UMKM Terdampak Covid-19 Bisa Raih Penjaminan Kredit Modal Kerja

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terkena dampak Pandemi Covid-19 tak perlu lagi khawatir kehilangan aset karena gagal bayar utang. Pasalnya, pemerintah meluncurkan Program Penjaminan Kredit Modal Kerja untuk membantu UMKM demi mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Latar Belakang Program Penjaminan Kredit

Pemerintah menyadari langkah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mengatasi penyebaran Pandemi Covid-19 telah mengurangi aktivitas bisnis di dalam negeri. Pada akhirnya, hal itu menghilangkan potensi keuntungan, dan UMKM menjadi salah satu sektor paling terdampak. 

Untuk itu, Pemerintah memberi dukungan kepada pelaku usaha kecil, salah satunya dalam bentuk Program Penjaminan Kredit Modal Kerja bagi UMKM yang terdampak Covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan pemerintah berupaya mendukung dan melindungi seluruh aspek dunia usaha, terutama UMKM. Berbagai bantuan diberikan untuk mencapai tujuan pembangunan dan mempercepat pemulihan ekonomi akibat dampak negatif Covid-19. 

“Apa yang dilakukan oleh pemerintah untuk pemulihan ekonomi, terutama untuk UMKM angka totalnya mencapai Rp123,46 triliun. Kami berharap anggaran ini bisa berputar dan betul-betul dinikmati oleh UMKM,” ujar Menkeu dalam siaran persnya.

Baca juga : Permudah Proses Transaksi dengan Cash Link Transfer dan Rekonsiliasi Otomatis

Apa Itu Penjaminan Kredit UMKM ?

Pemerintah meluncurkan Program Penjaminan Kredit Modal Kerja untuk UMKM pada Senin (6/7/2020) lalu. Melalui program tersebut, pemerintah memberi penjaminan kredit modal kerja sebesar Rp5 triliun. 

Berdasarkan ketentuannya, pemerintah akan membayarkan premi penjaminan kredit bagi UMKM yang meminjam sampai dengan Rp10 miliar, dengan penjamin PT Jamkrindo dan PT Askrindo. 

Baik Jamkrindo maupun Askrindo memperoleh penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp6 triliun, sehingga keduanya memiliki modal untuk menutup risiko gagal bayar UMKM.

Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 71 tahun 2020, skema ini telah diatur dan ditindaklanjuti dengan penugasan Jamkrindo dan Askrindo sebagai pihak penjamin. 

Dalam PMK tersebut diatur mengenai proses bisnis penjaminan dan dukungan terkait loss limit, metode penjaminan, coverage, plafon, tenor, tarif Imbal Jasa Penjaminan (IJP), dan sertifikat penjaminan kredit modal kerja bagi UMKM.

Kelola Risiko Piutang Tanpa Harus Kehilangan Transaksi Penjualan

Manfaat Penjaminan dari Pemerintah

Program Penjaminan Kredit Modal Kerja bagi UMKM ini sudah tersambung dengan baik melalui sistem terpadu dari Ditjen Dukcapil, OJK, Kementerian Keuangan, Bank BUMN, hingga bank-bank swasta. Dengan demikian, kredit untuk UMKM diharapkan berjalan lancar.

Program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan minat perbankan dalam menyalurkan pinjaman kepada pelaku usaha kecil. Dengan program tersebut, perbankan lebih leluasa untuk restrukturisasi kredit. 

Sesudah restrukturisasi, suntikan modal kerja selanjutnya untuk UMKM menjadi sangat penting. Maka itu, Askrindo maupun Jamkrindo harus aktif melaksanakan tugasnya sehingga program modal kerja ini bisa dijalankan oleh perbankan.

Pemberian odal kerja sangat penting bagi UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia. Dalam hal ini, UMKM juga dituntut untuk lebih cermat mengelola keuangan usaha. 

Salah satu langkah yang bisa ditempuh untuk dapat memantau kinerja keuangan usaha dengan baik adalah menggunakan teknologi software akuntansi online.

Baca Juga : 8 Fitur Wajib Software Akuntansi sebagai Pertimbangan Anda 

Software Jurnal by Mekari merupakan pilihan tepat bagi Anda yang membutuhkan bantuan pengelolaan laporan keuangan dengan lebih mudah dan praktis. 

Jurnal tak hanya berfungsi mencatat dan memonitor kinerja keuangan, tetapi juga menyediakan fitur persediaan barang, fitur pembelian, penjualan, dan penagihan, serta fitur pendukung lain yang mampu mendorong perkembangan bisnis Anda. 

Cari tahu selengkapnya mengenai produk software akuntansi online di website Jurnal. Cukup ketuk banner di bawah ini untuk mendapatkan promo kesempatan meraih diskon 20% dengan free trial 14 days dan 2x training (Minimal subscribe 6 bulan).

Jurnal-Ebook_Keloal Arus Kas_Banner Blog


PUBLISHED09 Jul 2020
Lavinda
Lavinda

SHARE THIS ARTICLE: