnal e-Filing. Pastikan bahwa Anda membaca “Informasi Permintaan Sertifikat Elektronik”, “Syarat dan Ketentuan Klikpajak”, dan “Penyerahan Sertifikat Elektronik Kepada Pihak Jurnal”.
    Setelah membaca, memahami, dan menyetujui ketiga hal di atas, klik Daftar.

     
  4. Buka inbox email Anda, Anda akan mendapatkan email dari Jurnal TaxCenter, klik Aktivasi Akun untuk memverifikasi email Anda seperti gambar di bawah ini.

     
  5. Selanjutnya, Anda dapat melaporkan pajak Anda melalui fitur Jurnal e-Filing dengan cara:
    1. Mempersiapkan pajak yang ingin dibayarkan;
    2. Mempersiapkan csv dari e-Faktur atau e-SPT;
    3. Mempersiapkan pdf pendukung pelaporan;
    4. Mengunggah csv & pdf tersebut melalui Jurnal e-Filing.

 

2. Ubah NPWP


Selama Anda belum terdaftar di Jurnal e-filling, NPWP yang tertera pada menu Setting masih dapat diperbaharui. Jika telah mendaftarkan NPWP Anda agar dapat melaporkan SPT melalui Jurnal e-Filing, maka Anda sudah tidak dapat mengubahnya.

  1. Klik Nomor NPWP di pojok kanan atas dan klik “Ubah NPWP”.

     
  2. Isikan nomor NPWP terbaru Anda dan klik “Lanjutkan”.

 

3. Pengaturan


Pada fungsi Pengaturan Anda dapat:

  1. Mengisi Referensi
  2. Mengatur Nomor Seri Faktur Pajak, dan
  3. Mengatur Pajak yang Digunakan Perusahaan

 

1. Mengisi Referensi

  1. Klik menu “Pengaturan”

     
  2. Klik e-Faktur > Referensi.

     
  3. Isikan referensi semua transaksi pada e-Faktur Anda agar setiap transaksinya memiliki informasi yang relevan. Sebagai contoh, nomor invoice. Dengan memasukkan variabel [Nomor Invoice] pada referensi, maka setiap transaksi yang masuk ke dalam e-Faktur tersebut akan dikaitkan dengan nomor invoice-nya pada kolom referensi (csv). Atau jika Anda juga memiliki informasi lain seperti nilai kurs yang digunakan, dapat juga dimasukkan ke dalam kolom ini. 

 

2. Mengatur Nomor Seri Faktur Pajak


  1. Untuk menambahkan Nomor Seri Faktur Pajak baru, klik menu “e-Faktur > Nomor Seri Faktur Pajak > Tambahkan NSFP”.

     
  2. Jika Anda telah memiliki e-Nofa dari DJP, ketikkan nomor faktur yang Anda tambahkan pada kolom yang telah disediakan seperti gambar berikut:
    • Dari: Isikan dari nomor berapa nomor faktur pajak akan ditambahkan. Nomor faktur pajak memiliki format "000.18.12345678";
    • Sampai: Isikan sampai nomor berapa nomor faktur pajak akan ditambahkan; *3 digit pertama menunjukkan kode cabang; 2 digit tengah menunjukkan tahun terbit faktur pajak; dan 8 digit belakang menunjukkan nomor seri faktur pajak.
    • Tanggal Terbit: Pilih tanggal terbit faktur pajak. Tanggal terbit ini menentukan kapan e-nofa dapat digunakan. Misalkan tanggal terbit adalah 01 Januari 2017. Jika invoice Anda tanggal 02 Januari 2017, Anda dapat menggunakan nomor faktur tersebut. Namun, jika invoice Anda bulan Desember 2016, maka Anda tidak dapat menggunakan nomor faktur tersebut.
    • Pengecualian: Isi field ini jika Anda ingin mengecualikan beberapa nomor faktur. Sistem tidak akan menggunakan nomor yang sudah masuk ke pengecualian.
  3. Jika sudah selesai, klik “Simpan”. Anda akan melihat penambahan nomor Faktur Pajak seperti gambar berikut:

     
  4. Pada field “Tindakan”, Anda dapat melakukan beberapa tindakan:
    • Aktifkan NSFP: nomor seri yang diaktifkan akan digunakan dalam pengisian nomor faktur ketika membuat CSV Pajak Keluaran;
    • Edit: untuk memperbarui pengaturan nomor faktur pajak seperti gambar di nomor 2. Nomor seri faktur pajak yang sudah dipergunakan tidak dapat diedit;
    • Hapus: untuk menghapus pengaturan nomor faktur pajak. Nomor seri faktur pajak yang sudah dipergunakan tidak dapat dihapus;
    • Reset Transaksi: untuk melakukan reset penggunaan faktur pajak pada transaksi invoice Anda.

      *Pada bagian kolom status, jika berstatus "aktif" artinya nomor faktur tersebut akan menjadi acuan yang dipakai dalam transaksi. Acuan yang dipakai bisa sebagian ataupun seluruhnya.
       
  5. Klik pada “nomor Faktur Pajak > Void”, Anda dapat membatalkan nomor Faktur yang sudah dialokasikan ke transaksi. Pastikan Anda benar-benar yakin apabila ingin melakukan void nomor faktur, karena nomor yang sudah di-void tidak akan dapat dipergunakan lagi.

     
  6. Anda akan melihat tampilan berikut:

    *Pada nomor Faktur Pajak yang dibatalkan, klik “Tidak” untuk mengembalikan pembatalan nomor Faktur Pajak, klik “Ya” untuk konfirmasi pembatalan nomor Faktur Pajak.
    *Nomor Faktur Pajak yang telah dibatalkan tidak dapat digunakan kembali selamanya dan transaksi tersebut dapat diisikan nomor faktur yang baru.

 

3. Mengatur Pajak yang Digunakan Perusahaan

  1. Klik menu “Pengaturan > Pilih Pajak”.

    *Anda harus menentukan jenis pajak PPN, PPnBM, PPh 23 agar dapat menggunakan fitur CSV Generator dan penghitungan pajak PPN, PPnBM, PPh 23 pada menu “Prepare Tax”. *Anda dapat menambahkan pajak melalui Daftar Lainnya > Daftar Pajak.
     
  2. Centang pada field pajak yang digunakan oleh Perusahaan seperti tampilan berikut, lalu klik “Simpan”.

 

Baca juga:

Aktivasi Klikpajak

Back to Top